HUBUNGAN RELIGIUSITAS, KECERDASAN DAN EMOSI DENGAN KEPUASAAN HIDUP DI TINJAU DARI JENIS KELAMIN PADA REMAJA DI UPTD KESEJAHTERAAN SOSIAL ANAK NAIBONAT
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.8198Keywords:
Religiusitas, Kecerdasan Emosi, Kepuasaan hidupAbstract
ABSTRACT
Life satisfaction is an important aspect of adolescent development, including among adolescents living in social welfare institutions who experience separation from their families or come from broken-home families. Religiosity and emotional intelligence are considered factors that may be associated with adolescents’ ability to cope with life and achieve life satisfaction. This study aimed to examine the relationship between religiosity and emotional intelligence and life satisfaction, as well as differences in these variables based on gender among adolescents at the Riang Naibonat Child Social Welfare Technical Implementation Unit (UPTD), Kupang Regency, East Nusa Tenggara. This study employed a quantitative approach. Data were collected through questionnaires measuring religiosity, emotional intelligence, and life satisfaction. The sample consisted of 60 adolescents, comprising 35 male and 25 female adolescents. The sampling technique used was saturated sampling, in which all members of the population were included as research participants. The data were analyzed using multiple linear correlation to examine the relationship between religiosity and emotional intelligence and life satisfaction, as well as difference tests to examine differences in the research variables based on gender. The results showed that there was no significant relationship between religiosity and emotional intelligence and life satisfaction. However, further analysis showed that religiosity and emotional intelligence had an effect on life satisfaction, whereas the interaction between religiosity and emotional intelligence did not have an effect on life satisfaction. In terms of gender, there were no differences in religiosity or emotional intelligence between male and female adolescents; however, there was a difference in life satisfaction between the two groups.
ABSTRAK
Kepuasan hidup merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan remaja, termasuk remaja yang tinggal di lembaga kesejahteraan sosial dan menghadapi kondisi jauh dari keluarga atau berasal dari keluarga broken home. Religiusitas dan kecerdasan emosi dipandang sebagai faktor yang berkaitan dengan kemampuan remaja dalam menjalani kehidupan dan mencapai kepuasan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan religiusitas dan kecerdasan emosi dengan kepuasan hidup serta mengetahui perbedaannya berdasarkan jenis kelamin pada remaja di UPTD Kesejahteraan Sosial Anak Riang Naibonat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur religiusitas, kecerdasan emosi, dan kepuasan hidup Sampel penelitian berjumlah 60 remaja yang terdiri atas 35 remaja laki-laki dan 25 remaja perempuan. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik sampling jenuh, yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sebagai sampel penelitian. Data penelitian dianalisis menggunakan korelasi linear berganda untuk menguji hubungan religiusitas dan kecerdasan emosi dengan kepuasan hidup serta uji beda untuk mengetahui perbedaan variabel penelitian berdasarkan jenis kelamin. Hasil analisis menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan religiusitas dan kecerdasan emosi dengan kepuasan hidup. Namun, hasil analisis lebih lanjut menunjukkan bahwa religiusitas dan kecerdasan emosi berpengaruh terhadap kepuasan hidup, sedangkan interaksi antara religiusitas dan kecerdasan emosi tidak berpengaruh terhadap kepuasan hidup. Ditinjau dari jenis kelamin, tidak terdapat perbedaan religiusitas dan kecerdasan emosi antara remaja laki-laki dan perempuan, tetapi terdapat perbedaan kepuasan hidup antara remaja laki-laki dan perempuan. Hasil analisis juga menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan religiusitas dan kecerdasan emosi dengan kepuasan hidup. Namun, religiusitas dan kecerdasan emosi berpengaruh terhadap kepuasan hidup, sedangkan interaksi antara religiusitas dan kecerdasan emosi tidak berpengaruh terhadap kepuasan hidup.
Downloads
References
Alamsyah, N. F., & Akkase, A. (2025). Tinjauan aktivitas olahraga berdasarkan usia dan jenis kelamin. Jurnal Ilmiah STOK Bina Guna Medan, 13(2), 336–343.
https://doi.org/10.55081/jsbg.v13i2.4219
Andriani, R., Muhaemin, M., & Iman, B. (2026). Relasi pembiasaan dan religiusitas terhadap kecerdasan emosional peserta didik. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 6(2), 726–733. https://doi.org/10.51574/jrip.v6i2.4396
Asihanto, Y. I. W., Bakhtiar, R., & Ramadhanny, C. (2025). Asosiasi usia, jenis kelamin, masa studi, dan indeks prestasi kumulatif terhadap kepuasan hidup: Association of age, gender, study period, grade point average to life satisfaction. Jurnal Sains dan Kesehatan, 6(1), 41–50. https://doi.org/10.30872/jsk.v6i1.619
Bethania, D. A. O., & Sugiarti, R. (2025). Pengaruh kecerdasan emosi dan mindfulness terhadap kepuasan hidup orang tua anak berkebutuhan khusus melalui penerimaan diri: Implikasinya pada dukungan pendidikan anak. JEID: Journal of Educational Integration and Development, 5(4), 264–281. https://doi.org/10.55868/jeid.v5i4.429
Chairani, L. S., Latifah, M., & Muflikhati, I. (2023). Kesejahteraan psikologis remaja pada masa pandemi COVID-19: Peran kecerdasan emosional, dukungan sosial, dan strategi koping. Jurnal Riset Kesehatan Poltekkes Depkes Bandung, 15(2), 328–342.
https://doi.org/10.34011/juriskesbdg.v15i2.2198
Chikita, M., Hutasushut, N. R., & Rahmi, T. (2026). Pengaruh gratitude training untuk meningkatkan subjective well-being pada remaja panti asuhan Aisyiyah Bukittinggi. Jurnal Ilmu Psikologi dan Kesehatan, 3(2), 1771–1776.
https://doi.org/10.62379/jipk.v3i2.2280
Djira, I. M., Naisnu, M. F., Ufi, D. T., Utan, J. Y., Dapaloka, M., & Yohanes, E. N. (2024). Pelatihan mindfulness untuk meningkatkan kepuasan hidup remaja dengan dorongan faktor religiusitas. Archive: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 66–76.
https://doi.org/10.55506/arch.v4i1.129
Hasanuddin, H., Azka, I., & Haramain, F. B. (2024). Peran kecerdasan emosional dalam menghadapi fear of missing out (FoMO) pada remaja. Jurnal Perspektif Pendidikan, 18(2), 185–203. https://doi.org/10.31540/jpp.v18i2.3280
Margaretha, M. N. (2023). Hubungan antara kepuasan hidup dengan fear of missing out (FoMO) pada remaja pengguna media sosial. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 20(2), 687–697. https://doi.org/10.18860/psikoislamika.v20i2.23219
Mecca, F. A., Pratiwi, R. A., & Novitasya, S. (2024). Hubungan religiusitas dengan psychological well-being. Jurnal Ilmiah Psikologi dan Kesehatan Masyarakat, 2(2), 136–155. https://doi.org/10.68352/jipkm.v2i2.157
Panglewai, M. M., Pesau, H. G., & Sastaviana, D. (2024). Gratitude training untuk meningkatkan kebersyukuran pada remaja di panti asuhan Murni Makassar. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8(4), 781–788.
https://doi.org/10.20956/pa.v8i4.26135
Pratiwi, T. T., & Mulawarman, M. (2022). Pengaruh kecerdasan emosi dan religiusitas terhadap kesejahteraan psikologis pada remaja di SMA Negeri 12 Semarang. Jurnal Al-Taujih: Bingkai Bimbingan dan Konseling Islami, 8(1), 15–24.
https://doi.org/10.15548/atj.v8i1.3187
Rurky, S. N., & Rahmasari, D. (2024). Hubungan antara body image dengan kepuasan hidup pada remaja. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 757–771.
https://doi.org/10.26740/cjpp.v11n2.p757-771
Sari, M. P., & Fitri, S. (2024). Sebuah review tentang kepuasan hidup remaja Indonesia. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 9(1), 518–527.
https://doi.org/10.31316/gcouns.v9i1.5943
Setiawan, Y. P., Winta, M. V. I., & Pratiwi, M. M. S. (2026). Systematic literature review: Peran religiusitas terhadap kualitas perkawinan di Indonesia. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 5(1), 11–23.
https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v5i1.6542
Septyarini, E. (2024). Pengaruh kecerdasan emosional, kepuasan kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai: Studi pada Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malinau Kalimantan Utara. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 4(1), 48–59.
https://ejournal.penerbitjurnal.com/index.php/business/article/view/717
Sihabbudin, F., Maharani, A., & Hipjiah, S. (2023). Pengaruh religiusitas terhadap kecerdasan emosional pada santri kelas VIII MTs Daarul Amanah Desa Cilayang Kecamatan Cikeusal Kabupaten Serang. Dalam Prosiding Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (SEHATI ABDIMAS), 6(1), 112–118.
https://doi.org/10.47767/sehati_abdimas.v6i1.668
Siregar, N. A., Audina, N., & Harahap, A. N. (2025). Menumbuhkan karakter Islami remaja melalui program pembiasaan shalat: Studi pada komunitas DIKSI Harjosari I. Wahana: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(1), 38–47.
https://doi.org/10.56211/wahana.v4i1.1109
Tuahuns, S. Z. W., & Salim, A. (2023). Pengaruh kepuasan hidup terhadap fear of missing out mahasiswa pengguna media sosial Instagram dan TikTok. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 3(3), 298–308. https://doi.org/10.51574/jrip.v3i3.1206
Wandira, A. F., Narti, S., & Dianthi, M. H. (2024). Peran komunikasi keluarga dalam meningkatkan kesejahteraan psikologis remaja pada keluarga broken home. Professional: Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik, 11(2), 719–722.
https://doi.org/10.37676/professional.v11i2.7415
Zeinnida, Q. L., Tsani, I., & Septiana, N. Z. (2022). Pengaruh religiusitas dan efikasi diri terhadap kecerdasan emosional siswa di MA Al-Huda. Edudeena: Journal of Islamic Religious Education, 6(1), 48–56. https://doi.org/10.30762/ed.v6i1.118
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Delsylia Tresnawati Ufi, Imelda Marina Djira, Arkhipus Aditya Manada Golu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















