EFEKTIVITAS TEKNIK PROBLEM SOLVING DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 2 MANDREHE

Authors

  • Try Lesni Gulo Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Nias
  • Hosianna Rodearni Damanik Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Nias
  • Famahato Lase Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Nias
  • Justin Foera-era Lase Program Studi Bimbingan dan Konseling, FKIP, Universitas Nias

DOI:

https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15158

Keywords:

Problem Solving, Bimbingan Klasikal, Kemandirian Belajar

Abstract

ABSTRACT

Learning independence is an essential component of the educational process, as it is associated with students’ ability to organize learning activities, take initiative, and respond responsibly to various academic challenges. Problems identified among students at SMK Negeri 2 Mandrehe included limited participation in learning activities, delays in completing assignments, low initiative in seeking learning resources, and dependence on peers when encountering difficulties. This study examined changes in students’ learning independence following the implementation of problem-solving techniques within classical guidance services. A quantitative approach employing a one-group pretest-posttest design was applied. Nineteen students from Class X-RPL were selected from a population of 65 students through purposive sampling. Data were collected using a learning independence questionnaire, supported by observation, and analyzed through descriptive statistics and a Paired Sample t-Test. The research procedure consisted of measuring students’ initial conditions, implementing classical guidance activities involving problem identification, alternative solution development, decision-making, and evaluation, followed by a final measurement. The mean score for learning independence increased from 61.11 to 85.95, with a significance value of 0.000 (<0.05). These findings indicate that engaging students in identifying and resolving their learning-related problems can strengthen their capacity to manage the learning process more independently and responsibly.

ABSTRAK

Kemandirian belajar menjadi bagian penting dalam proses pendidikan karena berkaitan dengan kemampuan siswa mengatur aktivitas belajar, mengambil inisiatif, dan menghadapi berbagai hambatan akademik secara bertanggung jawab. Permasalahan yang ditemukan pada siswa SMK Negeri 2 Mandrehe menunjukkan masih adanya kecenderungan kurang aktif dalam pembelajaran, keterlambatan menyelesaikan tugas, rendahnya inisiatif mencari sumber belajar, serta ketergantungan kepada teman ketika menghadapi kesulitan. Penelitian ini mengkaji perubahan kemandirian belajar siswa setelah teknik problem solving diterapkan dalam layanan bimbingan klasikal. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sebanyak 19 siswa kelas X-RPL dipilih dari populasi 65 siswa melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket kemandirian belajar dan observasi sebagai data pendukung, kemudian dianalisis secara deskriptif serta diuji menggunakan Paired Sample t-Test. Pelaksanaan penelitian dilakukan melalui pengukuran kondisi awal, pemberian layanan bimbingan klasikal dengan tahapan identifikasi masalah, penentuan alternatif solusi, pengambilan keputusan, dan evaluasi, kemudian diakhiri dengan pengukuran kondisi akhir. Rata-rata skor kemandirian belajar meningkat dari 61,11 menjadi 85,95 dengan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Temuan tersebut menunjukkan bahwa keterlibatan siswa dalam proses mengenali dan menyelesaikan persoalan belajar dapat memperkuat kemampuan mereka untuk mengelola proses belajar secara lebih mandiri dan bertanggung jawab.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustin, D. (2025). Pengaruh konseling kelompok terhadap kemandirian belajar siswa SMK di Negeri Telkom Banda Aceh. Jurnal Penelitian Bimbingan dan Konseling, 10(2). https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/JPBK/article/view/35425

Anshori, M. I. (2022). Kemampuan pemecahan masalah ditinjau dari kemandirian belajar siswa pada pembelajaran problem solving berbantuan Schoology. Jurnal Prasasti Ilmu, 2(1), 54–59. https://doi.org/10.24176/jpi.v2i1.6393

Ardhiani, N. G. A., & Muliastrini, E. N. K. (2026). Self-regulated learning sebagai faktor penting dalam meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa sekolah dasar. Adi Widya: Jurnal Pendidikan Dasar, 11(1), 23–36. https://doi.org/10.25078/aw.v11i1.6415

Arofah, R., & Ardiyanti, Y. (2025). Pengaruh model collaborative problem solving terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari kemandirian belajar. Polinomial: Jurnal Pendidikan Matematika, 4(3), 798–806. https://doi.org/10.56916/jp.v4i3.2158

Asih, F. P., Jaya, A., & Rozzaqyah, F. (2025). Penerapan bimbingan klasikal metode problem-based learning untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Edukasiana: Jurnal Inovasi Pendidikan, 4(3), 639–646. https://doi.org/10.56916/ejip.v4i3.1379

Depin, A. B. S., & Ajekunle, N. H. (2023). Peran pembelajaran berbasis masalah dalam mengembangkan kemandirian siswa. Chatra: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 1(3), 98–104. https://doi.org/10.62238/chatra.v1i3.168

Ditasari, D. D., Sukestiyarno, & Kharisudin, I. (2025). Systematic literature review: Problem solving ability reviewed from students' learning independence. Prima: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 72–80. https://doi.org/10.31000/prima.v9i1.13267

Edo, S., Dharmayana, I. W., & Dewi, H. (2024). Analisis alokasi waktu bimbingan klasikal berdasarkan Permendikbud Nomor 111 Tahun 2014 di SMAN 2 Kota Bengkulu. Triadik, 23(2), 177–185. https://doi.org/10.33369/triadik.v23i2.39818

Erlindawati, E., & Silvianetri, S. (2025). Penerapan teknik problem solving dalam konseling kelompok. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 11(2), 220. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/6483284

Huang, J., Cai, Y., Lv, Z., Huang, Y., & Zheng, X. L. (2024). Toward self-regulated learning: Effects of different types of data-driven feedback on pupils’ mathematics word problem-solving performance. Frontiers in Psychology, 15, 1356852. https://www.frontiersin.org/journals/psychology/articles/10.3389/fpsyg.2024.1356852/full

Novitasari, I., Trisnani, R. P., & Purnamasari, J. (2026). Peningkatan self-regulated learning melalui layanan bimbingan klasikal dengan metode experiential learning siswa kelas VIIF SMPN 8 Madiun. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(2), 340–353. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/53957

Panzola, N. F., Firman, Netrawati, & Abdul Rahman, M. N. (2024). Hubungan konsep diri dan penyesuaian diri dengan kemandirian belajar siswa. Edu Research, 4(4), 79–91. https://doi.org/10.47827/jer.v4i4.135

Rabbiani, H. (2024). Efektivitas layanan informasi dengan metode problem solving untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa. NIZHAMIYAH, 14(1), 24–37. https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/nizhamiyah/article/view/3240

Rahmadayanti, D., & Hartoyo, A. (2022). Potret Kurikulum Merdeka, wujud Merdeka Belajar di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 7174–7187. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3431

Rahman, A. K., Setianingsih, E. S., Ismanto, H. S., & Respati, A. R. (2024). Pengaruh layanan bimbingan klasikal terhadap kemandirian belajar peserta didik kelas X SMAN 6 Semarang. Indonesian Journal of Educational Counseling, 8(2), 228–236. https://doi.org/10.30653/001.202482.404

Rukmana, W. A., & Hariastuti, R. T. (2026). Penerapan bimbingan klasikal teknik problem solving untuk meningkatkan self-regulated learning pada siswa. Jurnal BK UNESA, 16(1), 192–197. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/jurnal-bk-unesa/article/view/75754

Sakinah, T. A., Mardatilah, W. Z., & Gusmaneli, G. (2026). Strategi pembelajaran aktif sebagai upaya meningkatkan kemandirian belajar siswa. Maximal Journal: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan, 3(4), 156–164. http://malaqbipublisher.com/index.php/MAKSI/article/view/1083

Sumilat, J. M., & Geor, G. (2024). Pendidikan berbasis Kurikulum Merdeka di tingkat sekolah dasar menggali potensi anak untuk masa depan yang lebih unggul. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 9(7), 3636–3648. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v9i7.16382

Trisnowati, E., Rizal, Y., Mawaddah, E., Herlina, U., Sulistiawan, H., & Hendrik. (2025). The effectiveness of problem-solving-based group counselling to improve academic self-efficacy among junior high school students in Pontianak. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10(01), 346–358. https://doi.org/10.31316/g-couns.v10i01.8056

Wardana, A. W., & Rosada, U. D. (2024). Keefektifan layanan bimbingan kelompok teknik problem solving untuk meningkatkan kemandirian belajar dalam menentukan karir. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan dan Humaniora, 3(2), 209–219. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1550

Zahira, S., Asyah, N., Saragih, N. A., & Zulkarnaen, I. (2025). Pengaruh layanan bimbingan kelompok teknik problem solving terhadap kemandirian belajar siswa kelas X MAN 2 Deli Serdang tahun ajaran 2024/2025. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 333–344. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/35092

Downloads

Published

2026-10-14

How to Cite

Gulo, T. L., Damanik, H. R., Lase, F., & Lase, J. F.- era. (2026). EFEKTIVITAS TEKNIK PROBLEM SOLVING DALAM LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL UNTUK MENINGKATKAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA DI SMK NEGERI 2 MANDREHE. EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran , 6(4), 4218–4228. https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15158

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.