PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KLASIKAL DAN PKCKA TERHADAP KARAKTER IMAN DAN TAKWA SISWA
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.15167Keywords:
Layanan Bimbingan Klasikal, Pendidikan Karakter Cerdas Format Klasikal (PKCKA), Karakter Iman dan TakwaAbstract
This research is based on the low religious awareness among some students at SMK Negeri 1 Ulu Moro'o, as evidenced by their lack of devotion to religious services and their weak appreciation of Christian moral values in their daily lives. This study aims to examine the effect of Classical Guidance services and the Intelligent Character Education (PKCKA) program in classical format on students' faith and piety, both individually and simultaneously. A quantitative approach was used with a population of 120 students, and through purposive sampling, 13 students of grade 10-ASKEP were selected as the sample. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability, then analyzed using multiple linear regression with SPSS version 26, after the data met the assumptions of normality, homogeneity, and linearity. The findings showed a significant increase in students' faith and piety, from the "Not Good" category before the intervention to "Very Good" after both services were provided, with an average score increase of 60.51 percent. Simultaneous testing proved that the combination of Classical Guidance and PKCKA significantly affected students' faith and piety, with a combined contribution of 45.4 percent (F = 4.159; Sig. = 0.048). Partially, PKCKA had a significant positive effect (t = 2.239; Sig. = 0.049), while Classical Guidance remained significant although its coefficient direction was negative (t = -2.734; Sig. = 0.021), a pattern that reflects overlapping influence between variables in the regression model rather than a genuinely detrimental impact. Based on these results, it can be concluded that implementing both services in an integrated manner is a strategy worth considering for schools in fostering students' religious character, particularly in areas with limited access such as the 3T regions.
ABSTRAK
Penelitian ini berangkat dari kondisi rendahnya kesadaran keagamaan pada sebagian siswa SMK Negeri 1 Ulu Moro'o, yang tampak dari kurangnya ketaatan beribadah dan lemahnya penghayatan nilai moral kristiani dalam keseharian mereka. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh layanan Bimbingan Klasikal dan Pendidikan Karakter Cerdas Format Klasikal (PKCKA) terhadap karakter iman dan takwa siswa, baik secara sendiri-sendiri maupun secara bersama-sama. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan populasi 120 siswa, dan melalui teknik purposive sampling dipilih 13 siswa kelas X-ASKEP sebagai sampel. Data dihimpun menggunakan angket skala Likert yang telah teruji valid dan reliabel, kemudian dianalisis dengan regresi linear berganda menggunakan SPSS versi 26, setelah data dinyatakan memenuhi uji normalitas, homogenitas, dan linearitas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang cukup besar pada karakter iman dan takwa siswa, dari kategori Tidak Baik sebelum intervensi menjadi Sangat Baik setelah kedua layanan diberikan, dengan rata-rata kenaikan skor mencapai 60,51 persen. Pengujian secara simultan membuktikan bahwa kombinasi Bimbingan Klasikal dan PKCKA berpengaruh nyata terhadap karakter iman dan takwa siswa, dengan sumbangan gabungan sebesar 45,4 persen (F = 4,159; Sig. = 0,048). Secara parsial, PKCKA terbukti berpengaruh positif signifikan (t = 2,239; Sig. = 0,049), sementara Bimbingan Klasikal tetap berpengaruh signifikan meski arah koefisiennya negatif (t = -2,734; Sig. = 0,021), sebuah pola yang lebih mencerminkan tumpang tindih pengaruh antarvariabel dalam model regresi ketimbang dampak yang sesungguhnya merugikan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan kedua layanan secara terpadu merupakan strategi yang layak dipertimbangkan sekolah dalam membina karakter religius siswa, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses seperti daerah 3T.
Downloads
References
Agustina, N. K. B. S., Gading, I. K., & Lestari, L. P. S. (2022). Pengembangan perangkat layanan bimbingan klasikal untuk meningkatkan curiosity. Jurnal Bimbingan dan Konseling Indonesia, 7(1), 85–96. https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_bk/article/view/1139
Addarunnafis, M., & Rabbani, S. A. (2024). Pembiasaan karakter takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia melalui program Imtaq di SMAN 2 Kota Bima. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 1768–1774. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i3.2509
Angga, A., Abidin, Y., & Iskandar, S. (2022). Penerapan pendidikan karakter dengan model pembelajaran berbasis keterampilan abad 21. Jurnal Basicedu, 6(1), 1046–1054. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i1.2084
Arofah, L., Andrianie, S., & Ariyanto, R. D. (2021). Skala karakter religius sebagai alat ukur karakter religius bagi siswa sekolah menengah kejuruan. PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran, 6(2), 16–28. https://doi.org/10.29407/pn.v6i2.14992
Ariyati, I. (2022). Pengembangan materi bimbingan dan konseling klasikal. Bulletin of Counseling and Psychotherapy, 4(1), 186–194. https://journal.kurasinstitute.com/index.php/bocp/article/view/154
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage Publications.
Hayati, R. (2019). Implementasi pendidikan karakter cerdas format klasikal (PKC-KA) dalam layanan informasi. Al-Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 9(1), 89–101. https://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/al-irsyad/article/view/6739/0
Kamariyah, K., Jumarim, J., Sulhan, A., & Aulia, H. D. (2024). Pendidikan karakter peserta didik melalui program imtaq. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 914–918. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2222
Kasingku, J. D., & Lotulung, M. S. D. (2024). Peran guru pendidikan agama Kristen dalam membentuk karakter peserta didik. Jurnal Educatio, 10(1), 331–339. https://doi.org/10.31949/educatio.v10i1.7839
Karyanti, & Setiawan, M. A. (2019). Bimbingan klasikal berlandaskan falsafah Adil Ka'Talino, Bacuramin Ka'Saruga, Basengat Ka'Jubata: Mitigasi pencegahan pelecehan seksual terhadap anak melalui pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. K-Media.
Kurniawan, N. C., Khotimah, K., Efendi, B. M. S., Ni'matuzzuriyah, N., & Ruja, I. N. (2024). Identifying school programs and peer roles in juvenile delinquency through a mixed method approach. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(2), 110–119. https://doi.org/10.21831/jpka.v15i2.77518
Lutfiana, R. F., Mey R, A. A., & Handayani, T. (2021). Analisis implementasi budaya sekolah dalam membentuk karakter religius peserta didik. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(2), 174–183. https://doi.org/10.21831/jpka.v12i2.35499
Panggabean, J. Z. Z. (2022). Virtue dalam pendidikan karakter Kristiani. DUNAMIS: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani, 6(2), 691–707. https://doi.org/10.30648/dun.v6i2.671
Prayitno. (2017). Layanan bimbingan dan konseling. UNP.
Prayitno, & Khaidir. (2010). Model pendidikan karakter cerdas. UNP.
Rasyid, R., Fajri, M. N., Wihda, K., Ihwan, M. Z. M., & Agus, M. F. (2024). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Jurnal Basicedu, 8(2), 1279–1290. https://doi.org/10.31004/basicedu.v8i2.7355
Saputra, T. A., & Zuriah. (2023). Efektivitas bimbingan dan konseling klasikal mahasiswa Prodi PAI STIT Al-Hilal Sigli pada siswa kelas X SMK Negeri 1 Sigli. Sociocouns: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 3(2), 145–157. https://doi.org/10.35719/sjigc.v3i2.117
Sidik, P., Nurihsan, J., & Suresman, E. (2024). Character education and the crisis of national role models. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(2), 98–103. https://doi.org/10.21831/jpka.v15i2.73676
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Warouw, W. N., & Lumingkewas, E. M. (2023). Peran pendidik sebagai motivator dalam meningkatkan kualitas karakter siswa. Jurnal Educatio, 9(4), 1923–1930. https://ejournal.unma.ac.id/index.php/educatio/article/download/5787/3790
Zubaedi. (2011). Desain pendidikan karakter. Kencana.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syukur Kurnyaman Gulo, Famahato Lase, Hosianna Rodearni Damanik, Justin Foera-era Lase

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















