DINAMIKA RELASI SOSIAL PETANI TEMBAKAU DAN PENGEPUL DALAM PRAKTIK PENETAPAN HARGA TEMBAKAU DI DESA LEKOR KECAMATAN JANAPRIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.14697Keywords:
Relasi Sosial, Petani Tembakau, Pengepul, Penetapan Harga, Ketergantungan EkonomiAbstract
ABSTRACT
The bargaining position of tobacco farmers in rural trade is often shaped not only by market mechanisms but also by the social relationships established between farmers and middlemen. Inequality in access to market information, capital, and marketing networks creates an imbalance in the price-setting process, thereby affecting farmers' welfare. This study aims to analyze the dynamics of social relations between tobacco farmers and middlemen in the tobacco pricing practices of Lekor Village, Janapria District. The study employed a qualitative descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving tobacco farmers, middlemen, community leaders, and village officials selected through purposive sampling. The data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model and validated through source and technique triangulation. The findings reveal that the relationship between farmers and middlemen is built upon trust, kinship, and mutual assistance that have developed over time. Limited access to market information, business capital, and distribution networks weakens farmers' bargaining position, while middlemen hold a more dominant role in determining prices. This unequal bargaining position subsequently fosters farmers' economic dependence on middlemen, which is reflected in debt-based financial arrangements that support farming activities. As a result, farmers' marketing decisions are influenced more by long-standing social relationships than by market mechanisms alone.
ABSTRAK
Posisi tawar petani tembakau dalam praktik perdagangan di pedesaan sering kali dipengaruhi tidak hanya oleh mekanisme pasar, tetapi juga oleh relasi sosial yang berkembang antara petani dan pengepul. Ketimpangan akses terhadap informasi, modal, dan jaringan pemasaran menyebabkan proses penetapan harga berpotensi berlangsung tidak seimbang sehingga memengaruhi kesejahteraan petani. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika relasi sosial antara petani tembakau dan pengepul dalam praktik penetapan harga tembakau di Desa Lekor, Kecamatan Janapria. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap petani, pengepul, tokoh masyarakat, dan perangkat desa yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman serta diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa relasi petani dan pengepul dibangun atas dasar kepercayaan, hubungan kekeluargaan, dan praktik saling membantu yang berlangsung secara berkelanjutan. Keterbatasan akses informasi pasar, modal usaha, dan jaringan distribusi menyebabkan posisi tawar petani cenderung lemah, sedangkan pengepul memiliki posisi yang lebih dominan dalam proses penetapan harga. Kondisi tersebut selanjutnya membentuk ketergantungan ekonomi petani terhadap pengepul, yang tercermin dalam hubungan hutang piutang sebagai mekanisme pembiayaan usaha tani. Akibatnya, keputusan penjualan hasil panen lebih banyak dipengaruhi oleh relasi sosial daripada mekanisme pasar semata.
Downloads
References
Adhi, R. N., Sumitro, S., Utomo, J., & Febriani, H. (2025). Social relations, capital, and power in the tobacco industry: A Bourdieusian practice theory perspective. Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan, 16(2), 108–125. https://doi.org/10.32505/hikmah.v16i2.11869
Ahda, N. Z. (2025). Praktik monopsoni pada jual beli tembakau di Kecamatan Bawang Kab. Batang (Doctoral dissertation, UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan). https://etheses.uingusdur.ac.id/14536/
Asmiati, A., Rinjani, R. F. P., & Ardani, J. W. (2025). Hambatan perkembangan produksi, luas panen dan produktivitas pertanian tembakau di NTB. Journal of Economic, Business and Tourism, 1(2), 41–53. https://jebra.pinuspublishing.id/index.php/jebrajournal/article/view/13
Biermann, R. (2025). Conceptualising patron-client relations in secessionist conflict: A research agenda. Territory, Politics, Governance, 13(1), 9–27. https://doi.org/10.1080/21622671.2024.2318467
Fikri, M. (2025). Ironi emas hijau: Ketidakadilan sosial-ekonomi petani tembakau di tengah kontribusi besar terhadap penerimaan negara. Multiverse: Open Multidisciplinary Journal, 4(2), 64–71. https://doi.org/10.57251/multiverse.v4i2.1850
Hann, C. (2024). Taxation and the Polanyian forms of integration in socialist and postsocialist Hungary. Economic Anthropology, 11(1), 1–15. https://doi.org/10.1002/sea2.12288
Hidayatulla, A. (2025). Dinamika relasi sosial dalam pola bagi hasil pertanian. Jurnal Economina, 4(2), 43–51. https://doi.org/10.55681/economina.v4i2.1527
Islam, L. G. I., Nurjannah, S., & Karyadi, L. W. (2025). Modal sosial dan pola relasi sosial antara pengrajin dengan pedagang: Studi kasus industri kerajinan anyaman bambu di Desa Wisata Loyok. Prosiding SeNSosio (Seminar Nasional Prodi Sosiologi), 6(1), 354–366. https://proceeding.unram.ac.id/index.php/sensosio/article/view/3522
Juwartini, J., Darsan, D., & Ningsih, F. S. (2025). Analisis efisiensi saluran distribusi tembakau Virginia (Studi kasus penjualan daun basah dan kering rajangan di Desa Sumberharjo Bojonegoro). Jurnal Ilmiah Membangun Desa dan Pertanian, 10(1), 73–82. https://doi.org/10.37149/jimdp.v10i1.1723
Kasim, L. (2022). Kemiskinan seumur hidup: Sebuah analisis faktor sosio-kultural internal dan eksternal pada masyarakat nelayan di Kota Gorontalo (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin). https://repository.unhas.ac.id/id/eprint/24009/
Kurniawan, L., Susilowati, L. E., Mulyati, & Suwardji. (2025). Pengembangan sistem pertanian peternakan terpadu pada lahan kering di Kabupaten Lombok Tengah: Kajian systematic literature review dan rekomendasi kebijakan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agrokomplek, 4(3), 814–822. https://doi.org/10.29303/z3ybdt03
Kusnandar, K., Apriliyani, E. K., Wicaksono, A., & Saville, R. (2024). Local supply chain actor roles in farmer organisation information networks: Empirical findings from two Indonesian farmer organisations. World Development Perspectives, 35, 100619. https://doi.org/10.1016/j.wdp.2024.100619
Murtadho, A., & Wijayanto, W. (2025). Belenggu juragan atas petani: Relasi patron-klien dalam pertanian tembakau Srintil dan dampak sosialnya (Studi etnografi di Desa Legoksari, Kabupaten Temanggung). Journal of Politic and Government Studies, 14(3), 508–534. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/view/52297
Nurya, S. (2024). Pola hubungan tengkulak dan petani kopi di Pekon Hujung Kecamatan Belalau Kabupaten Lampung Barat (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung). https://repository.radenintan.ac.id/33824/
Prasetyo, A., & Samudro, B. R. (2023). Tinjauan perspektif ekonomi politik dalam tata niaga tembakau. Salam (Islamic Economics Journal), 4(1), 49–61. https://doi.org/10.24042/slm.v4i1.16985
Rinjani, R. F. P., Ardani, J. W., Utami, K. J., & Saksono, H. (2024). Transformasi agribisnis tembakau NTB: Analisis CAGR dan strategi daya saing di pasar domestik (2011–2023). ALETHEIA: Jurnal Sosial & Humaniora, Inovasi, Ekonomi, dan Edukasi, 1(2), 71–80. https://doi.org/10.63892/aletheia.1.2024.71-80
Septiadi, D., & Nursan, M. (2024). Saluran dan efisiensi pemasaran tembakau Virginia di Kabupaten Lombok Tengah. AGROTEKSOS, 34(1), 338–346. https://doi.org/10.29303/agroteksos.v34i1.1118
Shadiqin, B., Sucihatiningsih D. W. P., & Rachman, M. (2023). Tobacco marketing conflict between farmers and middlemen in Palongan Village, Bluto District, Sumenep Regency. Journal of Educational Social Studies, 12(2), 137–145. https://doi.org/10.15294/jess.v12i2.74113
Shami, M. (2022). Access to justice in clientelist networks. The British Journal of Criminology, 62(2), 337–358. https://doi.org/10.1093/bjc/azab056
Suharmita, S. (2025). Tradisi Mappamula Ma'tanam Pare: Kajian ritual pertanian dalam tinjauan al-'urf di Desa Bonelemo Utara Kabupaten Luwu (Doctoral dissertation, IAIN Palopo). https://repository.uinpalopo.ac.id/id/eprint/11261/
Toiba, H., Rahman, M. S., Hartono, R., & Retnoningsih, D. (2024). Improving dairy farmers’ welfare in Indonesia: Does cooperative membership matter? Annals of Public and Cooperative Economics, 95, 1003–1019. https://doi.org/10.1111/apce.12471
Wijaya, A. (2023). Analisis jejaring konflik petani tembakau Kabupaten Temanggung. Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(2), 235–252. https://doi.org/10.19105/ejpis.v5i2.10575
Wulandani, D., & Gunawan, G. (2025). Alih komoditas sebagai strategi otonomi petani dalam peralihan tembakau ke cabai rawit merah di Desa Munggangsari Kabupaten Temanggung. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 19(2), 166–178. https://doi.org/10.24815/jsu.v19i2.450
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















