KORELASI ANTARA KADAR HEMOGLOBIN DAN INDEKS ERITROSIT PADA PASIEN DIABETES MELITUS
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.15650Keywords:
Diabetes Melitus, Indeks Eritrosit, Kadar HemoglobinAbstract
Diabetes mellitus is classified as a chronic metabolic disorder that causes various systemic complications, including hematological disturbances characterized by reduced hemoglobin levels. This study aimed to measure hemoglobin levels, determine erythrocyte indices specifically Mean Corpuscular Volume (MCV), Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH), and Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC) and analyze the relationship between hemoglobin levels and erythrocyte indices in patients with diabetes mellitus at Dr. Iskak Regional General Hospital (RSUD), Tulungagung. The study employed an observational analytic design with a cross-sectional method, involving 35 patients with diabetes mellitus as respondents. Hemoglobin levels and erythrocyte indices were measured using an XN-1000 hematology analyzer. The results showed that reduced hemoglobin levels were observed in the majority of respondents, whereas most erythrocyte indices remained within the normal range. Spearman correlation analysis revealed no significant relationship between hemoglobin levels and MCV (r=0.191; p=0.270), MCH (r=0.254; p=0.141), or MCHC (r=0.236; p=0.173). All relationships showed weak correlations with significance values greater than 0.05. Thus, there is no significant relationship between hemoglobin levels and erythrocyte indices in patients with diabetes mellitus. The decrease in hemoglobin levels was not consistently accompanied by changes in erythrocyte indices; consequently, the majority of respondents exhibited a normocytic-normochromic erythrocyte profile.
ABSTRAK
Diabetes melitus dikategorikan sebagai gangguan metabolik kronis yang menyebabkan berbagai komplikasi sistemik, termasuk gangguan hematologis yang ditandai dengan penurunan kadar hemoglobin. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar hemoglobin, menentukan indeks eritrosit meliputi Mean Corpuscular Volume (MCV), Mean Corpuscular Hemoglobin (MCH), dan Mean Corpuscular Hemoglobin Concentration (MCHC), serta menganalisis hubungan antara kadar hemoglobin dengan indeks eritrosit pada penderita diabetes melitus di RSUD Dr. Iskak Tulungagung. Penelitian ini dirancang secara observasional analitik dengan metode cross-sectional dan melibatkan 35 penderita diabetes melitus sebagai responden. Pengukuran kadar hemoglobin dan indeks eritrosit dilakukan menggunakan hematology analyzer XN-1000. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan kadar hemoglobin ditemukan pada sebagian besar responden, sedangkan sebagian besar indeks eritrosit masih berada dalam rentang normal. Berdasarkan uji korelasi Spearman, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan MCV (r=0,191; p=0,270), MCH (r=0,254; p=0,141), maupun MCHC (r=0,236; p=0,173). Seluruh hubungan menunjukkan korelasi yang lemah dengan nilai signifikansi lebih dari 0,05. Dengan demikian, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar hemoglobin dengan indeks eritrosit pada penderita diabetes melitus. Penurunan kadar hemoglobin tidak selalu disertai perubahan indeks eritrosit, sehingga sebagian besar responden menunjukkan gambaran eritrosit normositik normokromik.
References
Alfreyzal, M., Paizer, D., Anggraini, D., Syahfitri, R. D., & Azhari, M. H. (2024). Edukasi kesehatan pada keluarga diabetes melitus dengan masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Jurnal Kesehatan, 13(1). https://ojs.hestiwirasriwijaya.ac.id/index.php/JSS/article/view/171
Aliviameita, A., & Puspitasari, P. (2021). Buku ajar mata kuliah hematologi. Umsida Press.
Anggraeni, D., Suhartati, & Yaniari, R. (2025). Relationship of HbA1c, hematocrit, erythrocytes, MCV in type 2 diabetes at Husada Utama Hospital, Surabaya. Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, 14(2), 84–92. https://doi.org/10.30742/jikw.v14i2.3962
Fridayanti, N. M. R., Handayati, A., & Rahayuningsih, C. K. (2022). Indeks eritrosit dan kadar retikulosit hemoglobin (Ret-He) pada ibu hamil dengan anemia defisiensi besi. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 13, 277–280. https://doi.org/10.33846/sf13nk352
Hasan, F. E., & Yunus, R. (2023). Fungsi antioksidan dalam menghambat peroksidasi lipid dan meningkatkan ketahanan membran eritrosit pada penderita diabetes melitus. Health Information: Jurnal Penelitian, 15(2), Article e901. https://doi.org/10.36990/hijp.v15i2.901
Kaltsum, T. I., & Pusparini. (2023). Poor glycemic control correlates with iron deficiency anemia in type 2 diabetes mellitus. Althea Medical Journal, 10(2), 99–103. https://doi.org/10.15850/amj.v10n2.2937
Khoirin, W. A., & Hartono, R. (2021). Kadar hemoglobin pada pasien diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Laboratorium Medis, 3(1), 24–29. https://doi.org/10.31983/jlm.v3i1.7918
Kusdiantini, A., & Istiqomah, A. A. (2024). Gambaran kadar HbA1c dan glukosa darah puasa pada penderita diabetes melitus di RSUD Daerah Bandung. PREPOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(3), 4652–4655. https://doi.org/10.31004/prepotif.v8i3.33317
Negara, C. K., Sukartini, T., Dewi, Y. S., Nursalam, Pertiwiwati, E., Chrismilasari, L. A., Arif, R. N. A., Rahmayanti, D., & Maulana, I. (2025). Correlation of blood glucose levels with profiles hematology on patient diabetes mellitus with ulcer diabetes. Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, 30(3). https://doi.org/10.4103/ijnmr.ijnmr
Prihanto, E. S. D., Yetrina, Y., Syah, M. S. F., & Imbar, A. W. J. (2022). Hubungan pengendalian diabetes melitus type 2 dengan kejadian retinopati diabetes di RSUD Dr Chasan Boesoirie Ternate. Jurnal Health Sains, 3(12), 1762–1769. https://doi.org/10.46799/jhs.v3i12.698
Rumengan, G. G. E., Sedli, B. P., & Rotty, L. W. A. (2025). Profil penyandang diabetes melitus tipe 2 disertai anemia di Poli Endokrin RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado periode September–November 2023. Medical Scope Journal, 7(1), 201–206. https://doi.org/10.35790/msj.v7i1.58525
Rusditha, S., Saraswati, M. R., & Rena, N. M. R. A. (2023). Gambaran indeks eritrosit pasien diabetes melitus tipe 2 di RSUP Sanglah Denpasar periode tahun 2021–2022. Intisari Sains Medis, 12(3), 59–64. https://doi.org/10.24843/MU.2023.V12.i03.P10
Sagita, P., Apriliana, E., Mussabiq, S., & Soleha, T. U. (2021). Pengaruh pemberian daun sirsak (Annona muricata) terhadap penyakit diabetes melitus. Jurnal Medika Hutama, 3(1), 1265–1272. https://www.jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/262
Saraswati, P. M. I. (2021). Hubungan kadar hemoglobin (Hb) dengan prestasi pada siswa menengah atas (SMA) atau sederajat. Jurnal Medika Hutama, 2(4), 1187–1190. https://jurnalmedikahutama.com/index.php/JMH/article/view/246
Sari, P. D. S., Arsana, I. N., & Juliasih, N. K. A. (2024). Corelation of hemoglobin A1C with fasting blood plasma glukose in patients with diantes mellitus and its implications aa a marker of glukose control. Indonesian Journal of Global Health Research, 6(5), 2625–2634. https://doi.org/10.37287/ijghr.v6i5.3492
Suhandi, C., Fatah, A. L., Krisman, M., Silvia, N., Atusholihah, A., Prayoga, R. R., Fadhilah, E., Ameilia, A., Berliana, N., Destiani, D. P., Sinuraya, R. K., & Wicaksono, I. A. (2020). Hubungan tingkat stres terhadap nilai MCV, MCH, dan MCHC melalui pendekatan indeks eritema pada manusia dengan rentang umur 19–22 tahun. Farmaka, 18(3), 12–18. https://doi.org/10.24198/farmaka.v18i3.28617
Surmin, A. S. A., Hadi, W. S., & Anwar, C. (2025). Gambaran kadar hemoglobin dan jumlah leukosit pada pasien penderita diabetes melitus tipe 2 di Rumah Sakit Umum (RSU) Rajawali Citra Banguntapan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(3), 10736–10741. https://doi.org/10.31004/jkt.v6i3.49992
Wuryandari, M. M. R. E., Cahyaningrum, D., & Damayanti, N. (2024). Perbandingan jumlah leukosit, kadar hemoglobin dan indeks eritrosit pra dan post debridement pada pasien diabetes melitus tipe 2. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan, 11(1), 63–70. https://doi.org/10.56710/wiyata.v11i1.821
Yogiswara, K. S., Herawati, S., & Wande, I. N. (2021). Gambaran proporsi dan faktor resiko anemia pada pasien diabetes melitus di RSUP Sanglah, Bali, Indonesia. Intisari Sains Medis, 12(1), 171–176. https://doi.org/10.15562/ism.v12i1.882
Yuhadi, A., Sanatang, & Nurmalasari. (2026). Hubungan antara hemoglobin dan trombosit pada penderita DM (diabetes melitus) tipe 2 di Puskesmas Labaraga Kabupaten Buton Utara. Jurnal MediLab Mandala Waluya, 10(1), 53–63. https://doi.org/10.54883/medilab.v10i1.1741















