ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENGANGGURAN TERBUKA DAN UPAH MINIMUM TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TIMUR TAHUN 2015–2024
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.11849Keywords:
Tingkat Pengangguran Terbuka, Upah Minimum, Pertumbuhan Ekonomi, Jawa Timur, Pasca Pandemi Covid-19Abstract
ABSTRACT
The economic growth of a region is influenced by various factors, including employment conditions and wage setting policies. In recent years, East Java Province has faced various economic challenges characterized by fluctuations in the open unemployment rate and changes in minimum wage policies, especially during the economic recovery period following the Covid-19 pandemic. This study aims to analyze the effect of the open unemployment rate and minimum wage on the economic growth of East Java Province during the period 2015–2024. The study uses a quantitative approach with an associative method. The data used are secondary time series data sourced from the Central Statistics Agency (BPS), the National Labor Force Survey (SAKERNAS), and Gross Regional Domestic Product (GRDP) at constant prices. The data analysis technique used was multiple linear regression supported by the classical assumption test, partial test (t-test), simultaneous test (F-test), and coefficient of determination with the help of statistical software. The results show that the open unemployment rate has a negative and significant effect on economic growth, while the minimum wage has a positive and significant effect on economic growth in East Java Province. In addition, both variables together also influence regional economic growth. The findings of this study indicate that labor market stability and appropriate wage policies play a crucial role in supporting the process of sustainable regional economic recovery.
ABSTRAK
Pertumbuhan ekonomi suatu daerah dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kondisi ketenagakerjaan dan kebijakan penetapan upah. Dalam beberapa tahun terakhir, Provinsi Jawa Timur menghadapi berbagai tantangan ekonomi yang ditandai dengan fluktuasi tingkat pengangguran terbuka serta perubahan kebijakan upah minimum, terutama pada masa pemulihan ekonomi setelah pandemi Covid-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pengangguran terbuka dan upah minimum terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur selama periode 2015–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data yang digunakan berupa data sekunder time series yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS), Survei Angkatan Kerja Nasional (SAKERNAS), dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga konstan. Teknik analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda yang didukung oleh uji asumsi klasik, uji parsial (uji t), uji simultan (uji F), serta koefisien determinasi dengan bantuan software statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengangguran terbuka memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan upah minimum berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur. Selain itu, kedua variabel tersebut secara bersama-sama turut memengaruhi pertumbuhan ekonomi daerah. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa stabilitas pasar tenaga kerja serta kebijakan pengupahan yang tepat berperan penting dalam mendukung proses pemulihan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Downloads
References
Al Farrell, I. M., & Atmanti, H. D. (2023). Analisis pengaruh tingkat upah, pertumbuhan ekonomi, kesempatan kerja, dan pendidikan terhadap tingkat pengangguran terbuka (studi kasus 34 provinsi di Indonesia). BISECER (Business Economic Entrepreneurship), 6(2), 1–12. https://doi.org/10.61689/bisecer.v6i2.431
Anggraini, W. P., & Warsitasari, W. D. (2023). Pengaruh tingkat pengangguran terbuka, rasio gini, kemiskinan dan upah minimum terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi Jawa Timur. AMAL: Jurnal Ekonomi Syariah, 5(2). https://doi.org/10.33477/eksy.v5i02.6922
Aruan, N. I. M., Hutagalung, I., & Purba, B. (2023). Analisis dampak teori Keynes dalam mengatasi krisis ekonomi melalui kebijakan fiskal. Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi dan Akuntansi (JIMEA), 1(1), 1–7. https://doi.org/10.62017/jimea.v1i1.78
Assidikiyah, N., Marseto, & Sishadiyati. (2021). Analisis potensi pertumbuhan ekonomi Provinsi Jawa Timur (sebelum dan saat terjadi pandemi COVID-19). Jambura Economic Education Journal, 3(2), 102–115. https://doi.org/10.37479/jeej.v3i2.11017
Badan Pusat Statistik. (2024). Pertumbuhan Ekonomi. https://karanganyarkab.bps.go.id/id/news/2024/03/18/146/pertumbuhanekonomi.html
Coviello, D., Deserranno, E., & Persico, N. (2022). Minimum wage and individual worker productivity: Evidence from a large US retailer. Journal of Political Economy, 130(9), 2315–2360. https://doi.org/10.1086/720397
Febriani, A., Rahim, A., Samsir, A., Alam, S., & Astuty, S. (2024). Analisis pengaruh upah minimum dan pertumbuhan ekonomi terhadap pengangguran di Provinsi Sulawesi Selatan. Inovasi Makro Ekonomi (IME), 6(3). https://journalversa.com/s/index.php/ime/article/view/2388
Hadi, N. U., Ananda, C. F., Pudjiharjo, & Khusaini, M. (2018). The happiness index as a new and complementary measurement of development as applied to each province of Indonesia. International Journal of Economics and Financial Issues, 8(4), 214–221. https://ideas.repec.org/a/eco/journ1/2018-04-27.html
Junari, T., Rustiadi, E., & Mulatsih, S. (2020). Identifikasi sektor industri pengolahan unggulan Provinsi Jawa Timur (Analisis input output). TATALOKA, 22(3), 308–320. https://doi.org/10.14710/tataloka.22.3.308-320
Katz, L. F. (1986). Efficiency wage theories: A partial evaluation. NBER Macroeconomics Annual, 1, 235–276. https://doi.org/10.1086/654025
Lawes, M., Hetschko, C., Schöb, R., Stephan, G., & Eid, M. (2025). Examining interindividual differences in unemployment-related changes in subjective well-being: The role of psychological well-being and re-employment expectations. European Journal of Personality, 39(1), 24–45. https://doi.org/10.1177/08902070241231315
Mankiw, N. G. (2021). Macroeconomics (11th ed.). Worth Publishers.
Marcal, I. A. F., Oentoro, Y. P., & Yasin, M. (2024). Pertumbuhan ekonomi sebagai cerminan perkembangan perekonomian suatu negara. Jurnal Manajemen dan Bisnis Ekonomi, 2(3), 40–47. https://doi.org/10.54066/jmbe-itb.v2i3.1898
Marliana, L. (2023). Analisis pengaruh indeks pembangunan manusia, pertumbuhan ekonomi dan upah minimum terhadap tingkat pengangguran terbuka di Indonesia. Ekonomis: Journal of Economics and Business, 7(2), 1183–1190. https://ekonomis.unbari.ac.id/index.php/ojsekonomis/article/view/490/0
Pradana, K. B. E., Hadi, N. U., & Handajanti, S. S. (2022). Pengaruh kualitas pelayanan dan produk terhadap minat beli industri genteng UD Suhadi Kabupaten Tulungagung. Jurnal Cita Ekonomika, 16(2), 111–120. https://doi.org/https://doi.org/10.51125/citaekonomika.v16i2.6621
Putri, N. A., Trisniarti, N., Husein, R., & Ichsan. (2023). Pengaruh jumlah penduduk, pengangguran terbuka dan upah minimum terhadap pertumbuhan ekonomi di Indonesia tahun 1991–2022. Jurnal Aplikasi Ilmu Ekonomi, 2(1), 1–13 https://ojs.unimal.ac.id/index.php/jaie/article/view/15384
Putri, T. L., & Hutabarat, R. E. (2024). Analisis pengaruh pengangguran, penanaman modal dalam negeri, dan upah minimum provinsi terhadap kemiskinan di Jawa Timur. Jurnal Riset Pendidikan Ekonomi, 9(1), 66–77. https://doi.org/10.21067/jrpe.v9i1.9842
Randi, Y. (2020). Pandemi corona sebagai alasan pemutusan hubungan kerja pekerja oleh perusahaan dikaitkan dengan Undang-Undang Ketenagakerjaan. Yurispruden: Jurnal Fakultas Hukum Universitas Islam Malang, 3(2), 119–136. https://doi.org/10.33474/yur.v3i2.6709
Salsabila, A. M., & Muhajir, M. (2023). Pengaruh tingkat inflasi, upah minimum, dan pertumbuhan ekonomi terhadap tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Bali. Emerging Statistics and Data Science Journal, 1(1), 80–91. https://doi.org/10.20885/esds.vol1.iss.1.art11
Sudirman, F. A. (2025). Studi regional atas relasi ekonomi, kesejahteraan, dan upah terhadap pengangguran di lima provinsi Indonesia (2021–2024). Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (JEBMA), 5(2), 1050–1062. https://doi.org/10.47709/jebma.v5i2.6795
Tamba, Y., Sari, D. N., Maulana, R. I., Asnidar, & Ridha, A. (2024). Pengaruh upah minimum dan tingkat inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi dan tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Banten. Jurnal Manajemen dan Bisnis Ekonomi, 3(1), 304–319. https://doi.org/10.54066/jmbe-itb.v3i1.2782
Tangke, D. M. (2023). Analisis upah minimum dan pertumbuhan ekonomi sebagai faktor determinan tingkat pengangguran terbuka di Provinsi Maluku. Jurnal Ekonomi-Qu, 13(1), 31–43. https://doi.org/10.35448/jequ.v13i1.20529
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















