HUBUNGAN KETERLIBATAN KELOMPOK MAHASISWA TERHADAP TINGKAT TOLERANSI PERBEDAAN MADZAB DI IAIN SORONG PAPUA BARAT DAYA
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i3.11523Keywords:
keterlibatan kelompok, toleransi mazhab, mahasiswa IslamAbstract
This study aims to examine the relationship between student group involvement and the level of tolerance toward differences in Islamic schools of thought (mazhab) cohort students of at IAIN Sorong. The background of this research arises from the fact that although students are expected to be active in campus organizations to enhance social skills and inclusive attitudes, intra-religious tolerance toward mazhab variations still needs to be empirically tested. The study employs a quantitative correlational approach with random sampling of 35 students from five study programs. Data were collected through a closed Likert scale questionnaire (1–5) that had been tested for validity and reliability (Cronbach’s Alpha > 0.70). Data analysis was conducted using descriptive statistics, normality test, reliability test, Pearson correlation analysis, and simple linear regression with SPSS version 24. The results showed that the mean score of student group involvement was 3.09 (SD = 0.73) and the mean score of madzhab tolerance was 3.30 (SD = 0.61). Pearson correlation analysis yielded r = 0.115, p = 0.510 > 0.05, while simple linear regression showed R² = 0.013, F = 0.443, p = 0.510, indicating that student group involvement does not have a significant effect on tolerance toward madzhab differences. These findings imply that student activeness in organizational groups does not automatically foster substantive tolerant attitudes; therefore, it needs to be combined with quality interactions, reflective experiences, and structured tolerance education. This study provides implications for the development of intra-religious tolerance education programs in Islamic higher education institutions and opens up opportunities for further research on other factors influencing students’ tolerant attitudes toward madzhab diversity.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara keterlibatan kelompok mahasiswa dengan tingkat toleransi terhadap perbedaan madzab pada mahasiswa IAIN Sorong. Latar belakang penelitian ini muncul dari kenyataan bahwa meskipun mahasiswa diharapkan aktif dalam kelompok organisasi kampus dapat meningkatkan kemampuan sosial dan sikap inklusif, tingkat toleransi intraagama terhadap variasi madzab masih perlu diuji secara empiris. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan random sampling sebanyak 35 mahasiswa dari lima program studi. Data dikumpulkan melalui kuesioner tertutup skala Likert 1–5 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya (Cronbach’s Alpha > 0,70). Analisis data dilakukan dengan uji deskriptif, uji normalitas, uji reliabilitas, analisis korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana menggunakan SPSS versi 24. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor keterlibatan kelompok mahasiswa rata-rata 3,09 (SD = 0,73) dan skor toleransi madzab rata-rata 3,30 (SD = 0,61). Analisis korelasi Pearson menghasilkan r = 0,115, p = 0,510 > 0,05, sedangkan regresi linear sederhana menunjukkan R² = 0,013, F = 0,443, p = 0,510, yang mengindikasikan bahwa keterlibatan kelompok mahasiswa tidak berpengaruh signifikan terhadap toleransi perbedaan madzab. Temuan ini memaknai bahwa keaktifan mahasiswa dalam kelompok organisasi tidak secara otomatis membentuk sikap toleran substantif, sehingga perlu dikombinasikan dengan interaksi berkualitas, pengalaman reflektif, dan pendidikan toleransi yang terstruktur. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan program pendidikan toleransi intraagama di perguruan tinggi Islam dan membuka peluang penelitian lanjutan terkait faktor-faktor lain yang memengaruhi pembentukan sikap toleran mahasiswa terhadap keragaman mazhab.
Downloads
References
Ahmad, F. (2023). Moderasi beragama di ranah pendidikan. Didaktika: Jurnal Pemikiran Pendidikan, 29(1). https://doi.org/10.30587/didaktika.v29i1.5276
Anwar, S., Hidayat, R., & Fauzi, A. (2023). Toleransi dalam pandangan imam mazhab dan ulama kontemporer perspektif hukum Islam. Hutanasyah, 1(2). https://doi.org/10.37092/hutanasyah.v1i2.530
Anzaikhan, M., Maulana, R., & Pratama, A. (2023). Moderasi beragama sebagai pemersatu bangsa serta perannya dalam perguruan tinggi. Abrahamic Religions: Jurnal Studi Agama-Agama, 3(1). https://doi.org/10.22373/arj.v3i1.16088
Astuti, W., Pramono, A., & Sari, D. (2024). Komunikasi antarpribadi pada pertemanan mahasiswa lintas agama di STAB Negeri Raden Wijaya Wonogiri Jawa Tengah. Massive: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(2). https://doi.org/10.35842/massive.v3i2.83
Basith, A., & Labib, M. (2022). Deradikalisasi pemikiran agama di lingkungan PTKIN melalui penguatan mata kuliah perbandingan madzhab: Studi pada mahasiswa di UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. El-Aqwal Journal of Sharia and Comparative Law, 1(2). https://doi.org/10.24090/el-aqwal.v1i2.7089
Cahyono, H., Supriatna, N., & Malihah, E. (2022). Peran program kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Pasundan Bandung dalam mengembangkan civic engagement di perguruan tinggi (studi mahasiswa KKN di Desa Mekarraharja Kecamatan Talaga Kabupaten Majalengka). Jambura Journal of Civic Education, 2(2). https://doi.org/10.37905/jacedu.v2i2.16673
Gadha, F. I., Maulana, R., & Pratama, A. (2024). Peran mahasiswa Muslim dalam mengembangkan edukasi agama. El-Wasathy, 21, 173–181. https://doi.org/10.61693/elwasathy.vol21.2024.173-181
Huda, A. N., & Rahim, H. (2023). Pendidikan toleransi mazhab Sunni dan Syiah di perguruan tinggi Islam. J-PAI: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(1). https://doi.org/10.18860/jpai.v10i1.19819
Khatifah, K., & Arnita, A. (2021). Pengaruh sarana dan prasarana terhadap motivasi belajar siswa di MI Quba Kota Sorong. Al-Fikr: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 114–133. https://doi.org/10.32489/alfikr.v7i2.226
Loji, A. B., Nur, I., & Abdillah, F. (2023). Optimalisasi peran guru PAI dalam mencegah radikalisme pada peserta didik Muslim di Kabupaten Raja Ampat. Transformasi: Jurnal Kepemimpinan dan Pendidikan Islam, 6, 44–66. https://doi.org/10.47945/transformasi.v6i2.1347
Ma'Arif, S., Hidayat, R., & Fauzi, A. (2024). Peran media sosial dalam membentuk sikap mahasiswa terhadap toleransi dalam beragama. J-Alif: Jurnal Penelitian Hukum Ekonomi Syariah dan Budaya Islam, 9(2). https://doi.org/10.35329/jalif.v9i2.5625
Malik, M. F., Hasan, I., & Ma'rifatullah, A. A. I. (2024). Implementasi nilai toleransi bagi mahasiswa guna mencapai perdamaian dalam bermasyarakat. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora (JURRISH), 3(3), 190–200. https://doi.org/10.55606/jurrish.v3i3.7500
Nurhasan. (2022). Pembentukan karakter kerukunan umat beragama di Universitas Sriwijaya. Jurnal Cakrawala Ilmiah, 2(1). https://doi.org/10.53625/jcijurnalcakrawalailmiah.v2i1.3518
Patih, A., Nurulah, A., & Hamdani, F. (2023). Upaya membangun sikap moderasi beragama melalui pendidikan agama Islam dan pendidikan kewarganegaraan pada mahasiswa perguruan tinggi umum. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 12(001), 1387–1400. https://jurnal.staialhidayahbogor.ac.id/index.php/ei/article/view/6139
Rahmawati, D., Yusuf, M., & Mubarok, M. (2024). Kerjasama antar ummat beragama dalam bidang pendidikan untuk mewujudkan generasi rahmatan lil alamin. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2). https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2828
Saingo, Y., & Nani, D. (2023). Pengaruh religiusitas dan kemajuan teknologi informasi terhadap penangkalan radikalisme di perguruan tinggi berbasis agama di Kota Kupang. Jurnal Reinha, 14(1). https://doi.org/10.56358/ejr.v14i1.222
Selvia, A., Wahyudin, U., & Munawar, W. (2022). Tingkat pemahaman moderasi beragama mahasiswa di perguruan tinggi umum dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Intizar, 28(1). https://doi.org/10.19109/intizar.v28i1.11667
Sembodo, H., & Nurmina. (2024). Differences in tolerance of students and general society based on religious identity politics: A literature study. Intrend: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(3). https://doi.org/10.62260/intrend.v1i3.174
Wulandari, N. P. (2024). Pendidikan multikultural bagi mahasiswa di perguruan tinggi Hindu menuju sikap moderasi beragama. JAPAM: Jurnal Pendidikan Agama, 4(1). https://doi.org/10.25078/japam.v4i01.3258
Wulandari, S. K., Yasmin, A. R., Sugiarti, N. P. B., Komariah, S., & Hyangsewu, P. (2024). Menggali makna toleransi antar umat beragama dalam kerangka keselarasan sosial. Jurnal Sosiologi Agama Indonesia (JSAI), 5(2), 281–296. https://doi.org/10.22373/jsai.v5i2.4845
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









