IMPLEMENTASI KEGIATAN MEMBACA DONGENG OLEH GURU PADA PEMBELAJARAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI ANAK USIA DINI DI TK PRA WIDYA DHARMA DEMULIH
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.14486Keywords:
Kegiatan Membaca Dongeng, Implementasi Pembelajaran, Kemampuan Komunikasi,, Anak Usia Dini, Pendidikan Anak Usia DiniAbstract
Communication skills are a fundamental aspect of early childhood language development and need to be fostered through learning activities that are appropriate to children's developmental stages. One effective approach is fairy tale reading, as it provides meaningful language experiences while encouraging children to actively engage in communication. This study aimed to describe the implementation of fairy tale reading activities conducted by teachers and to examine the communication skills of early childhood children during these activities at TK Pra Widya Dharma Demulih. This study employed a qualitative descriptive approach involving teachers and early childhood children as the research participants. Data were collected through observations, interviews, and documentation and were analyzed using the interactive data analysis model of Miles and Huberman, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings revealed that the implementation of fairy tale reading activities followed three stages: planning, implementation, and evaluation. Teachers utilized fairy tale videos, facilitated interactive question-and-answer sessions, and encouraged children to retell the stories. These activities created a more interactive and participatory learning environment. Furthermore, the children's communication skills improved, as reflected in their ability to listen attentively, answer questions, express opinions, expand their vocabulary, and retell stories using simple language. Therefore, fairy tale reading activities can serve as an effective learning strategy to support the development of communication skills in early childhood.
ABSTRAK
Kemampuan komunikasi merupakan bagian penting dari perkembangan bahasa anak usia dini yang perlu dikembangkan melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangannya. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diterapkan adalah kegiatan membaca dongeng karena mampu memberikan pengalaman berbahasa yang menarik sekaligus mendorong anak untuk berpartisipasi aktif dalam proses komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan membaca dongeng yang dilakukan oleh guru serta menggambarkan kemampuan komunikasi anak usia dini selama mengikuti kegiatan tersebut di TK Pra Widya Dharma Demulih. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan guru dan anak usia dini sebagai subjek penelitian. Data diperoleh melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan membaca dongeng menciptakan suasana pembelajaran yang lebih aktif dan partisipatif. Selain itu, kemampuan komunikasi anak mengalami perkembangan yang ditunjukkan melalui peningkatan kemampuan menyimak, menjawab pertanyaan, mengungkapkan pendapat, menambah penguasaan kosakata, serta menceritakan kembali isi dongeng menggunakan bahasa sederhana. Oleh karena itu, kegiatan membaca dongeng dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang efektif dalam mendukung pengembangan kemampuan komunikasi anak usia dini.
Downloads
References
Abdullah, F. (2024). Metode penelitian kualitatif dan ragamnya. Al-Thifl: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 54–66. https://doi.org/10.61166/al-thifl.v1i1.127
Agustin, N. L. F. B., Muthohar, S., & Hasanah, S. (2023). Penggunaan metode mendongeng kreatif dalam meningkatkan literasi baca tulis anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 876–885. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.414
Andriana, A., Ogemi, P. L., & Suryana, D. (2021). Mengembangkan kemampuan berbahasa anak usia dini melalui metode bercerita. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 9554–9559. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/2525
Aprilia, S., et al. (2022). Peran dongeng dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4600–4607. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2615
Bawono, Y., Wibowo, W. P., Febriani, W., & Istikomah, E. Y. (2024). Efektivitas pemberian dongeng dengan media boneka terhadap peningkatan kemampuan berbahasa pada anak prasekolah etnis Madura. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 1355–1362. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6135
Fadhillah, L. A., & Purnamasari, R. (2025). Implementation of storytelling methods to enhance language skills in early childhood at KB Al-Fath 1. Journal of Pedagogical Content Knowledge, 1(1), 7–11. https://doi.org/10.23960/jpck.v1i1.470
Fauziah, F., & Rahman, T. (2021). Meningkatkan perkembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita. Jurnal Kajian Anak (J-Sanak), 2(2), 108–114. https://doi.org/10.24127/j-sanak.v2i02.870
Hafizotun, L. F., & Ardhiana, N. T. (2022). Penerapan metode mendongeng dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak. Zuriah: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 61–66. https://doi.org/10.29240/zuriah.v3i2.5069
Handayani, M. S., Siagian, T., Khayati, N., & Hayati, K. N. (2024). The role of storytelling to improve early childhood speaking skills. Journal of Language, Literature, and Teaching, 6(1), 12–23. https://doi.org/10.35529/jllte.v6i1.12-23
Hasanah, M., & Sumarni, S. (2025). Peran guru dalam peningkatan kemampuan berbicara anak usia dini melalui metode bercerita. Journal of Education Research, 6(4), 935–942. https://doi.org/10.37985/jer.v6i4.2629
Indiaswari, T. K., & Katoningsih, S. (2023). Evaluasi peran guru dalam pembelajaran bercerita guna mengembangkan kemampuan menyimak anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3675–3683. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4675
Kanwal, M. (2025). Storytelling techniques in early childhood education. Journal of Media Horizons, 6(6), 732–750. https://doi.org/10.5281/zenodo.17759618
Pradana, P. H., Djamali, F., & Khoiriyah, A. N. (2024). Implementasi mendongeng dalam meningkatkan kemampuan bahasa anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 9(1), 99–108. https://doi.org/10.33369/jip.9.1.99-108
Praditama, A. G., Kusmiatun, A., & Rahayu, D. H. (2023). Dongeng sebagai media pembentuk karakter anti perundungan pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6764–6776. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4264
Saleha, N. N., Nirwana, E. S., & Andani, F. (2025). Upaya guru mengembangkan kemampuan berbahasa anak melalui metode storytelling di PAUD An-Nur Kabupaten Lebong. Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 13(2), 29–45. https://doi.org/10.32534/jjb.v13i2.7437
Suci, I. G. S., Marsono, Suyanta, I. W., Putra, I. B. K. S., Jaya, P. K., & Putri, I. A. E. S. (2024). Mini box theater: Development and validation of an innovative storytelling media for children aged 5–6 years. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 9(3), 487–501. https://doi.org/10.14421/jga.2024.93-10
Syamsiyah, N., & Hardiyana, A. (2021). Implementasi metode bercerita sebagai alternatif meningkatkan perkembangan bahasa anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1197–1211. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i3.1751
Syariat, N., Sujud, R., Jalaluddin, S., Hamid, M., Umasugi, M., & Makian, J. (2023). Penggunaan storytelling interaktif terhadap perkembangan bahasa lisan anak usia 5–6 tahun. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 231–241. https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/30061
Yanti, L., & Depalina, S. (2025). Stimulasi perkembangan bahasa anak usia dini melalui metode bercerita interaktif di lembaga PAUD. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Anak Usia Dini, 1(4), 132–141. https://ejournal.aspirasi.or.id/index.php/jupenbaud/article/view/93
Yulianto, E., Mansoer, Z., & Mappapoleonro, A. M. (2025). Peran orang tua dalam mengendalikan penggunaan gawai dan implikasinya terhadap perkembangan motorik anak usia dini. Jurnal Cerlang Pendidikan Anak Usia Dini (JCPAUD), 2(1), 1–6. https://jurnal.stkipkusumanegara.ac.id/index.php/jcpaud/article/view/2348
Yus, A. A., & Saragih, P. C. (2023). Pengaruh penggunaan media audiovisual terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1509–1517. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3186
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













