ANALISIS STRATEGI DAKWAH TIKTOK HUSAIN BASYAIBAN SEBAGAI TOKOH MUDA BERPENGARUH PADA GENERASI DIGITAL NATIVE
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.10731Keywords:
digital dakwah, Husain Basyaiban, Generasi Digital Native, Strategi DakwahAbstract
In the era of technological transformation, digital da'wah is required to continuously adapt to reach the digital native generation, which is highly active on social media. This study aims to analyze Husain Basyaiban's da'wah strategy on the TikTok platform in maintaining the relevance and effectiveness of religious messages amidst the modern flow of information. The approach used is descriptive qualitative with phenomenological methods, supported by important research stages including literature study, content analysis, and primary data collection through online questionnaires. The results show that Husain's strategy is highly relevant to current social dynamics and has proven effective in expanding the reach of da'wah massively among young people. Field findings indicate an increase in religious awareness among the audience, although the depth of substantive understanding of the material remains at a moderate level. A key factor in the success of this da'wah lies in its concise, creative, and interactive content packaging, which is highly suited to the information consumption patterns of the digital generation. The main conclusion of the study confirms that da'wah through TikTok has great potential to shape positive character and instill religious values in young people, provided that the delivery remains adaptive, innovative, and contextualized to the realities of the times. Thus, creative adaptation of digital features is an absolute prerequisite for the successful dissemination of Islamic teachings in cyberspace in order to be able to balance the dominance of other entertainment content.
ABSTRAK
Di era transformasi teknologi, dakwah digital dituntut untuk terus beradaptasi guna menjangkau generasi digital native yang sangat aktif di media sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi dakwah Husain Basyaiban di platform TikTok dalam menjaga relevansi dan efektivitas pesan keagamaan di tengah arus informasi modern. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode fenomenologi, yang didukung oleh tahapan penelitian penting berupa studi literatur, analisis konten, serta pengumpulan data primer melalui kuesioner daring. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Husain sangat relevan dengan dinamika sosial masyarakat saat ini dan terbukti efektif dalam memperluas jangkauan dakwah secara masif di kalangan anak muda. Temuan lapangan mengindikasikan adanya peningkatan kesadaran religius pada audiens, meskipun kedalaman pemahaman materi secara substantif masih berada pada tingkatan sedang. Faktor kunci kesuksesan dakwah ini terletak pada kemasan konten yang singkat, kreatif, serta interaktif, yang sangat sesuai dengan pola konsumsi informasi generasi digital. Kesimpulan utama penelitian menegaskan bahwa dakwah melalui TikTok memiliki potensi besar untuk membentuk karakter positif dan menanamkan nilai keagamaan bagi pemuda, asalkan penyampaiannya tetap adaptif, inovatif, serta kontekstual terhadap realitas zaman. Dengan demikian, adaptasi kreatif terhadap fitur-fitur digital menjadi prasyarat mutlak bagi keberhasilan penyebaran ajaran Islam di ruang siber agar mampu mengimbangi dominasi konten hiburan lainnya.
Downloads
References
AB, M. J., Hasan, Z. A., & Uje, J. (2024). Pengaruh intensitas membaca Al-Qur’an terhadap kecerdasan spiritual santri Pondok Pesantren Hubbul Qur’an Diwek Jombang. Education Learning and Islamic Journal, 6(1), 1–19. https://doi.org/10.33752/el-islam.v6i1.6076
Almujaddedi, M. S., & Hayati, R. (2022). Perspective of Islamic law on hate comments in social media: Tinjauan hukum Islam terhadap hate comment di media sosial. Jurnal Cendekia Hukum, 7(2). https://doi.org/10.3376/jch.v7i2.466
Amin, F., & Sururi, A. A. (2025). Dakwah digital: Mengukur dampak dan efektivitas kampanye dakwah online terhadap audiens muda. PROGRESIF: Jurnal Dakwah Sosial Dan Komunikasi, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.63199/progresif.v2i1.31
Amrullah, M. N. (2021). Dakwah dalam Al-Qur’an: Sebuah pijakan pengembangan metode dakwah kontemporer. Studia Quranika, 5(2), 159–159. https://doi.org/10.21111/studiquran.v5i2.4717
Awaluddin, A. (2023). Dakwah digital Habib Husein Ja’far Al-Hadar dalam penyebaran syiar Islam moderat. Idarotuna, 5(2), 153–153. https://doi.org/10.24014/idarotuna.v5i2.25865
Fajrussalam, H., Nuratilah, A. S., Cahyani, A. P., Nada, M. C. R. P., & Fazrian, M. D. (2022). Keefektifan sense of humor sebagai media dakwah. FONDATIA, 6(2), 303–313. https://doi.org/10.36088/fondatia.v6i2.1820
Fitri, M., Junaidi, R., Saputra, H., & Rahman, A. (2024). Tinjauan terhadap surat Al-Maidah ayat 67 dan surat An-Nahl ayat 125 tentang metode pendidikan dalam Al-Qur’an. Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology, 2(3), 35–39. https://doi.org/10.69693/ijmst.v2i3.315
Hanif, D. R. A., Mahdalena, V., & Handayani, L. (2023). Efektivitas komunikasi kesehatan melalui short video bagi perubahan perilaku kesehatan. Ekspresi Dan Persepsi Jurnal Ilmu Komunikasi, 6(2), 218–228. https://doi.org/10.33822/jep.v6i2.5725
Hidayatullah, R. R., Kamali, M., & T, N. A. (2024). Innovative dakwah strategies through social media: Case study of Islamic communication approaches in Indonesia. INJIES Journal of Islamic Education Studies, 1(1), 16–27. https://doi.org/10.34125/injies.v1i1.3
Lubis, N. S., Rohani, L., & Devianty, R. (2022). Motif pengguna aplikasi Tik Tok di kalangan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial prodi Ilmu Komunikasi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan. SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial Ekonomi Budaya Teknologi Dan Pendidikan, 1(12), 2835–2844. https://doi.org/10.54443/sibatik.v1i12.438
Mardianto, D. D. (2023). Komunikasi ekspresif penggunaan media sosial TikTok (Studi kasus generasi Z usia 18-23 tahun). IKOMIK Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Informasi, 3(2), 50–58. https://doi.org/10.33830/ikomik.v3i2.6481
Nuhaa, S. U., Hamidah, N., Nasikhah, A. D., Almunawaroh, M., & Afandi, A. J. (2023). Pengembangan dakwah moderasi beragama melalui media podcast dan media sosial berbasis digital. NAJWA: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 77–90. https://doi.org/10.30762/najwa.v1i2.217
Nurani, F., Bahar, R., & Munir, A. A. A. (2025). Aktualisasi nilai-nilai tasawuf sebagai solusi problematika sosial di era digital. Al-Ittizaan: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 8(1), 71–71. https://doi.org/10.24014/ittizaan.v8i1.36887
Nurziah, E., & Mustopa, I. (2025). Transformasi komunikasi dakwah era digital: Peluang serta tantangan bagi pendidikan Islam kontemporer. Mu'ashir: Jurnal Dakwah Dan Komunikasi Islam, 3(2), 231–246. https://doi.org/10.35878/muashir.v3i2.1629
Parhan, M., Rahmawati, Y., Rahmawati, I. R., Rastiadi, H. A., & Maysaroh, M. (2022). Analisis metode dan konten dakwah yang diminati pada remaja. Anida, 22(1), 65–75. https://doi.org/10.15575/anida.v22i1.16633
Parnawi, A., Idris, A., Zufriyatun, Z., & Rafiqi, R. (2024). Innovation in the development of Islamic religious education with a multicultural approach. Journal of Human and Education (JAHE), 4(1), 231–241. https://doi.org/10.31004/jh.v4i1.589
Ridho, H., & Sabil, A. (2023). Moderate dai in the era of digitalization; challenges and ethics of preaching on social-media according to Islam and local wisdom. Jurnal Studi Sosial Keagamaan Syekh Nurjati, 3(2), 185–212. https://doi.org/10.24235/sejati.v3i2.64
Rozi, F., Kholil, S., & Sazali, H. (2021). Hijrah and look for millennial Muslim identity in Medan. Dialogia, 19(2), 381–401. https://doi.org/10.21154/dialogia.v19i2.3170
Sa’adah, N. F., & Fahyuni, E. F. (2026). Inovasi pembelajaran PAI berbasis dakwah kreatif: Pengalaman siswa MA Bilingual Al Amanah dalam mengembangkan keterampilan. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1324–1335. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9932
Sirun, A. K., & Surawan, S. (2025). Konsumsi konten dakwah digital dan kesejahteraan spiritual mahasiswa: Kajian empiris di kalangan generasi Z. Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS), 1(2), 220–226. https://doi.org/10.62567/ijis.v1i2.905
Suryani, A., & Nadira, T. (2025). Tradisi pesantren sebagai basis pembentukan karakter santri di tengah arus modernisasi dan perubahan sosial. Jurnal Ekshis, 3(2), 177–185. https://doi.org/10.59548/je.v3i2.528
Syakhrani, A. W. (2022). Religious traditions in social change (A study on the transformation of Islamic education values among urang nagara in South Hulu Sungai Regency). AL-BANJARI: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(1). https://doi.org/10.18592/al-banjari.v21i1.6991
Thahir, M. A. (2023). Da’wah and the dynamics of modern communication. Al-Ulum, 23(1), 74–90. https://doi.org/10.30603/au.v23i1.3484
Zaman, M. R., Ilman, M. R., & Maulidi, I. (2023). Transformasi gaya dakwah Islam di era digital. Meyarsa: Jurnal Ilmu Komunikasi Dan Dakwah, 4(2), 165–177. https://doi.org/10.19105/meyarsa.v4i2.9343
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









