PERAN KEPALA SEKOLAH PENGGERAK DALAM MENGEMBANGKAN KURIKULUM BERBASIS KEBUTUHAN MASYARAKAT DAN INDUSTRI
DOI:
https://doi.org/10.51878/educator.v6i3.14943Keywords:
Kepala Sekolah Penggerak, Pengembangan Kurikulum, Potensi Lokal, Kemitraan PendidikanAbstract
ABSTRACT
The need to align the curriculum with regional potential and the actual needs of society and the world of work highlights the strategic role of Principals of Sekolah Penggerak in developing relevant curricula. This study aimed to describe the principal’s understanding, steps, and role in developing a relevant curriculum at SMAN 2 Sumbawa Besar. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through in-depth interviews, direct observation, and document review. The research subjects included the principal, vice principal for curriculum affairs, and teacher representatives. The findings showed that curriculum development was carried out through reviewing educational regulations and student learning outcomes, identifying school conditions and local potential, involving teachers and stakeholders, developing and implementing the curriculum, and conducting periodic evaluations. The agricultural, livestock, marine, and tourism potential of Sumbawa was integrated into learning and strengthened through partnerships with various stakeholders. The principal acted as an instructional leader who provided direction, coordinated school members, facilitated teacher competency development, and encouraged innovation. These findings indicate that participatory and collaborative leadership plays an important role in realizing a contextual curriculum that is relevant to the needs of the surrounding environment.
ABSTRAK
Kebutuhan penyelarasan kurikulum dengan potensi daerah serta kebutuhan nyata masyarakat dan dunia kerja menuntut peran strategis Kepala Sekolah Penggerak dalam mengembangkan kurikulum yang relevan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman, langkah, serta peran Kepala Sekolah dalam mengembangkan kurikulum yang relevan di SMAN 2 Sumbawa Besar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan penelaahan dokumen. Subjek penelitian meliputi Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, dan perwakilan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan kurikulum dilakukan melalui penelaahan regulasi dan hasil belajar, identifikasi kondisi serta potensi lokal, pelibatan guru dan pemangku kepentingan, penyusunan dan implementasi kurikulum, serta evaluasi berkala. Potensi pertanian, peternakan, kelautan, dan pariwisata Sumbawa diintegrasikan dalam pembelajaran dan diperkuat melalui kemitraan dengan berbagai pihak. Kepala Sekolah berperan sebagai pemimpin pembelajaran yang mengarahkan, mengoordinasikan, memfasilitasi peningkatan kompetensi guru, dan mendorong inovasi. Temuan ini menunjukkan bahwa kepemimpinan yang partisipatif dan kolaboratif berperan penting dalam mewujudkan kurikulum yang kontekstual dan relevan dengan kebutuhan lingkungan.
Downloads
References
Akhtar, P., Moazzam, M., Ashraf, A., & Khan, M. N. (2024). The interdisciplinary curriculum alignment to enhance graduates' employability and universities’ sustainability. The International Journal of Management Education, 22(3), 101037.
https://doi.org/10.1016/j.ijme.2024.101037
Ambawani, C. S. L., Saputra, I., Kusuma, T. M. M., Sumardjoko, B., & Fathoni, A. (2024). Implementasi kepemimpinan transformasional kepala sekolah penggerak di TK. Journal of Education Research, 5(4), 4810–4823. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1578
Borah, D., Malik, K., & Massini, S. (2021). Teaching-focused university–industry collaborations: Determinants and impact on graduates’ employability competencies. Research Policy, 50(3), 104172. https://doi.org/10.1016/j.respol.2020.104172
Carolina, H. S., Riandi, & Rochintaniawati, D. (2024). Integrasi potensi lokal dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, 5(2), 125–137. https://doi.org/10.32332/al-jahiz.v5i2.9413
Donatille, B., Emmanuel, C. B., Uwimana, J. L., & Niyobuhungiro, E. (2025). The role of stakeholder collaboration and community engagement in enhancing curriculum implementation and adaptation in schools. East African Journal of Education Studies, 8(4), 208–225. https://doi.org/10.37284/eajes.8.4.3913
Faishal. (2024). Relevansi kurikulum lembaga pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja. Ta’dibi: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 13(1), 84–111.
https://doi.org/10.61088/tadibi.v13i1.804
Felício, H. M. dos S., & Moraes, A. S. (2023). The teaching voice in the construction of the school curriculum. Revista Contexto & Educação, 38(120), e12183.
https://doi.org/10.21527/2179-1309.2023.120.12183
Goh, S. Y., Yeap, S. B., & Thien, L. M. (2023). Enhancing teacher leadership in Malaysian secondary schools: Do collaborative school culture and principal support matter? Asia Pacific Journal of Educators and Education, 38(2).
https://doi.org/10.21315/apjee2023.38.2.10
Hasan, R., Nuthihar, R., & Hanif, H. (2022). Manajemen kemitraan perguruan tinggi vokasi dalam meningkatkan kompetensi lulusan. Jurnal Kebijakan Publik, 13(4), 376–384. https://doi.org/10.31258/jkp.v13i4.8145
Islamiah, N., Hariyati, N., & Murtadlo, M. (2022). Strategi SMK dalam menjalin kerjasama reciprocal dengan industri dan dunia kerja. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 180–189. https://doi.org/10.21831/jamp.v10i2.53249
Isa, Asrori, M., & Muharini, R. (2022). Peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(6), 9946–9957.
https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i6.4175
Istijarti, A. (2023). Peran kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru. JJDMP: Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan, 7(2), 164–175.
https://doi.org/10.26740/jdmp.v7n2.p164-175
Kurniawan, B., Rahmawati, F. P., & Ghufron, A. (2024). Dinamika penerapan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar: Tinjauan literatur sistematis. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(3), 1672–1678. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i3.1229
Lohberger, K., & Braun, E. (2022). Comparing learning opportunities of generic skills in higher education to the requirements of the labour market. Frontiers in Education, 7, 886307. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.886307
Mayger, L., & Provinzano, K. (2022). Leadership for family and community engagement: A qualitative policy analysis of state principal evaluation processes. Educational Administration Quarterly, 58(1), 60–95. https://doi.org/10.1177/0013161X211052501
Meirani, R. K., Supriyanto, A., & Imron, A. (2023). Implementasi total quality management melalui penjaminan mutu dan pelibatan stakeholder dalam penyusunan kurikulum SMK PK. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 115–131.
https://doi.org/10.24246/j.jk.2023.v10.i2.p115-131
Mpuangnan, K. N., & Ntombela, S. (2024). Community voices in curriculum development. Curriculum Perspectives, 44(1), 49–60. https://doi.org/10.1007/s41297-023-00223-w
Nari, N., Khaidir, C., Arif, Y., Gistituati, N., & Rusdinal, R. (2024). The role, strategies, and innovations of school principals as change leaders in the implementation of the Independent Curriculum. International Journal of Educational Dynamics, 7(1), 1–8. https://doi.org/10.24036/ijeds.v7i1.457
Neiroukh, N. N., Ansari, A. A., Abu Dalu, R. A., Khlaif, E., Barahmaeh, D., Zubeidi, J., Shtayeh, B., & Daher, W. (2024). Organizational communication competence of public secondary school principals through utilizing WhatsApp. Frontiers in Education, 9, 1374279. https://doi.org/10.3389/feduc.2024.1374279
Ningsih, E. I. K., Mesiono, & Lubis, M. S. (2024). Model kepemimpinan kepala sekolah di sekolah penggerak. Jurnal Educatio: Jurnal Pendidikan Indonesia, 10(1), 349–361. https://doi.org/10.29210/1202424227
Nisa, W. M. (2022). Pembelajaran terintegrasi “POLOS” (potensi lokal sekolah) dalam peningkatan minat belajar IPA siswa. Jurnal Didaktika Pendidikan Dasar, 6(3), 1125–1138. https://doi.org/10.26811/didaktika.v7i1.760
OECD. (2021). Adapting curriculum to bridge equity gaps: Towards an inclusive curriculum. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/6b49e118-en
Otache, I. (2022). Enhancing graduates’ employability through polytechnic–industry collaboration. Industry and Higher Education, 36(5).
https://doi.org/10.1177/09504222211063140
Rahayu, R., Rosita, R., Rahayuningsih, Y. S., Hernawan, H., & Prihantini. (2022). Implementasi Kurikulum Merdeka belajar di sekolah penggerak. Jurnal Basicedu, 6(4), 6313–6319. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i4.1230
Setiyana, A., & Oktora, S. I. (2024). Analisis horizontal mismatch pada tenaga kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan di Indonesia. Jurnal Kependudukan Indonesia, 19(2), 109–124. https://doi.org/10.55980/jki.2024.5513
Utaminingsih, S., Yusro, & Sofiyati, D. (2023). Kepemimpinan kepala sekolah penggerak dalam implementasi Kurikulum Merdeka. Equity in Education Journal, 5(2), 121–130. https://doi.org/10.37304/eej.v5i2.11027
Winarto, R. H., & Rindaningsih, I. (2025). The principal’s role in implementing Merdeka Curriculum in elementary schools: Peran kepala sekolah dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. Indonesian Journal of Education Methods Development, 20(3). https://doi.org/10.21070/ijemd.v20i3.905
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik dan Kependidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













