EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK MELALUI TEKNIK MODELING DALAM MENGURANGI KECANDUAN GAWAI TERHADAP SISWA DI SMP NEGERI 2 MANDREHE
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15159Keywords:
Bimbingan Kelompok, Teknik Modeling, Kecanduan Gawai, Siswa SMPAbstract
ABSTRACT
Uncontrolled gadget use among students may interfere with learning attention, task completion, and direct interaction with the social environment, indicating the need for guidance and counseling services oriented toward behavioral change. This study focuses on the effectiveness of group guidance services through a modeling technique in reducing gadget addiction among students at SMP Negeri 2 Mandrehe. The study employed a quantitative approach using an experimental method with a one group pretest-posttest design. A total of 30 seventh-grade students from class VII-1 were selected as the sample from a population of 189 students. Data were collected through a gadget addiction questionnaire administered before and after the intervention, supported by observation and documentation. Data analysis was conducted using IBM SPSS Statistics version 26 through instrument quality testing, descriptive statistics, a normality test, a Paired Sample t-Test, and N-Gain analysis. The mean score of the gadget addiction variable increased from 52.27 in the pretest to 75.40 in the posttest. The difference between the two measurements was statistically significant, with a Sig. (2-tailed) value of 0.000 < 0.05, while the N-Gain score of 0.48 was classified as moderate. These findings indicate that group guidance services through a modeling technique produced a significant change in gadget addiction scores, with a moderate level of improvement. This service may be considered an alternative guidance and counseling intervention to help students develop more controlled patterns of gadget use.
ABSTRAK
Penggunaan gawai yang tidak terkendali pada siswa dapat mengganggu perhatian belajar, penyelesaian tugas, serta interaksi langsung dengan lingkungan sosial, sehingga diperlukan layanan bimbingan dan konseling yang berorientasi pada perubahan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan bimbingan kelompok melalui teknik modeling dalam mengurangi kecanduan gawai pada siswa SMP Negeri 2 Mandrehe. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one-group pretest-posttest. Sebanyak 30 siswa kelas VII-1 dipilih sebagai sampel dari populasi 189 siswa menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan karakteristik siswa yang sesuai dengan tujuan penelitian. Data dikumpulkan melalui angket kecanduan gawai yang diberikan sebelum dan sesudah layanan, serta didukung oleh observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan IBM SPSS Statistics versi 26 melalui uji kualitas instrumen, statistik deskriptif, uji normalitas, paired-sample t-test, dan N-Gain. Rata-rata skor kecanduan gawai berubah dari 52,27 pada pretest menjadi 75,40 pada posttest. Perbedaan kedua pengukuran tersebut signifikan dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, sedangkan nilai N-Gain sebesar 0,48 berada pada kategori sedang. Temuan menunjukkan adanya perubahan yang signifikan pada skor kecanduan gawai setelah pemberian layanan bimbingan kelompok melalui teknik modeling dengan tingkat peningkatan kategori sedang. Layanan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif intervensi bimbingan dan konseling untuk membantu siswa mengembangkan pola penggunaan gawai yang lebih terkendali.
Downloads
References
Araudha, N., & Darmayanti, N. (2025). Efektivitas konseling kelompok menggunakan teknik behavior contract untuk mengurangi kecanduan gadget pada siswa. JURKAM: Jurnal Konseling Andi Matappa, 9(1), 45–54. https://doi.org/10.31100/jurkam.v9i1.4270
Arsielia, D. P., Fitriana, S., & Ajie, G. R. (2025). Pengaruh layanan bimbingan kelompok dengan teknik talking chip terhadap kecanduan gadget pada siswa kelas VIII di SMP Maria Goretti Semarang. Conseils: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 5(1), 13–23. https://ejournal.unsuda.ac.id/index.php/bki/article/view/1248
Asiah, A. (2025). Dampak bermain game online dan sosial media terhadap akhlak mazmumah siswa di SMP Islam Terpadu Subulussalam. Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 6(2), 343–351. https://doi.org/10.59698/afeksi.v6i2.459
Chairi, A. I. N., Kurniawan, D. E., Safitri, A. D., Kusmanto, A. S., & Pratomo, S. A. (2025). Konseling kelompok pendekatan behavioral dengan teknik modeling untuk meningkatkan kedisiplinan belajar siswa sekolah menengah pertama. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(2), 1117–1130. https://doi.org/10.31316/g-couns.v9i2.6782
Dwiva, T. T., & Setyaputri, N. Y. (2022, July). Upaya meningkatkan disiplin belajar siswa dengan teknik modelling. Dalam Prosiding SEMDIKJAR (Seminar Nasional Pendidikan dan Pembelajaran) (Vol. 5, pp. 425–428). https://proceeding.unpkediri.ac.id/index.php/semdikjar/article/view/1968
Febriyana, F., & Rahman, I. (2023). Intervensi sosial anak pra sekolah dalam penyimpangan penggunaan gadget melalui modifikasi perilaku dengan teknik modelling. GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan, 10(2). https://www.governance.lkispol.or.id/index.php/description/article/view/124
Harahap, C. P. A., Halim, A., Azizah Ilmi, A., Panggabean, P. M. D., Azizah, N., & Aulia Yanda, R. (2023). Analisis kecanduan game online pada siswa dan strategi guru BK dalam pemberian layanan BK. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 9(2), 1354–1364. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.833
Hartati, A. (2022). Pengaruh teknik modeling untuk meningkatkan empati siswa. Realita: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 6(2). https://doi.org/10.33394/realita.v6i2.4524
Ismoko, A. P., Putro, D. E., Mahmudi, M. B., Sambodo, H., & Amin, M. M. (2024, December). Sosialisasi dampak penggunaan gawai berlebihan bagi kesehatan siswa. Dalam Prosiding Seminar Nasional Hasil Penelitian dan Abdimas (Vol. 3, pp. 105–109). https://prosiding.stkippacitan.ac.id/index.php/semnaspenelitianabdimas/article/view/142
Jannah, M., Sutoyo, A., & Wibowo, M. E. (2024). The effectiveness of behavioral group counseling with a modeling technique to improve students social interaction skills and empathy. Jurnal Bimbingan Konseling, 110–116. https://doi.org/10.15294/09scem72
Kharismaylinda, J., Dewi, I. S., Lubis, L. S., & Azzahra, L. D. (2025). Peran layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan motivasi belajar siswa: Kajian pustaka. Invention: Journal Research and Education Studies, 6(1), 285–290. https://doi.org/10.51178/invention.v6i1.2496
Kurniawati, E. (2023). Upaya mengurangi dampak negatif gadget pada kegiatan belajar mengajar melalui layanan bimbingan klasikal di kelas XI DKV2 SMK Negeri 1 Juwiring. VOCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan Kejuruan, 3(3), 139–147. https://doi.org/10.51878/vocational.v3i3.2405
Loban, M. N., Naisanu, M. F., & Sole, L. T. (2024). Pengembangan panduan konseling kelompok menggunakan teknik modeling untuk meningkatkan self-management. Journal of Educational and Learning Studies, 7(2), 1. https://doi.org/10.32698/02172
Marliana, A., Rokayah, S., & Farhurohman, O. (2024). Analisis dampak penggunaan TikTok terhadap minat belajar siswa. Fondatia, 8(2), 498–508. https://doi.org/10.36088/fondatia.v8i2.4814
Marlina, Y., Haurina, A., Putri, N. A., & Syaikhon, H. M. (2026). Peran konselor sekolah dalam mereduksi kecanduan gawai dan phubbing siswa di era digital. Jurnal Ilmiah Epigraf: Kajian Ilmu Sosial Multidisiplin, 1(3), 18–27. https://ejournal.inskripsi.org/index.php/epigraf/article/view/91
Maulia, D., & Setianingsih, E. S. (2023). Hubungan antara kontrol diri dengan kecanduan dalam penggunaan gawai pada siswa SMK Negeri X. JCOSE Jurnal Bimbingan dan Konseling, 5(2), 125–131. https://jkp.upstegal.ac.id/index.php/jkpancaksakti/article/view/137
Meilinawati, A., & Ampuni, S. (2026). Teknik modeling untuk mengelola disregulasi emosi pada anak prasekolah: Suatu pendekatan kognitif perilakuan. Gadjah Mada Journal of Professional Psychology (GamaJPP), 12(1), 17. https://doi.org/10.22146/gamajpp.109895
Perwitasari, I. D., Hendrawan, J., Yusman, Y., & Pratama, E. (2026). Edukasi digital wellbeing sebagai intervensi berbasis sekolah untuk meningkatkan literasi digital dan penggunaan gadget sehat. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak, 2(2), 333–341. https://journals.raskhamedia.or.id/jupemba/article/view/184
Rosyidah, N., & Indrakurniawan, M. (2025). Dampak intensitas penggunaan gawai terhadap hasil belajar siswa kelas VI SDN Larangan Sidoarjo. Academia Open, 10(1). https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12010
Wahyuni, W., Mahmudah, R., Azis, M. I., Malik, F., & Indalifiany, A. (2025). Sosialisasi dampak negatif kecanduan game online dan media sosial bagi kesehatan mental remaja SMP Negeri 13 Kendari. Jurnal Abdi dan Dedikasi Kepada Masyarakat Indonesia, 3(1), 97–105. https://www.polbinhus.ac.id/jurnal/JPMPolbinhus/article/view/342
Xiao, B., Zhao, H., Hein-Salvi, C., Parent, N., & Shapka, J. D. (2025). Examining self-regulation and problematic smartphone use in Canadian adolescents: A parallel latent growth modeling approach. Journal of Youth and Adolescence, 54(2), 468–479. https://link.springer.com/article/10.1007/s10964-024-02071-x
Yulianti. (2023). Pengaruh pengaplikasian layanan bimbingan dan konseling terhadap minat belajar pada siswa. Biblio Couns: Jurnal Kajian Konseling dan Pendidikan, 6(3). https://doi.org/10.30596/bibliocouns.v6i3.16823
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















