SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: ANALISIS PROBLEMATIKA PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i1.9659Keywords:
Kurikulum Merdeka, Implementasi Kurikulum, Pembelajaran MandiriAbstract
Curriculum changes in Indonesia represent an adaptive response to the dynamics of the times, societal needs, and global developments in education. The Merdeka Curriculum, launched in the 2022/2023 academic year by the Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek), offers freedom and flexibility for schools to determine learning materials that are relevant to students’ characteristics and needs. This approach aims to enable students to develop according to their potential through critical, high-quality, and adaptive learning. However, the implementation of the Merdeka Curriculum faces various challenges, such as the readiness of schools and teachers, limitations in digital infrastructure, and students’ mental readiness for independent learning. This study employs a qualitative Systematic Literature Review approach using the PRISMA method to analyze the problems encountered in implementing the Merdeka Curriculum. The analysis of 15 articles indicates that the main obstacles include teachers’ limited understanding of the curriculum, inadequate digital facilities, time management issues, students’ mental readiness, and insufficient curriculum socialization for parents. These findings emphasize the importance of adequate training, the improvement of digital infrastructure, and collaboration among various stakeholders to address these challenges and achieve the primary goal of improving educational quality and developing students’ potential. This study provides important insights for future educational policy development and highlights the need for collaborative efforts to ensure the effective implementation of the Merdeka Curriculum, thereby delivering optimal benefits for learners in Indonesia.
ABSTRAK
Perubahan kurikulum di Indonesia merupakan respons adaptif terhadap dinamika zaman, kebutuhan masyarakat, dan perkembangan pendidikan global. Kurikulum Merdeka, diluncurkan pada tahun ajaran 2022/2023 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), menawarkan kebebasan dan fleksibilitas bagi sekolah dalam menentukan materi pembelajaran yang relevan dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Pendekatan ini bertujuan agar siswa dapat berkembang sesuai potensi mereka melalui pembelajaran kritis, berkualitas, dan adaptif. Namun, implementasi Kurikulum Merdeka menghadapi berbagai tantangan seperti kesiapan sekolah dan guru, keterbatasan sarana digital, dan kesiapan mental siswa untuk belajar mandiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif Systematic Literature Review dengan metode PRISMA untuk menganalisis problematika dalam penerapan Kurikulum Merdeka. Hasil analisis terhadap 15 artikel menunjukkan hambatan utama adalah kurangnya pemahaman guru terhadap kurikulum, keterbatasan sarana digital, pengelolaan waktu, kesiapan mental siswa, dan kurangnya sosialisasi kurikulum kepada orang tua. Temuan ini menekankan pentingnya pelatihan yang memadai, peningkatan sarana digital, dan kolaborasi antara berbagai pihak untuk mengatasi kendala tersebut dan mencapai tujuan utama peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan potensi siswa. Penelitian ini memberikan wawasan penting bagi pengembangan kebijakan pendidikan di masa mendatang dan menekankan perlunya upaya kolaboratif untuk memastikan implementasi Kurikulum Merdeka berjalan efektif, memberikan manfaat optimal bagi peserta didik di Indonesia.
Downloads
References
Abdiyantoro, R., Junaidi, R., Idris, M., & Nelson, N. (2024). Modifikasi kurikulum 2013 di era dan pasca covid-19: implementasi merdeka belajar di sekolah, madrasah, dan pesantren. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 3(24–28). https://doi.org/10.31004/ijmst.v2i3.311
Al Wahfiyah, I., & Pamungkas, J. (2023). Membentuk karakter anak usia dini: integrasi segitiga cinta maiyah dalam inovasi kurikulum. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7214–7230. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5685
Angga, A., Suryana, C., Nurwahidah, I., Hernawan, A. H., & Prihantini, P. (2022). Komparasi implementasi kurikulum 2013 dan kurikulum merdeka di sekolah dasar Kabupaten Garut. Jurnal Basicedu, 6(4), 5877–5889. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3149
Faridah, S. (2024). Persepsi guru dalam implementasi kurikulum merdeka di SDN Kembang Habang 1 Kabupaten Tapin. Jurnal Terapung Ilmu - Ilmu Sosial, 6(1), 110. https://doi.org/10.31602/jt.v6i1.14214
Fernandes, R. (2019). Relevansi kurikulum 2013 dengan kebutuhan peserta didik di era revolusi 4.0. Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Education, 6(2), 70. https://doi.org/10.24036/scs.v6i2.157
Fiangga, S., Prihartiwi, N., Kohar, A., Palupi, E., & Susanah, S. (2023). Pendampingan pengembangan realistic mathematics-project based learning untuk menyongsong kurikulum merdeka bagi guru SMP Trenggalek. Jurnal Anugerah, 4(2), 145–156. https://doi.org/10.31629/anugerah.v4i2.4967
Fuadi, M., Zulfikar, T., & Shadiqin, S. (2023). Analysis of the implementation of the independent curriculum in elementary schools in Indonesia. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 6(2), 617–623. https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i2.4071
Halalau, A., Holmes, B., Rogers-Snyr, A., Donisan, T., Nielsen, E. J., Cerqueira, T. L., & Guyatt, G. (2021). Evidence-based medicine curricula and barriers for physicians in training: a scoping review. International Journal of Medical Education, 12, 101–124. https://doi.org/10.5116/ijme.6097.ccc0
Haryono, P. (2024). Examining the implementation of the independent learning curriculum in English language material at vocational high schools. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 16(1), 295–305. https://doi.org/10.35445/alishlah.v16i1.4449
Hasibuan, F. H., Salminawati, S., & Sapri, S. (2024). Implementation of the independent curriculum in Islamic religion subjects. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 752–757. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.888
Herianty, A., Dwijayanti, & Sumarno, S. (2024). Evaluasi dampak implementasi kurikulum merdeka terhadap prestasi belajar peserta didik sekolah dasar. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 10(1), 208–217. https://doi.org/10.36989/didaktik.v10i1.2444
Khusni, M. F., Munadi, M., & Matin, A. (2022). Impelementasi kurikulum merdeka belajar di MIN 1 Wonosobo. Jurnal Kependidikan Islam, 12(1), 60–71. https://doi.org/10.15642/jkpi.2022.12.1.60-71
Kurnia, T., & Novaliyosi, N. (2023). Analisis kesiapan guru matematika dalam menerapkan kurikulum merdeka di SMA. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(3), 1811–1816. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i3.1702
Mahatika, A., Demina, Zulmuqim, & May, C. C. (2022). Evaluation of learning programs in the independent curriculum in elementary schools. Jurnal Al-Fikrah: Jurnal Manajemen Pendidikan, 10(2), 169–178.
Malikah, S., Winarti, W., Ayuningsih, F., Nugroho, M. R., Sumardi, S., & Murtiyasa, B. (2022). Manajemen pembelajaran matematika pada kurikulum merdeka. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5912–5918. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3549
Mardiana, M., & Emmiyati, E. (2024). Implementasi kurikulum merdeka dalam pembelajaran: evaluasi dan pembaruan. Jurnal Review Pendidikan Dasar: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 10(2), 121–127. https://doi.org/10.26740/jrpd.v10n2.p121-127
Masruri, & Waliah. (2023). Implementation of independent curriculum in the subjects of Islamic religious education and morals education. Jurnal Ilmiah IJGIE, 4(1), 202–208. https://doi.org/10.37567/ijgie.v4i1.1958
Mayangsari, M. (2024). Analysis of the implementation of the independent curriculum at SMP Negeri 2 Sumobito. Edusoshum: Journal of Islamic Education and Social Humanities, 4(1), 30–40. https://doi.org/10.52366/edusoshum.v4i1.87
Mistry, K., Yonezawa, E., & Milne, N. (2019). Paediatric physiotherapy curriculum: an audit and survey of australian entry-level physiotherapy programs. BMC Medical Education, 19(1). https://doi.org/10.1186/s12909-019-1540-z
Moher, D. et al. (2015). Preferred reporting items for systematic review and meta-analysis protocols (PRISMA-P) statement. Systematic Reviews, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.1186/2046-4053-4-1
Nasution, R. H., Wirtati, I., Nurojiyah, S., Nurdiana, N., & Mesiono, M. (2024). The implementation of independent curriculum at State Vocational High School 2 Tebing Tinggi. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 7(3), 2024. https://doi.org/10.29062/edu.v7i3.814
Nurngaini, L. F., & Effendi, M. (2024). Implementasi kurikulum merdeka pada mata pelajaran ipas di SDN Sumberdodol 1 Kecamatan Panekan Kabupaten Magetan. AL-THIFL: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 3(2), 334–349. https://doi.org/10.21154/thifl.v3i2.2883
Puspitasari, A., Muadin, A., & Salabi, A. S. (2023). Evaluasi implementasi kurikulum merdeka menggunakan model CIPP di SD Bontang. An-Nizom, 8(1), 49–58.
Putri, O., & Nurmal, I. (2022). Aktualisasi moderasi beragama dalam pengembangan kurikulum pai berbasis merdeka belajar. At-Tadib: Jurnal Ilmiah Prodi Pendidikan Agama Islam, 14(2), 190–200. https://doi.org/10.47498/tadib.v14i2.1564
Rama Putri, M., & Arismunandar. (2024). Peran sekolah penggerak dalam mengoptimalkan implementasi kurikulum merdeka. Aksiologi: Jurnal Pendidikan Dan Ilmu Sosial, 5(1). https://doi.org/10.47134/aksiologi.v5i1.196
Ramadhan, W., Andi, P., & Kathlyn Joyce, N. (2023). Evaluating the implementation of natural and social science learning (IPAS) in the independent primary school curriculum. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 8(1), 118–139. https://doi.org/10.22437/gentala.v8i1.24893
Rijal, A., & Valen, A. (2024). In house training kurikulum merdeka menumbuhkan budaya demokrasi, kreatif, dan inovatif guru and siswa Madrasah Aliyah Negeri 2 Lubuklinggau. Madaniya, 5(2), 491–498. https://doi.org/10.53696/27214834.798
Rizal, R., Surahman, E., & Suhendi, H. Y. (2023). Pelatihan media dan alat evaluasi pembelajaran digital untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dalam mempersiapkan kurikulum merdeka. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(5), 4616. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i5.17104
Safitri, A., Wulandari, D., & Herlambang, Y. (2022). Proyek penguatan profil pelajar pancasila: sebuah orientasi baru pendidikan dalam meningkatkan karakter siswa Indonesia. Jurnal Basicedu, 6(4), 7076–7086. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3274
Salsabila, Y. (2024). Analisis penerapan kurikulum merdeka pada mata pelajaran sejarah kebudayaan islam (SKI) di MI Salafiyah Tanjungsari. Al Ulya: Jurnal Pendidikan Islam, 9(1), 65–84. https://doi.org/10.32665/alulya.v9i1.2817
Sari, F., & Pujiastuti, H. (2023). Evaluasi efektifitas kurikulum inklusi dan kurikulum merdeka dalam meningkatkan partisipasi dan prestasi siswa dengan kebutuhan khusus. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 3158–3169. https://doi.org/10.23969/jp.v8i3.11269
Sopiansyah, D., & Masruroh, S. (2021). Konsep dan implementasi kurikulum MBKM (merdeka belajar kampus merdeka). Reslaj: Religion Education Social Laa Roiba Journal, 4(1), 34–41. https://doi.org/10.47467/reslaj.v4i1.458
Sthephani, A. (2023). Pelatihan penyusunan modul ajar pada kurikulum merdeka di SMPN Sorek Dua. Community Education Engagement Journal, 5(1), 52–59. https://doi.org/10.25299/ceej.v5i1.14569
Syam, A. R., Mukhdlor, M. F., & Syahri, M. A. (2024). Evaluasi kurikulum merdeka menggunakan model CIPP di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Indonesia, 3(2), 316–323. https://doi.org/10.31004/jpion.v3i2.283
Tampubolon, A., Sitorus, H. A., Nasution, M. S., Saragih, M. P., Sianturi, W. S., & Siregar, W. M. (2024). Problematika pergantian kurikulum mengakibatkan guru kesulitan menyesuaikan konsep pembelajaran PKN di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 1(3), 12. https://doi.org/10.47134/pgsd.v1i3.545
Tendrita, M., & Kaliu, S. (2024). Persepsi guru biologi Kabupaten Kolaka terhadap implementasi kurikulum merdeka di sekolah. Biormatika: Jurnal Ilmiah Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 10(1), 76–86. https://doi.org/10.35569/biormatika.v10i1.1942
Tshelane, M. (2024). Assessing the scholarship of curriculum practices and the lived experiences of postgraduate students in a higher learning space. E-Journal of Humanities, Arts and Social Sciences, 230–241. https://doi.org/10.38159/ehass.202341220
Waruwu, L., Halawa, N., & Bu’ulolo, Y. (2024). Evaluasi penerapan kurikulum merdeka belajar pada pembelajaran bahasa indonesia kelas VII SMP Negeri 4 Mandrehe. Jurnal Pendidikan Inovatif, 6(2), 468–475.
Wiyono, H. (2023). Independent curriculum assessment: implementation and response from teachers and students at MAN 2 Pontianak. IJGIE: International Journal of Graduate Education, 4(2), 334–344. https://doi.org/10.37567/ijgie.v4i2.2521
Zumrotun, E., Widyastuti, E., Sutama, S., Sutopo, A., & Murtiyasa, B. (2024). Peran kurikulum merdeka dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah dasar. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 9(2), 1003–1009. https://doi.org/10.51169/ideguru.v9i2.907
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 MANAJERIAL : Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












