ANALISIS BENTUK ABREVIASI DAN KOMPOSISI PADA MEDIA SOSIAL MAHASISWA INSTITUT KEGURUAN DAN TEKNOLOGI LARANTUKA

Authors

  • Karolinda Letek Karhi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Pilipus Wai Lawet Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Yoakim Yolanda Mario Leu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15317

Keywords:

Abreviasi, Komposisi, Media Sosial

Abstract

The dynamics of digital communication in the modern era have driven the emergence of distinctive word shortenings and compounds on social media platforms. This study aims to describe the use of Indonesian abbreviations and compounds on WhatsApp and Facebook among students of the Institute of Teacher Training and Technology of Larantuka (IKTL). The study employed a qualitative descriptive method with data sources consisting of students’ written communications containing abbreviation and compounding forms. The use of abbreviations and compounds reflects the adaptation of the Indonesian language to technological developments and the demands of fast, practical, and communicative digital interactions. Data were collected through observation, interviews, and documentation techniques, and analyzed using the interactive analysis model of Miles and Huberman, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings reveal that: (1) abbreviation forms identified consist of shortenings, acronyms, and clipping forms used to simplify writing and enhance communication efficiency in digital interactions; and (2) compounding forms found consist of endocentric and exocentric compounds used to create new terms in social media communication.

ABSTRAK

Dinamika komunikasi digital di era modern telah mendorong munculnya berbagai pemendekan dan penggabungan kata yang khas pada platform media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk penggunaan abreviasi dan komposisi Bahasa Indonesia pada media sosial WhatsApp dan Facebook mahasiswa Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka (IKTL). Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa komunikasi tertulis mahasiswa yang mengandung bentuk abreviasi dan komposisi. Penggunaan abreviasi dan komposisi menunjukkan adanya adaptasi Bahasa Indonesia terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan komunikasi digital yang cepat, praktis, dan komunikatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) bentuk abreviasi yang ditemukan terdiri atas singkatan, akronim, dan kliping yang digunakan untuk mempersingkat penulisan serta meningkatkan efisiensi komunikasi digital; dan (2) bentuk komposisi yang ditemukan terdiri atas komposisi endosentris dan eksosentris yang digunakan untuk membentuk istilah-istilah baru dalam komunikasi media sosial.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

András, I., & Balázs, G. (2025). Representation, virtuality, and cognition: Rethinking language in the digital attention economy. Magyar Nyelv?r, 149(5), 637–648. https://doi.org/10.38143/nyr.2025.5.637

Budiman, P. M. (2025). Morfologi Bahasa Indonesia. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 3(1), 133–139. https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1375

Damayanti, F., Wahyuni, A. R., Nensilianti, & Amir, J. (2025). Kajian morfologis kopus digital terhadap medsos di aplikasi Youtube pada channel Arifah Rianti. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(4), 5367–5372. https://doi.org/10.53769/deiktis.v5i4.2579

Ekalestari, S., Barus, E., Hasibuan, A., & Ananda, T. (2022). Penggunaan abreviasi dan akronim dalam berkomunikasi oleh pengguna media sosial. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 5(1), 135–141. https://doi.org/10.34007/jehss.v5i1.1146

Elena, G. C., & Lopatina, V. (2023). Occasionalisms in social networks during the pandemic. Journal of Language and Education, 9(4), 46–60. https://doi.org/10.17323/jle.2023.15946

Hasjim, M., Arimi, S., Kushartanti, B., Arafah, B., & Taqdir. (2026). Language transformation in social media and its impact on the linguistic identity of Indonesian youth. Journal of Language Teaching and Research, 17(1), 296–305. https://doi.org/10.17507/jltr.1701.30

Imam, M. H., Basher, J., & Sieras, S. (2026). Beyond hashtags: A morphosyntactic inquiry into English neologisms across social media platforms. International Journal of Linguistics Studies, 6(1), 16–32. https://doi.org/10.32996/ijls.2026.6.1.2

Kridalaksana, H. (2018). Pembentukan kata dalam Bahasa Indonesia. PT Gramedia Pustaka Utama.

Maleha, A. (2024). Analisis abreviasi dalam iklan di media sosial serta dampaknya pada pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP kelas VIII. GERAM: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 12(1), 118–129. https://doi.org/10.25299/geram.2024.vol12(1).15412

Masniati, A., Alwiyah, T., Margana, M., Rumbia, A., Henaulu, A., & Badri, A. R. (2026). Code-switching and mixed morphology in multilingual social media a thematic NVivo analysis. Inspiring: English Education Journal, 9(1), 170–187. https://doi.org/10.35905/inspiring.v9i1.16500

Ningsih, D. W., Zefanya, E. G., Rahmah, P., Ramadhani, R., & Anhar, A. (2025). Strategi komunikasi digital generasi Z: Analisis pragmatik kreativitas bahasa dalam komentar Tiktok. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(6), 9942–9949. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i6.4331

Olarewaju, E. O. (2025). Netspeak and morphological features in online communication: A sociolinguistic analysis. Sokoto Journal of Linguistics and Communication Studies, 1(1), 1–15. https://doi.org/10.36349/sojolics.2025.v01i01.025

Pasaribu, F., Simbolon, P., & Ranieri, M. (2024). Pengaruh media sosial terhadap pemahaman dan penggunaan Bahasa Indonesia di kalangan remaja. Jurnal Sastra Indonesia (SASINDO), 13(2), 88–97. https://doi.org/10.24114/sasindo.v13i2.45120

Rahman, M., Pande, R., & Leu, Y. Y. M. (2023). Kesalahan morfologi dalam karangan narasi siswa SMA kelas XI Muhammadiyah Lamahala Adonara Timur Kabupaten Flores Timur. Jurnal Social Science Academic, 1(2), 125–130. https://doi.org/10.37680/ssa.v1i1.3467

Ramlan, M. (1985). Morfologi: Suatu tinjauan deskriptif. Karyono.

Rohmadi, M. (2021). Morfologi Bahasa Indonesia: Teori dan analisis. Yuma Pustaka.

Saleh, S. (2023). Mengenal penelitian kualitatif: Panduan bagi pemula. Penerbit AGMA.

Shahlee, S., & Ahmad, S. (2020). Morphological processes of neologisms in social media among the public figures. International Journal of Innovative Technology and Exploring Engineering, 9(3), 2526–2531. https://doi.org/10.35940/ijitee.b7275.019320

Sufi, M. I. F., & Deliana. (2026). Blending as a word-formation process in Sundanese TikTok content: A qualitative morphological study. E-Journal of Linguistics, 20(1), 176–185. https://doi.org/10.24843/e-jl.2026.v20.i01.p14

Sulistiyarini, S., & Masrukhi, M. (2024). Revitalisasi Bahasa Indonesia melalui neologisme dalam penulisan artikel jurnal bidang IPTEK. HUMANIS: Jurnal Ilmu Seni dan Humaniora, 28(2), 223–233. https://doi.org/10.24843/jh.2024.v28.i02.p08

Sutarma, G. P., Adnyana, I. B. A., & Sadiyani, N. W. (2025). Abreviasi dalam penggunaan Bahasa Indonesia di media sosial "WhatsApp": Kajian morfologi. Prosiding Seminar Nasional Linguistik dan Sastra, 3(1), 211–221. https://ebournal.unmas.ac.id/index.php/semnasling/article/view/3120

Tarigan, S. M. B., Simajuntak, D. S. R., Sitanggang, K. U., & Siregar, W. A. (2025). Pembentukan kata pada konten kuliner. Kopula: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pendidikan, 7(1), 302–313. https://doi.org/10.29303/kopula.v7i1.6320

Uniqbu. (2022). Word formations in social media communication of the students of English department. OSF Preprints. https://doi.org/10.31219/osf.io/ds8rk

Verlin, S., Darwis, M., & Hasjim, M. (2018). Abreviasi dalam media sosial Instagram. Jurnal Ilmu Budaya, 6(2), 277–285. https://journal.unhas.ac.id/index.php/jib/article/view/4210

Winingsi, M., Ta’a, E. P. N., Nastiar, A., Afriyani, M. R., & Namang, K. W. (2026). Analisis pembentukan kosakata gaul baru di kalangan remaja pengguna internet. Jurnal Arjuna: Publikasi Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Matematika, 4(1), 26–38. https://doi.org/10.61132/arjuna.v4i1.2703

Yanti, C. H., & Barokah, F. M. (2025). Word formation process of new words on popular social media platforms. Jurnal Ilmiah Bina Bahasa, 18(1), 50–63. https://doi.org/10.33557/yemtfg62

Downloads

Published

2026-09-08

How to Cite

Karhi, K. L., Lawet, P. W., & Leu, Y. Y. M. (2026). ANALISIS BENTUK ABREVIASI DAN KOMPOSISI PADA MEDIA SOSIAL MAHASISWA INSTITUT KEGURUAN DAN TEKNOLOGI LARANTUKA . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(4), 3641–3648. https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.15317

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.