IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN DEEP LEARNING DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA MATERI LARANGAN BUGHAT
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i2.11491Keywords:
Deep Learning, Motivasi Belajar, Pembelajaran FikihAbstract
ABSTRACT
Fiqh learning, particularly on the topic of the prohibition of bughat (rebellion against legitimate authority), requires not only mastery of religious concepts but also students’ ability to understand their relevance to social life. In practice, student engagement in the learning process is often less than optimal when instruction is predominantly centered on teacher-led content delivery. This situation encouraged the implementation of the Deep Learning approach at MA As-Sholchah as an effort to create more meaningful learning experiences and enhance students’ learning motivation. This study employed a qualitative case study design involving one Fiqh teacher and 30 eleventh-grade students. Data were collected through observations, interviews, and documentation and were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman. The trustworthiness of the findings was strengthened through triangulation of data sources and collection techniques. The findings reveal that the integration of the principles of mindful learning, meaningful learning, and joyful learning transformed the classroom atmosphere into a more participatory learning environment. Students were not merely recipients of information; they actively engaged in discussions, case analyses, and reflective activities that fostered a deeper understanding of socio-religious issues. These changes were reflected in increased self-confidence, enthusiasm, and active participation throughout the learning process. By providing contextual and collaborative learning experiences, the Deep Learning approach contributed positively to strengthening students’ learning motivation while helping them develop a more comprehensive understanding of the Fiqh concepts being studied.
ABSTRAK
Pembelajaran Fiqih, khususnya pada materi larangan bughat, tidak hanya menuntut penguasaan konsep keagamaan, tetapi juga kemampuan siswa untuk memahami relevansinya dalam kehidupan sosial. Kenyataannya, keterlibatan peserta didik dalam proses belajar sering kali belum optimal ketika pembelajaran lebih banyak berfokus pada penyampaian materi oleh guru. Situasi tersebut mendorong penerapan pendekatan Deep Learning di MA As-Sholchah sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih bermakna dan mampu menumbuhkan motivasi belajar siswa. Kajian ini dilakukan melalui studi kasus kualitatif dengan melibatkan satu guru Fiqih dan 30 siswa kelas XI. Informasi penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian ditafsirkan menggunakan analisis interaktif Miles dan Huberman. Keabsahan temuan diperkuat melalui triangulasi berbagai sumber dan teknik pengumpulan data. Temuan menunjukkan bahwa integrasi prinsip mindful learning, meaningful learning, dan joyful learning mengubah suasana pembelajaran menjadi lebih partisipatif. Siswa tidak hanya menerima materi, tetapi juga terlibat dalam diskusi, analisis kasus, dan kegiatan reflektif yang mendorong pemahaman lebih mendalam terhadap persoalan sosial-keagamaan. Perubahan tersebut tampak pada meningkatnya kepercayaan diri, antusiasme, serta keterlibatan aktif siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Pengalaman belajar yang kontekstual dan kolaboratif menjadikan pendekatan Deep Learning berkontribusi positif dalam memperkuat motivasi belajar sekaligus membantu siswa membangun pemaknaan yang lebih utuh terhadap materi Fiqih yang dipelajari.
Downloads
References
Almu’tasim, A., & Aini, N. K. (2025). Implementation Of Deep Learning And Gamification To Increase Student Learning Engagement. MUMTAZ: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 5(3), 701–719. https://doi.org/10.69552/mumtaz.v5i3.3558
Amaliyah, I. N. F., & Hamdani, A. S. (2026). Pembelajaran PAI Berbasis Masalah Dengan Pendekatan Deep Learning Untuk Melatihkan Metakognitif. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 11(1), 335–345. https://doi.org/10.29303/jipp.v11i1.4395
Andayanie, L. M., Adhantoro, M. S., Purnomo, E., & Kurniaji, G. T. (2025). Implementation Of Deep Learning In Education: Towards Mindful, Meaningful, And Joyful Learning Experiences. Journal Of Deep Learning, 1(1), 47–56. https://doi.org/10.23917/jdl.v1i1.11157
Azzahra, Y., & Jaya, C. A. (2025). Pendekatan Deep Learning: Transformasi Mindful, Meaningful, Dan Joyful Dalam Pembelajaran Holistik. Eduinovasi: Journal Of Basic Educational Studies, 5(3), 769–776. https://doi.org/10.47467/edu.v5i3.9245
Fatmawaty, F. (2024). Deep Learning: Sebuah Pendekatan Untuk Pembelajaran Bermakna. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 1(1), 71–85. https://doi.org/10.62383/hardik.v1i1.2121
Fauziah, U. N., Ramadani, S., Mahfuroh, L., Adetia, M. F., & Sutari, D. (2025). Implementasi Prinsip-Prinsip Deep Learning Dalam Pembelajaran Di Sekolah Dasar = Implementation Of Deep Learning Principles In Elementary School Education. Edukasi Tematik: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 6(3), 171–176. https://ejurnal.unisap.ac.id/edukasitematik/article/view/677
Hartati, Y. (2024). Penerapan Metode Diskusi Simposium Melalui Keterampilan Bertanya Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam. Eduspirit: Jurnal Pendidikan Kolaboratif, 1(4), 77–84. https://journal.makwafoundation.org/index.php/eduspirit/article/view/740
Hoeruman, M. R., Nginwanun, M., Mahamid, L., Maryamah, M., & Prihatin, N. Y. (2025). Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran PAI Berbasis Sejarah Islam. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 516–523. https://doi.org/10.56832/edu.v5i2.1247
Kirana, Y. R., & Ismail. (2025). Pembelajaran Mendalam Sebagai Proses Eksistensial Dalam Mewujudkan Keotentikan Dan Refleksi Diri Peserta Didik. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(4), 1–15. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/36187
Kodrat, D. S., Irawan, B., & Nainggolan, E. (2026). Can Student Learning Engagement Strengthen The Link Between Deep Learning Approach And Perceived Learning? Journal Of Islamic Education Management, 7(1). https://doi.org/10.30762/joiem.v7i1.7459
Mukaromah, U. L., Mashuri, I., & Firdaus, R. (2026). Sinergi Afektif-Kognitif: Pengaruh Pembiasaan Berbasis Cinta Dan Pendekatan Deep Learning Terhadap Motivasi Belajar PAI. JIIP (Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan), 9(2), 2746–2752. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.10834
Mursalin, S., Hamdan, & Ummah, M. F. I. (2024). Fiqh Tolerance In A Contemporary Context: The Response Of Islamic Higher Education Students To Religious Extremism. Millah: Journal Of Religious Studies, 23(2). https://doi.org/10.32332/milrev.v3i2.9866
Nabiilah, Z., & Arifin, N. R. (2026). Deep Learning Strengthens Religious Moderation Attitudes In Madrasah Students. Indonesian Journal Of Education Methods Development, 21(2). https://doi.org/10.21070/ijemd.v21i2.1010
Nafi’ah, J., & Faruq, D. J. (2025). Conceptualizing Deep Learning Approach In Primary Education: Integrating Mindful, Meaningful, And Joyful. Journal Of Educational Research And Practice, 3(2), 225–237. https://doi.org/10.70376/jerp.v3i2.384
Qolbiah, S. N., Budiman, P. A., Albany, N. A., & Suhendi, E. (2025). Pendekatan Deep Learning Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Dirosah Islamiyah, 7(3). https://doi.org/10.47467/jdi.v7i3.9480
Rahaningmas, R. A., Abdurrachman, O., & Ritiauw, L. (2025). Efektivitas Penerapan Pendekatan Deep Learning Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas V SD Negeri 2 Ambon. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(03), 297–308. https://www.journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/25677
Ramadhan, A. (2025). Pengaruh Meaningful, Mindful, Dan Joyful Learning Sebagai Pilar Deep Learning Terhadap Hasil Belajar: Literature Review. JPT: Jurnal Pendidikan Tematik, 6(2). https://doi.org/10.62159/jpt.v6i2.1736
Setiawan, F. R., Suhilmiati, E., & Erlangga, M. (2026). Pengaruh Model Pembelajaran Berbasis Deep Learning Terhadap Motivasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Dan Budi Pekerti. TARLIM: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 1–12. https://ejurnal.unmuhjember.ac.id/index.php/tarlim/article/view/4956
Sigalingging, D. E., Arbarini, M., Subali, B., & Ellianawati, E. (2026). Tinjauan Literatur (2021–2025): Penerapan Deep Learning Dalam Peningkatan Penalaran Kritis Siswa. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 6(1), 413–427. https://jurnal.itscience.org/index.php/educendikia/article/view/8141
Siregar, A. P., Siskasari, W., & Hasibuan, Z. E. (2024). Mengenal Framework Understanding By Design Dalam Kegiatan Pembelajaran Yang Efektif. Ahsani Taqwim: Jurnal Pendidikan Dan Keguruan, 1(3), 191–204. https://doi.org/10.63424/ahsanitaqwim.v1i3.89
Sukron, M., Carmidin, C., & Wahyudi, S. (2026). Pengembangan Strategi Active Learning Dalam Pembelajaran PAI Di Era Digital. Unisan Jurnal, 5(2), 12–21. https://doi.org/10.1234/unisan.v5i2.5350
Zaini, A., Hidayati, I., & Fitri, N. L. R. N. (2026). Developing And Implementing Contextual Teaching And Learning (CTL) Models In Islamic Religious Education (PAI). Commversa: Journal Of Communication Studies, 2(1). https://journals.ai-mrc.com/commversa/article/view/617
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












