PENGARUH PERSEPSI KEMUDAHAN DAN LITERASI KEUANGAN TERHADAP PERILAKU IMPULSIVE BUYING PADA PAYLATER SHOPEE
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i4.16088Keywords:
persepsi kemudahan, literasi keuangan, perilaku impulsive buyingAbstract
This research is driven by the widespread adoption of digital payment systems among university students, which potentially encourages spontaneous shopping behavior. The objective of this study is to analyze the effect of perceived ease of use and financial literacy on impulsive buying behavior among Shopee PayLater users. A quantitative associative-causal approach was applied, involving 58 undergraduate students of STIE Pemuda Surabaya selected via simple random sampling. Primary data were gathered through Likert-scale questionnaires and structured interviews, and subsequently analyzed through multiple linear regression analysis using SPSS software. The empirical results demonstrate that perceived ease of use has a significant negative effect on impulsive buying behavior, whereas financial literacy exhibits no significant effect on impulsive buying behavior. Simultaneously, both independent variables significantly influence impulsive buying behavior with a coefficient of determination (R²) of 20.2%, while the remaining 79.8% is explained by other factors outside the research model.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh maraknya pemanfaatan sistem pembayaran digital di kalangan mahasiswa yang berpotensi memicu perilaku belanja spontan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh persepsi kemudahan dan literasi keuangan terhadap perilaku impulsive buying pada pengguna PayLater Shopee. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif asosiatif kausal dengan melibatkan 58 mahasiswa STIE Pemuda Surabaya sebagai sampel yang dipilih melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data primer dilakukan melalui instrumen kuesioner berskala Likert serta wawancara terstruktur, yang kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda pada perangkat lunak SPSS. Hasil pengujian menunjukkan bahwa persepsi kemudahan berpengaruh signifikan dan berarah negatif terhadap perilaku impulsive buying, sedangkan literasi keuangan tidak berpengaruh signifikan terhadap perilaku tersebut. Secara simultan, kedua variabel independen terbukti berpengaruh signifikan terhadap perilaku impulsive buying dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 20,2%, sementara 79,8% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain di luar model penelitian.
Downloads
References
Adhitya, W., Teviana, T., Sienny, S., Hidayat, A., & Khaira, I. (2024). Implementasi digital marketing menggunakan platform e-commerce dan media sosial terhadap masyarakat dalam melakukan pembelian. TIN: Terapan Informatika Nusantara, 5(1), 63–72. https://doi.org/10.47065/tin.v5i1.5293
Adianti, N. N., Nandang, N., & Pranata, R. M. (2026). Perilaku belanja mahasiswa dalam ekonomi digital: Peran sikap keuangan dan pembelian impulsif pada penggunaan Shopee paylater. Journal of Management and Digital Business, 6(2), 751–763. https://doi.org/10.53088/jmdb.v6i2.2942
Aldi, M., Ali, M. P. C., Apryanka, D., Rizki, R., & Panorama, M. (2025). Pengaruh self-control dan literasi ekonomi terhadap perilaku pembelian impulsif secara online bagi mahasiswa ekonomi syariah. EKONOMIKA45: Jurnal Ilmiah Manajemen Ekonomi Bisnis Kewirausahaan, 13(1), 1017–1029. https://doi.org/10.30640/ekonomika45.v13i1.5583
Amir. (2023). Perilaku konsumen dalam era e-commerce. CV. Intelektual Manifes Media.
Anggraheni, D. R. (2025). Oniomania dan literasi keuangan milenial: Kajian sistematis atas perilaku konsumsi digital. Jurnal Ilmiah Manajemen dan Kewirausahaan, 4(3), 76–88. https://doi.org/10.55606/jimak.v4i3.4741
Azzahra, Y., Widyastuti, L., & Rustyawati, R. (2025). Analisis persepsi kemudahan penggunaan Shopee PayLater dan pengaruhnya pada perilaku pembelian impulsif. Jurnal Manajemen dan Bisnis Digital, 5(3), 176–189. https://doi.org/10.35870/jmbd.v5i3.176
Basiha, I. W., Hafid, R., Polamolo, C., Dama, H., & Mahmud, M. (2026). Pengaruh digital marketing dan literasi keuangan terhadap perilaku belanja impulsif mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(4), 3225–3236. https://doi.org/10.51878/social.v6i4.15885
Bu, D., Hanspal, T., Liao, Y., & Liu, Y. (2021). Cultivating self-control in FinTech: Evidence from a field experiment on online consumer borrowing. Journal of Financial and Quantitative Analysis, 57(6), 2208–2250. https://doi.org/10.1017/s0022109021000314
Chan, G., Akhmad, I., & Hinggo, H. (2022). Pengaruh promosi dan harga terhadap impulse buying pada pengguna e-commerce Shopee di Pekanbaru. Economics, Accounting and Business Journal, 2(1), 151–159. https://doi.org/10.31258/eabj.v2i1.151
Kotler, P., & Keller, K. L. (2021). Marketing management (Global ed.). Pearson Education.
Kusumastuti, S., Nurhayati, Faisal, A., Rahayu, D., & Hartini. (2024). Metode penelitian kuantitatif: Panduan lengkap penulisan untuk karya ilmiah terbaik. CV. Media Sains Indonesia.
Marhumi. (2024). Pengaruh e-commerce terhadap perilaku impulsive buying pada generasi Z di Kota Purwakarta. Journal of Economic, 7(2), 7234–7246. https://doi.org/10.37034/joe.v7i2.7234
Miranda, A., & Nuryana, I. (2026). Dampak kesenjangan literasi keuangan dan locus of control terhadap perilaku konsumtif pengguna paylater. Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 14(1), 58–71. https://doi.org/10.26740/jupe.v14n1.p58-71
Pettalongi. (2025). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan campuran (teori dan praktik). Penerbit Alfabeta.
Purno, M., & Azizurrohman, M. (2026). Behavioral drivers of buy now pay later over-indebtedness in Indonesia. Share: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Islam, 15(1), 308–330. https://doi.org/10.22373/share.0057
Putra, A. A. J., Forijati, & Subagyo. (2025). The influence of financial literacy, hedonism lifestyle, paylater, impulse buying through risk perception. Multidisciplinary Science Journal, 8(5), Artikel 2026325. https://doi.org/10.31893/multiscience.2026325
Putri, A. R., & Suratno. (2025). Peran literasi keuangan dan fitur Shopee PayLater dalam membentuk pola konsumsi mahasiswa Pendidikan Ekonomi angkatan 2021 Universitas Negeri Semarang. Jurnal Akuntansi, Ekonomi dan Manajemen Bisnis, 5(2), 17–29. https://doi.org/10.55606/jaemb.v5i2.6339
Rahayu, M. R. W., & Sukrispiyanto. (2026). Pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Gen Z di Kota Malang. Akademika, 24(1), 9–18. https://doi.org/10.51881/jak.v24i1.178
Rahman, A., Elliyana, E., V., & Goenadhi, L. (2025). The role of debt management literacy in controlling financial impulsivity among PayLater users in young generation. Journal of Cultural Analysis and Social Change, 10(4), 3500–3506. https://doi.org/10.64753/jcasc.v10i4.3581
Rahmawati, I., & Setyowibowo, F. (2025). Pengaruh stimulus terhadap pembelian impulsif melalui reaksi kognitif dan afektif: Kerangka kerja Stimulus-Organism-Response (SOR). Jurnal Pendidikan Ekonomi (JUPE), 13(3), 248–258. https://doi.org/10.26740/jupe.v13n3.p248-258
Ramadany, F. A., & Ardita, P. (2022). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan dan persepsi manfaat penggunaan Shopee PayLater terhadap perilaku pembelian impulsif pada generasi milenial dan generasi Z di Indonesia. Jurnal Kewirausahaan dan Inovasi, 6(1), 606–614. https://doi.org/10.21776/jki.v6i1.606
Rizky, M., Munawarah, M., Launa, N., & Farid, E. S. (2025). The influence of impulsive buying and fear of missing out on financial behaviour: The role of financial literacy as a moderator. Dinasti International Journal of Economics, Finance & Accounting, 6(4), 3063–3071. https://doi.org/10.38035/dijefa.v6i4.4981
Sari, F. R., & Sanistasya, P. A. (2025). Pengaruh flash sale, FOMO dan digital financial literacy terhadap impulsive buying. Ekonomi, Keuangan, Investasi dan Syariah (EKUITAS), 6(4), 652–662. https://doi.org/10.47065/ekuitas.v6i4.7363
Tahir, M. S., Ahmed, A. D., & Richards, D. W. (2021). Financial literacy and financial well-being of Australian consumers: A moderated mediation model of impulsivity and financial capability. International Journal of Bank Marketing, 39(7), 1377–1394. https://doi.org/10.1108/ijbm-09-2020-0490
Tyah, D. P. T., & Ghofur, M. A. (2025). Peran harga diskon dan motivasi belanja hedonis dalam memediasi pengaruh literasi keuangan terhadap perilaku pembelian impulsif pada pengguna Shopee mahasiswa Pendidikan Ekonomi Unesa. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), 6933–6944. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i2.1782
Wahyuningrum, M. Y. A. (2025). Dampak kemudahan, impulsive buying dan risiko terhadap keputusan pembelian dalam penggunaan Shopee PayLater. INVESTASI: Inovasi Jurnal Ekonomi dan Akuntansi, 3(4), 273–285. https://doi.org/10.59696/investasi.v3i4.203
Wijaya, A., Hanik, U., Wulandari, W., Nabila, N., & Kustina, L. (2024). Pengaruh persepsi kemudahan penggunaan, kepercayaan, risiko dan keamanan terhadap impulse buying pengguna SPayLater di Kabupaten Bekasi. GLOBAL: Jurnal Lentera BITEP, 2(1), 28–41. https://doi.org/10.59422/global.v2i01.185
Yusuf, N. Y., & Asri, W. N. (2026). Konvergensi mental accounting dan self-control terhadap perilaku debt-paradox mahasiswa akuntansi. RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 14057–14063. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.5496
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















