INTEGRASI MATA KULIAH PENDIDIKAN SENI MUSIK MELALUI PROJECT BASED LEARNING (PjBL) KOLABORATIF: PENGALAMAN BELAJAR BERMAKNA UNTUK CALON GURU SD MASA DEPAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i4.13975Keywords:
Budaya Sunda, Calon Guru SD, Gamelan Degung, Kolaboratif, Pagelaran Seni, Project-Based LearningAbstract
ABSTRACT
Music education for prospective elementary school teachers needs to provide learning experiences that connect the development of musical skills with an understanding of local culture and authentic educational practices. However, learning activities conducted predominantly within the classroom may limit students’ engagement with artistic practice and direct interaction with cultural practitioners. This study aimed to describe the implementation of collaborative Project-Based Learning (PjBL) centered on a gamelan degung performance in the Music Education course of the Elementary School Teacher Education Program at Universitas Muhammadiyah Kuningan. This qualitative study employed a case study approach involving 22 fourth-semester students, organized into four groups, and three local art studios as learning partners. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, documentation, and weekly reflective journals, and were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The learning process encompassed instrument introduction, basic technical training, progressive practice, ensemble coordination, dress rehearsal, and a final public performance. The findings revealed improvements in students’ gamelan performance skills, collaborative abilities, awareness of Sundanese culture, and confidence as prospective teachers. In conclusion, collaborative PjBL supported by art studios and culminating in a public performance offers an alternative approach to music education that integrates practical experience, collective learning, and the preservation of local cultural heritage.
ABSTRAK
Pembelajaran Pendidikan Seni Musik bagi mahasiswa calon guru sekolah dasar perlu memberikan pengalaman yang menghubungkan penguasaan keterampilan musikal dengan pemahaman terhadap budaya lokal dan praktik pembelajaran nyata. Namun, pembelajaran yang berlangsung terutama di lingkungan kelas berpotensi membatasi keterlibatan mahasiswa dengan praktik seni dan pengalaman langsung bersama pelaku budaya. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Project-Based Learning (PjBL) kolaboratif berbasis pagelaran gamelan degung pada mata kuliah Pendidikan Seni Musik di Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Kuningan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang melibatkan 22 mahasiswa Kelas 4C dalam empat kelompok serta tiga sanggar seni lokal sebagai mitra pembelajaran. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, dan jurnal refleksi mingguan, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Proses pembelajaran berlangsung melalui pengenalan instrumen, penguasaan teknik dasar, latihan bertahap, penyatuan permainan ansambel, gladi bersih, hingga pagelaran seni. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan keterampilan memainkan gamelan, kemampuan berkolaborasi, kesadaran terhadap budaya Sunda, dan kepercayaan diri mahasiswa sebagai calon pendidik. Dengan demikian, PjBL kolaboratif berbasis pagelaran dan kemitraan dengan sanggar seni dapat menjadi alternatif pembelajaran yang mengintegrasikan pengalaman praktik, kerja kolektif, dan penguatan pelestarian budaya lokal.
Downloads
References
Al Ma’arij, J., & Hikmah, I. W. (2023). Pengaruh pembelajaran kolaboratif guru dengan praktisi dalam pendidikan seni melalui batik pada Kurikulum Merdeka. In Prosiding Seminar Nasional Industri Kerajinan dan Batik (Vol. 5, No. 1, p. D-01). https://proceeding.batik.go.id/index.php/SNBK/article/view/248
Balkis, N., Zulfikar, & Wayudi, M. (2025). Penerapan model Project Based Learning (PjBL) untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi. Jurnal Pendidikan Ekonomi Akuntansi, 13, 114–130. https://journal.uir.ac.id/index.php/Peka/article/view/24905
Bupu, H., Setyawan, D., Dopo, F. B., Korsini, P. P., Bata, V. A. R., & Lewa, I. L. (2026). Pendampingan musik tradisional bersama Sanggar Musik Lupa Susah masyarakat Kampung Bogenga Kabupaten Ngada dalam menyongsong pentas musik inklusi. Rengganis Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 163–179. https://doi.org/10.29303/rengganis.v6i1.1108
Destiana, T., Oktavia, T. M., Lestari, W., & Gumilar, E. B. (2026). Peningkatan kreativitas mahasiswa melalui pagelaran seni pada tradisi Sedekah Bumi Desa Karangtengah Kecamatan Jepon Kabupaten Blora. Blora International Journal of Community Engagement, 2(1), 1–10. https://jurnal.staimuhblora.ac.id/index.php/bijce/article/view/358
Dillon, J. E. (2023). Project-based learning: Toward a world-centered music education. International Journal of Education & the Arts, 24(13). http://www.ijea.org/v24n13/
Fitri, R. M., Ningrum, M. D. W., Sholihah, A. F., Pradhipa, A. H., Kusuma, S. B., Zailan, M. D. A., & Andriyanto, O. D. (2025). Pelestarian budaya melalui pembelajaran karawitan di Keraton Mbah Anang Malaysia. ABISATYA: Journal of Community Engagement, 3(1), 85–96. https://doi.org/10.26740/abisatya.v3i1.37258
Fitriyah, L., & Hajar, I. I. (2024). Omah Piwulangan Sasmitho sebagai aset warisan budaya pelestarian gamelan di Desa Klotok Plumpang Tuban Jawa Timur. Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Sejarah Peradaban Islam (KONMASPI), 1, 12. https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/konmaspi/article/view/2751
Herdiwati, H. (2021). Internalisasi seni-budaya bangsa masyarakat multikultural melalui implementasi Project Based Learning. DIMENSIA: Jurnal Kajian Sosiologi, 10(1), 88–105. https://doi.org/10.21831/dimensia.v10i1.41054
Hulu, P. J., Zariah, K., & Hulu, Y. (2025). Mengintegrasikan seni dan budaya lokal dalam pembelajaran SD untuk meningkatkan identitas nasional. Risoma: Jurnal Riset, Sosial, Humaniora Pendidikan, 3(5). https://journal.appisi.or.id/index.php/risoma/article/view/1110
Huong, H. T., & Thom, T. T. (2026). Developing teacher professional identity through arts-based education in the digital transformation era: The role of higher education leadership. International Journal of Special Education, 41(5s), 27–39. https://internationalsped.com/index.php/ijse/article/view/2946
Kaningsi, S. N., Mawan, I. G., & Kusuma, P. S. D. (2024). Pembelajaran seni musik ansambel pada siswa kelas VII di SMP Santo Yoseph Denpasar. PENSI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Seni, 4(2), 175–189. https://doi.org/10.59997/pensi.v4i2.4532
Kumalasari, D., Hafiz, A., Sapriadi, S., & Markarma, M. R. (2026). Simbolik gerak Tari Asmara Ing Rantok sebagai dasar pengembangan sumber belajar seni di Sanggar Sundaram. Buletin Ilmiah Pendidikan, 5(3), 801–816. https://ejournal.papanda.org/index.php/bip/article/view/4948
Kurnia, A. D., Hadiyanto, H., & Indryani, I. (2024). Meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik dengan menggunakan pembelajaran Cooperative Script pada mata pelajaran seni musik di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tematik Dikdas, 9(2), 102–113. https://online-journal.unja.ac.id/JPTD/article/view/38537
Kusuma, S. S., & Sudarman, Y. (2024). Kompetensi pedagogik guru seni budaya non bidang ilmu dalam melaksanakan pembelajaran seni musik di kelas VIII-2 SMP Negeri 21 Padang. EDUKASI: Jurnal Ilmiah Ikatan Guru Indonesia, 1(1), 26–34. https://jurnal.igi.or.id/index.php/edukasi/article/view/10
Loustiawaty, L., Lestari, F. D., Juliana, E. R., Azzahra, A. A., & Oktaviana, V. (2026). Pertunjukan seni musik sebagai sarana pengembangan kreativitas, ekspresi, dan kolaborasi mahasiswa Prodi PGSD UM Kuningan. QOSIM: Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 4(4), 3115–3128. http://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/qosim/article/view/9390
Mu’minin, N., Yurniati, Perimasanti, R. D. A., & Syafitri, L. N. H. (2023). Pembelajaran berbasis pengalaman sebagai inti teori konstruktivisme John Dewey dalam perspektif psikologi pendidikan. JURNAL NUANSA AKADEMIK Jurnal Pembangunan Masyarakat, 8(2), 635–642. https://jurnal.ucy.ac.id/index.php/nuansaakademik/article/view/3218
Ngoma, K. (2024). Towards decolonising the approaches of teaching and learning Indigenous African music at a South African university: Insights from pre-service music teachers. Interdisciplinary Journal of Education Research, 6, 1–13. https://doi.org/10.38140/ijer-2024.vol6.41
Novalia, R. J., Prahagia, Y., & Parasthika, A. (2026). Eksplorasi kreativitas mahasiswa PGSD dalam mengembangkan bahan ajar seni musik tradisional berbasis budaya lokal. Jurnal Muara Pendidikan, 11(1), 299–307. https://doi.org/10.52060/mp.v11i1.4168
Putri, D. M. D., Abdillah, H., & Utami, T. (2025). Pengaruh terapi musik terhadap kecemasan pada mahasiswa S1 keperawatan. Journal of Midwifery Care, 5(2), 273–280. https://doi.org/10.34305/jmc.v5i02.1520
Ramdhan, V., & Ramliana, R. (2023). Pembelajaran budaya melalui media gamelan pada mahasiswa BIPA. JAGADDHITA: Jurnal Kebhinnekaan dan Wawasan Kebangsaan, 2(2), 46–53. https://journal.unindra.ac.id/index.php/jagaddhita/article/view/1936
Rusyana, I. (2026). Improving musical ensemble creativity of vocational high school students through Project-Based Learning based on popular song arrangement. International Journal of Education, Culture and Technology, 3(1), 17–37. http://ojs.edupartner.co.id/index.php/edu-ij/article/view/283
Salsabilla, Z. S., & Priskila, Y. K. (2026). Pengalaman mahasiswa pendidikan seni tari dalam pembelajaran tari pendidikan dan kontribusinya terhadap penguatan kompetensi pedagogik. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(01). https://ojs.smkmerahputih.com/index.php/juperan/article/view/2266
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










