UJI KEBOCORAN LEAD APRON DENGAN TEKNIK RADIOGRAFI DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PEKANBARU

Authors

  • Nur Atika Hidayati Universitas Awal Bross Pekanbaru
  • Marido Bisra Universitas Awal Bross Pekanbaru
  • Yuddie Indra Setyawan Universitas Awal Bross Pekanbaru
  • Aulia Annisa Universitas Awal Bross Pekanbaru
  • Danil Hulmansyah Universitas Awal Bross Pekanbaru

DOI:

https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.16484

Keywords:

Lead Apron, Proteksi Radiasi, Radiografi, Uji Kebocoran

Abstract

ABSTRACT

Lead apron inspection is essential for protection against radiation exposure, but damage to internal shielding may not always be detected through physical examination. Evaluating lead aprons at the Radiology Installation of Bhayangkara Hospital Pekanbaru is important for assessing their suitability and supporting radiation safety. This study aimed to identify damage in two lead aprons using radiography and assess their suitability according to the criteria applied. This descriptive study examined the aprons using a Computed Radiography (CR) system. Images were acquired at 70 kV, 20 mAs, and a focus-to-film distance of 100 cm. Each apron was divided into six quadrants to map the location and extent of damage. Results showed that apron code 1 had a damaged area of 89,515.673 mm², while code 2 had 25,670.231 mm² of damage. Damage was detected across several quadrants, with varying affected areas. According to the criteria applied, both aprons were categorized as unsuitable for use. These findings indicate that radiographic inspection can help detect internal damage that may not be visible during physical examination. Periodic inspections and appropriate storage practices are needed to support protective-equipment maintenance and improve radiation safety for staff and patients.

ABSTRAK

Pemeriksaan kelayakan lead apron penting untuk memastikan perlindungan terhadap paparan radiasi, tetapi kerusakan pada lapisan pelindung internal tidak selalu dapat dikenali melalui pemeriksaan fisik. Kondisi lead apron di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru perlu dievaluasi sebagai dasar penilaian kelayakan dan penguatan keselamatan radiasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kebocoran atau kerusakan pada dua lead apron menggunakan teknik radiografi serta menilai kelayakannya berdasarkan kriteria yang digunakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif melalui pemeriksaan radiografi dengan sistem Computed Radiography (CR). Pengambilan citra dilakukan pada tegangan 70 kV, arus-waktu 20 mAs, dan jarak fokus ke film 100 cm. Setiap lead apron dibagi menjadi enam kuadran untuk memetakan lokasi dan luas kerusakan yang teridentifikasi. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa lead apron kode 1 memiliki luas kerusakan total 89.515,673 mm², sedangkan kode 2 memiliki luas kerusakan 25.670,231 mm². Kerusakan ditemukan pada beberapa kuadran dengan luasan yang berbeda. Berdasarkan kriteria kelayakan yang diterapkan dalam penelitian, kedua lead apron dikategorikan tidak layak digunakan. Temuan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan radiografi dapat membantu mengidentifikasi kerusakan internal yang mungkin tidak terlihat secara langsung. Pemeriksaan berkala dan penyimpanan yang tepat perlu diterapkan untuk mendukung pemeliharaan alat pelindung radiasi serta keselamatan petugas dan pasien.

References

Al-Farisy, M. S. H., Wati, R., & Mar’athus Nasokha, I. M. (2024). Studi kasus pemeliharaan lead apron di instalasi radiologi RS PKU Muhammadiyah Lamongan. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 2, 1149–1157.

https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/697

Artika, R., Sigit, R., Ajiriyanto, M. K., & Yulianto, T. (2022). Image enhancement citra digital short pin PWR fuel berisi pelet UO? alam pasca uji radiografi sinar-X menggunakan program ImageJ. Urania: Jurnal Ilmiah Daur Bahan Bakar Nuklir, 28(1), 21–28.

https://ejournal.brin.go.id/urania/article/view/7803

Asriningrum, S., Ardiana, A., Muljana, H., Musrifah, M., & Ariyanto, F. D. (2023). Kelayakan lead apron sebagai pelindung paparan radiasi hambur. Jurnal Imejing Diagnostik, 9(1), 1–5. https://doi.org/10.31983/jimed.v9i1.8877

Carolina, M. S. (2023). Pengujian lead apron di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Harapan Magelang [Tugas akhir diploma, Politeknik Kesehatan TNI AU Adisutjipto Yogyakarta]. Repositori Politeknik Kesehatan TNI AU Adisutjipto.

https://eprints.poltekkesadisutjipto.ac.id/id/eprint/1157

Citra, A. A., Za’im, M., & Mar’thus Nasokha, I. M. (2024). Studi kasus pengujian kelayakan lead apron di Instalasi Radiologi RSUD Caruban. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 2, 377–381.

https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/436

Demetrius, & Sukadana, K. (2024). Uji kelayakan alat pelindung diri lead apron di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Daerah Mangusada Badung. DETECTOR: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 2(3), 308–312. https://doi.org/10.55606/detector.v2i3.4240

Hidayati, N. A. (2026). Uji kebocoran lead apron dengan teknik radiografi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru [Tugas akhir, Universitas Awal Bros]. Repositori Universitas Awal Bros. https://repository.univawalbros.ac.id/673/

Irsal, M., Sutoro, S. G., Widiatmoko, M. E., Tarigan, A., Winarno, G., & Prananto, L. (2023). Analisis efektivitas apron 0.35 mmPb dalam melindungi pekerja radiasi pada pemeriksaan radiografi. Jurnal Kesehatan Vokasional, 8(3).

https://doi.org/10.22146/jkesvo.80499

Nansih, L. A. (2022). Uji kebocoran apron menggunakan pesawat sinar-X fluoroskopi di RSUD M. Natsir Solok tahun 2021. Jurnal Teras Kesehatan, 5(1), 47–53.

https://doi.org/10.38215/jtkes.v4i2.74

Pakaya, S. A. S. H., Astari, F. M., & Fakhrurreza, M. (2025). Pengujian kebocoran lead apron menggunakan digital radiography di Instalasi Radiologi RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen. Journal of Innovation Research and Knowledge, 5(4).

https://doi.org/10.53625/jirk.v5i4.10984

Persa, S. (2025). Uji kelayakan lead apron dengan metode pencitraan dan dosimetri di ruang radiografi umum pada salah satu rumah sakit di Kota Palangka Raya. SIPET Journal (Scientific Investigations of Physical Science and Engineering in the Tropics), 1(1).

https://e-journal.upr.ac.id/index.php/sipet/article/view/19619

Putri, B. A. K., Septiawan, B., & Hudha, L. S. (2026). Application of quality control in mobile digital radiography and lead apron performance testing using CT scan at West Nusa Tenggara Provincial General Hospital. Indonesian Journal of Applied Science and Technology, 7(1), 23–34. https://doi.org/10.67434/ijast.v7i1.2007

Rohman, R. N., Mufida, W., & Utami, A. P. (2025). Kelayakan lead apron di Laboratorium Radiologi Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta. Journal of Innovation Research and Knowledge. https://doi.org/10.53625/jirk.v5i4.11372

Rubiyanto, H. (2025). Uji kelayakan single piece lead apron pada Instalasi Radiologi Rumah Sakit Pusat Pertamina. Journal of Innovative and Creativity, 5(3).

https://joecy.org/index.php/joecy/article/view/4812

Sari, I. M., Ridhani, R., Yufita, E., & Yusibani, E. (2026). Studi kelayakan apron timbal sebagai alat proteksi radiasi menggunakan metode radiografi digital. Jurnal Teori dan Aplikasi Fisika, 14(2). https://jtaf.fmipa.unila.ac.id/index.php/jtaf/article/view/585

Setiawati, E., Susanto, R. E., & Arianto, F. (2023). Penentuan faktor koreksi dosis radiasi sinar-X Linac 6 MV pada ketidakhomogenan jaringan tubuh dengan MCNPX. Jurnal Ilmiah Aplikasi Isotop dan Radiasi, 18(1), 17–32.

https://ejournal.brin.go.id/jair/article/view/7188

Syafitri, I. N., Mufida, W., & Fakhrurreza, F. (2024). Studi kasus kelayakan lead apron di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 2, 903–911.

https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/423

Taufiq, V., Milvita, D., Sofyan, H., & Oktavia S., A. (2024). Evaluasi kelayakan dan efektivitas lead apron sebagai alat pelindung diri di instalasi radiologi. Jurnal Fisika Unand, 13(1), 110–116. https://jfu.fmipa.unand.ac.id/index.php/jfu/article/view/1250

Tesa, Widyasari, D., & Za’im, M. (2024). Studi kasus penyimpanan dan pengujian lead apron di instalasi radiologi Rumah Sakit UNS Solo. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat LPPM Universitas ’Aisyiyah Yogyakarta, 2, 490–495. https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/378

Yoshandi, T. M., Hamdani, H. E., & Annisa. (2021). Material analysis of lead aprons using radiography non-destructive testing. Journal of Renewable Energy and Mechanics, 4(2), 56–62. https://doi.org/10.25299/rem.2021.7480

Downloads

Published

2026-10-28

How to Cite

Hidayati, N. A., Bisra, M., Setyawan, Y. I., Annisa, A., & Hulmansyah, D. (2026). UJI KEBOCORAN LEAD APRON DENGAN TEKNIK RADIOGRAFI DI INSTALASI RADIOLOGI RUMAH SAKIT BHAYANGKARA PEKANBARU. HEALTHY : Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 5(4), 1802–1813. https://doi.org/10.51878/healthy.v5i4.16484

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.