PENGARUH MEDIA ADVENTURE SENSORY PATH TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR ANAK USIA 5-6 TAHUN
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.13098Keywords:
Adventure Sensory Path, Motorik Kasar, Anak Usia DiniAbstract
ABSTRACT
Gross motor development is an essential aspect of early childhood growth that supports children's physical abilities, coordination, and readiness to participate in various learning activities. Therefore, the use of engaging and developmentally appropriate learning media is needed to optimize gross motor stimulation. This study aimed to examine the effect of the Adventure Sensory Path as a learning medium on the gross motor development of children aged 5–6 years at TK Kartika XIX-39 Purwakarta, West Java. This study employed a quantitative approach using a one-group pretest-posttest experimental design involving 22 children aged 5–6 years. Data were collected through an observation checklist assessing five indicators of gross motor development, namely balance, strength, agility, coordination, and flexibility. The data were analyzed using the N-Gain test, Shapiro–Wilk normality test, and Wilcoxon Signed Ranks test. The findings revealed that the implementation of the Adventure Sensory Path improved children's gross motor development across all measured indicators and had a significant positive effect on their gross motor skills. These findings suggest that the Adventure Sensory Path is an effective alternative learning medium for stimulating gross motor development in early childhood. Future studies are recommended to employ a quasi-experimental design with a control group and involve a larger sample to provide more comprehensive evidence.
ABSTRAK
Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek perkembangan yang berperan penting dalam mendukung kemampuan fisik, koordinasi gerak, serta kesiapan anak untuk mengikuti berbagai aktivitas pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran yang menarik dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini untuk mengoptimalkan stimulasi perkembangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Adventure Sensory Path terhadap perkembangan motorik kasar anak usia 5–6 tahun di TK Kartika XIX-39 Purwakarta, Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one-group pretest-posttest yang melibatkan 22 anak usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi yang mengukur lima indikator perkembangan motorik kasar, yaitu keseimbangan, kekuatan, kelincahan, koordinasi, dan fleksibilitas, kemudian dianalisis menggunakan uji N-Gain, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji Wilcoxon Signed Ranks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Adventure Sensory Path mampu meningkatkan perkembangan motorik kasar anak pada seluruh indikator yang diukur dan memberikan pengaruh yang signifikan setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa media Adventure Sensory Path efektif digunakan sebagai alternatif media pembelajaran untuk menstimulasi perkembangan motorik kasar anak usia dini. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan kelompok kontrol agar efektivitas media dapat dibandingkan secara lebih komprehensif.
Downloads
References
Abellia, N., & Loka, N. (2026). Implementasi finger painting pada perkembangan motorik halus anak usia dini. Generasi, 4(1), 1–17. https://doi.org/10.59784/generasi.v4i1.241
Adhi, S., Fauziah, P. Y., & Charungkaittikul, S. (2025). Evaluation of adventure-based learning to grow national insight in children. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan, 29(2), 167–184. https://doi.org/10.21831/pep.v29i2.66555
Aliriad, H., Da'i, M., & Apriyanto, R. (2023). Strategi peningkatan motorik untuk menstimulus motorik anak usia dini melalui pendekatan aktivitas luar ruangan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4609–4623.
https://repository.unugiri.ac.id:8443/id/eprint/4827/
Allsabah, M. A. H., & Sugito, S. (2025). Gambaran keterampilan motorik dasar siswa sekolah dasar: Analisis empiris dari hasil pembelajaran pendidikan jasmani. Jurnal Dunia Pendidikan, 6(1), 40–49. https://doi.org/10.55081/jurdip.v6i1.3985
Anisykurli, M. I., & Haque, S. A. U. (2025). Efektivitas latihan motorik kasar terhadap permasalahan sensori integrasi pada anak sekolah dasar. Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial & Hukum, 3(6), 10955–10969. https://doi.org/10.61104/alz.v3i6.2883
Damayanti, P. D., Muslihin, H. Y., & Rahman, T. (2022). Efektivitas alat permainan edukatif (APE) terhadap perkembangan kognitif anak usia dini. As-Sabiqun, 4(2), 443–455.
https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/assabiqun/article/view/1780
Han, Z., Li, S., Wang, X., Hu, X., Higashita, R., & Liu, J. (2025). Multi-path sensory substitution device navigates the blind and visually impaired individuals. Displays, 87, 103200. https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S0141938225002379
Hastutiningtas, W. R., Setyabudi, I., & Maemunah, N. (2023). Penggunaan sensory path untuk mendukung perkembangan motorik anak usia prasekolah di Tarbiyatul Athfal Pesan Ibu. Journal of Indonesian Society Empowerment, 1(2), 63–69.
https://doi.org/10.61105/jise.v1i2.31
Husaen, R. R. (2024). Peran stimulasi dini terhadap perkembangan motorik kasar dan halus anak usia dini. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(7), 1128–1137.
https://www.jurnal.peneliti.net/index.php/JIWP/article/view/12050
Janah, R. N., Patilima, H., & Yuliantina, I. (2026). Development of the “Langkah Ceria” interactive carpet media to improve gross motor skills of early childhood. Journal of Scientific Research, Education, and Technology (JSRET), 5(1), 879–896.
https://doi.org/10.58526/jsret.v5i1.1067
Kabanga, T., Tulak, T., Linggi, L. R. A., Maharani, Y., & Leke, R. B. (2025). Bermain dan belajar: Program peningkatan keterampilan sosial anak SD melalui aktivitas edukatif. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 6(1), 410–417. https://doi.org/10.46306/jabb.v6i1.1596
Khadijah, K., Nasution, H., Hasibuan, A. N., Pitriana, E. R., Lubis, K. A. B., & Hasibuan, Y. A. (2025). Deteksi dini gangguan perkembangan motorik kasar dan halus pada anak usia dini. Tut Wuri Handayani: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 4(3), 157–163. https://doi.org/10.59086/jkip.v4i3.1166
Khatimah, K. (2026). The implementation of green adventure learning to enhance gross motor skills in children aged 5–6 years. Indonesian Journal of Early Childhood Educational Research (IJECER), 5(1), 36–46. https://doi.org/10.31958/ijecer.v5i1.16662
Mof, Y., Amin, B., Ramadan, W., & Pranajaya, S. A. (2023). Terapi motorik anak: Studi awal terapi pada anak autisme di Pusat Layanan Disabilitas dan Pendidikan Inklusi Kalsel. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(5), 8328–8338.
https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/5003
Nurhasanah, N., Yarmi, G., & Apriliana, A. C. (2024). Program pendampingan penerapan learning through play di sekolah dasar wilayah Pekalongan Jawa Tengah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(4), 4489–4497.
https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i4.3922
Nurjannah, S., & Masitah, W. (2025). Pengaruh alat permainan edukatif portable sensory path terhadap pemahaman budaya Indonesia pada anak usia dini di TK An-Najwa. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 602–615.
https://doi.org/10.30605/cjpe.8.2.2025.5824
Rakhmawati, R. (2022). Alat permainan edukatif (APE) untuk meningkatkan perkembangan sosial emosional anak usia dini. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(2), 381–387. https://doi.org/10.51214/bocp.v4i2.293
Rusmania, A., & Jumiatin, D. (2024). Playmate sensory path sebagai media pembelajaran dalam mengembangkan perkembangan motorik kasar anak usia dini. CERIA (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 7(5).
https://journal.ikipsiliwangi.ac.id/ceria/article/view/25108
Septika, N., Kurniawan, N., & Barata, M. A. S. (2025). Hubungan antara aktivitas fisik dan kesehatan mental anak usia dini di era digital. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(4), 1662–1672. https://doi.org/10.30605/cjpe.8.4.2025.6500
Setyawati, S. I., Fatimah, N., & Kiromi, I. H. (2026). Implementation of obstacle course games as a strategy for developing gross motor skills in early childhood education at Ar Rahmah PKK Kindergarten. Community: Jurnal Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 5(1), 323–337. https://doi.org/10.61166/community.v5i1.152
Sumaryanti, S., Suhartini, B., & Budiyanti, E. S. (2024). Stimulasi perkembangan motorik kasar terhadap pembelajaran jasmani anak. Jurnal Tunas Pendidikan, 6(2), 437–444. https://www.ejournal.ummuba.ac.id/index.php/pgsd/article/view/1644
Susanti, U. V. (2024). Portable sensory path: Alternatif pembelajaran pada pendidikan anak usia dini masa Covid-19. WALADUNA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 7(2), 122–132. https://doi.org/10.12928/waladuna.v7i2.1288
Waskita, D. T., Surya, C. M., & Febriana, R. (2022). Kemampuan motorik kasar melalui teknik permainan lari estafet pada anak usia 3–4 tahun. Jurnal Tahsinia, 3(1), 53–62. https://ojs.iai-rakeyansantang.ac.id/index.php/tahsinia/article/view/312
Yuliana, T., Prastiwi, B. K., & Hutomo, P. (n.d.). Implementation of adventure education-based physical education learning on the kinesthetic intelligence class X students of SMAN 9 Semarang. PHEDHERAL, 21(2), 84–90.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












