KECERDASAN EMOSIONAL SISWA SMA: STUDI KOMPARATIF BERDASARKAN JENIS KELAMIN DI KOTA AMBON
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i2.11755Keywords:
Kecerdasan Emosional, Jenis Kelamin, Siswa Sekolah Menengah AtasAbstract
Emotional intelligence is a crucial aspect of student development that plays a significant role in managing emotions, building social relationships, and coping with academic and social pressures. However, in practice, various issues indicate that students’ emotional competencies are not yet optimal, such as difficulties in emotional regulation, low empathy, and limited learning motivation. In addition, previous studies on gender differences in emotional intelligence have produced inconsistent findings. Therefore, this study aims to analyze the differences in emotional intelligence among senior high school students based on gender in Ambon. This research employed a quantitative approach with a comparative descriptive design. The sample consisted of 320 students selected through cluster random sampling. Data were collected using an emotional intelligence questionnaire developed based on the aspects of self-awareness, emotional regulation, self-motivation, empathy, and social skills. Data analysis was conducted through prerequisite tests, including normality and homogeneity tests, followed by hypothesis testing using an independent sample t-test. The results revealed a significant difference in emotional intelligence between male and female students, with a significance value (Sig. 2-tailed) of 0.003 < 0.05. These findings indicate that gender is associated with variations in students’ emotional abilities. In conclusion, students’ emotional intelligence is influenced not only by individual factors but also by social dynamics and adolescent developmental processes. The findings provide important implications for the development of more responsive and context-based guidance and counseling services in schools
ABSTRAK
Kecerdasan emosional merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan siswa yang berperan dalam kemampuan mengelola emosi, membangun hubungan sosial, serta menghadapi tekanan akademik dan sosial. Namun, dalam praktiknya, masih ditemukan berbagai permasalahan yang menunjukkan rendahnya kemampuan emosional siswa, seperti kesulitan mengendalikan emosi, kurangnya empati, serta rendahnya motivasi belajar. Selain itu, hasil penelitian sebelumnya terkait perbedaan kecerdasan emosional berdasarkan jenis kelamin masih menunjukkan temuan yang tidak konsisten. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kecerdasan emosional siswa SMA berdasarkan jenis kelamin di Kota Ambon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif komparatif. Sampel penelitian berjumlah 320 siswa yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kecerdasan emosional yang disusun berdasarkan aspek kesadaran diri, pengelolaan emosi, motivasi diri, empati, dan keterampilan sosial. Analisis data dilakukan melalui uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas, serta pengujian hipotesis menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam kecerdasan emosional antara siswa laki-laki dan perempuan, dengan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,003 < 0,05. Temuan ini mengindikasikan bahwa jenis kelamin memiliki keterkaitan dengan variasi kemampuan emosional siswa. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kecerdasan emosional siswa tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh dinamika sosial dan perkembangan remaja. Hasil penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan layanan bimbingan dan konseling di sekolah yang lebih responsif terhadap perbedaan karakteristik siswa.
Downloads
References
Asdhar, H. J., & Yoenanto, N. H. (2024). Efektivitas pembelajaran berbasis sosio-emosional terhadap pencapaian belajar pada siswa sekolah dasar. MAHARSI, 6(3), 115–125. https://doi.org/10.33503/maharsi.v6i3.29
Bukhori, S., & Ariyanto, M. S. (2026). Hubungan antara kecerdasan emosi dengan subjective well-being pada mahasiswa psikologi Universitas Aisyiyah Yogyakarta. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 412–421. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8272
Faisal, A. I. E., & Netrawati, N. (2023). Emotional intelligence differences between male and female adolescents. Educational Guidance and Counseling Development Journal, 6(1), 51–51. https://doi.org/10.24014/egcdj.v6i1.21427
Hasanah, N., Novembli, M. S., & Ustafiano, B. (2023). Pelatihan kecerdasan emosi untuk meningkatkan kesejahteraan siswa (student well-being) di SMP ”X” Sleman. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 8793–8801. https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.7134
Hastutiningtyas, W. R., Maemunah, N., & lakar, R. N. (2021). Gambaran karakteristik siswa SMP dalam mengontrol emosional di Kota Malang. Nursing News: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 5(1), 38–44. https://doi.org/10.33366/nn.v5i1.2269
Ijtihadah, M., & Ardhana, I. A. (2024). Analisis kemampuan multipel representasi siswa MAN 2 Jombang ditinjau dari perbedaan jenis kelamin pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia, 18(1), 58–64. https://doi.org/10.15294/jipk.v18i1.46921
Kholifah, N., & Sodikin, S. (2020). Hubungan pola asuh orang tua dan lingkungan teman sebaya dengan masalah mental emosional remaja di SMP N 2 Sokaraja. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2). https://doi.org/10.30651/jkm.v5i2.4961
Laritmas, N. S., Ritiauw, S. P., & Ritiauw, L. (2026). Penerapan model pembelajaran discovery learning dalam pembelajaran IPS untuk meningkatkan kecerdasan emosional siswa kelas V SD. SOCIAL: Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 6(1), 243–257. https://doi.org/10.51878/social.v6i1.9188
Malfasari, E., Sarimah, S., Febtrina, R., & Herniyanti, R. (2020). Adolescent’s mental emotional. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(3), 241–241. https://doi.org/10.26714/jkj.8.3.2020.241-246
Masri, E., Handayani, O., & Hirwansyah. (2024). Membangun karakter remaja upaya pencegahan kenakalan di sekolah komunitas dan bermasyarakat. Abdi Bhara, 3(2), 170–178. https://doi.org/10.31599/c8az6012
Maulida, A., Samsuddina, S., Machtifaliandri, I., & Hasanah, S. H. N. (2026). Implementasi strategi bimbingan psikososial berlandaskan studi lapangan pada faktor-faktor penentu kenakalan remaja di SMA Al-Qur’an Wahdah Islamiyah Cibinong Bogor Jawa Barat. Jurnal Masyarakat Madani Indonesia, 5(1), 949–956. https://doi.org/10.59025/h8wgkh11
Nudin, B. (2020). Konsep pendidikan islam pada remaja di era disrupsi dalam mengatasi krisis moral. LITERASI (Jurnal Ilmu Pendidikan), 11(1), 63–63. https://doi.org/10.21927/literasi.2020.11(1).63-74
Nurdin, M. N., & Fakhri, N. (2020). Perbedaan empati kognitif dan empati afektif pada remaja laki-laki dan perempuan. Jurnal Psikologi TALENTA, 2(2), 11–11. https://doi.org/10.26858/talenta.v2i2.13199
Nuriadin, I., Umam, K., Kurniasih, N., & Slamet, S. (2022). Profil kemampuan pemecahan masalah materi garis dan sudut ditinjau berdasarkan gender. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 11(4), 2964–2964. https://doi.org/10.24127/ajpm.v11i4.6062
Raharjo, E. Y., Subanji, S., & Sisworo, S. (2024). Commognitive siswa SMP dalam menyelesaikan masalah matematika ditinjau dari gender. AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika, 13(2), 752–752. https://doi.org/10.24127/ajpm.v13i2.8791
Rahmadani, S. M., & Prasetyo, K. H. (2026). Hubungan kecemasan matematika dengan hasil belajar siswa berbasis Quizizz. SCIENCE: Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA, 6(2), 920–929. https://doi.org/10.51878/science.v6i2.10037
Riva, D. (2021). Sex and gender difference in cognitive and behavioral studies in developmental age: An introduction. Journal of Neuroscience Research, 101(5), 543–552. https://doi.org/10.1002/jnr.24970
Sanchis-Sanchis, A., Grau, M. D., Moliner, A. R., & Murillo, C. P. M. (2020). Effects of age and gender in emotion regulation of children and adolescents. Frontiers in Psychology, 11. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2020.00946
Sewasew, D., Mengsite, M., & Kassa, E. (2023). When do gender differences in academic achievement originate? Examining preschoolers and early school children longitudinally. Journal of Educational and Developmental Psychology, 13(1), 67–67. https://doi.org/10.5539/jedp.v13n1p67
Sezgin, E., Bi?lge, Y., Çelik, B., & Sevük, E. N. (2023). The mediating role of emotion lability and emotion regulation in the relationship between social-emotional adaptation with behavior regulation and social skills among preschool children. Ya?am Becerileri Psikoloji Dergisi, 7(14), 161–183. https://doi.org/10.31461/ybpd.1373592
Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2022). Analisis pola asuh demokratis terhadap perkembangan sosial dan emosional anak di masa pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5506–5518. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.1717
Tetering, M. A. J. van, Laan, A. M. van der, Kogel, C. H. de, Groot, R. H. M. de, & Jolles, J. (2020). Sex differences in self-regulation in early, middle and late adolescence: A large-scale cross-sectional study. PLoS ONE, 15(1). https://doi.org/10.1371/journal.pone.0227607
Widyaningrum, A., & Hastjarjo, T. D. (2020). Penalaran probabilistik dan keyakinan terhadap gejala paranormal mahasiswa psikologi. Gadjah Mada Journal of Psychology (GamaJoP), 6(1), 98–98. https://doi.org/10.22146/gamajop.49900
Yunalia, E. M., & Etika, A. N. (2020a). Late adolescent emotional intelligence analysis based on gender. Jurnal Keperawatan Jiwa, 8(4), 477–477. https://doi.org/10.26714/jkj.8.4.2020.477-484
Yunalia, E. M., & Etika, A. N. (2020b). Emotional intelligence correlation with self efficacy in adolescent. Media Keperawatan Indonesia, 3(3), 137–137. https://doi.org/10.26714/mki.3.3.2020.137-143
Zahra, T., Adha, H. N., & Puriani, R. A. (2026). Analisis literatur faktor penyebab dan dampak negatif perilaku agresif tawuran pada remaja di indonesia. WISSEN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(1), 218–228. https://doi.org/10.62383/wissen.v4i1.1567
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Criezta Korlefura, Elisa Wati Hutagalung, Mirati Alkatiri, Tanjila Samsudin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.














