IMPLEMENTASI KETELADANAN BRUDER FIC DALAM PENGEMBANGAN KARAKTER ANAK USIA DINI SECARA HOLISTIK STUDI ANALISIS TK PL BERNARDUS SEMARANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.12259Keywords:
Keteladanan Bruder FIC, Karakter Anak Usia Dini, Pendekatan Holistik, Pengembangan Karakter PAUDAbstract
ABSTRACT
Character development in early childhood requires more than routine habituation; it depends on learning experiences that enable children to internalize values through their everyday interactions. This issue remains significant because the integration of institutional spiritual values into learning activities, classroom interactions, and child development assessment has received limited attention in early childhood education research. This study explored the implementation of the Brother FIC exemplary values in fostering holistic character development at TK PL Bernardus Semarang. A descriptive qualitative approach was employed, involving the principal, a classroom teacher, and four children from Group B as the primary data sources. Data were collected through observations, interviews, and document analysis, and were analyzed interactively through data reduction, data display, and conclusion verification, supported by technique triangulation and member checking. The findings indicate that the Brother FIC exemplary values were consistently integrated into classroom instruction, daily habituation, classroom culture, and teacher–child interactions, creating meaningful learning experiences that supported children's moral-religious, socio-emotional, language, cognitive, physical-motor, and creative development. Continuous assessment was conducted through classroom observations and developmental assessment tailored to children's characteristics. The study concludes that the Brother FIC exemplary values function as a pedagogical mechanism that integrates Catholic spirituality with holistic character development in the daily life of early childhood education.
ABSTRAK
Pendidikan karakter pada anak usia dini tidak cukup dibangun melalui pembiasaan yang bersifat rutin, tetapi memerlukan pengalaman belajar yang memungkinkan anak menghayati nilai dalam kehidupan sehari-hari. Persoalan tersebut menjadi penting karena integrasi nilai spiritual lembaga ke dalam pembelajaran, interaksi, dan penilaian perkembangan masih belum banyak dikaji pada satuan PAUD. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi nilai keteladanan Bruder FIC dalam pengembangan karakter anak usia dini secara holistik di TK PL Bernardus Semarang. Pendekatan kualitatif deskriptif digunakan dengan melibatkan kepala sekolah, guru kelas, dan empat anak kelompok B sebagai sumber data. Informasi dihimpun melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dikaji secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, serta verifikasi temuan yang diperkuat dengan triangulasi teknik dan member check. Temuan memperlihatkan bahwa nilai keteladanan Bruder FIC dihadirkan secara konsisten melalui pembelajaran, pembiasaan, budaya kelas, dan interaksi guru dengan anak sehingga membentuk pengalaman belajar yang mendukung perkembangan moral-keagamaan, sosial-emosional, bahasa, kognitif, fisik-motorik, dan kreativitas. Penilaian dilakukan secara berkelanjutan melalui observasi dan asesmen perkembangan sesuai karakteristik anak. Penelitian ini menegaskan bahwa keteladanan Bruder FIC berfungsi sebagai mekanisme pedagogis yang menghubungkan spiritualitas Katolik dengan pengembangan karakter anak usia dini secara holistik dalam kehidupan sekolah.
Downloads
References
Asep, A. R., Kania, G., Haryanti, H. C., Febrianthy, C., & Hendrayana, S. P. (2026). Penanaman nilai kejujuran dalam pembentukan karakter integritas anak usia dini melalui keteladanan guru. Indonesian Journal of Elementary Education (IJETE), 2(1), 93–104. https://doi.org/10.62567/ijete.v2i1.2364
Alfadhilah, J. (2025). Filsafat pendidikan anak usia dini menurut Jean Piaget. Alzam: Journal of Islamic Early Childhood Education, 5(1), 94–111. https://doi.org/10.51675/alzam.v5i1.1092
Burke, K., Macy, M., & Edokhamhen, E. (2025). Authentic assessment practices for supporting child development during the preschool-to-kindergarten transition: A multiyear comparison of parental and teacher ratings. Early Childhood Education Journal, 53, 2933–2947. https://link.springer.com/article/10.1007/s10643-025-01884-0
Damayanti, M., Elan, E., & Gandana, G. (2025). Metode pembiasaan untuk mengembangkan karakter kemandirian anak usia dini. JECIE (Journal of Early Childhood and Inclusive Education), 8(2), 419–425. https://doi.org/10.31537/jecie.v8i2.1868
Hasibuan, R. A. (2025). Implementasi pendidikan karakter religius melalui kegiatan pembiasaan harian pada anak usia dini di Yayasan Taman Pendidikan TPQ/RA Wahyu. Karakter: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan Islam, 2(4), 42–53. https://doi.org/10.61132/karakter.v2i4.1287
Iki, I., Rizqi, A. M., & Purwati, P. (2024). Implementasi keteladanan guru dalam pendidikan karakter religius anak usia dini di RA Persis 56. Jurnal PAUD Agapedia, 8(2), 209–216. https://doi.org/10.17509/jpa.v8i2.77303
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. (2025). Rapor Pendidikan 2025: Rujukan untuk Pembenahan Pendidikan. Puslapdik Kemendikdasmen
Kholidah, D., Fatimah, N., & Purnamasari, D. A. F. (2025). Relasi antara kondisi lingkungan sekolah dan pembentukan karakter anak usia dini. Journal of Education Research, 6(3), 605–612. https://doi.org/10.37985/jer.v6i3.2421
Liani, P. N. (2024). Media pembelajaran efektif dalam menstimulasi perkembangan sosial emosional anak usia dini. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 10–27. https://doi.org/10.61104/dz.v2i2.315
Mardia, R., Nurjanah, R., & Sriwahyuni, E. (2025). Pendidikan ramah anak berbasis budaya lokal: Pendekatan holistik dalam PAUD. VIVENDUM: Vision of Islamic Values Dynamics Journal, 1(1), 64–72.
https://journals.nusanara.com/index.php/vivendum/article/view/12
Nurazizah, S., Surya, C. M., & Arifudin, O. (2026). The role of teachers in instilling disciplined character in early childhood 5–6 years old at Darussalam Early Childhood Education Center. International Journal of Science Education and Technology Management (IJSETM), 5(1), 1–13. https://ijsetm.my.id/index.php/ijsetm/article/view/45
Nuraida, N., Azis, A., Nasuhi, A., & Lubis, L. H. (2022). Holistic education for developing early childhood potential: A literature review. Educational Review: International Journal, 19(2), 221–249. http://acasch.com/index.php/er/article/view/38
Nurlina, N., Halima, H., Selman, H., Muallimah, M., Usman, U., & Amalia, W. O. S. (2024). Integrasi nilai-nilai religius dalam pendidikan karakter anak usia dini. ULIL ALBAB: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 3(10), 252–260. https://doi.org/10.56799/jim.v3i10.5253
Nurhaliza, N., Zuliana, Z., & Qorib, M. (2025). Enhancing early childhood character education through role modeling and care: A case study at Tadika Al-Fikh Orchard Port Klang Malaysia. Journal of English Language and Education, 10(2), 338–346. https://doi.org/10.31004/jele.v10i2.766
Rahmawati, I., & Riyadi, R. (2025). Implementasi penilaian autentik dalam Kurikulum Merdeka di RA Darul Abror Kabupaten Brebes. Asghar: Journal of Children Studies, 5(1), 51–60. https://doi.org/10.28918/asghar.v5i1.8760
Rohman, M., & Rachmah, L. L. (2025). Kontribusi tokoh agama sebagai figur teladan dalam pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 19–30. https://doi.org/10.58222/jurip.v4i1.1272
Rosnawati, A. (2025). Keteladanan guru dalam pembentukan karakter kejujuran dan kedisiplinan pada siswa PAUD: Suatu tinjauan literatur. Jurnal Humaniora dan Sosial Sains, 2(3), 302–309. https://humaniorasains.id/jhss/article/view/137
Sitorus, A. S., Ain, D. N. A., Fadillah, A. P., Zahra, A., Juwita, F. S., Ginting, F. A. B., & Saragih, D. S. (2026). Peran guru dalam proses pembentukan nilai karakter anak usia dini di TK Alfatih Desa Jaranguda Kabupaten Karo: Penelitian. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(4), 22390–22395. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i4.5868
Suarningsih, N. M., Santika, I. G. N., Roni, A. R. B., & Kristiana, R. J. (2024). Pendidikan karakter di Indonesia dalam berbagai perspektif: Definisi, tujuan, landasan dan prakteknya. JOCER: Journal of Civic Education Research, 2(2), 61–73. https://doi.org/10.60153/jocer.v2i2.100
Subhaktiyasa, P. G., Ayu, S., Candrawati, K., Sumaryani, N. P., Sunita, W., & Syakur, A. (2023). Penerapan statistik deskriptif: Perspektif kuantitatif dan kualitatif. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 14(1), 2124.
https://doi.org/10.59672/emasains.v14i1.4450
Syahdia, H., & Khadijah, K. (2025). Pengaruh lingkungan belajar anak usia 5–6 tahun terhadap perkembangan bahasa di RA Al-Hanif. Jurnal Raudhah, 13(1), 98–116. http://dx.doi.org/10.30829/raudhah.v13i1.4637
Wahyudi, M., Arisanti, F., & Muttaqin, M. A. (2024). Pendekatan holistik dalam pendidikan anak usia dini: Menyelaraskan aspek kognitif, emosional dan sosial. Journal of Early Childhood Education Studies, 4(1), 33–72.
https://doi.org/10.54180/joeces.2024.4.1.33-72
Wajib, M., & Hamdiana, H. (2025, December). Studi literatur: Permainan tradisional sebagai media alternatif stimulasi perkembangan motorik anak usia dini. In Prosiding Seminar Nasional Prodi Magister dan Doktoral Pendidikan Olahraga FIK UNNES, 1(1), 161–166. https://proceedings.unnes.ac.id/snpor/article/view/4818
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












