STUDI FENOMENOLOGI DAMPAK JANGKA PANJANG BULLYING TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DAN STRATEGI PEMULIHAN MAHASISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.13853Keywords:
bullying, kepercayaan diri, fenomenologi, bimbingan konselingAbstract
Bullying is a global issue that significantly impacts individual psychological development, particularly in the Indonesian educational context which still records thousands of cases annually. This study aims to explore the experience of bullying, its long-term impact on self-confidence, and the coping strategies used by students. Using a qualitative approach with a phenomenological method, data were collected through in-depth interviews with eight students who had a history of bullying in school. Data analysis was conducted using thematic analysis assisted by NVivo 15.0. The results showed three main findings. First, bullying is experienced as a multidimensional trauma involving verbal attacks, social isolation, and physical intimidation simultaneously, exacerbated by ethical violations of confidentiality by authority figures (BK teachers). Second, long-term impacts include decreased self-efficacy, social anxiety, and academic sabotage as a defense mechanism against toxic culture (crab mentality) in school environments. Third, recovery of self-confidence is achieved through a synergy of adaptive coping (internal regulation and behavioral preparation) and a supportive campus ecosystem, which ultimately leads to Post-Traumatic Growth (PTG), where trauma transforms into prosocial motivation to become counselors. This study underlines the importance of school-based environmental interventions and ethical integrity of counselors in preventing the long-term impacts of bullying.
ABSTRAK
Bullying merupakan isu global yang berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis individu, khususnya dalam konteks pendidikan di Indonesia yang masih mencatat ribuan kasus per tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman bullying, dampak jangka panjangnya terhadap kepercayaan diri, serta strategi koping yang digunakan oleh mahasiswa. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan mahasiswa yang memiliki riwayat perundungan di masa sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan thematic analysis berbantuan NVivo 15.0. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, bullying dialami sebagai trauma multidimensi yang melibatkan serangan verbal, isolasi sosial, dan intimidasi fisik secara simultan, yang diperparah oleh pelanggaran etika kerahasiaan oleh figur otoritas (guru BK). Kedua, dampak jangka panjang berupa penurunan efikasi diri, kecemasan sosial, dan sabotase akademik sebagai mekanisme pertahanan diri dari budaya toksik (crab mentality) di lingkungan sekolah. Ketiga, pemulihan kepercayaan diri dicapai melalui sinergi koping adaptif (regulasi internal dan persiapan behavioral) serta dukungan ekosistem kampus yang suportif, yang pada akhirnya bermuara pada Post-Traumatic Growth (PTG), di mana trauma bertransformasi menjadi motivasi prososial untuk menjadi konselor. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya intervensi berbasis lingkungan sekolah dan integritas etika konselor dalam mencegah dampak jangka panjang perundungan.
Downloads
References
Abdillah, F. (2024). Dampak bullying di sekolah dasar dan pencegahannya. EDUCARE: Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 2(1), 102–108. https://j-edu.org/index.php/edu/article/view/19
Adiningsih, P., Rakhmawati, D., & Maulia, D. (2024). Pengaruh bullying terhadap kepercayaan diri korban bullying kelas XI di SMA Lab School Universitas PGRI Semarang. DA’WA: Jurnal Bimbingan Penyuluhan & Konseling Islam, 4(1), 67–74. https://doi.org/10.36420/DAWA.V4I1.527
Agisyaputri, E., Nadhirah, N. A., & Saripah, I. (2023). Identifikasi fenomena perilaku bullying pada remaja. Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi, 19, 19–30. http://jurnal.umbarru.ac.id/index.php/jubikops/article/view/201
Ainah, N., Rusli, R., Muhammad, G., Husin, I., Arief, M. I., et al. (2024). Sosialisasi pentingnya menjaga kesehatan mental dan kesehatan jasmani bagi remaja di Banjarmasin. Al Khidma: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2). https://doi.org/10.35931/ak.v4i2.4011
Alamsyah, & Hakim, L. (2021). Pengaruh kepercayaan diri terhadap kecemasan pada mahasiswa akhir Universitas Teknologi Sumbawa. Diskursus Ilmu Psikologi & Pendidikan. https://doi.org/10.36761/jp.v4i2.1436
Amanda, N., Anisah, R. W., Savira, S. V., Setiawan, S., & Jamaludin, U. (2024). Studi literatur: Pendekatan fenomenologi dalam penelitian pendidikan. BADA’A: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 6(2), 747–762. https://doi.org/10.37216/BADAA.V6I2.1542
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. Worth Publishers.
Calicchio, S. (2023). Albert Bandura dan faktor efikasi diri: Sebuah perjalanan ke dalam psikologi potensi manusia melalui pemahaman dan pengembangan efikasi diri dan harga diri. Stefano Calicchio. https://books.google.co.id/books/about/Albert_Bandura_dan_faktor_efikasi_diri.html?id=6t7YEAAAQBAJ
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Febrianti, R., Syaputra, Y. D., & Oktara, T. W. (2024). Dinamika bullying di sekolah: Faktor dan dampak. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(1), 9–24. https://doi.org/10.30653/001.202481.336
Ghufron, M. N., & Suminta, R. R. (2010). Teori-teori psikologi. Ar-Ruzz Media.
Ginting, S. Y. (2023). Teori-teori psikologi sosial dalam konteks perilaku manusia. Literacy Notes, 1(1). https://liternote.com/index.php/ln/article/view/4
Gredler, G. R. (2003). Review of Bullying at school: What we know and what we can do, by D. Olweus. Psychology in the Schools, 40(6), 699–700. https://doi.org/10.1002/PITS.10114
Harmiasih, S., Kumari, R., & Watini, S. (2023). Dampak bullying terhadap sosial emosional anak. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(11), 8703–8708. https://doi.org/10.54371/JIIP.V6I11.3142
Isma, I., & Jamain, R. (2025). Pengaruh sikap empati dan bystander effect terhadap perilaku bullying siswa di SMA. Journal of Educational Research. https://jer.or.id/index.php/jer/article/view/2345
Jagad, P. P. (2023). Hubungan bullying dengan kepercayaan diri pada siswa kelas XI IPA SMAN 1 Wungu Kecamatan Wungu Kabupaten Madiun [Skripsi].
Kebu, M. C. (2023). Dampak bullying terhadap kepercayaan diri remaja [Skripsi, Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero]. http://repository.iftkledalero.ac.id/1658/
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2025). Statistik kasus perundungan Indonesia tahun 2025. Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer Publishing Company.
Lubis, J., Asmaryadi, A., & Harahap, E. (2025). Strategi coping stres pada remaja korban bullying di SMK Negeri 1 Kotanopan. RULING (Rumah Konseling): Jurnal Bimbingan dan Konseling. https://jurnal.rumahkonseling.id/index.php/ruling/article/view/1
Oktavianto, E., Melinda, D. W., & Timiyatun, E. (2023). Kejadian bullying dan kepercayaan diri pada remaja. Surya Medika, 18(1), 8–15. https://doi.org/10.32504/SM.V18I1.745
Permana, A. A., Rahman, F. S., & Ermasaroh, N. (2021). Hubungan tindakan bullying dengan tingkat kepercayaan diri seseorang. Journal of Practice Learning and Educational Development, 1(1), 6–10. https://doi.org/10.58737/JPLED.V1I1.2
Pramanik, G. F., Rohman, U., & Ismail, S. (2024). Analisis dampak bullying terhadap kepercayaan diri remaja. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 2226–2236. https://doi.org/10.33394/REALITA.V9I1.10215
Putro, H. Y. S., Setyowati, A. J., Muslihati, Hambali, I., Indreswari, H., Hotifah, Y., & Sari, N. P. (2026). When the jargon shifts the philosophy: A critical analysis of the evolution of curriculum and learning approaches in Indonesia. Veredas do Direito, 23(8), e233810. https://doi.org/10.18623/RVD.V23.3810
Rahmadian, A., & Mutaqin, A. K. (2023). Analisis pengaruh bullying terhadap kepercayaan diri mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Islam Bandung angkatan 2019. Bandung Conference Series: Statistics. https://doi.org/10.29313/bcss.v3i2.8204
Rahmah, K., & Purwoko, B. (2024). Dampak bullying verbal terhadap menurunnya rasa percaya diri. EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5, 745–750.
Rerung, A. E. (2023). Peran orang tua dalam menciptakan kepercayaan diri anak usia 18 tahun menggunakan teori psikososial Erik Erikson. Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 3. https://ejournal.iaknpky.ac.id/index.php/harati
Salsabella, F., & Albaar, R. (2026). Dampak bullying terhadap rasa percaya diri siswa dan normalisasi budaya mental crab: Studi kasus kualitatif di MTsN 1 Lamongan. Conseils: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 6(1). https://doi.org/10.55352/bki.v6i1.2292
Setiya Arinata, F., Kristi Mulyani, P., Wasono, A., Kurniawati, E., & Azhar Mubarak, M. (2024). Dampak bullying pada siswa sekolah dasar: Kajian literatur sistematis. Jurnal Bimbingan dan Konseling Ar-Rahman, 10(2), 356–366. https://doi.org/10.31602/JBKR.V10I2.17540
Siska, S., Hamka, H., & Gusnarib, G. (2024). Bullying di sekolah dan dampaknya bagi masa depan anak. Prosiding Kajian Islam dan Integrasi Ilmu di Era Society. https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/kiiies50/article/download/3290/1679
Smith, P. K. (2025). The growth of the school bullying program and the impact of Dan Olweus. Dalam School bullying and the legacy of Dan Olweus (pp. 53–95). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781394173556.CH5
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Sutopo, Ed.). Alfabeta.
Tedeschi, R. G., Finch, J. S., Taku, K., & Moore, B. A. (2025). Posttraumatic growth: Theory, research, and applications (2nd ed.). Taylor & Francis. https://doi.org/10.4324/9781003562641
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Fajar Riva’i, Hendro Yulius S. P., Noor Ainah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















