EFEKTIVITAS PERMAINAN SNEAKY POLY DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENURUNKAN PERILAKU BULLYING VERBAL PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH

Authors

  • Sri Nadia Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat
  • Muhammad Arsyad Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat
  • Hendro Yulius Suryo Putro Jurusan Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.14370

Keywords:

Bimbingan dan Konseling, Bullying Verbal, Permainan Edukatif

Abstract

Bullying, particularly in its verbal form, remains a serious issue in secondary schools, as it negatively affects students' psychological well-being, social relationships, and academic performance. Various preventive efforts have been implemented; however, the approaches used tend to be conventional and have not been fully effective in fostering deep awareness and anti-bullying attitudes, as reflected in the persistently high rate of verbal bullying among seventh-grade students at SMP Negeri 27 Banjarmasin. This gap highlights the need for a more interactive and contextual guidance medium, one of which is gamification. This study aims to examine the effectiveness of the educational game Sneaky Poly, which combines the concepts of Monopoly and Snakes and Ladders, in reducing verbal bullying behavior among secondary school students. The study employed a quantitative approach with a Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design, involving 10 seventh-grade students selected through purposive sampling. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability, and were subsequently analyzed using a Paired Sample T-Test after the normality assumption was confirmed through the Shapiro-Wilk test. The results revealed a significant decrease in students' verbal bullying behavior following the intervention, which was delivered through three sessions of the Sneaky Poly game. These findings indicate that the educational game effectively enhanced students' understanding and awareness of the impact of hurtful speech on others, as they actively engaged in social simulations playing the roles of both perpetrators and bystanders. It can therefore be concluded that Sneaky Poly is a promising and innovative guidance and counseling medium for preventing verbal bullying in secondary schools.

ABSTRAK

Perundungan (bullying), khususnya dalam bentuk verbal, masih menjadi persoalan serius di lingkungan sekolah menengah karena berdampak pada kondisi psikologis, sosial, dan prestasi akademik peserta didik. Berbagai upaya pencegahan telah dilakukan, namun pendekatan yang digunakan masih cenderung konvensional dan belum sepenuhnya mampu menumbuhkan kesadaran serta sikap anti-bullying secara mendalam, termasuk di SMP Negeri 27 Banjarmasin yang masih menunjukkan tingginya kasus bullying verbal pada peserta didik kelas 7. Kesenjangan ini mendorong perlunya media bimbingan yang lebih interaktif dan kontekstual, salah satunya melalui pendekatan gamifikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas permainan edukatif Sneaky Poly, yang memadukan konsep Monopoli dan Ular Naga, dalam menurunkan perilaku bullying verbal peserta didik sekolah menengah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan Pre-Experimental One-Group Pretest-Posttest Design yang melibatkan 10 peserta didik kelas 7 sebagai subjek penelitian melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan instrumen angket skala Likert yang telah teruji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test setelah terlebih dahulu memenuhi asumsi normalitas melalui uji Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan tingkat perilaku bullying verbal peserta didik yang signifikan setelah diberikan intervensi melalui permainan Sneaky Poly selama tiga sesi. Temuan ini mengindikasikan bahwa permainan edukatif tersebut efektif dalam membentuk pemahaman dan kesadaran peserta didik terhadap dampak ucapan yang menyakiti orang lain, melalui peran aktif mereka dalam simulasi sosial sebagai pelaku maupun saksi (bystander). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa permainan Sneaky Poly layak direkomendasikan sebagai alternatif media bimbingan dan konseling yang inovatif dalam upaya pencegahan bullying verbal di sekolah menengah.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, F., & Husna, N. (2025). Penggunaan elemen gamifikasi dalam meningkatkan motivasi dan keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Sosial Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan IPS, 5(1), 63–76. https://doi.org/10.26418/jpsik.v5i1.62140

Arianti, E., Putro, H. Y. S., & Setiawan, M. A. (2026). Pengembangan media permainan Sneaky Poly untuk mencegah perilaku bullying pada siswa sekolah menengah pertama. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 1722–1733. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.12162

Arsyad, M., Sulistiyana, & Nurrahmah, L. A. (2022). Profile of academic hardiness students in pharmaceutical school in Banjarmasin City. Journal of Education and Social Sciences, 9(2), 231–236. https://doi.org/10.31004/jess.v9i2.1450

Azwar, S. (2012). Penyusunan skala psikologi (Edisi ke-2). Pustaka Pelajar.

Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Centers for Disease Control and Prevention. (2025). Bullying: Youth violence prevention. CDC. https://www.cdc.gov/violenceprevention/youthviolence/bullyingresearch/fastfact.html

Corey, G. (2016). Theory and practice of group counseling (9th ed.). Cengage Learning.

Erikson, E. H. (1968). Identity: Youth and crisis. W. W. Norton & Company.

Habibah, G., Arsyad, M., & Setiawan, M. A. (2026). Implementasi permainan edukatif Stairs & Cigarettes dalam layanan bimbingan dan konseling untuk membentuk sikap anti-merokok siswa SMA. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(2), 564–576. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i2.10084

Hartono. (2019). Metodologi penelitian. Zanafa Publishing.

Jannah, E. F., Sulistiowati, A., Mahmud, A. A., & Rofiq, A. A. (2025). Bimbingan kelompok melalui teknik gamifikasi berbantu media “Emotional Card” untuk mengelola emosi siswa menengah atas. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(2), 493–500. https://doi.org/10.23887/jbki.v7i2.18920

Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2025). Laporan tahunan KPAI: Jalan terjal perlindungan anak — Ancaman serius generasi emas Indonesia. KPAI. https://www.kpai.go.id/publikasi/laporan-tahunan-kpai-jalan-terjal-perlindungan-anak-ancaman-serius-generasi-emas-indonesia

Kompas.com. (2024, 28 Desember). JPPI: Ada 573 kasus kekerasan di sekolah sepanjang tahun 2024. Kompas. https://nasional.kompas.com/read/2024/12/28/kasus-kekerasan-di-sekolah-2024

Latané, B., & Darley, J. M. (1970). The unresponsive bystander: Why doesn’t he help? Appleton-Century-Crofts.

National Center for Education Statistics. (2024). Student reports of bullying: Results from the 2022 School Crime Supplement to the National Crime Victimization Survey. NCES. https://nces.ed.gov/pubs2024/2024109.pdf

Ningrat, R. C., & Arifandy, M. (2025). Bystander bullying reduction interventions: A systematic review. Indonesian Journal of Educational Counseling, 4(1), 16–30. https://doi.org/10.30653/001.202541.312

Noviyanti, T. R., Oktaviana, R., Nurhayati, A., Nadia, A., Ardiana, E., & Nurmala, I. (2025). Awakening anti-bullying awareness through the “Find Friends” game in the boarding school environment. Jurnal Promkes: The Indonesian Journal of Health Promotion and Health Education, 13(SI-1), 114–121. https://doi.org/10.20473/jpk.v13.isi1.2025.114-121

Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell Publishers.

Pratama, R. A., & Husniyah, H. (2025). Efektivitas program anti-bullying terhadap karakter siswa di sekolah menengah atas. Studia Religia: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Islam, 9(1), 64–72. https://doi.org/10.30651/sr.v9i01.25628

Prayitno. (2004). Pedoman khusus bimbingan dan konseling: Kurikulum 2004. Direktorat Pendidikan Menengah Umum.

Sari, N. P., Arsyad, M., Setiawan, M. A., Putro, H. Y. S., Hadiatama, D. S., & Maisaroh, S. (2025). Meningkatkan empati anak dengan konseling role-playing untuk rehabilitasi sosial: Enhancing children’s empathy through role-playing counseling for social rehabilitation. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 5(1), 53–62. https://doi.org/10.31004/jkpi.v5i1.1892

Sari, N. P., Novitawati, & Setiawan, M. A. (2025). The relationship between intelligence, adaptability, and resilience among future school counselors in wetland regions. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13(3), 421–435. https://doi.org/10.29210/165800

Sari, N. P., Putro, H. Y. S., Novitawati, Babiera, R. M., & Asagi, B. (2025). Digital ecopedagogy-based counseling to reduce cyberbullying in Indonesian wetland adolescents. International Journal of Environmental Sciences, 11(7), 826–836. https://doi.org/10.31004/ijes.v11i7.2140

Sari, N. P., Setiawan, M. A., Makaria, E. C., Putro, H. Y. S., Nada, H. Q., Arridho, N., & Sari, N. P. (2025). Penguatan literasi sosio-emosional siswa SMK melalui implementasi Program ROOTS untuk mencegah cyberbullying. Jurnal Buletin KKN Pendidikan, 7(2), 111–123. https://doi.org/10.23917/bkkndik.v7i2.12073

Sesarelia, A. N., Arsyad, M., & Putro, H. Y. S. (2024). Pengaruh coping mechanism terhadap psychological well-being pada mahasiswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 10(1), 109–119. https://doi.org/10.31602/jbkr.v10i1.14769

Setiawan, M. A., Sari, N. P., & Putro, H. Y. S. (2025). Inovasi media edukatif bimbingan dan konseling: Strategi kreatif untuk pendidikan. CV Grafika Media Mandiri.

Suparmini, K., Suwindia, I. G., & Winangun, I. M. A. (2024). Gamifikasi untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di era digital. Jurnal Inovasi Pembelajaran, 5(2), 145–148. https://doi.org/10.31004/jip.v5i2.1450

Wardani, N. J. K., & Fanny, A. M. (2024). Hubungan antara kecerdasan emosi siswa dengan perilaku bullying kelas V SD. Jurnal Riset Pendidikan Dasar, 1(2), 1–5. https://doi.org/10.31004/jrpd.v1i2.1205

Wau, B. E. D., Lumban Tobing, A., Pasaribu, J., & Panjaitan, M. (2025). Analisis efektivitas kebijakan dan program anti bullying di sekolah menengah pertama (studi kasus SMP Swasta Methodist 5 Medan). Jurnal Ilmu Sosial dan Politik, 5(1), 106–117. https://doi.org/10.51622/jispol.v5i1.2851

Winkel, W. S., & Hastuti, M. M. S. (2004). Bimbingan dan konseling di institusi pendidikan (Edisi revisi). Media Abadi.

Zakirman, Z. (2020). Pengantar statistik sosial. STKIP PGRI Sumbar Press.

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Nadia, S., Arsyad, M., & Putro, H. Y. S. (2026). EFEKTIVITAS PERMAINAN SNEAKY POLY DALAM LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENURUNKAN PERILAKU BULLYING VERBAL PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH . PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(4), 4044–4058. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.14370

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.