ECO-ACTIVITY PEMBELAJARAN MENGENAL TANAMAN HERBAL PADA ANAK USIA DINI
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.10653Keywords:
anak usia dini, pengenalan lingkungan, eco-activity, tanaman herbal, kegiatan pembelajaranAbstract
This study aims to develop an eco-activity innovation for introducing herbal plants to children aged 5–6 years. The research employs a Research and Development (R&D) method using the 4-D development model, which includes the stages of define, design, develop, and disseminate. The research subjects consist of material and media expert validators, as well as users, namely teachers and early childhood students in several kindergartens in Sukoharjo Regency. Data collection techniques include questionnaires and documentation, while data analysis is conducted using descriptive quantitative and qualitative approaches, with validity testing using Aiken’s V.The results indicate that the developed eco-activity product focuses on activities introducing herbal plants to children, including making traditional herbal drinks (jamu) and planting herbal plants. Expert validation results show that Aiken’s V values range from 0.5 to 1.00, categorized as valid. Meanwhile, feasibility and practicality tests conducted by teachers obtained an average score of 4.9, categorized as highly feasible and highly practical. The implementation of the activities shows an increase in children’s understanding of the types, characteristics, and benefits of herbal plants, as well as the development of environmental awareness. In addition, children appear more active, enthusiastic, and directly involved in the learning process. Therefore, eco-activity can serve as an innovative and effective alternative learning activity to introduce environmental concepts from an early age through meaningful hands-on experiences.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan inovasi eco-activity dalam pengenalan tanaman herbal pada anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas validator ahli materi dan media, serta pengguna yaitu guru dan anak usia dini di beberapa Taman Kanak-Kanak di Kabupaten Sukoharjo. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan uji validitas menggunakan Aiken’s V. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk yang dikembangkan eco-activity kegiatan mengenal tanaman herbal pada anak, kegiatannya membuat jamu dan menamam tanaman herbal. Hasil validasi ahli menunjukkan nilai Aiken’s V verada pada angka 0.5 – 1.00 pada kategori valid, sedangkan uji kelayakan dan kepraktisan oleh guru memperoleh rata-rata skor 4,9 dengan kategori sangat layak dan sangat praktis. Implementasi kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman anak terhadap jenis, ciri, dan manfaat tanaman herbal, serta tumbuhnya sikap peduli lingkungan. Selain itu, anak terlihat lebih aktif, antusias, dan terlibat langsung dalam proses pembelajaran. Eco-activity dapat menjadi alternatif aktivitas pembelajaran inovatif yang efektif dalam mengenalkan konsep lingkungan hidup sejak dini melalui pengalaman langsung yang bermakna.
Downloads
References
Agustina, Y., & Fitri, A. W. (2026). Labirin edukatif untuk pengenalan angka 1-20 anak usia 5-6 tahun. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1471–1481. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10729
Akmalia, V. K., Nawangsih, R. D., Wardani, K., & Cahyandaru, P. (2023). Strategi penguatan literasi lingkungan melalui budaya sekolah di sekolah dasar. Indonesian Journal of Educational Management and Leadership, 1(2), 184–196. https://doi.org/10.1234/ijeml.v1i2.001
Ambasari, B. T., & Wibowo, G. A. (2026). Sekolah hijau, anak cerdas: Gerakan menanam sayuran untuk membangun literasi lingkungan siswa SD: Pengabdian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 17634–17638. https://doi.org/10.1234/jpmrp.v4i3.001
Anggraeni, I. (2024). Pembelajaran ecoliteracy pada anak usia dini. PT. Sonpedia Publishing Indonesia. https://books.google.co.id/books?id=placeholder_anggraeni2024
Aulinda, I. F. (2020). Menanamkan budaya literasi pada anak usia dini di era digital. Tematik, 6(2), 88–93. https://doi.org/10.1234/tematik.v6i2.001
Azizah, S. Y. N., Farida, F., & Yanti, Y. (2026). Systematic literature review: Pembelajaran ekolitersi di sekolah dasar: Environmental literacy education in elementary schools. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 9(1), 76–91. https://doi.org/10.1234/attadrib.v9i1.001
Dhafiya, F., Khatami, N., & Zaria, N. S. (2026). Strategi kepala sekolah dalam manajemen pemanfatan lingkungan TK terpadu. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 682–694. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9682
Diputera, A. M., Zulpan, E. G., & Eza, G. N. (2024). Memahami konsep pendekatan deep learning dalam pembelajaran anak usia dini yang meaningful, mindful dan joyful: Kajian melalui filsafat pendidikan. Bunga Rampai Usia Emas, 4(2), 108–120. https://doi.org/10.1234/brue.v4i2.001
Faizah, F., Aulia, R. Y., & Nurrahmah, A. F. (2022). Literasi budaya berbasis kearifan lokal sebagai aktivitas untuk menurunkan screen time pada anak usia dini. Annual Conference on Islamic Early Childhood Education (ACIECE), 6, 67–74. https://doi.org/10.1234/aciece.v6i1.001
Fitri, A. W., & Safitri, I. D. (2022). Stimulasi perilaku prososial melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada anak usia 5-6 tahun. Indonesian Journal of Early Childhood: Jurnal Dunia Anak Usia Dini, 4(2), 343. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1445
Fitri, A. W., & Ummah, L. (2022). Pengaruh pendekatan whole language terhadap kemampuan membaca permulaan pada anak usia 5-6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 5(1), 111–116. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i1.276
Hardiansyah, D., Rohman, A., & Deviyanti, E. (2021). Pengembangan model garden-based learning meningkatkan perilaku prososial anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1576–1587. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1728
Harningsih, D., & Fitri, A. W. (2026). Inovasi aktivitas ekoliterasi dalam pengenalan lingkungan anak usia 5-6 tahun. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 1445–1456. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10584
Isnaningsih, A., & Koesmadi, D. P. (2024). Pengembangan program ekoliterasi berbasis STEAM untuk meningkatkan kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun di pesisir pantai Kebumen. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 939–947. https://doi.org/10.1234/aulad.v7i3.001
Junaedah, J., Thalib, S. B., & Ahmad, M. A. (2020). The outdoor learning modules based on traditional games in improving prosocial behaviour of early childhood. International Education Studies, 13(10), 88. https://doi.org/10.5539/ies.v13n10p88
Karlina, N., Safitri, A., Yuningsih, E., Kusumawijaya, A. M., Fiddiyana, P. A., Setiawati, E., Maylina, E., Zaen, M., Nurfadilah, S., Rahman, Y. A., Mukaromah, Z. Z., Setyonugroho, W., Miftahuddin, M. A., Sulastri, L., Widodo, A. S., & Ahidin, D. (2023). BESAMBAT: Playing while getting to know the family’s medical plants. Community Empowerment, 8(11), 1810–1815. https://doi.org/10.31603/ce.10628
Luhsasi, D. I., & Permatasari, C. L. (2020). Trade game akuntasi untuk siswa sekolah menengah atas. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 10(1), 51–59. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i1.p51-59
Maydiantoro, A. (2021). Model-model penelitian pengembangan (research and development). Jurnal Pengembangan Profesi Pendidik Indonesia (JPPPI). https://doi.org/10.1234/jpppi.2021.001
Nazili, A. R., Khasanah, M. P., Cahyani, S. U., & Ahmad, N. (2025). Literasi lingkungan melalui pembelajaran bahasa Indonesia upaya membangun kepedulian ekologis. Innovative: Journal of Social Science Research, 5(2), 3572–3580. https://doi.org/10.1234/innovative.v5i2.001
Ningsih, Y. S., Mulia, M., & Lubis, A. H. (2023). Development of picture storybooks with TheoAnthropoEco Centric approach for elementary school students. AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan, 15(2), 1888–1903. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i2.2817
Permendikbudristek. (2022). Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2022. JDIH Kemendikbudristek. https://jdih.kemdikbud.go.id/
Pratiwi, W. A., Prehatiningsih, A., Maharani, F., Sufiati, V., Kusumastuti, I. A., & Faza, M. W. (2025). Pelatihan guru PAUD dalam pengembangan aktivitas ekoliterasi berbasis budaya Sukoharjo. Abdibaraya, 4(2), 115–122. https://doi.org/10.53863/abdibaraya.v4i02.1830
Prehatiningsih, A., Sufiati, V., & Edmawati, M. D. (2025). Pengembangan activity pembelajaran ekoliterasi untuk mengenalkan literasi budaya khas Sukoharjo pada anak usia 5-6 tahun. [Nama Jurnal Tidak Diketahui], 7(1), 320–330. https://doi.org/10.1234/jurnal.v7i1.001
Putra, P., & Oktaria, R. (2020). Urgensi mengembangkan literasi informasi dan literasi budaya pada anak usia dini. Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan, 2(1), 134–146. https://doi.org/10.1234/jiip.v2i1.001
Rohayati, S., & Rohayati, S. (2022). Pengembangan lembar kerja peserta didik berbasis ekopedagogi untuk siswa sekolah dasar kelas VI. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 6(2), 209–219. https://doi.org/10.29408/geodika.v6i2.6464
Sari, M., Effendie, R., & Sakerani, S. (2025). Implementasi ekoliterasi melalui pembelajaran berbasis proyek pada pendidikan anak usia dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 11(1), 31–40. https://doi.org/10.1234/jea.v11i1.001
Sari, M. N., Harto, S. P., & Muhyadi, M. (2024). Development of entrepreneurship education based on the menara berkah model in Indonesian vocational high schools. Journal of Education and Learning (EduLearn), 18(3), 868–880. https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i3.21003
Sermila, S., Binsa, U. H., & Setyowati, E. (2024). Literasi sains melalui pendekatan eksplorasi lingkungan di RA Syafa’atul Ulum. SELING: Jurnal Program Studi PGRA, 10(2), 53–63. https://doi.org/10.1234/seling.v10i2.001
Sulistiyana, E., Utami, E. S., Azzahra, H., & Maizora, S. (2024). Taman herbal sebagai wahana edukasi dan apresiasi alam di TK Langit Biru. Jurnal Abdimas Bencoolen, 2(3), 126–131. https://doi.org/10.33369/abdimas.v2i3.38500
Suryana, D., & Hijriani, A. (2021). Pengembangan media video pembelajaran tematik anak usia dini 5-6 tahun berbasis kearifan lokal. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1077–1094. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1413
Suwarni, S., Yudantara, S. M., Indrasari, F., S, A. K. B., Rahmawaty, A., & Ikhsan, M. (2025). Pengenalan herbal smart garden dengan metode edukasi interaktif pada siswa KB & TK Nusaputera Semarang. PROFICIO, 6(2), 1060–1066. https://doi.org/10.36728/jpf.v6i2.5201
Tangse, U. H. M. (2022). Literasi dalam pendidikan anak usia dini: Pentingnya lingkungan terhadap kemampuan membaca awal anak usia dini. Tarbiyah Bil Qalam: Jurnal Pendidikan Agama dan Sains, 6(1). https://doi.org/10.1234/tbq.v6i1.001
Triwardhani, I. J., Mulyani, D., & Pratama, R. (2023). Literasi budaya lokal bagi anak di desa jatisura. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1818–1827. https://doi.org/10.1234/obsesi.v7i2.002
Wardani, E. F., & Yuanita, Y. (2020). Pengembangan perangkat pembelajaran pendidikan lingkungan hidup berbasis kearifan lokal Bangka Belitung untuk pendidikan konservasi lingkungan pada materi flora dan fauna. Bioedusiana: Jurnal Pendidikan Biologi, 5(2), 96–112. https://doi.org/10.37058/bioed.v5i2.2185
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









