PENGEMBANGAN KONSELING REALITA BERBASIS NILAI KARAKTER STRENGTHS AND VIRTUES UNTUK MEREDUKSI PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA

Authors

  • Wiwik Wilujeng Magister Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya
  • Mochammad Nursalim Universitas Negeri Surabaya
  • Denok Setiawati Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.13849

Keywords:

Konseling Realita, Strengths And Virtues, Bullying, ADDIE, Sekolah Menengah Pertama

Abstract

Bullying remains a prevalent disruptive behavior among junior high school students, severely impairing their psychological, relational, and academic functioning. This study aims to develop a reality counseling guidebook integrated with strengths and virtues character values to reduce bullying behavior among junior high school students, as well as to determine its feasibility and empirical effectiveness. The study implemented a Research and Development (R&D) framework utilizing the Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE) model. The trial participants comprised one subject-matter expert, one educational media expert, two guidance and counseling practitioners, and eight students identified as bullying perpetrators at SMP Negeri 55 Surabaya selected via purposive sampling. Data collection was carried out using expert validation instruments, practitioner acceptability rating scales, and a bullying behavior questionnaire administered across pretest and posttest stages. The validation results demonstrated high acceptability, yielding scores of 98.3% from the content expert, 90.4% from the media expert, and 93.75% from counseling practitioners, all categorized within the very good criteria. A paired sample t-test generated a significance value of 0.000 (p < 0.05), verifying that the reality counseling guidebook successfully reduced students' bullying tendencies. Consequently, this intervention module serves as a viable, systematic therapeutic guideline for guidance and counseling practitioners in mitigating school-based peer aggression.

ABSTRAK

Perilaku perundungan (bullying) masih marak terjadi di kalangan peserta didik jenjang sekolah menengah pertama serta membawa dampak negatif terhadap kondisi psikologis, sosial, dan akademik siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku panduan konseling realita berbasis nilai karakter kebajikan dan kekuatan (strengths and virtues) guna mereduksi perilaku bullying pada peserta didik di sekolah menengah pertama, serta menguji tingkat kelayakan dan efektivitasnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan menerapkan model Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation (ADDIE). Subjek uji coba terdiri atas satu orang ahli materi bimbingan dan konseling, satu orang ahli media pembelajaran, dua orang guru bimbingan dan konseling, serta delapan orang siswa teridentifikasi pelaku bullying di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 55 Surabaya yang dipilih menggunakan teknik penarikan sampel bertujuan (purposive sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen lembar validasi ahli, angket keterpakaian pengguna, serta kuesioner perilaku bullying yang diberikan pada tahap sebelum uji coba (pretest) dan sesudah uji coba (posttest). Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan produk mencapai skor 98,3% dari ahli materi, 90,4% dari ahli media, dan 93,75% dari guru bimbingan dan konseling yang seluruhnya berada pada rentang kategori sangat baik. Hasil uji beda berpasangan (paired sample t-test) menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05) yang membuktikan bahwa panduan yang dikembangkan efektif menurunkan frekuensi perilaku bullying secara signifikan.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahsan, S., Hambali, I., & Hidayah, N. (2021). Panduan perencanaan karier berbasis prinsip hidup toma loa se banari siswa SMA. Edu Consilium: Jurnal Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, 2(2), 45–58. https://doi.org/10.19105/ec.v2i2.4938

Anggraheni, I., Nusantara, T., & Mashfufah, A. (2025). Sistematika tinjauan pustaka (SLR) pengembangan profesional dalam membentuk nilai moral (empathy) guru. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 34–43. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4321

Anin, Y. Y., Mataputun, Y., Albaiti, A., Irianto, P., Masreng, R., & Wahyudin, U. (2026). Implementasi kompetensi kepribadian guru untuk penguatan karakter toleransi dalam pembelajaran siswa. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 6(2), 782–795. https://doi.org/10.51878/educational.v6i2.10066

Ariffrianto, F., Hartanto, D., & Saputra, W. N. E. (2025). Tinjauan sistematis: Peran teknik modeling dalam layanan bimbingan kelompok untuk pencegahan bullying di kalangan siswa. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 789–797. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5083

Azizah, H., & Muallifah. (2024). Konseling individu: Intervensi efektif mengatasi bullying. Al-Musyrif: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 7(1), 45–56. https://doi.org/10.38073/almusyrif.v7i1.1754

Barma, R., Anas, M., Saniasa, S., & Anugerah, M. F. (2023). Penerapan konseling individu dengan teknik realita dengan prosedur WDEP terhadap perubahan perilaku positif siswa. Indonesian Journal of School Counseling: Theory, Application, and Development, 3(3), Article 163. https://doi.org/10.26858/ijosc.v3i3.31096

Corey, G. (2013). Theory and practice of counseling and psychotherapy (9th ed.). Brooks/Cole.

Fajar, F. Y. P., & Pratiwi, T. I. (2024). Pengembangan media MONESKY untuk pemahaman siswa mengenai bullying di SMKN 1 Driyorejo. Jurnal Mahasiswa Bimbingan dan Konseling UNESA, 14(2), 120–131. https://doi.org/10.26740/jmbk.v14i2.18920

Fitriani, E., Fadhilah, I., Risnawaty, R., & Hasibuan, A. (2026). Sekolah ramah emosi: Pendampingan siswa dalam mengontrol emosi melalui bimbingan kelompok. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 9(1), 258–263. https://doi.org/10.29303/jppm.v9i1.10401

Glasser, W. (1998). Choice theory: A new psychology of personal freedom. HarperCollins Publishers.

Harefa, M., Munthe, M., Damanik, H. R., & Lase, F. (2024a). Menerapkan teori konseling realitas sebagai intervensi untuk mengurangi perilaku bullying. Journal on Education, 7(1), 2818–2830. https://doi.org/10.31004/joe.v7i1.6874

Harefa, M., Munthe, M., Damanik, H. R., & Lase, F. (2024b). Menerapkan teori konseling realitas sebagai intervensi untuk mengurangi perilaku bullying. Wibawa: Jurnal Manajemen Pendidikan, 4(2), 74–90. https://doi.org/10.57113/wib.v4i2.396

Komalasari, G., Wahyuni, E., & Karsih. (2016). Teori dan teknik konseling. PT Indeks.

Kurniati, A., & Supriyatna, A. (2022). Efektivitas konseling kelompok realitas teknik Want, Direction, Evaluation dan Plan (WDEP) untuk meningkatkan tanggung jawab menyelesaikan skripsi. Jurnal Basicedu, 6(2), 1938–1946. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i2.2254

Latipun. (2015). Psikologi konseling (Edisi ke-3). UMM Press.

Madira, J., Febiolantika, S. P. A., & Puriani, R. A. (2026). Implementasi layanan bimbingan dan konseling dalam mengatasi kenakalan remaja melalui konseling kelompok. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 5(1), 35–41. https://doi.org/10.30640/dewantara.v5i1.5880

Normawati, Saputra, W. N. E., & Hartanto, D. (2025). Konseling kreatif: Tehnik penyembuhan luka korban bullying di sekolah. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 825–832. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.5082

Oktaviani, V., Dianah, D., Subakhti, H., & Khalimy, A. (2024). Penegakan hukum korban bullying diberbagai tingkat sekolah di Indonesia. Bacarita Law Journal, 5(1), 88–96. https://doi.org/10.30598/bacarita.v5i1.13830

Olweus, D. (1993). Bullying at school: What we know and what we can do. Blackwell Publishing.

Peterson, C., & Seligman, M. E. P. (2004). Character strengths and virtues: A handbook and classification. Oxford University Press.

Pratama, E. A., Nuraeni, N., & Muzanni, A. (2026). Pengaruh konseling realita dengan teknik WDEP terhadap penurunan perilaku diskriminasi budaya di media sosial siswa. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 4(4), 180–189. https://doi.org/10.51878/secondary.v4i4.9798

Rahmah, L., Masitha, D., & Anhar, A. S. (2025). Analisis faktor-faktor dan strategi pencegahan bullying di MI Nurul Ilmi Kota Bima. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 649–660. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5642

Ramadani, Q. Z. A., & Muizzuddin, M. (2026). Kurikulum berbasis cinta dalam penguatan nilai humanis di madrasah. SECONDARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Menengah, 6(3), 992–1002. https://doi.org/10.51878/secondary.v6i3.10800

Rasdiany, A. N., & Karneli, Y. (2021). Konseling individual menggunakan teknik WDEP untuk meningkatkan keterampilan belajar siswa. Jurnal Aplikasi IPTEK Indonesia, 5(1), 36–43. https://doi.org/10.24036/4.15437

Rifki, A., Sastia, P., Salsabila, P., Nusyur, R., & Nelisma, Y. (2025). Menerapkan bimbingan konseling dalam mencegah bullying di sekolah. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 7383–7389. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1369

Sabrina, S., & Siregar, H. L. (2025). Penanaman karakter toleransi dalam pembelajaran PPKn untuk meminimalisir perilaku perundungan pada siswa kelas IX SMP Negeri 20 Medan tahun pelajaran 2024/2025. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(3), 1318–1328. https://doi.org/10.51878/social.v5i3.7218

Sumiati, S., Haifaturrahmah, H., & Rezkillah, I. I. (2025). Pentingnya pendidikan karakter untuk siswa sekolah dasar dalam menghadapi era globalisasi. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(4), 1424–1432. https://doi.org/10.51878/educational.v5i4.7974

Suyot, R., & Arip, M. A. S. M. (2025). Validity of the character development module based on cognitive behavioral therapy-healing. International Journal of Education, Psychology and Counseling, 10(59), 933–947. https://doi.org/10.35631/ijepc.1059067

Widhiyanti, Y. A., Nuryono, W., & Christiana, E. (2026). Penguatan self-efficacy karier siswa SMK melalui layanan bimbingan kelompok berbasis modeling simbolik dan kearifan lokal. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 6(1), 520–531. https://doi.org/10.51574/jrip.v6i1.4354

Wubbolding, R. E. (2011). Reality therapy. American Psychological Association.

Wulandari, L. P., & Suwarjo, S. (2023). Reality counseling to reduce anxiety in victims of sexual violence. In Advances in Social Science, Education and Humanities Research (pp. 3–8). Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-034-3_2

Yuza, S. F., & Jannah, M. (2026). Kajian meta-analisis: Indikator prioritas rapor pendidikan dalam Kurikulum Merdeka. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 548–563. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9216

Downloads

Published

2026-10-09

How to Cite

Wilujeng, W. ., Nursalim, M., & Setiawati, D. (2026). PENGEMBANGAN KONSELING REALITA BERBASIS NILAI KARAKTER STRENGTHS AND VIRTUES UNTUK MEREDUKSI PERILAKU BULLYING DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA. PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Psikologi, 6(4), 4167–4175. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.13849

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.