KARAKTER MODERAT MAHASISWA PADA PERGURUAN TINGGI UMUM: MENGESKPLORASI SUMBER DAN POLA LITERASI AGAMA

Authors

  • Ganjar Eka Subakti Universitas Pendidikan Indonesia
  • Wawan Hermawan Universitas Pendidikan Indonesia
  • Sarah Rahmadika Universitas Pendidikan Indonesia
  • Asep Aziz Fauzi Universitas Pendidikan Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11664

Keywords:

Karakter Moderat, Mahasiswa, Literasi Agama

Abstract

The ability of religious and national literacy among students today is questionable, considering that some of the actions of them display low religious literacy skills. Therefore, this study aims to explore the sources and patterns of religious literacy so as to describe the moderate character of students in public universities. This study uses a qualitative approach phenomenological method, where the data is collected through questionnaires and interviews which are then analyzed through description, find essential statements, group into units of meaning, reflect and construct, and report the results of the study. The number of respondents was 102 people from Public Universities with various kinds of science. The results showed several findings including; 1). The source of information that most students use is 'offline and online' with a total of 26 respondents. However, when compared between offline and online, the majority of students with a total of 39 respondents prefer to look for information sources online and only 32 respondents choose to look for information sources offline. 2) In terms of the practice of practicing religious information obtained by students, the majority are more to sharia or worship as many as 35 respondents and at least (one respondent) practices in terms of aqidah. 3). In case of moderate behavior. Students can be said to behave moderately because the majority of respondents with a total of 39 people discuss ethically, full of prudence and responsibility. Where these characteristics are evidence that respondents have behaved moderately.

ABSTRAK

Kemampuan literasi agama dan kebangsaan di kalangan mahasiswa dewasa ini patut dipertanyakan, mengingat beberapa tindakan dari mereka mempertontonkan kemampuan literasi agama yang rendah. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi sumber dan pola literasi agama sehingga menggambarkan karakter moderat mahasiswa pada perguruan tinggi umum. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif metode fenomenologi, di mana datanya dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara yang kemudian dianalisis melalui deskripsi, menemukan pernyataan esensial, mengelompokkan ke dalam unit makna, merefleksikan dan mengontruksi, dan melaporkan hasil penelitian. Jumlah responden sebanyak 102 orang yang berasal dari Perguruan Tinggi Umum dengan berbagai macam keilmuan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan diantaranya; 1). Sumber informasi yang paling banyak mahasiswa gunakan ialah  ‘offline dan online’ dengan jumlah 26 responden. Namun, jika dibandingkan antara yang offline dan online, mayoritas mahasiswa dengan jumlah 39 responden lebih memilih mencari sumber informasi secara online dan hanya 32 responden memilih mencari sumber informasi  secara offline. 2) Dalam hal praktik pengamalan informasi keagamaan yang didapatkan mahasiswa, mayoritas lebih kepada syariah atau ibadah sebanyak 35 responden dan paling sedikit (satu responden) mengamalkan dalam hal aqidah. 3). Dalam hal perilaku moderat. Mahasiswa bisa dikatakan berperilaku moderat karena mayoritas responden dengan jumlah 39 orang melakukan pendiskusian secara etis, penuh  kehati-hatian dan tanggungjawab. Dimana ciri-ciri tersebut merupakan bukti bahwa responden sudah berperilaku moderat.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aeni, T. N. (2023). Implementasi literasi budaya sebagai solusi disintegrasi bangsa di tengah pandemi. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 25(1), 326–335. https://doi.org/10.26623/jdsb.v25i1.4501

Amirudin, N. (2023). The design of Islamic worldview in preventing radicalism at the University of Muhammadiyah Gresik. ATTARBIYAH Journal of Islamic Culture and Education, 8(1), 93–105. https://doi.org/10.18326/attarbiyah.v8i1.93-105

Aswan, A. (2020). Implementasi gerakan literasi sekolah di Community Learning Center sebagai upaya meningkatkan kosakata bahasa Indonesia siswa. Klitika, 2(1). https://doi.org/10.32585/klitika.v2i1.708

Choirin, M., Guleng, M. P., Arbi, D. S., & Maulan, R. (2024). Muballigh in the digital age based on insights from Indonesian phenomena: Leveraging digital learning for the promotion of Islamic values. Al-Balagh Jurnal Dakwah Dan Komunikasi, 9(2), 167–190. https://doi.org/10.22515/albalagh.v9i2.7751

Darmawan, I. G. N. S. E., Prasetya, D. A. R., Suroso, H. E., Rani, F., & Febriyani, M. (2025). Penguatan nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi bangsa untuk mencegah radikalisme dan intoleransi di kalangan mahasiswa. RIGGS Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(4), 4485–4492. https://doi.org/10.31004/riggs.v4i4.4313

Elia, F., & Neka, S. W. (2024). Efektifitas media sosial sebagai sarana peningkatan pengetahuan agama Islam di kalangan mahasiswa. Consilium Education and Counseling Journal, 4(2), 433–433. https://doi.org/10.36841/consilium.v4i2.4689

Fikri, B. N. A. (2026). Analisis strategi dakwah TikTok Husain Basyaiban sebagai tokoh muda berpengaruh pada generasi digital native. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1426–1434. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10731

Fitria, R., Darmawan, C., Syaifullah, S., & Mulyawan, R. (2025). Pertimbangan etika moral remaja di era post truth dalam menentukan pilihan presiden 2024 di kota Bandung. Jurnal Moral Kemasyarakatan, 10(1). https://doi.org/10.21067/jmk.v10i1.10951

Gunawan, R. (2023). Pengaruh ekstrakurikuler keagamaan terhadap pembentukan karakter religius peserta didik di SMAN 1 Margaasih. LECTURES Journal of Islamic and Education Studies, 2(1), 9–21. https://doi.org/10.58355/lectures.v2i1.19

Hanani, S., & Nelmaya, N. (2020). Penguatan moderasi beragama untuk mengatasi intolerasi di kalangan intelektual kampus. Kontekstualita, 35(2), 91–102. https://doi.org/10.30631/35.02.91-102

Harahap, M. A., Iskandar, J. A., Sidauruk, A. M., & Jauza, G. A. (2025). Perlunya reformasi hukum dan nilai etika budi pekerti dalam mengkritik negara berkaitan dengan kebebasan berekspresi pada era digital. Indonesia Journal of Business Law, 4(2), 31–44. https://doi.org/10.47709/ijbl.v4i2.6579

Hastini, L. Y., Fahmi, R., & Lukito, H. (2020). Apakah pembelajaran menggunakan teknologi dapat meningkatkan literasi manusia pada generasi Z di Indonesia? Jurnal Manajemen Informatika (JAMIKA), 10(1), 12–28. https://doi.org/10.34010/jamika.v10i1.2678

Hefni, W. (2020). Moderasi beragama dalam ruang digital: Studi pengarusutamaan moderasi beragama di perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Jurnal Bimas Islam, 13(1), 1–22. https://doi.org/10.37302/jbi.v13i1.182

Hidayah, F. M., Q, I. A., & Hayati, R. M. (2026). Peran Majelis Ta`lim Sholawat terhadap partisipasi keagamaan remaja Islam di era media sosial. LEARNING Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1358–1369. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10018

Masrukhin, M. Y. (2021). Keyakinan sebelum ilmu kalam: Aktualisasi iman, takdir, dan kesalehan di masa Islam awal. Khazanah Jurnal Studi Islam Dan Humaniora, 19(2), 181–181. https://doi.org/10.18592/khazanah.v19i2.4880

Mutaqin, Z. Z., Mulyawati, H., Tsurayya, R. V., & Inayatussahara, N. A. (2024). Seeking Baraka: Transformation of ngaji from virtual to conventional among Gen-Xers. Wawasan Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 8(2), 91–100. https://doi.org/10.15575/jw.v8i2.29303

Nisma, Y. (2020). Rateb Siribee: Spiritualitas dan solidaritas religius masyarakat pedesaan Aceh. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 1(1), 32–48. https://doi.org/10.22373/jsai.v1i1.423

Nurmalina, N., Nafisa, R., & Batubara, M. H. (2024). Mempertahankan kekokohan Pancasila di tengah arus globalisasi pada mahasiswa IAIN Takengon. JPMA - Jurnal Pengabdian Masyarakat As-Salam, 4(1), 20–24. https://doi.org/10.37249/jpma.v4i1.736

Ondeng, S., & Ilmi, S. A. D. (2026). Moderasi beragama: Moderasi Islam di Indonesia perspektif pendidikan. Penerbit Widina. https://repository.penerbitwidina.com/publications/669040/moderasi-beragama-moderasi-islam-di-indonesia-perspektif-pendidikan

Parmar, H., & Murari, U. K. (2025). Human-AI synergy in ethical content moderation. Dalam Advances in social networking and online communities book series (hlm. 191–212). IGI Global. https://doi.org/10.4018/979-8-3693-9904-0.ch009

Pasha, A. R., Farrasi, Z. T., Putra, M. D. R., Andriyani, Sekarputri, A. L., & Sayuti, W. (2026). Hakikat ibadah dalam Islam: Antara ritual dan spiritual. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 2(1), 290–301. https://doi.org/10.62567/ijis.v2i1.2060

Permana, I. D. G. D. P. D. (2022). Kasus penendang sesajen sebagai refleksi pembelajaran guna menjaga mutu eksistensi moderasi beragama. Jurnal Penjaminan Mutu, 8(2), 136–149. https://doi.org/10.25078/jpm.v8i02.1351

Putra, R. S. (2022). Oralitas sekunder dan literasi digital masyarakat Indonesia. GANDIWA Jurnal Komunikasi, 2(2), 24–33. https://doi.org/10.30998/g.v2i2.1373

Rusnaini, R., Raharjo, R., Suryaningsih, A., & Noventari, W. (2021). Intensifikasi Profil Pelajar Pancasila dan implikasinya terhadap ketahanan pribadi siswa. Jurnal Ketahanan Nasional, 27(2), 230–230. https://doi.org/10.22146/jkn.67613

Sari, P. A. P., & Surawan, S. (2025). Framing dalam konten dakwah TikTok: Implikasinya terhadap psikologis religius mahasisiwa IAIN Palangka. QAZI Journal of Islamic Studies, 2(1), 107–117. https://doi.org/10.61104/qz.v2i1.274

Suhendi, S. (2024). Pendidikan moderasi Islam di perguruan tinggi: Konsep, implementasi, dan dampaknya. PAPATUNG Jurnal Ilmu Adminstrasi Publik Pemerintahan Dan Politik, 7(2), 30–41. https://doi.org/10.54783/japp.v7i2.1257

Tahmidaten, L., & Krismanto, W. (2020). Permasalahan budaya membaca di Indonesia (Studi pustaka tentang problematika & solusinya). Scholaria Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 10(1), 22–33. https://doi.org/10.24246/j.js.2020.v10.i1.p22-33

Taufiq, M. (2025). Gerakan literasi Islam di kalangan generasi muda. NIHAYAH Journal of Islamic Studies, 1(2), 174–191. https://doi.org/10.65802/nihayah.v1i2.15

Wandawati, S., & Wiranata, I. H. (2025). Strategi pengembangan literasi di kalangan generasi muda. Neliti. https://www.neliti.com/publications/631265/strategi-pengembangan-literasi-di-kalangan-generasi-muda

Zulfah, E. M., Suryana, Y., & Latipah, E. (2023). Pandangan mahasiswa psikologi UIN Sunan Kalijaga terhadap cyber religion. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(3), 1568–1576. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i3.1544

Downloads

Published

2026-06-16

How to Cite

Subakti, G. E., Hermawan, W., Rahmadika, S., & Fauzi, A. A. (2026). KARAKTER MODERAT MAHASISWA PADA PERGURUAN TINGGI UMUM: MENGESKPLORASI SUMBER DAN POLA LITERASI AGAMA . LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(3), 1790–1800. https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11664

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.