EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW, TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT), DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP AL-KAUTSAR CIMAHI

Authors

  • Sinta Bella Uin Sunan Gunung Djati bandung
  • Nafisatusa’adah Nafisatusa’adah UIN Sunan Gunung Djati bandung
  • Sabrina Izzatul Jannah UIN Sunan Gunung Djati bandung
  • Rahayu Kariadinata UIN Sunan Gunung Djati bandung
  • Elis Wulan UIN Sunan Gunung Djati bandung

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.12043

Keywords:

Aktivitas Dan Hasil Belajar

Abstract

The effectiveness of the Jigsaw, Teams Games Tournament (TGT), and conventional learning models on students’ learning outcomes in Islamic Religious Education at SMP Al-Kautsar Cimahi is the focus of this study. The selection of an appropriate learning model is an important factor in improving the quality of the learning process and students’ academic achievement. Jigsaw and TGT, as cooperative learning models, encourage active student participation through collaboration and group interaction, while the conventional model tends to be teacher-centered. The data analyzed consisted of students’ learning outcome scores obtained from classes implementing the three learning models. Data analysis was conducted through normality testing, homogeneity testing, and the Kruskal–Wallis test. The results of the normality test indicated that not all data groups were normally distributed, while the homogeneity test showed that the variances among the groups were homogeneous. Therefore, hypothesis testing was carried out using the Kruskal–Wallis test. The analysis revealed a significance value of 0.425 (> 0.05), indicating that there was no statistically significant difference in students’ learning outcomes among the Jigsaw, TGT, and conventional learning models. However, the mean rank values showed that the Jigsaw model achieved the highest average rank compared to the TGT and conventional models, indicating a tendency to produce better learning outcomes. These findings suggest that all three learning models can be effectively implemented in Islamic Religious Education classes according to the characteristics of the learning materials and students’ needs, with the Jigsaw model demonstrating relatively greater potential for improving learning outcomes.

 

ABSTRAK

Efektivitas model pembelajaran Jigsaw, Teams Games Tournament (TGT), dan konvensional terhadap hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Al-Kautsar Cimahi menjadi fokus kajian dalam artikel ini. Pemilihan model pembelajaran yang tepat merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran dan hasil belajar peserta didik. Model Jigsaw dan TGT sebagai bagian dari pembelajaran kooperatif menawarkan keterlibatan aktif peserta didik melalui kerja sama kelompok, sedangkan model konvensional cenderung berpusat pada guru. Data yang dianalisis berupa hasil belajar peserta didik yang mengikuti pembelajaran dengan ketiga model tersebut. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Kruskal-Wallis. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa tidak seluruh kelompok data berdistribusi normal, sedangkan hasil uji homogenitas menunjukkan bahwa variansi data bersifat homogen. Oleh karena itu, pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,425 (>0,05), yang berarti tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik antara penggunaan model pembelajaran Jigsaw, TGT, dan konvensional. Meskipun demikian, nilai mean rank menunjukkan bahwa model Jigsaw memiliki peringkat rata-rata tertinggi dibandingkan model TGT dan konvensional, sehingga memiliki kecenderungan menghasilkan hasil belajar yang lebih baik. Temuan ini menunjukkan bahwa ketiga model pembelajaran dapat digunakan dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sesuai dengan karakteristik materi dan kebutuhan peserta didik, dengan model Jigsaw sebagai alternatif yang relatif lebih unggul dalam meningkatkan hasil belajar.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, A. A., Misdalina, M., & Lefudin, L. (2020). Pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament terhadap pemahaman konsep peserta didiK pada pembelajaran fisika. Jurnal Pendidikan Fisika, 8(2), 186–194. https://doi.org/10.24127/jpf.v8i2.2673

Arif, A., Syafril, S., & Munandar, A. (2025). Efektivitas VR dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap konsep geografi dibandingkan dengan metode pembelajaran konvensional. EL-JUGHRAFIYAH, 5(2), 469–478. https://doi.org/10.24014/jej.v5i2.37465

David, L., & Weinstein, N. (2023). Using technology to make learning fun: Technology use is best made fun and challenging to optimize intrinsic motivation and engagement. European Journal of Psychology of Education, 39(2), 1441–1463. https://doi.org/10.1007/s10212-023-00734-0

Fitriya, E., Saadah, S., & Kariadinata, R. (2025). A comparative analysis of Jigsaw, Team Games Tournament, and conventional approaches on student achievement in Islamic religious education at the elementary level. Jurnal Inovasi Pendidikan Agama Islam (JIPAI), 5(1), 41–56. https://doi.org/10.15575/jipai.v5i1.46840

Hermawan, I. (2020). Konsep nilai-nilai karakter Islami sebagai pembentuk peradaban manusia. Southeast Asian Journal of Islamic Education Management, 1(2), 200–220. https://doi.org/10.21154/sajiem.v1i2.24

Maharani, B., & Rahman, R. (2025). Metode pembelajaran PAI tingkat sekolah dasar. ALSYS, 5(3), 721–742. https://doi.org/10.58578/alsys.v5i3.5825

Munawir, M., Alfiana, F., & Pambayun, S. P. (2024). Menyongsong masa depan: Transformasi karakter siswa generasi Alpha melalui pendidikan Islam yang berbasis Al-Qur’an. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.54069/attadrib.v7i1.628

Nabilah, N. J., Nurkholila, D., & Mardiana, D. (2025). Collaborative and cooperative learning innovation for Islamic religious education subjects at Madrasah Diniyah Takmiliyah Ula Al Ikhlas Madura. Socio-Economic and Humanistic Aspects for Township and Industry, 3(4), 944–957. https://doi.org/10.59535/sehati.v3i4.616

Nopiyanti, H. R., Witjoro, A., & Primilestari, L. (2023). Penggunaan model cooperative learning tipe TGT (Teams Games Tournament) dalam meningkatkan sikap kompetitif siswa di SMK Negeri 2 Malang. Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik, 3(7), 3–11. https://doi.org/10.17977/um068.v3.i7.2023.3

Nurhayati, D., Dinata, S. A. P., & Apryiana, A. (2025). Studi efektivitas metode RADEC terhadap pembelajaran menulis teks anekdot pada siswa kelas X SMK Darussalam Karangpucung. J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 1075–1084. https://doi.org/10.23960/simbol.v13i2.1010

Pramana, A., Setiawan, D., & Mispani, M. (2026). Strategi guru PAI dalam menanamkan nilai multikultural berbasis cooperative learning. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1061–1070. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10809

Putri, Y. D., Setiawan, M. R., & Yusmeini, D. (2024). Penerapan metode ceramah dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam di SMP Hidayutullah Medan. Integrasi: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 2(3), 249–258. https://doi.org/10.56114/integrasi.v2i3.11975

Raniyah, F., Hasnah, N., & Gusmaneli, G. (2024). Pengembangan strategi pembelajaran kreatif dan inovatif Pendidikan Agama Islam (PAI) di era digital. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(2), 29–37. https://doi.org/10.30604/dewantara.v3i2.2438

Rizal, K., & Rahman, A. (2025). Cooperative learning strategies in Islamic religious education. Tadrib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 11(2), 405–413. https://doi.org/10.19109/tadrib.v11i2.32186

Rofiqi, R., Iksan, I., & Mansyur, M. (2023). Melangkah menuju kesehatan mental yang optimal: Program inovatif di lembaga pendidikan Islam. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 4(2), 76–99. https://doi.org/10.19105/ec.v4i2.9237

Rosidah, A., Ananda, D. S., Fuadah, S. S., Andriani, M., Putra, G. L., & Rizqi, M. F. (2025). Pengaruh model pembelajaran kooperatif terhadap hasil belajar IPS siswa SD: Studi pustaka. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 2(4), 10–18. https://doi.org/10.47134/pgsd.v2i4.1860

Simaremare, T. P. (2022). Penguatan karakter religius melalui program kebaktian di Sekolah Menengah Pertama Kristen Badan Pendidikan Kristen (SMPK BPK) Penabur Cimahi. Satya Widya, 38(1), 1–11. https://doi.org/10.24246/j.sw.2022.v38.i1.p1-11

Suryaningsih, A. (2020). Pengaruh penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw terhadap perilaku kesehatan dan keselamatan anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1063–1072. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.751

Sutarmi, & Rahmat. (2026). Penerapan model kooperatif dengan metode Jigsaw dan metode inkuiri pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 11 Tebo. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 12(1), 107–138. https://doi.org/10.36989/didaktik.v12i01.11827

Syahferizal, S., & Rusmaini, R. (2025). Optimalisasi pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama Siak. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(2), 53–57. https://doi.org/10.60126/jim.v3i2.808

Syahfitri, N., Juliani, J., Nasution, N. A., Nurhayati, N., & Syahada, D. (2025). Membangun kompetensi spiritual dan moral siswa melalui kurikulum Pendidikan Agama Islam. Fatih Journal of Contemporary Research, 1(2), 223–237. https://doi.org/10.61253/w5a0qs82

Syahrizal, S., Yasmi, F., & Mary, T. (2024). AI-enhanced teaching materials for education: A shift towards digitalization. International Journal of Religion, 5(1), 203–217. https://doi.org/10.61707/j6sa1w36

Universitas Sumatera Utara. (2022). Analisis rating dan harga kamar hotel bintang lima di Indonesia. Jurnal Akuntansi Keuangan dan Manajemen, 3(3), 237–252. https://doi.org/10.35912/jakman.v3i3.1107

Utami, P., Kadir, K., & Herlanti, Y. (2021). Meta-analisis pembelajaran kooperatif di Indonesia. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(1), 54–66. https://doi.org/10.21831/jipi.v7i1.39574

Wahib, A. (2022). Integrasi pendidikan karakter berbasis intelectual, emotional and spiritual quotient dalam bingkai pendidikan Islam. TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam, 16(2), 479–494. https://doi.org/10.19105/tjpi.v16i2.4758

Yarmi, G., & Wardhani, P. A. (2020). Efektivitas pengembangan karakter melalui Fun Garden of Literacy bagi anak usia 7 tahun. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 1068–1077. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i2.492

Zuhri, S., Nazmudin, D., & Asmuni, A. (2022). Konsepsi pendidikan karakter menurut Al-Zarnuji dan Thomas Lickona. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 56–68. https://doi.org/10.24235/tarbawi.v7i2.11836

Downloads

Published

2026-07-18

How to Cite

Bella, S., Nafisatusa’adah, N., Jannah, S. I., Kariadinata, R., & Wulan, E. (2026). EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW, TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT), DAN KONVENSIONAL TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP AL-KAUTSAR CIMAHI. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3), 2599–2609. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.12043

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.