STRATEGI MENGGERAKAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGEMBANGKAN DESA WISATA PULESARI

Authors

  • Bonivasius Tatebburuk Magister Ilmu Pemerintahan, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta
  • Sugiyanto Sugiyanto Magister Ilmu Pemerintahan, Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa “APMD” Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.51878/social.v6i4.15788

Keywords:

Strategi, Sumber Daya Manusia, Pemberdayaan Masyarakat, Desa Wisata, Pulesari

Abstract

The sustainability of a tourism village is fundamentally determined by the capacity of social capital and the capability of local human resources to manage rural attractions. This study aims to analyze the strategies for mobilizing human resources in Pulesari Hamlet to develop Pulesari Tourism Village, Sleman Regency. A descriptive qualitative approach was employed in this research. Primary data were gathered through participant observation and in-depth interviews with five key committee members, complemented by institutional documentary reviews. Data were analyzed interactively through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. The results reveal that human resource mobilization strategies are implemented through a blend of participatory leadership, deliberate consensus, functional task rotation, multi-stakeholder partnerships, and local homestay asset utilization. Nevertheless, the management continues to encounter challenges concerning an aging leadership demographic, limited digital literacy, and private residential land tenure constraints. Consequently, revitalizing organizational regeneration and providing consistent thematic workshops serve as vital strategic measures to reinforce the competitiveness of this community-based tourism village.

ABSTRAK

Keberlanjutan desa wisata sangat ditentukan oleh kapasitas modal sosial serta keandalan sumber daya manusia lokal dalam mengelola daya tarik perdesaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi menggerakkan sumber daya manusia di Padukuhan Pulesari dalam mengembangkan Desa Wisata Pulesari, Kabupaten Sleman. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data primer dilakukan melalui observasi partisipatif serta wawancara mendalam dengan lima pengurus kunci, yang didukung penelusuran dokumen kelembagaan desa wisata. Analisis data berlangsung secara interaktif melalui reduksi dan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi menggerakkan sumber daya manusia dijalankan melalui perpaduan kepemimpinan partisipatif, musyawarah mufakat, rotasi tugas fungsional, kemitraan lintas pemangku kepentingan, serta pendayagunaan aset hunian warga (homestay). Namun demikian, pengelola masih menghadapi kendala penuaan usia pengurus, keterbatasan penguasaan literasi digital, serta keterikatan status kepemilikan lahan milik warga. Oleh karena itu, penguatan regenerasi kepengurusan dan fasilitasi lokakarya tematik secara berkelanjutan menjadi langkah krusial dalam memperkokoh daya saing desa wisata berbasis komunitas ini.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amaludin, A., & Aris, M. R. (2025). Manajemen pemberdayaan masyarakat berkelanjutan melalui pendekatan holistik dan integratif. SHILAP: Revista de Lepidopterología, 53(210), 125–138. https://doi.org/10.57065/shilap.2105

Andina, F. N., & Larasati, N. (2022). Pengaruh pelatihan SDM terhadap kebertahanan masyarakat Desa Wisata Pulesari pada masa pandemi COVID-19. Masyarakat Pariwisata: Journal of Community Services in Tourism, 3(1), 26–35. https://doi.org/10.34013/mp.v3i1.605

Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225

Dewi, I. A. K., & Sugiyanto. (2025). Keteladanan kepemimpinan dalam pencapaian tujuan organisasi PT. Garuda Indonesia (Persero) Tbk Branch Office Yogyakarta. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 4(1), 56–66. https://doi.org/10.47431/jkp.v4i1.613

Diana, D. R. M., & Jannah, R. (2020). Revitalisasi modal sosial dalam pengelolaan wisata Raung Tubing Adventure Desa Sumberbulus Kecamatan Ledokombo Kabupaten Jember. Jurnal ENTITAS SOSIOLOGI, 9(1), Article 46. https://doi.org/10.19184/jes.v9i1.20789

Ginting, S. A. B., Tarigan, E. F. B., Sari, D. I., Maulida, D. L., & Candra, A. (2026). Penyuluhan pemanfaatan media digital untuk meningkatkan kemampuan promosi eduwisata dan usaha kelompok tani Yurga Farm. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1390–1400. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.14562

Handayani, B. D., Saputro, M. E., Mudrikah, S., Anita, N., & Susilowati, N. (2026). Sustainability-based VOE governance model in pursuit of resilient village development from the economic and environmental perspectives. Challenges in Sustainability, 14(3), 499–518. https://doi.org/10.56578/cis140305

Irmawati, I., Irmayanti, I., Saharuna, S., & Tahir, R. P. (2026). Peningkatan kapasitas administrasi POKDAKAN menuju kemandirian akses program bantuan pemerintah di Kelurahan Talippuki, Mamasa. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 1228–1236. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.13056

Irnawati, I., Rispawati, R., Alqadri, B., & Atsar, A. (2025). Implementasi Peraturan Daerah Kota Bima Nomor 1 Tahun 2022 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(1), 266–274. https://doi.org/10.51878/social.v5i1.5149

Khasanah, S. N. (2024). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari Wonokerto Turi Sleman Yogyakarta. Journal of Society and Continuing Education, 5(1), 45–58. https://doi.org/10.21831/jsce.v5i1.2084

Khoiri, I. N., Murti, E., & Wiyaka, A. (2026). Model collaborative governance dalam pelaksanaan program Desa Tangguh Bencana. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 2363–2377. https://doi.org/10.51878/community.v6i2.13185

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Nuryanti, W. (1993, Oktober). Concept, perspective and challenges [Presentasi makalah]. International Conference on Cultural Tourism, Yogyakarta, Indonesia.

Pramana, R. L., & Sugiyanto. (2024). Tantangan pemerintah Indonesia dalam menghadapi gig economy. JEBI: Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 2(6), 857–874. https://doi.org/10.31004/jebi.v2i6.1892

Sari, I. S., & Kustulasari, A. (2020). Analisis network learning dalam pariwisata berkelanjutan: Studi kasus Desa Wisata Pulesari. Jurnal Nasional Pariwisata, 12(2), 89–105. https://doi.org/10.22146/jnp.60400

Siregar, R. R. S., Hamidah, S., & Widayanto, B. (2022). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari di Dusun Pulesari Desa Wonokerto Kecamatan Turi Kabupaten Sleman. Journal of Agricultural Social and Business, 1(2), 212–217. https://doi.org/10.31315/asb.v1i2.7911

Sugiyanto. (2022). Dampak triangulasi hasil terhadap keberlanjutan organisasi dalam penelitian kualitatif studi kasus di LKS Hamba DIY. Media Bina Ilmiah, 16(8), 7219–7232. https://doi.org/10.33758/mbi.v16i8.1643

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Supardi, S., Novialumi, A., Dwita, F., Agustine, L., & Andri, A. (2025). Pengembangan kepemimpinan untuk membangun keberlanjutan ekonomi lokal melalui wisata berbasis komunitas. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 16(3), 625–631. https://doi.org/10.26877/e-dimas.v16i3.21022

Suwarjo, W. (2021). Analisis SWOT dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari Kecamatan Turi Kabupaten Sleman. POPULIKA, 8(2), 88–100. https://doi.org/10.37631/populika.v8i2.345

Syaifulloh, M. (2017). Strategi pengembangan Desa Wisata Pulesari sebagai daya tarik wisata di Sleman, Yogyakarta. Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah, 11(1), 65–76. https://doi.org/10.47256/kepariwisataan.v11i01.115

Tiurmida, N., Triono, T. A., Sulistiana, U., & Sugiyanto. (2022). Strategies to educate traditional market traders based on information technology in Beringharjo Market, Yogyakarta City. JBTI: Jurnal Bisnis: Teori dan Implementasi, 13(2), 150–163. https://doi.org/10.18196/jbti.v13i2.16289

Tosun, C. (2000). Limits to community participation in the tourism development process in developing countries. Tourism Management, 21(6), 613–633. https://doi.org/10.1016/S0261-5177(00)00009-1

Wicaksono, B., & Hwihanus, H. (2026). Digitalisasi koperasi pedesaan sebagai pendorong ekonomi inklusif: Analisis kesenjangan implementasi kebijakan digital antara wilayah perkotaan dan pedesaan. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(2), 1267–1275. https://doi.org/10.51878/social.v6i2.11748

Widayati, T. (2025). Peran modal sosial, kapabilitas manajerial, dan pendidikan kewirausahaan dalam mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di Indonesia. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 5(1), 4186–4198. https://doi.org/10.54373/ifijeb.v5i1.2668

Downloads

Published

2026-10-08

How to Cite

Tatebburuk, B., & Sugiyanto, S. (2026). STRATEGI MENGGERAKAN SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGEMBANGKAN DESA WISATA PULESARI. SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(4), 3168–3175. https://doi.org/10.51878/social.v6i4.15788

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.