HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KUALITAS HIDUP WARGA BINAAN PEREMPUAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA PALEMBANG
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i4.16463Keywords:
dukungan keluarga, kualitas hidup, warga binaan perempuanAbstract
Female inmates serving sentences in correctional institutions face various limitations, including separation from family, which may affect their well-being and quality of life during the rehabilitation period. This study aimed to examine the relationship between family support and quality of life among female inmates at the Class IIA Women's Correctional Institution in Palembang. A quantitative correlational design was employed with 205 female inmates selected through proportionate stratified random sampling from a population of 526. Data were collected using a Quality of Life Scale (46 valid items, based on Schalock's 2004 dimensions) and a Family Support Scale (48 valid items, based on Sarafino's 2011 dimensions), then analyzed using simple regression analysis with the aid of IBM SPSS Statistics version 25. Descriptive analysis showed an empirical mean of 179.05 (SD = 12.56) for quality of life and 188.93 (SD = 14.78) for family support, with relatively balanced proportions of high and low categories for both variables. Hypothesis testing revealed a correlation coefficient of r = 0.142, a coefficient of determination R² = 0.020, F = 4.184, and significance p = 0.042 (p < 0.05), indicating a significant, albeit weak, positive relationship between family support and quality of life. Family support contributed an effective 2% to quality of life, while the remaining 98% was influenced by other factors outside this study. Thus, the research hypothesis was accepted. These findings suggest that enhancing family support may contribute to improving inmates' quality of life, although attention to other factors such as psychological condition, physical health, and institutional environment remains necessary.
ABSTRAK
Warga binaan perempuan yang menjalani masa pidana di lembaga pemasyarakatan menghadapi berbagai keterbatasan, termasuk keterpisahan dari keluarga, yang dapat memengaruhi kesejahteraan dan kualitas hidup mereka selama masa pembinaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup pada warga binaan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 205 warga binaan perempuan yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling dari populasi sebanyak 526 orang. Data dikumpulkan menggunakan Skala Kualitas Hidup (46 aitem valid, disusun berdasarkan aspek-aspek Schalock, 2004) dan Skala Dukungan Keluarga (48 aitem valid, disusun berdasarkan aspek-aspek Sarafino, 2011), kemudian dianalisis menggunakan uji regresi sederhana dengan bantuan program IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil analisis deskriptif menunjukkan mean empirik kualitas hidup sebesar 179,05 (SD = 12,56) dan dukungan keluarga sebesar 188,93 (SD = 14,78), dengan proporsi kategori tinggi dan rendah yang relatif berimbang pada kedua variabel. Uji hipotesis menunjukkan koefisien korelasi r = 0,142 dengan koefisien determinasi R² = 0,020, F = 4,184, dan signifikansi p = 0,042 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan positif yang signifikan, meskipun tergolong lemah, antara dukungan keluarga dengan kualitas hidup. Dukungan keluarga memberikan sumbangan efektif sebesar 2% terhadap kualitas hidup, sedangkan 98% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan dukungan keluarga dapat berkontribusi terhadap perbaikan kualitas hidup warga binaan, meskipun perlu diimbangi dengan perhatian terhadap faktor lain seperti kondisi psikologis, kesehatan fisik, dan lingkungan lembaga pemasyarakatan.
Downloads
References
Aristasari, D. I., & Jati, N. M. K. P. (2025). Literature review: Social support for female inmates in Indonesian. Santhet: Jurnal Sejarah, Pendidikan, dan Humaniora, 9(2), 571–582. https://doi.org/10.36526/santhet.v9i2.5202
Astuningsih, S. D., Kusumaningsih, M. R., & Meiranny, A. (2026). Hubungan dukungan suami dan tingkat pengetahuan dengan kepatuhan kunjungan ulang KB suntik 3 bulan di PMB Hj Fatimatun Amd.Keb. HEALTHY: Jurnal Inovasi Tenaga Kesehatan, 6(1), 102–110. https://doi.org/10.51878/healthy.v6i1.9422
Athallah, I. R., & Santoso, I. (2021). Penanganan coping stress pada warga binaan pemasyarakatan di lapas dan rutan. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 2(1), 96–106. https://doi.org/10.31004/innovative.v2i1.2863
Bartels, L., Easteal, P., & Westgate, R. (2020). Understanding women's imprisonment in Australia. Women & Criminal Justice, 30(3), 204–219. https://doi.org/10.1080/08974454.2019.1657550
Cynditya, N. P. (2026). Urgensi pemberian rehabilitasi psikologis terhadap narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan (studi pada Lapas Perempuan Kelas IIA Bandar Lampung) [Skripsi, Universitas Lampung]. Digilib Repositori Unila.
Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia. (2023). Data pemasyarakatan Indonesia. Kemenkumham RI.
Ekayamti, E. (2021). Analisis dukungan keluarga terhadap tingkat kekambuhan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di wilayah kerja Puskesmas Geneng Kabupaten Ngawi. Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing), 7(2), 144–155. https://doi.org/10.33023/jikep.v7i2.728
Estiningsih, D. (2026). Stres pengasuhan dalam perspektif psikologi Islami: Konsep dan intervensi. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(2), 921–935. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.10104
Friedman, M. M. (2010). Buku ajar keperawatan keluarga: Riset, teori dan praktik (5th ed.). EGC.
Friska, B., Usraleli, U., Idayanti, I., Magdalena, M., & Sakhnan, R. (2020). The relationship of family support with the quality of elderly living in Sidomulyo Health Center work area in Pekanbaru Road. JPK: Jurnal Proteksi Kesehatan, 9(1), 1–8. https://doi.org/10.36929/jpk.v9i1.194
Green, J., Tones, K., Cross, R., & Woodall, J. (2015). Health promotion: Planning and strategies. SAGE Publications.
Kumar, S., & Majumdar, A. (2014). Factors affecting quality of life. International Journal of Social Science, 3(2), 101–110. https://doi.org/10.5958/2321-5771.2014.00101.4
Manik, J. I. (2021). Pola pembinaan bagi narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan. JUSTITIA: Jurnal Ilmu Hukum dan Humaniora, 8(5), 971–978. https://doi.org/10.31604/justitia.v8i5.971-978
Misgiyanto, & Susilawati. (2014). Dukungan keluarga terhadap penderita penyakit kronis. Jurnal Keperawatan, 7(2), 110–118. https://doi.org/10.22219/jk.v7i2.2110
Nugraha, A. K. A., Winta, M. V. I., & Pratiwi, S. (2025). Hubungan antara dukungan keluarga dengan depresi pada narapidana Rutan Polres Bantul. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 10(5), 3210–3220. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v10i5.58468
Nurbarkah, D., Mubina, N., & Pratomo, Y. (2026). Pengaruh stres kerja dan grit terhadap psychological well-being pada perawat rumah sakit di Karawang. PAEDAGOGY: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi, 6(3), 2707–2716. https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.11410
Pamungkas, A. Y. F., Budi, Y. S., Seftianingtyas, W. N., Salanti, P., Devi, T. E. R., Muninggar, M., Hakiki, M., Amin, M. A., Rahmawati, A. N., Handayani, P. A., & Rudiyanto, R. (2023). Family support and coping strategies among female inmates: A cross-sectional study in penitentiaries. Healthcare in Low-Resource Settings, 11(2), Article 11736. https://doi.org/10.4081/hls.2023.11736
Pratama, D. A., & Maerani, I. A. (2020). Proses pembinaan narapidana perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Klas II.A Semarang. Jurnal Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Hukum, 2(1), 120–128. https://doi.org/10.30659/kimuh.2020.8869
Pratiwi, M. E., & Supradewi, R. (2020). Intervensi kebersyukuran terhadap subjective well-being warga binaan pemasyarakatan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan “X”. Prosiding Konferensi Ilmiah Mahasiswa Unissula (KIMU) Klaster Humaniora, 120–128. https://doi.org/10.30659/kimuhum.2020.8155
Rachmawati, D. S., Nursalam, N., Hargono, R., & Otok, B. W. (2021). Quality of life and subjective well-being modeling of pulmonary tuberculosis patients. Journal of Public Health Research, 10(2), Article 2180. https://doi.org/10.4081/jphr.2021.2180
Rahmah, C. D., Fitryasari, R., & Pradanie, R. (2022). Analysis factors related to prisoner’s resiliency in Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya. Jurnal NERS, 17(2), 190–195. https://doi.org/10.20473/jn.v17i2.25408
Ratnasari, F., Gandaria, Y. F., Wibisono, H. Y. G., & Sari, R. P. (2020). Dukungan keluarga dengan tingkat stress warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Tangerang. Edu Dharma Journal: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 110–118. https://doi.org/10.52031/edj.v4i2.67
Rinaldi, K. (2024). Prison efforts to protect escaped prisoners (study at prison class II B Kuantan Singingi, Riau Province). JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia), 10(2), 600–609. https://doi.org/10.29210/020242623
Sarafino, E. P. (2011). Health psychology: Biopsychosocial interactions (7th ed.). Wiley.
Schalock, R. L. (2004). The concept of quality of life: What we know and do not know. Journal of Intellectual Disability Research, 48(3), 203–216. https://doi.org/10.1111/j.1365-2788.2004.00607.x
Subroto, M., & Ramadhan, F. A. (2025). The role of the family in supporting the recovery of female prisoners in prison institutions. Yustisia Merdeka: Jurnal Ilmiah Hukum, 11(1), 26–37. https://doi.org/10.33319/yume.v11i1.294
Syafrudin, H., & Subroto, M. (2023). Dinamika dan tantangan dalam rehabilitasi narapidana kelompok rentan perempuan di Lembaga Pemasyarakatan Indonesia. Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora, 7(3), 760–764. https://doi.org/10.31604/jim.v7i3.2023.760-764
Taylor, S. E. (2018). Health psychology (10th ed.). McGraw-Hill.
Toga, E., Damayanti, F. E., & Lestari, W. (2025). The relationship of self forgiveness with well being psychology in female prisoners in Banyuwangi correctional facility in 2024. ARRUS Journal of Social Sciences and Humanities, 5(4), 1141–1149. https://doi.org/10.35877/soshum4154
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2022 Nomor 167.
Yanti, M., & Tobing, D. H. (2024). Strategi coping pada narapidana perempuan yang sedang menjalani hukuman: Literature review. Deviance: Jurnal Kriminologi, 8(2), 198–215. https://doi.org/10.36080/djk.2757
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dwi Novelinda, Sawi Sujarwo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















