PENGARUH BERMAIN KOLASE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI

Authors

  • Cintya Nur Anggraeni Universitas Pendidikan Indonesia
  • Gia Nikawanti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ihsan Abdul Patah Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.13349

Keywords:

Motorik Halus, Bermain Kolase, Anak Usia Dini

Abstract

ABSTRACT

Differences in learning experiences may result in varying levels of fine motor development among young children. This study examined changes in fine motor skills through collage play by considering children’s abilities before and after the learning activities and comparing them with a group that participated in regular classroom activities without collage intervention. The study involved 30 children from Group B at a kindergarten in Purwakarta Regency, comprising 15 children in the experimental group and 15 in the control group selected through purposive sampling. A quantitative approach was employed using a Nonequivalent Control Group Design. Fine motor skills were assessed using an observation sheet, while documentation was used as supporting data. Data were processed using SPSS version 26 through descriptive statistics, normality and homogeneity tests, an independent t-test, and N-Gain analysis. In the experimental group, the mean score increased from 57.92 on the pretest to 82.08 on the posttest. The control group increased from 64.58 to 71.25. The posttest difference yielded a significance value of 0.011 (p < 0.05), while the experimental group achieved an N-Gain score of 60.38, categorized as moderate, compared with 20.89, categorized as low, in the control group, with a significance value of 0.000. These findings position collage play as a learning experience associated with greater improvements in fine motor development among the experimental group within the context of this study.

ABSTRAK

Perbedaan pengalaman belajar dapat menghasilkan perkembangan kemampuan motorik halus yang tidak sama pada anak usia dini. Penelitian ini menelaah perubahan kemampuan tersebut melalui kegiatan bermain kolase dengan memperhatikan kondisi anak sebelum dan sesudah pembelajaran serta perbedaannya dengan kelompok yang mengikuti kegiatan kelas tanpa perlakuan kolase. Sebanyak 30 anak kelompok B dari salah satu TK di Kabupaten Purwakarta terlibat dalam penelitian, terdiri atas 15 anak kelompok eksperimen dan 15 anak kelompok kontrol yang dipilih melalui purposive sampling. Pendekatan kuantitatif digunakan dalam Nonequivalent Control Group Design. Kemampuan motorik halus diamati melalui lembar observasi, sedangkan dokumentasi digunakan sebagai data pendukung. Pengolahan data menggunakan SPSS versi 26 melalui statistik deskriptif, uji normalitas, homogenitas, uji-t independent, dan N-Gain. Pada kelompok eksperimen, rata-rata skor meningkat dari 57,92 pada pretest menjadi 82,08 pada posttest. Kelompok kontrol mengalami perubahan dari 64,58 menjadi 71,25. Perbedaan posttest menunjukkan signifikansi 0,011 (p < 0,05), sementara N-Gain kelompok eksperimen mencapai 60,38 dalam kategori sedang, lebih tinggi daripada kelompok kontrol sebesar 20,89 dalam kategori rendah, dengan signifikansi 0,000. Temuan ini menempatkan kegiatan kolase sebagai pengalaman bermain yang berkaitan dengan peningkatan motorik halus yang lebih tinggi pada kelompok eksperimen dalam konteks penelitian ini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agysni, D. S., & Alfarihah, A. M. (2024). Meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan kolase dengan media bahan alam. Jurnal Warna: Pendidikan dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 9(2), 142–153. https://doi.org/10.24903/jw.v9i2.1756

Akollo, J. G., Tarumasely, Y., Surur, M., & Kristen, P. (2023). Meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui teknik kolase berbahan loleba. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 358-373. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3748

Aminah, S., Kuriawaty, L., & Apriyansyah, C. (2024). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus melalui Kegiatan Kolase pada Anak Usia 5-6 Tahun di PAUDQU Al Mu’awanah Setu Bekasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 36029–36036. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/19353

Chaerunnisa, N. A., Bachtiar, M. Y., & Ilyas, S. N. (2025). Pengaruh kegiatan kolase bahan bekas terhadap kemampuan motorik halus anak pada Kelompok B di TK Amalia Kecamatan Makassar. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2), 1598-1609. https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i2.2528

Citra, A., & Wirman, A. (2024). Pengaruh kegiatan kolase dengan pemanfaatan bahan alam terhadap keterampilan motorik halus anak di Taman Kanak-kanak Aisyiyah Koto Baru Maninjau Kabupaten Agam. Asian Journal of Early Childhood and Elementary Education, 2(5), 509–522.

https://doi.org/10.58578/ajecee.v2i5.3742

Efendi, D. I. (2025). Pengaruh kolase dengan bahan alam terhadap perkembangan motorik halus di tk pamardhisiwi kecamatan plumpang kabupaten tuban. Golden Childhood Education Journal (GCEJ), 6(2), 21-31. https://doi.org/10.55719/gcej.v6i2.2024

Ernawati, E., Rahmah, N., & Hasis, P. K. (2025). Enhancing fine motor skills through collage activities using natural materials in kindergarten. Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research, 4(1). https://doi.org/10.31958/ijecer.v4i1.14994

Harianja, J., Siregar, R., & Lubis, J. N. (2023). Upaya Meningkatkan Motorik Halus Melalui Kegiatan Mewarnai Di Taman Kanak-Kanak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4837–4847. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.5158

Irwan, A., & Aulina, C. N. (2025). An natural material collage develops fine motor skills in early childhood. Academia Open, 10(1).

https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.12274

Kurniawati, R., Almubarok, M. S., & Ismaeil, N. (2026). Enhancing eye–hand coordination in early childhood through sensorimotor play with clamp media: A classroom action research. Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research, 5(1). https://doi.org/10.31958/ijecer.v5i1.16626

Lestari, S. A., Gery, M. I., & Lyesmaya, D. (2024). Meningkatkan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan seni melipat origami pada anak kelompok A TK Aisyiyah 3 Cipetir. SEMNASFIP. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/SEMNASFIP/article/view/23567

Lubis, N. H., Wahyuni, A., & Daulay, A. M. (2025). Analisis Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Kegiatan Kolase di RA Darussalam Kota Siantar. Khirani: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 95-108. https://doi.org/10.47861/khirani.v3i1.1564

Marnia, R. (2025). Analisis Efektivitas Kegiatan Kolase terhadap Pengembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini di RA Nurul Islam Ranugedang. Innovasi: Jurnal Inovasi Pendidikan, 11(2), 288-297. https://doi.org/10.64540/y9j7hm08

Melisa, P., & Ramadhani, R. (2025). Perbedaan keterampilan motorik halus anak usia 5–6 tahun melalui kolase media sekam padi di PAUD Sola Gracia Balige. Journal Sport Science Indonesia, 4(3), 151–163.

https://doi.org/10.31258/jassi.4.3.151-163

Rusmaniah, R., Cinantya, C., & Ilhami, M. R. (2022). Fine Motor Development for Children Aged 4-6 Years by Using Woven Products in Kampung Purun. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 13(2), 105-112. https://ejournal.upi.edu/index.php/cakrawaladini/article/view/48326

Saepudin, A., Iskandar, Y. Z., & Herawati, E. (2022). Pengembangan aspek motorik halus pada anak usia dini melalui metode kolase pada TKQ Nurul Huda Karawang. Jurnal Al-Amar: Ekonomi Syariah, Perbankan Syariah, Agama Islam, Manajemen Dan Pendidikan, 3(1), 69-80. http://ojs-steialamar.org/index.php/JAA/article/view/144

Suryadin, A., & Wahyuningsih, E. T. (2023). Perkembangan Motorik Anak Usia Dini. SALIHA: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 44-60. https://doi.org/10.54396/saliha.v6i1.523

Widiastuti, W., & Hulwan, N. I. (2025). Meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan kolase dengan bahan alam di tk labschool bani saleh. Jurnal Anak Bangsa, 4(2), 288-296. https://jas.lppmbinabangsa.ac.id/index.php/home/article/view/119

Yulia, K. A. (2024). Peningkatan keterampilan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan messy play. Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini, 21(1). https://doi.org/10.17509/edukids.v21i2.71647

Yuliawati, A., Zulianti, P., & Puspitasari, E. (2023). Analisis kemampuan motorik halus dan kreativitas pada anak usia dini melalui kegiatan kolase. Edu Happiness: Jurnal Ilmiah Perkembangan Anak Usia Dini, 2(1), 89-101. https://doi.org/10.62515/eduhappiness.v2i1.162

Zanada, J. F., Suhartini, B., Nasrulloh, A., Susanto, N., & Lourenco, C. C. V. (2023). The Effectiveness Of Play On The Motor Of Pre-School Children. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 8(2), 112-120. https://doi.org/10.26740/jossae.v8n2.p112-120

Downloads

Published

2026-10-10

How to Cite

Anggraeni, C. N., Nikawanti, G., & Patah, I. A. (2026). PENGARUH BERMAIN KOLASE TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA DINI. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(4), 3407–3416. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i4.13349

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.