DESKRIPSI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 4 SD

Authors

  • Sri Devi Luawo Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Gamar Abdullah Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Isnanto Isnanto Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Kudus Kudus Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Meylan Saleh Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v5i2.4874

Keywords:

Pembelajaran Berdiferensiasi, IPAS, perencanaan, pelaksanaan

Abstract

Differentiated learning is an integral part of the curriculum in several schools, including SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. One of the subjects taught using a differentiated approach at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City is Natural and Social Sciences (IPAS) in grade 4. Based on this, the researcher intends to analyze the implementation of differentiated learning in the subject of IPAS at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. This study focuses on the description of differentiated learning in the subject of IPAS for grade 4 at SD Laboratorium UNG, Gorontalo City. The type of research used is a quantitative descriptive approach. Data collection techniques were carried out through observation, interviews and documentation. The results of the study showed that in the aspect of learning planning, a percentage of 70% was obtained (Good category), which indicates the need for improvement in designing learning strategies that are in accordance with student needs. Solutions that can be applied include teacher training and the provision of teaching materials that support differentiation. Meanwhile, the aspect of learning implementation obtained a percentage of 82.2% (Very Good category), indicating that the implementation has been running effectively. However, to be more optimal and sustainable, implementation needs to supported by more mature and systematic planning.

ABSTRAK
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan bagian integral dari kurikulum dibeberapa sekolah, termasuk di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Salah satu mata pelajaran yang diampu menggunakan pendekatan berdiferensiasi di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo adalah Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) pada kelas 4. Berdasarkan hal tersebut, peneliti bermaksud untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Penelitian ini berfokus pada deskripsi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS kelas 4 di SD Laboratorium UNG Kota Gorontalo. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek perencanaan pembelajaran diperoleh persentase sebesar 70% (kategori Baik), yang mengindikasikan perlunya peningkatan dalam merancang strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Solusi yang dapat diterapkan antara lain pelatihan guru dan penyediaan perangkat ajar yang mendukung diferensiasi. Sementara itu, aspek pelaksanaan pembelajaran memperoleh persentase sebesar 82,2% (kategori Sangat Baik), menandakan pelaksanaan sudah berjalan efektif. Namun, agar lebih optimal dan berkesinambungan, pelaksanaan perlu didukung oleh perencanaan yang lebih matang dan sistematis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arantini, A. et al. (2024). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan keterlibatan siswa kelas X SMKS GKE Agri Karya Bakti dalam pembelajaran matematika konten barisan aritmatika dan geometri tahun ajaran 2023/2024. Jurnal Inovasi Refleksi Profesi Guru, 1(1), 15–20.

Arzfi, B. P., & Jamna, J. (2024). Implementasi teori belajar humanistik dalam pembelajaran berdiferensiasi IPAS di sekolah dasar. Mitra PGMI: Jurnal Kependidikan MI, 10(1), 39–49. https://doi.org/10.46963/mpgmi.v10i1.1639

Dixon, F. A. et al. (2014). Differentiated instruction, professional development, and teacher efficacy. Journal for the Education of the Gifted, 37(2), 111–127.

Gregory, G. H., & Chapman, C. (2013). Differentiated instructional strategies: One size doesn't fit all (3rd ed.). Corwin Press.

Gusteti, M. U., & Neviyarni, N. (2022). Pembelajaran berdiferensiasi pada pembelajaran matematika di kurikulum merdeka. Jurnal Lebesgue: Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika, Matematika Dan Statistika, 3(3), 636–646.

Joseph, S. (2018). Questions teachers ask: An exploratory study of teachers’ approach to questioning in the primary and secondary classroom. Journal of Education & Social Policy, 5(1), 77–87.

Pozas, M., & Letzel, V. (2023). “The more, the merrier?” A multilevel analysis of teachers’ use of differentiated instruction and students’ classroom engagement. European Journal of Psychology of Education, 38(1), 1–22. https://doi.org/10.1007/s10212-021-00590-6

Purnawanto, A. T. (2023). Pembelajaran berdiferensiasi. Jurnal Pedagogy, 16(1), 34–54.

Sari, D. P., & Mulianingsih, F. (2021). Analisis kemampuan guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi berdasarkan profil belajar siswa. Jurnal Basicedu, 5(5), 3509–3518.

Sari, S. et al. (2022). Implementasi teori belajar humanistik dalam mengembangkan bakat dan kreativitas anak. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1, 19–26. https://doi.org/10.25134/prosidingsemnaspgsd.v1i1.7

Smale-Jacobse, A. E. et al. (2019). Differentiated instruction in secondary education: A systematic 1 review of research evidence. Journal of Educational Psychology, 111(3), 343–367. https://doi.org/10.1037/edu0000396

Subban, P. (2006). Differentiated instruction: A research basis. International Education Journal, 7(7), 935–947.

Suwartiningsih, S. (2021). Penerapan pembelajaran berdiferensiasi untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA pokok bahasan tanah dan keberlangsungan kehidupan di Kelas IXb semester genap SMPN 4 Monta tahun pelajaran 2020/2021. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 1(2), 80–94.

Tomlinson, C. A. (2014). The differentiated classroom: Responding to the needs of all learners. ASCD.

Usman, U. et al. (2024). Kelayakan modul ajar berdiferensiasi proyek materi pencemaran lingkungan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik. Didaktika Biologi: Jurnal Penelitian Pendidikan Biologi, 7(2), 99–108.

Wahyudi, S. A. et al. (2023). Analisis pembelajaran IPAS dengan penerapan pendekatan pembelajaran berdiferensiasi dalam kurikulum merdeka. Jurnal Pendidikan MIPA, 13(4), 1105–1113.

Wirianto, D. (2014). Perspektif historis transformasi kurikulum di Indonesia. Islamic Studies Journal, 2(1).

Downloads

Published

2025-05-16

How to Cite

Luawo, S. D., Abdullah, G. ., Isnanto, I., Kudus, K., & Saleh, M. . (2025). DESKRIPSI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN IPAS KELAS 4 SD . SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(2), 526-535. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.4874

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>