PENGARUH WAKTU PEMISAHAN PLASMA TERHADAP KADAR GLUKOSA DARAH MENGGUNAKAN TABUNG NAF DAN TABUNG EDTA
DOI:
https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.14120Keywords:
Glukosa Darah, Penundaan Pemisahan Plasma, NaF, EDTA, GOD PAPAbstract
The accuracy of blood glucose results is influenced by various factors, one of the most important of which is the pre-analytical stage. Blood glucose levels can decrease if plasma separation is delayed, because blood cells continue to carry out the glycolysis process. The method used in this study was an experiment with a posttest-only control group design, employing purposive sampling that involved 5 respondents and 4 treatment conditions for each type of tube based on Federer’s formula. The sample consisted of sixth-semester students in the D3 medical laboratory technology programme who met the inclusion and exclusion criteria. Blood glucose levels were measured using the GOD-PAP method with a BIOBASE chemistry analyser. The results of the analysis showed that blood glucose levels in both types of tubes decreased as the plasma separation delay time increased. For NaF plasma, the One-Way ANOVA test yielded a p-value > 0.05, indicating that variations in the plasma separation delay time had no significant effect. In contrast, the Kruskal-Wallis test for EDTA plasma yielded a p-value < 0.05, which indicated a significant difference in each delay time variation. Based on these results, NaF plasma was better able to maintain stable blood glucose levels during the plasma separation delay compared to EDTA plasma. This is caused by the sodium fluoride content in the NaF tube, which acts as an antiglycolytic agent, so it is able to inhibit the glycolysis process and maintain stable glucose levels in the blood.
ABSTRAK
Keakuratan hasil glukosa darah dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya yang paling penting pada tahap pra-analitik. Kadar glukosa darah dapat mengalami penurunan apabila pemisahan plasma ditunda, karena sel-sel darah tetap melakukan proses glikolisis. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan desain Posttest Only Control Group Design menggunakan teknik purposive sampling yang melibatkan 5 responden dan 4 perlakuan setiap jenis tabung berdasarkan rumus Federer. Pemilihan sampel terhadap mahasiswa Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medis semester 6 sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Pemeriksaan kadar glukosa darah dilakukan menggunakan metode GOD-PAP dengan BIOBASE Chemistry Analyzer. Hasil analisis menunjukkan bahwa kadar glukosa darah pada kedua jenis tabung mengalami penurunan seiring dengan bertambahnya waktu penundaan pemisahan plasma. Pada plasma NaF hasil uji One Way ANOVA diperoleh nilai p>0.05, sehingga variasi waktu penundaan pemisahan plasma tidak memberikan pengaruh yang signifikan. Sebaliknya, plasma EDTA uji statistik Kruskal Wallis menunjukkan nilai p<0.05, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan pada setiap variasi waktu penundaan. Berdasarkan hasil tersebut, plasma NaF lebih mampu mempertahankan stabilitas kadar glukosa darah selama penundaan pemisahan plasma dibandingkan plasma EDTA. Hal ini disebabkan oleh kandungan natrium fluorida pada tabung NaF yang berperan sebagai agen antiglikolitik, sehingga mampu menghambat proses glikolisis dan menjaga kestabilan kadar glukosa dalam darah.
References
Edyansyah, E., Permata, R. D., Teknologi, J., Medis, L., & Kesehatan, P. (2023). Analisis kadar glukosa darah puasa menggunakan serum dan plasma natrium fluorida. 3(1). https://doi.org/10.36086/medlabscience.v3i1
Evriarti, P. R., & Lumban Toruan, S. A. (2024). Perbedaan Serum dan Plasma EDTA yang Langsung Diperiksa dan Ditunda 1 dan 2 Jam Terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah. Journal of Vocational Health Science, 3(2), 185–190. https://doi.org/10.31884/jovas.v3i2.30
Faisal, A., & Rahman, W. (2023). Pengaruh Variasi Lama Penundaan Pemisahan Serum Dan Plasma Terhadap Kadar Glukosa Dan Kolesterol Effects of Long Variation Delayed Separation of Serum and Plasma on Glucose and Cholesterol Levels. 1–5. http://repositorynew.poltekkes-mks.ac.id/id/eprint/211
Gunawan, H. A. (2024). Perbandingan Kadar Glukosa Darah Menggunakan Sampel Serum, Plasma Heparin Dan Plasma Naf. Jurnal Wiyata: Penelitian Sains dan Kesehatan, 11(1), 36. https://doi.org/10.56710/wiyata.v11i1.785
Herlina, H., Aritonang, B., Sitorus, R. S., & Rahayu, A. (2024). Ekstrak Kulit Kayu Manis Alternatif Pengganti EDTA Sebagai Antikoagulan Alami proses pembekuan , menjadi penting dalam pengambilan sampel darah lengkap ( whole blood ) atau plasma oleh International Council for Standardization in Hematology ( ICSH ) dan. Fourte Journal, 04(02), 465–471. https://doi.org/https://doi.org/10.51771/fj.v4i2.973
Maji, A. S. (2022). Analisis Faktor–Faktor Yang Memengaruhi Pemantapan Mutu Internal Pada Pemeriksaan Glukosa Darah Di Laboratorium Rsud Budhi Asih. Universitas Binawan. https://repository.binawan.ac.id/1963/1/TLM-2022-ANISA SEKAR MAJI.pdf
Modi, M., Nandi, K., Jain, V., & Chandra, K. (2022). A Comprehensive Stability Study of Glucose Concentrations Measured in Sodium Fluoride, Heparin and Serum Separator Tubes: A Cross-sectional Study. National Journal of Laboratory Medicine, 11(4), 21–24. https://doi.org/https://doi.org/10.7860/NJLM/2022/51870.267
Mokhsin, A., Subramaniam, P., Sivaneson, S., Nheu, N., Ramaloo, G., Hanifah, A. S., Mahathevan, S. B., Nadarajah, M., & Sampasivam, G. (2025). Assessing the stability of uncentrifuged serum and plasma analytes at various post-collection intervals. Journal of Laboratory Medicine, 49(1), 21–28. https://doi.org/10.1515/labmed-2024-0062
Mulyani, E., Ira Pangesti, & Meka Faizal Farabi. (2024). Perbedaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Menggunakan Antikoagulan Ethylene Diamine Terta Acetic Acid (EDTA) Dan Natrium Florida (NAF) Dengan Variasi Penundaan Waktu Pemeriksaan Pada Siswa Smk Semesta Bumiayu. Pharmaqueous : Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 6(2), 52–56. https://doi.org/10.36760/jp.v6i2.607
Nevraumont, A., Deltombe, M., & Bayart, J.-L. (2024). How pre-analytical conditions impact glucose measurement and (gestational) diabetes diagnosis: A real-world stability study and a call for harmonization. Clinica Chimica Acta, 562, 119875. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.cca.2024.119875
Nisa, N. H. (2024). Pengaruh Lama Waktu Penundaan Sampel Serum Yang Dipisahkan dan Tidak Dipisahkan Dari Darah Terhadap Kadar Glukosa Darah Sewaktu. Poltekkes Kemenkes Tanjungkarang. https://repository.poltekkes-tjk.ac.id/id/eprint/6445/
Nugraha, G. (2022). Teknik Pengambilan dan Penanganan Spesimen Darah Vena Manusia untuk Penelitian. In Teknik Pengambilan dan Penanganan Spesimen Darah Vena Manusia untuk Penelitian. https://doi.org/10.14203/press.345
Nur Ramadhani, Q. A., Garini, A., Nurhayati, N., & Harianja, S. H. (2019). Perbedaan Kadar Glukosa Darah Sewaktu Menggunakan Serum Dan Plasma Edta. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 14(2), 80–84. https://doi.org/10.36086/jpp.v14i2.407
Nurjanah, F., Nurhayati, D., Kurnaeni, N., & Riyani, A. (2023). Perbedaan Kadar Glukosa Darah Metode GOD-PAP Pada Plasma Natrium Fluorida (NaF) Dengan Penundaan Waktu Pemeriksaan Pada Suhu Ruang. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 18(2), 186–193. https://doi.org/10.36086/jpp.v18i2.1892
Pertiwi, W., & Nailufar, Y. (2022). Literature review: Gambaran pemeriksaan kadar glukosa darah penderita diabetes melitus tipe II yang diperiksa secara langsung dan penundaan 0-12 jam pada suhu ruang. http://digilib.unisayogya.ac.id/id/eprint/6655
Putri, E. Y., Tenoyo, E. T., Fatikhatul, F., Mumtazzah, A., Wahidah, N., Panggalih, H. B., Roiska, J. A., Dyah, L., & Arini, D. (2025). Konsep Dasar Metabolisme Tubuh , Metabolisme Karbohidrat , Protein , Lemak , Mineral Elektrolit , dan Vitamin. 1(6), 4388–4397. https://doi.org/https://doi.org/10.63822/250mey02
Putri, K. E., Handayati, A., & Haryanto, E. (2024). Accuracy and Precision of Blood Glucose Level Examination Using the POCT Method on a New Device with an Old Device Agains the GOD-PAP Method. Proceeding International Conference on Health Polytechnic Ministry of Health Surabaya. https://icohpsp.poltekkes-surabaya.ac.id/index.php/icohps/article/view/97
Sacks, D. B., Arnold, M., Bakris, G. L., Bruns, D. E., Horvath, A. R., Lernmark, Å., Metzger, B. E., Nathan, D. M., & Kirkman, M. S. (2023). Guidelines and Recommendations for Laboratory Analysis in the Diagnosis and Management of Diabetes Mellitus. Diabetes Care, 46(10), e151–e199. https://doi.org/10.2337/dci23-0036
Trisyani, N., Djasang, S., & Armah, Z. (2020). Perbandingan Kadar Glukosa Darah Pada Sampel Yang Mengalami Variasi Lama Penundaan Pemisahan. Jurnal Media Analis Kesehatan, 11(1), 34. https://doi.org/10.32382/mak.v11i1.1518
Ula, C. K., Haryanto, E., Arifin, S., & Istanto, W. (2023). The Effect Of Delay In Temperature Variations On Results Of Glucose Test In DM Patients With Hypercholesterolemia. Journal of Vocational Health Studies, 07, 10–16. https://doi.org/10.20473/jvhs.V7.I1.2023.















