DIGITALISASI KOPERASI PEDESAAN SEBAGAI PENDORONG EKONOMI INKLUSIF: ANALISIS KESENJANGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DIGITAL ANTARA WILAYAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN

Authors

  • Bondan Wicaksono STIE Unisadhuguna
  • Hwihanu Hwihanus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11748

Keywords:

Koperasi Pedesaan; Digitalisasi; Ekonomi Inklusif; Tata Kelola Kolaboratif; Indonesia Emas 2045

Abstract

Digitalisasi koperasi menjadi salah satu strategi transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2023 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024 dan Roadmap Digitalisasi Koperasi 2021–2024. Namun, penerapan kebijakan ini mengatasi gangguan spasial yang signifikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur sistematik untuk menganalisis 28 artikel terindeks Scopus dan dokumen kebijakan resmi periode 2020–2025. Temuan menunjukkan bahwa penetrasi digitalisasi koperasi ditampilkan di wilayah Jawa dengan capaian jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah Indonesia Timur; Tiga hambatan utama menghambat transformasi di kekacauan: kesenjangan infrastruktur digital antarwilayah, rendahnya literasi teknologi pada kelompok usia lanjut, dan ketidaksesuaian desain platform dengan praktik ekonomi lokal berbasis gotong royong. Model tata kelola kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, koperasi, dan penyedia teknologi lokal terbukti meningkatkan adopsi teknologi sebagaimana terdokumentasi dalam studi kualitatif terkini. Penelitian merekomendasikan integrasi kebijakan digitalisasi koperasi dengan program Penguatan Desa melalui pendampingan berbasis komunitas dan platform pengembangan yang mempertimbangkan konteks sosial budaya lokal.

ABSTRACT

Digitalisasi koperasi menjadi salah satu strategi transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045 sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2023 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2020–2024 dan Roadmap Digitalisasi Koperasi 2021–2024. Namun, implementasi kebijakan ini menghadapi kesenjangan spasial yang signifikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan systematic literature review untuk menganalisis 28 artikel terindeks Scopus dan dokumen kebijakan resmi periode 2020–2025. Temuan menunjukkan bahwa penetrasi digitalisasi koperasi terkonsentrasi di wilayah Jawa dengan capaian jauh lebih tinggi dibandingkan wilayah Indonesia Timur; tiga bottleneck utama menghambat transformasi di pedesaan: kesenjangan infrastruktur digital antarwilayah, rendahnya literasi teknologi pada kelompok usia lanjut, dan ketidaksesuaian desain platform dengan praktik ekonomi lokal berbasis gotong royong. Model tata kelola kolaboratif yang melibatkan pemerintah desa, koperasi, dan penyedia teknologi lokal terbukti meningkatkan keberlanjutan adopsi teknologi sebagaimana terdokumentasi dalam studi kualitatif terkini. Penelitian merekomendasikan integrasi kebijakan digitalisasi koperasi dengan program Penguatan Desa melalui pendampingan berbasis komunitas dan pengembangan platform yang mempertimbangkan konteks sosial budaya lokal.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023. BPS-Statistics Indonesia. https://www.bps.go.id/publication/2023/02/27/statistik-indonesia-2023

Bunders, D. J., van der Velden, L., & Taekema, S. (2022). The feasibility of platform cooperatives in the gig economy. Technological Forecasting and Social Change, 176, 121441. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2021.121441

Damayanti, S., Sutardi, A., Rahadi, R. A., Putri, A. M., Putri, A. N. A., & Hanifan, R. (2026). Convergent microfinance strategy: Combining fintech and conventional methods to enhance rural financial. Qubahan Academic Journal, 6(1), 29–46. https://doi.org/10.48161/qaj.v6n1a2076

Darmayanti, N. E., & Maghfiroh, R. D. (2026). Kesiapan internal perusahaan dalam transformasi digital melalui implementasi ERP: Studi kasus PT Delta Jaya Mas berbasis kerangka TOE. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 339–348. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8880

Devi, S., Herawati, N. T., & Musmini, L. S. (2021). Sinergi lembaga perkreditan desa dalam mendukung financial inclussion. Jurnal Kajian Akuntansi, 5(1), 86–86. https://doi.org/10.33603/jka.v5i1.4403

Ha, H., Nguyen, T. T., & Tran, T. T. (2023). Digital economy in Southeast Asia: Challenges and opportunities. Journal of Asian Business and Economic Studies, 30(1), 5–27. https://doi.org/10.1108/JABES-08-2022-0098

Haq, P., & Abdullah, A. (2026). Implikasi uang japuik dalam keharmonisan berumah tangga. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(2), 762–773. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9345

Hendrian, S. (2025). Transformasi digital dan keadilan sosial: Analisis dampaknya terhadap UMKM dan regulasi di Indonesia. Mutiara: Multidiciplinary Scientific Journal, 1(11), 730–41. https://doi.org/10.57185/mutiara.v1i11.442

Jakobsen, K., Mikalsen, M., & Lilleng, G. (2023). A literature review of smart technology domains with implications for research on smart rural communities. Technology in Society, 75, 102397–102397. https://doi.org/10.1016/j.techsoc.2023.102397

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. (2021). Roadmap digitalisasi koperasi 2021–2024. https://kemenkopukm.go.id/roadmap-digitalisasi

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah. (2023). Laporan tahunan statistik koperasi Indonesia 2023. https://kemenkopukm.go.id/publikasi/laporan-tahunan

Kementerian PPN/Bappenas. (2023). Indonesia Emas 2045: Roadmap transformasi ekonomi inklusif. Badan Perencanaan Pembangunan Nasional.

Koswara, A. (2024). Digitalisasi ekonomi di pedesaan: Mengkaji kesenjangan infrastruktur digital di Indonesia. Jurnal Al Azhar Indonesia Seri Ilmu Sosial, 5(3), 180–180. https://doi.org/10.36722/jaiss.v5i3.3407

Li, K., Liu, F., & Wang, Y. (2020). How should we understand the digital economy in Asia? Electronic Commerce Research and Applications, 41, 100949. https://doi.org/10.1016/j.elerap.2020.100949

Litasari, L. N., & Al-Hanif, E. T. (2026). Dinamika kesadaran sosial keluarga dalam pendampingan lansia di Posyandu lansia Desa Klepu, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 745–756. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.10461

Maharani, & Indratno, I. (2025). KomDesa: Inovasi digital partisipatif untuk perencanaan pembangunan desa cerdas. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 5(2). https://doi.org/10.29313/bcsurp.v5i2.19666

Manawar, A., Lukita, C., & Meria, L. (2023). The evolution of financial technology in Indonesia. Startupreneur Business Digital (SABDA Journal), 2(2), 192–206. https://doi.org/10.33050/sabda.v2i2.367

Medawati, R., Haryanto, J., & Ulfiana, E. (2020). Analisis faktor successful aging pada lansia yang bekerja sebagai petani. Indonesian Journal of Community Health Nursing, 5(1), 26–26. https://doi.org/10.20473/ijchn.v5i1.18704

Ningsih, N. P. D. U. (2023). Relevansi sistem pengelolaan arsip digital dengan keamanan data di dunia pendidikan. LAMPUHYANG, 14(2), 1–10. https://doi.org/10.47730/jurnallampuhyang.v14i2.355

Nova, N., & González, R. A. (2022). A financial inclusion app and USSD service for farmers in rural Colombia. Information Development, 39(3), 581–599. https://doi.org/10.1177/02666669221120050

Nurdany, A., Suryani, E., & Wijaya, A. (2021). Digitalization in Indonesian cooperatives: Current state and future direction. Journal of Development Economics and Trade, 4(2), 112–125. https://doi.org/10.20473/jdet.v4i2.112-125

Page, M. J., McKenzie, J. E., Bossuyt, P. M., Boutron, I., Hoffmann, T. C., Mulrow, C. D., Li, T., & Moher, D. (2021). The PRISMA 2020 statement: An updated guideline for reporting systematic reviews. BMJ, 372, n71. https://doi.org/10.1136/bmj.n71

Pelu, H., Rosmiati, R., Pelu, J., & Pelu, S. (2026). Penguatan kompetensi widyaiswara era digital berbasis manajemen talenta di Balai Diklat Keagamaan Makassar. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 381–393. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9725

Philip, L. J., Cottrill, C., Farrington, J., & Williams, F. (2015). Editorial: The rural digital economy. Scottish Geographical Journal, 131(3–4), 143–147. https://doi.org/10.1080/14702541.2015.1083732

Putra, R., Bramasta, Aris, B., & Dwi, H. A. (2023). Penggunaan teknologi digital dalam kalangan usahawan luar bandar dalam era pandemik Covid-19. Jurnal Pengurusan, 67. https://doi.org/10.17576/pengurusan-2023-67-12

Suryono, R. R., Budi, I., & Purwandari, B. (2021). Challenges of digital transformation in Indonesian cooperatives: A qualitative study. Journal of Information Systems Engineering and Business Intelligence, 7(2), 156–170. https://doi.org/10.25124/jisebi.v7i2.215

Suryono, R. R., Purwandari, B., & Budi, I. (2024). Cultural barriers in digital transformation of rural cooperatives: A qualitative study in Central Java. Sustainability, 16(5), 1892. https://doi.org/10.3390/su16051892

Thomas, J., & Harden, A. (2008). Methods for the thematic synthesis of qualitative research in systematic reviews. BMC Medical Research Methodology, 8(1), 45. https://doi.org/10.1186/1471-2288-8-45

Wiguna, I. G. A., Paramitha, A. A. I. I., & Swastika, I. P. A. (2025). Perancangan UI/UX website teknologi tepat guna sebagai media penyebarluasan inovasi desa. INFOTECH Journal, 11(2), 312–317. https://doi.org/10.31949/infotech.v11i2.15821

World Bank. (2021). Beyond unicorns: Harnessing digital technologies for inclusion in Indonesia. World Bank Publications. https://documents.worldbank.org/en/publication/documents-reports/documentdetail/099122103072245903/p175195

Downloads

Published

2026-06-18

How to Cite

Wicaksono, B., & Hwihanus, H. (2026). DIGITALISASI KOPERASI PEDESAAN SEBAGAI PENDORONG EKONOMI INKLUSIF: ANALISIS KESENJANGAN IMPLEMENTASI KEBIJAKAN DIGITAL ANTARA WILAYAH PERKOTAAN DAN PEDESAAN. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1267–1275. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11748

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.