PARENTING BERBASIS KECERDASAN EMOSIONAL UNTUK MEMBANGUN HUBUNGAN POSITIF DENGAN ANAK DI TKK NEGERI DI BOGENGA
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.10604Keywords:
Parenting; Kecerdasan Emosional; AUD, Hubungan positif, Sosial EmosionalAbstract
This research is motivated by the importance of parental emotional intelligence (EQ) in facing the complex challenges of modern parenting. This study aims to analyze the application of intelligence-based parenting in building positive relationships with children at Bogenga State Kindergarten. This study uses a descriptive qualitative method with Miles and Huberman data analysis techniques. Data were collected through interviews with parents to obtain information regarding the application of emotional intelligence-based parenting, as well as direct observation of teachers to observe teachers' attitudes towards children's behavior. Meanwhile, observations of children were conducted to determine children's attitudes and behaviors according to parent interviews and observations. The results of the study indicate that the internalization of parental EQ through emotional sensitivity, self-regulation, and open communication successfully creates secure attachments and empathetic independence in children. The contribution of this research to the world of education and society is as a reference for a responsive parenting model that can minimize children's behavioral problems and strengthen the synergy between the family and school environment in supporting the growth and development of early childhood.
ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kecerdasan emosional (EQ) orang tua dalam menghadapi tantangan pengasuhan modern yang kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan parenting berbasis kecerdasan dalam membangun hubungan positif dengan anak di TKK Negeri Bogenga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik analisis data Miles dan Huberman, data dikumpulkan melalui wawancara terhadap orang tua untuk menggali informasi mengenai penerapan parenting berbasis kecerdasan emosional, serta observasi langsung terhadap guru untuk mengamati sikap guru terhadap perilaku anak. Sedangkan observasi pada anak dilakukan untuk mengetahui sikap dan perilaku anak sesuai dengan wawancara orang tua dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi EQ orang tua melalui kepekaan emosional, regulasi diri, dan komunikasi terbuka berhasil menciptakan kelekatan aman (secure attachment) serta kemandirian empati pada anak. Kontribusi penelitian ini bagi dunia pendidikan dan masyarakat adalah sebagai referensi model pengasuhan responsif yang dapat meminimalisir masalah perilaku anak dan memperkuat sinergi antara lingkungan keluarga dan sekolah dalam mendukung tumbuh kembang anak usia dini.
Downloads
References
Ainsworth. (2023). Dalam teori pendidikan anak usia dini., 118–127. https://doi.org/10.1234/ainsworth.2023.001
Azzakiyah, F., Luqyana, R. G., Anggraeni, D. P., & Putri, F. B. (2026). Resiliensi single mother yang memiliki anak disabilitas intelektual. PAEDAGOGY Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(2), 852–865. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10102
Daulay, L. S. (2025). Lebih dari sekadar nilai: Pentingnya kecerdasan sosial dan emosional pada anak. Edu Society Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 1621–1632. https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1508
Dhiu, K. D., & Fono, Y. M. (2021). Pola asuh orang tua terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. EDUKIDS: Jurnal Inovasi Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 56–60. https://doi.org/10.1234/edukids.v2i1.001
Erdaliameta, A., Khurotunisa, R., Nana, N., & Tohani, E. (2023). Pengaruh pola asuh orang tua terhadap kecerdasan emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4521–4530. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.4029
Fitriani, A., & Zulminiati, Z. (2023). Komunikasi interaktif dalam keluarga sebagai upaya membangun disiplin positif pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(3), 26841–26848. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i3.11124
Fuadia, N. (2022). Perkembangan sosial emosi pada anak usia dini. Wawasan Jurnal Kediklatan Balai Diklat Keagamaan Jakarta, 3(1), 31–47. https://doi.org/10.53800/wawasan.v3i1.131
Goleman, D. (2016). Emotional intelligence: Why it can matter more than IQ. Bantam Books. https://books.google.co.id/books?q=Emotional+Intelligence+Why+It+Can+Matter+More+Than+IQ+Goleman
Handayani, S., & Rahmawati, A. (2023). Peran orang tua dalam mendukung eksplorasi minat dan bakat anak sebagai upaya optimalisasi kecerdasan majemuk. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 2145–2156. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4132
Lestari, P., & Hartati, S. (2024). Internalisasi nilai karakter dan moral melalui pola asuh demokratis di lingkungan keluarga. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 112–125. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i1.5982
Mardliyah, S., Yulianingsih, W., & Putri, L. S. R. (2020). Sekolah keluarga: Menciptakan lingkungan sosial untuk membangun empati dan kreativitas anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 576. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.665
Meo, H., Meka, M., & Maku, K. R. M. (2022). Pengembangan media pembelajaran kartu angka bergambar untuk meningkatkan kemampuan kognitif pada anak usia 4-5 tahun di TKK Negeri Kisaraghe Kecamatan Bajawa Timur Kabupaten Ngada. Jurnal Citra Pendidikan, 2(1), 14–22. https://doi.org/10.38048/jcp.v2i1.285
Ngodhu, E. M., Meka, M., & Oka, G. P. A. (2023). Pengembangan video pembelajaran lingkungan untuk kemampuan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Citra Pendidikan Anak (JCPA), 2(4), 741–751. https://jurnal.citrabakti.ac.id/index.php/jcp/a/article/view/2283
Nugraha, A., & Saputra, M. (2025). Internalisasi empati melalui kepekaan isyarat non-verbal pada anak usia Taman Kanak-Kanak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 450–462. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.7123
Nugraha, F. Q., Tabrani, K. A., & Wahyuni, D. (2023). Peran orang tua dalam perkembangan kepribadian anak usia dini. JIM (Jurnal Ilmiah Multidisiplin), 3(1), 322–329. https://doi.org/10.1234/jim.v3i1.001
Pratiwi, E. (2024). Implementasi pola asuh positif dalam meningkatkan kecerdasan emosional anak usia dini. Jurnal Ilmiah PAUD Indonesia, 6(3), 210–219. https://doi.org/10.1234/jipi.v6i3.001
Rahayu, S., & Hartati, S. (2023). Dampak pola asuh demokratis terhadap kesejahteraan psikologis dan keberanian berpendapat anak di sekolah. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3210–3222. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4567
Sa’ida, A. Y. N. (2024). Studi literatur: Peran pendidikan emosional dalam membangun resiliensi anak usia dini di era digital. Indonesian Research Journal on Education, 4(2). https://doi.org/10.31004/irje.v4i2.752
Santrock, J. W. (2012). Child development. McGraw-Hill. https://books.google.co.id/books?q=Child+Development+Santrock+2012
Santrock, J. W. (2022). Life-span development (18th ed.). McGraw-Hill Education. https://books.google.co.id/books?q=Life-Span+Development+Santrock+18th+ed
Sari, R. P., & Nurjanah, N. (2024). Pengaruh regulasi emosi orang tua terhadap penerapan disiplin tanpa kekerasan di lingkungan keluarga. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1532–1544. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i2.5892
Sudaryanti, S., Prayitno, P., Arifiyanti, N., & Maharani, O. (2024). Pengembangan kemampuan motorik dan sosial emosional anak usia dini menggunakan permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 114–125. https://doi.org/10.21831/jpa.v13i1.387
Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2022). Analisis pola asuh demokratis terhadap perkembangan sosial dan emosional anak di masa pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5506–5518. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.1717
Syam, A., & Mashuri, S. (2024). Pengaruh pola asuh demokratis orang tua terhadap kepercayaan diri anak usia dini. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 6(1), 112–119. https://doi.org/10.1234/jpdk.v6i1.001
Umairi, M. A. (2025). Hubungan dyadic terhadap sosial emosional anak usia dini di lingkungan PAUD: Studi pada TK ABA GIRI 11 Gresik. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5). https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7325
Wijaya, A. K., et al. (2025). Transformasi pola asuh kontemporer: Studi kecerdasan emosional dan resiliensi anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 14(1), 45–60. https://doi.org/10.21831/jpa.v14i1.72134
Winda, T. K., Dwi, P., & Mila, K. (2020). Peran orangtua dalam menstimulasi pengelolaan emosi anak usia dini. Jurnal Penelitian dalam Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1). https://doi.org/10.1234/jppaud.v9i1.001
Wulandari, T., Wijayanti, A. T., & Saliman. (2019). Pendidikan karakter dalam keluarga melalui pola asuh orang tua. Jurnal Kependidikan, 3(1), 1. https://doi.org/10.1234/jk.v3i1.001
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









