KESIAPAN GURU DAN PERENCANAAN SEKOLAH UNTUK PEMBELAJARAN MENDALAM DI SMA NEGERI INDONESIA

Authors

  • Alimuddin Alimuddin Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Hamzanwadi
  • Musifuddin Musifuddin Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Hamzanwadi
  • Muhammad Halqi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Hamzanwadi

DOI:

https://doi.org/10.51878/educator.v5i4.15526

Keywords:

Kesiapan Guru, Pembelajaran Mendalam, Pengembangan Profesional, Perencanaan Pendidikan, Sekolah Menengah

Abstract

ABSTRACT

The transition toward Deep Learning places teacher readiness and school planning capacity as two interconnected elements in educational transformation. This study aims to analyze the readiness of teachers in public senior high schools in East Lombok Regency to understand and plan Deep Learning, as well as to examine the implementation of educational planning functions at the school level in supporting such readiness. The study employed a descriptive qualitative approach in six public senior high schools through in-depth interviews, passive participant observation, and documentation. Informants included vice principals for curriculum affairs, subject teachers, Teacher Leaders, and heads of Learning Communities, while the documents examined comprised School Education Curriculum (KSP/KOSP), teaching modules, supervision documents, and professional development programs. Data were analyzed interactively through data reduction, presentation, conclusion drawing, and verification, supported by source, technique, and time triangulation and member checking. The findings reveal that teachers generally possess a good conceptual understanding and have begun translating it into learning objectives, active strategies, contextual learning, authentic assessment, and reflection, although consistency in HOTS and adaptation varies. School planning functions are manifested through curriculum policies, professional development, Learning Communities, supervision, and resource support. Ultimately, implementation readiness is formed as a school ecosystem capacity rather than merely an individual teacher capacity.

ABSTRAK

Perubahan menuju Pembelajaran Mendalam menempatkan kesiapan guru dan kapasitas perencanaan sekolah sebagai dua unsur yang saling berkaitan dalam transformasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan guru SMA Negeri di Kabupaten Lombok Timur dalam memahami dan merencanakan Pembelajaran Mendalam serta mengkaji implementasi fungsi perencanaan pendidikan di tingkat sekolah dalam mendukung kesiapan tersebut. Kajian dilakukan secara kualitatif deskriptif pada enam SMA Negeri melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi. Informan mencakup wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru mata pelajaran, Guru Penggerak, dan ketua Komunitas Belajar, sedangkan dokumen yang ditelaah meliputi KSP/KOSP, modul ajar, dokumen supervisi, dan program pengembangan profesional. Data dianalisis secara interaktif melalui reduksi, penyajian, penarikan kesimpulan, dan verifikasi, disertai triangulasi sumber, teknik, dan waktu serta member check. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa guru umumnya memiliki pemahaman konseptual yang baik dan mulai menerapkannya dalam tujuan, strategi aktif, pembelajaran kontekstual, asesmen autentik, dan refleksi, meskipun konsistensi HOTS dan adaptasi masih beragam. Fungsi perencanaan sekolah hadir melalui kebijakan kurikulum, pengembangan profesional, KOMBEL, supervisi, dan dukungan sumber daya. Kesiapan implementasi pada akhirnya terbentuk sebagai kapasitas ekosistem sekolah, bukan semata-mata kapasitas individual guru.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al Fatih, M., & Amiruddin, A. (2025). Pembuatan kebijakan dan perencanaan pendidikan pada sekolah SMKN 1 Percut Sei Tuan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(1.A), 25–32. https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/11295

Asyauqiya, A. W. H., Roifah, Z., Maunah, B., & Trisnantari, H. E. (2025). Optimalisasi supervisi akademik kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka berbasis deep learning. Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(4), 2184–2196. https://ejurnal.stkip-pessel.ac.id/index.php/jmp/article/view/986

de Jong, W. A., de Kleijn, R. A. M., Lockhorst, D., Brouwer, J., Noordegraaf, M., & van Tartwijk, J. W. F. (2023). Collaborative spirit: Understanding distributed leadership practices in and around teacher teams. Teaching and Teacher Education, 123, 103977. https://doi.org/10.1016/j.tate.2022.103977

Handayani, E. S., Fernando, F., Gaspersz, S., & Kusumarini, E. (2025). Implementasi pembelajaran mendalam (deep learning) dalam meningkatkan efektivitas kurikulum berdampak di sekolah. Edu Research, 6(2), 1522–1535. https://www.iicls.org/index.php/jer/article/view/975

Kirsten, N. (2020). A systematic research review of teachers’ professional development as a policy instrument. Educational Research Review, 31, 100366. https://doi.org/10.1016/j.edurev.2020.100366

Kwan, P. (2020). Is transformational leadership theory passé? Revisiting the integrative effect of instructional leadership and transformational leadership on student outcomes. Educational Administration Quarterly, 56(2), 321–349. https://doi.org/10.1177/0013161X19861137

Levin, O. (2024). Simulation as a pedagogical model for deep learning in teacher education. Teaching and Teacher Education, 143, 104571. https://doi.org/10.1016/j.tate.2024.104571

Liu, Y., & Benoliel, P. (2022). National context, school factors, and individual teacher characteristics: Which matters most for teacher collaboration? Teaching and Teacher Education, 120, 103885. https://doi.org/10.1016/j.tate.2022.103885

Marlina, I., Suryapriadi, Y. E., & Priatna, A. (2025). Kepemimpinan terdistribusi dan dampaknya terhadap sekolah: Tinjauan literatur. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 112–132. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/38035

Nasmin, A. N. A., Arifin, N., & Rahman, D. (2023). Supervisi akademik dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Nazzama: Journal of Management Education, 3(1), 97–108. https://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/nazzama/article/view/40056

Ninkovi?, S., Kneževi? Flori?, O., & ?or?i?, D. (2022). The effect of teacher trust in colleagues on collective teacher efficacy: Examining the mediating role of the characteristics of professional learning communities. Teaching and Teacher Education, 119, 103877. https://doi.org/10.1016/j.tate.2022.103877

Novita, N., & Radiana, U. (2024). Hubungan antara komunitas belajar dan motivasi belajar guru terhadap kinerja guru. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2588–2596. https://jipp.unram.ac.id/index.php/jipp/article/view/2759

Pangesti, H. W., Salamah, B. S., Aslorida, B. O., Nafhatin, I., & Anjelika, S. D. (2025). Implementasi manajemen implementasi manajemen kurikulum untuk meningkatkan kesiapan guru terhadap kurikulum deep learning. Jurnal Pendidikan Sains dan Teknologi Terapan| E-ISSN: 3031-7983, 2(3), 268–274. http://jurnal.kopusindo.com/index.php/jpst/article/view/1080

Patrick, S. K. (2022). Organizing schools for collaborative learning: School leadership and teachers’ engagement in collaboration. Educational Administration Quarterly, 58(4), 638–673. https://doi.org/10.1177/0013161X221107628

Rahino, R., Noor, M., & Andayani, S. (2022). Pengaruh kepemimpinan pembelajaran kepala sekolah dan kinerja guru terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Lentera Pendidikan Pusat Penelitian LPPM UM Metro, 7(1), 10–20. https://doi.org/10.24127/jlpp.v7i1.2070

Rukbi, D. A., Hidayat, N., & Suharyati, H. (2024). Strategi penguatan kepemimpinan visioner, komunitas belajar dan efikasi kolektif untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(3). https://doi.org/10.30651/else.v8i3.24132

Shaked, H., Benoliel, P., & Hallinger, P. (2021). How national context indirectly influences instructional leadership implementation: The case of Israel. Educational Administration Quarterly, 57(3), 437–469. https://doi.org/10.1177/0013161X20944217

Sims, S., & Fletcher-Wood, H. (2021). Identifying the characteristics of effective teacher professional development: A critical review. School Effectiveness and School Improvement, 32(1), 47–63. https://doi.org/10.1080/09243453.2020.1772841

Sims, S., Fletcher-Wood, H., O’Mara-Eves, A., Cottingham, S., Stansfield, C., Goodrich, J., Van Herwegen, J., & Anders, J. (2025). Effective teacher professional development: New theory and a meta-analytic test. Review of Educational Research, 95(2), 213–254. https://doi.org/10.3102/00346543231217480

Supit, M., Rawis, J. A., Wullur, M. M., & Rotty, V. N. (2021). Analisis supervisi pendidikan untuk pengembangan profesionalitas guru berkelanjutan. LEADERIA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(2), 87–107. https://leaderia.uinkhas.ac.id/index.php/ldr/article/view/68

Downloads

Published

2025-12-31

How to Cite

Alimuddin, A., Musifuddin, M., & Halqi, M. (2025). KESIAPAN GURU DAN PERENCANAAN SEKOLAH UNTUK PEMBELAJARAN MENDALAM DI SMA NEGERI INDONESIA. EDUCATOR : Jurnal Inovasi Tenaga Pendidik Dan Kependidikan, 5(4), 452–463. https://doi.org/10.51878/educator.v5i4.15526

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.