DAMPAK JALUR LINTAS SELATAN SEBAGAI POTENSI PENGEMBANGAN PARIWISATA DI WILAYAH PESISIR PANTAI KABUPATEN TULUNGAGUNG
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i4.13897Keywords:
Aksesibilitas, Jalur Lintas Selatan, Pariwisata Pesisir, Pengembangan PariwisataAbstract
ABSTRACT
The development of the South Cross Route (JLS) in Tulungagung Regency plays an important role in improving access to coastal areas. However, studies discussing the impact of JLS on the development of coastal tourism are still limited. This study aims to determine the condition and potential of tourim in coastal areas, analyze the impact of JLS on tourism development, and identify obstacles in utilizing JLS to support the development of coastal tourism in Tulungagung Regency. The method used in the research is qualitative with a descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, docoumentation, and literature study. Data analysis used the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and drawing conclusions. The findings of this study indicate that the coastal area in Kalidawir District and Pucanglaban District have great tourism potential, supported by the natural beauty of the beaches and variety of tourist attractions. The presence of JLS rovides postive impacts in the form of improved accesibility, increased tourist visits, and the development of coastal community economic activities. However, tourism development still faces obstacles such as a lack of supporting facilities, underdeveloped promotion, human resource quality, and enviromental cleanliness. This study is expected to serve as input for the government and tourism managers in developing sustainable coastal tourism.
ABSTRAK
Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di Kabupaten Tulungagung memainkan peran penting dalam meningkatkan akses ke daerah pesisir. Namun, kajian yang membahas dampak JLS terhadap perkembangan pariwisata pesisir masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan potensi pariwisata di wilayah pesisir, menganalisis dampak JLS terhadap pengembangan pariwisata, dan mengidentifikasi kendala dalam pemanfaatan JLS untuk mendukung pengembangan pariwisata pesisir di Kabupaten Tulungagung. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi literatur. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa wilayah pesisir di Kecamatan Kalidawir dan Kecamatan Pucanglaban memiliki potensi pariwisata yang besar, didukung oleh keindahan alam pantai dan beragam daya tarik wisata. Adanya JLS memberikan dampak positif berupa peningkatan aksesibilitas, peningkatan jumlah kunjungan wisatawan, dan perkembangan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir. Namun, pengembangan pariwisata masih menghadapi kendala seperti kurangnya fasilitas pendukung, promosi yang belum maksimal, kualitas sumber daya manusia, serta kebersihan lingkungan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan masukan bagi pemerintah dan pengelola wisata dalam mengembangkan pariwisata pesisir yang berkelanjutan.
Downloads
References
Aisyah, N. (2025). Pengaruh Pembangunan Infrastruktur Terhadap Konektivitas Ekonomi Daerah di Nusa Tenggara Barat. Economics Note, 1(2), 53–59. https://ejournal.kalibra.or.id/index.php/econote/article/view/84
Andjanie, I. F., Asyifa, N., Pratama, R. K., & Furqan, A. (2023). Strengthening community involvement: An in-depth exploration of the community-based tourism (CBT) approach in Lamajang Tourism Village, Bandung Regency. Jurnal Kepariwisataan Indonesia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kepariwisataan Indonesia, 17(2), 182–205. https://doi.org/10.47608/jki.v17i22023.182-205
Anisa, S. N., Aulia, S., Indah, A., Dipa, M. A. K., & Panorama, M. (2024). Analisis peran infrastruktur dalam pertumbuhan ekonomi pembangunan di Kota Palembang. Jurnal Publikasi Ekonomi dan Akuntansi (JUPEA), 4(1), 36–54. https://journalcenter.org/index.php/jupea/article/view/2435
Candra, A. C., & Sari, W. N. (2024). Analisis Strategi Pengembangan Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata di Jasmine Park Cisauk. Jurnal Pariwisata Dan Perhotelan, 2(1), 1–19. https://doi.org/10.47134/pjpp.v2i1.3327
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Dewi, N. D. U., Mahendra, P. D. A., & Hanafiah, M. H. (2025). Safety Tourism Policy in Bali : Infrastructure Challenges and Sustainable Public Management. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 9(2). https://doi.org/10.24198/jmpp.v9i2.64409
Ente, R., Rachman, E., & Gobel, L. Van. (2025). Faktor-Faktor Penghambat Implementasi Kebijakan Pengembangan Destinasi Wisata Lombongo di Kabupaten Bone Bolango. Journal of Governance and Public Administration, 2(4), 1101–1107. https://doi.org/10.70248/jogapa.v2i4.2855
Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 21(1), 33–54. https://doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075
Fawwa, E., Azzahra, A., Yunita, I., & Habibah, L. (2024). Pemanfaatan Jalur Lintas Selatan Tulungagung Terhadap Potensi Pariwisata Kecamatan Besuki. Dewantara: Jurnal Pendidikan Sosial Dan Humaniora, 3(2), 150–170. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i2.2614
Febiana, V., Aziz, A., & Fatmasari, D. (2025). Analisis Aksesibilitas dan Amenitas Dalam Pengembangan Destinasi Wisata Batu Lawang Cirebon. Jurnal of Sharia Tourism and Hospitality, 3(2), 35–47. https://jetour.syekhnurjati.id/index.php/jetour/article/view/113
Hanafi, M. (2024). Community Based Tourism Dalam Pengembangan Desa Wisata di Magelang. Efisiensi: Kajian Ilmu Administrasi, 21(1), 95–112. https://doi.org/10.21831/efisiensi.v21i1.72745
Idris, M., Anwar, Y., Syukur, A. T., & Mustamin, N. A. (2025). Analyzing collaborative governance in tourism development: A case study of Karampuang Island, West Sulawesi. Jurnal Borneo Administrator, 21(3), 275–290. https://doi.org/10.24258/jba.v21i3.1707
Impiana, D., Kahirun, Kasim, S., Gandri, L., & Tuwu, E. R. (2026). Assessing the readiness paradox of coastal ecotourism : A socio-technical evaluation of natural attraction versus infrastructure capability. JSSEW: Journal of Sustainability, Society, and Eco-Welfare, 3(2), 124–140. https://doi.org/10.61511/jssew.v3i2.2026.2314
Jannah, M., & Kurniati, E. (2025). Analisis Peran Pemerintah Daerah Terhadap Pembangunan Infrastruktur Sebagai Upaya Mendorong Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Lampung. Jurnal Ilmu Ekonomi (Jie), 4(1), 231–251. https://doi.org/10.59827/jie.v4i1.220
Khofiya, N., & Awalia, S. (2025). Strategi Pengembangan Pariwisata Dalam Meningkatkan Perekonomian Daerah Kabupaten Subang. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 17(1), 94–109. https://ejournal.ipdn.ac.id/JAPD/article/view/5252
Mankiw, N. Gregory, N. E. C. L. (2021). Principles of Economics (9th ed.). Cengage Learning.
Ma’rifah, A. (2022). The effect of infrastructure development on economic growth. Efficient: Indonesian Journal of Development Economics, 5(3), 230–241. https://doi.org/10.15294/efficient.v5i3.54394
Munizar, R. (2025). Identifikasi Faktor dan Model Tahapan Pengembangan Infrastruktur Pariwisata Terintegrasi di Provinsi Bengkulu. Jurnal of Engineering and Applied Technology, 1(2). https://doi.org/10.65310/qvgaz286
Ningrum, L. A. P. S. (2022). Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat Akibat Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) (Studi Pada Mayarakat Kawasan Pantai Wisata Kabupaten Malang). Jurnal Sosial Humaniora Terapan, 4(2). https://scholarhub.ui.ac.id/jsht/vol4/iss2/2/
Nurchahyati, E. V. (2021). Perubahan sosial ekonomi masyarakat Desa Keboireng pasca pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS). Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial, 5(1), 1–16. https://doi.org/10.38043/jids.v5i1.2995
Nurhayati, D. A. W., & Oktavia, N. T. (2022). Pemanfaatan Sumber Daya Alam Pesisir Pantai Selatan Sebagai Penunjang Pembangunan Pariwisata Pantai Gemah. Nawasena: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 1(3). https://doi.org/10.56910/nawasena.v1i3.395
Oktawiranti, A., Za, S. Z., Anwar, F., Djalipa, D., & Rauf, A. (2024). Kepuasan Wisatawan Terhadap Pendapatan Ekonomi di Indonesia Dengan Mediasi Infrastruktur. JEBI: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 488–511. https://ecosemica.net/index.php/ECONOMICA/article/view/133
Priatmoko, S., Purwoko, Y., Winarno, S. B., Widayati, E., Panghastuti, T., Wigati, E., & Isnugroho, E. (2025). Potensi dan Tantangan Pengembangan Pariwisata di Dusun Wotiwati di Desa Wisata “Dewi Purbo”, Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Abdimas: Journal Tourism & Community Service, 2(1), 49–55. https://jurnal.stieparapi.ac.id/index.php/jtcs/article/view/174
Rifai, & Haeril. (2024). Integrasi Kebijakan Publik dan Pengelolaan Sumber Daya Alam untuk Pembangunan Pesisir di Kabupaten Bima. Journal of Governance and Local Politics (JGLP), 6(1), 25–36. https://doi.org/10.47650/jglp.v6i1.1235
Saputra, A. W., Hendrayansyah, P. A., & Zahir, L. A. (2024). Evaluasi Dampak Lingkungan Dari Proyek Pembangunan Jalur Lintas Selatan di Tulungagung. Jurnal Teknik Sipil Universitas Tulungagung, 4(2), 83–92. https://journal.unita.ac.id/index.php/daktilitas/article/view/1372
Setiawan, Z., Yendri, O., Kusuma, B. A., Ishak, R. P., Boari, Y., Paddiyatu, N., & Kartika, T. (2023). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. PT. Sonpedia Publishing Indonesia. https://buku.sonpedia.com/2023/10/buku-ajar-perencanaan-dan-pengembangan.html
Sibali, A., Erhanuddin, & Jainuddin. (2025). Dampak Pembangunan Infrastruktur Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir Kepulauan Selayar. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(1), 302–308. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/17503
Sutopo, & Himmati, R. (2023). Pengelolaan Obyek Daya Tarik Wisata Berbasis Kearifan Lokal di Pantai Pacar Kecamatan Pucanglaban Kabupaten Tulungagung. Prosiding Konferensi Pengabdian Masyarakat, 1, 61–70. https://pub.borneorec.com/index.php/pkpm/article/view/98
Tosun, C. (2006). Expected nature of community participation in tourism development. Tourism Management, 27(3), 493–504. https://doi.org/10.1016/j.tourman.2004.12.004
Wisnawa, I. M. B. (2024). Pantai Lepang: Kajian Potensi dan Tantangan Dalam Pengembangan Sebuah Destinasi Wisata Berkelanjutan. Journal of Tourism And Interdisciplinary Studies (JoTIS), 4(2), 1–16. https://doi.org/10.51713/jotis.2024.4231
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















