PENERAPAN MODEL AIR (AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA SEBAGAI NILAI KEHIDUPAN BAGI SISWA DI KELAS IV SD INPRES TOUNWAWAN
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i4.15368Keywords:
Model Pembelajaran; Auditory Intellectually Repetition; Hasil Belajar; Pendidikan PancasilaAbstract
This study was motivated by the low learning outcomes of Grade IV students at SD Inpres Tounwawan in Pancasila Education, particularly on the topic of Pancasila as life values. The predominance of conventional and lecture-based teaching methods left students disengaged and unable to internalize Pancasila values optimally. This study aims to improve Pancasila Education learning outcomes through the implementation of the Auditory Intellectually Repetition (AIR) model among Grade IV students at SD Inpres Tounwawan. A Classroom Action Research (CAR) design based on the Kemmis and McTaggart model was employed, conducted in two cycles comprising planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were 20 Grade IV students of SD Inpres Tounwawan in the 2025/2026 academic year selected using a total sampling technique. Data were collected through cognitive learning outcome tests, teacher and student activity observation sheets, and documentation. Data analysis techniques utilized descriptive quantitative analysis to calculate class mean scores and classical mastery percentages, alongside descriptive qualitative analysis for instructional observation data. The results demonstrated a significant and progressive improvement in student learning outcomes. Classical completeness increased from 35% (7 students) in the pre-cycle to 45% (9 students) in Cycle I, and reached 100% (20 students) in Cycle II. The class average score also rose from 65 in the pre-cycle to 67 in Cycle I, and ultimately reached 79 in Cycle II. This study concludes that the AIR model, which integrates Auditory, Intellectually, and Repetition components, is effective in improving Pancasila Education learning outcomes for Grade IV elementary school students.
ABSTRAK
Rendahnya hasil belajar siswa kelas IV SD Inpres Tounwawan pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila, khususnya materi Pancasila sebagai nilai kehidupan, menjadi latar belakang penelitian ini. Proses pembelajaran yang masih didominasi metode konvensional dan ceramah menyebabkan siswa kurang aktif dan tidak mampu menginternalisasi nilai-nilai Pancasila secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila melalui penerapan model Auditory Intellectually Repetition (AIR) pada siswa kelas IV SD Inpres Tounwawan. Penelitian ini menggunakan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) mengacu pada model Kemmis dan McTaggart, yang dilaksanakan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 20 siswa kelas IV SD Inpres Tounwawan tahun ajaran 2025/2026 yang ditentukan menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kognitif, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif untuk menghitung rata-rata nilai dan persentase ketuntasan belajar klasikal, serta analisis deskriptif kualitatif untuk data hasil observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar siswa yang signifikan secara bertahap. Ketuntasan klasikal meningkat dari 35% (7 siswa) pada prasiklus menjadi 45% (9 siswa) pada siklus I, dan mencapai 100% (20 siswa) pada siklus II. Nilai rata-rata kelas turut meningkat dari 65 pada prasiklus menjadi 67 pada siklus I dan mencapai 79 pada siklus II. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model AIR yang mengintegrasikan komponen Auditory, Intellectually, dan Repetition terbukti efektif meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas IV sekolah dasar.
Downloads
References
AR, S. M., dan Adriyani, Z. (2023). The influence of the Auditory Intellectual Repetition (AIR) learning model on science learning outcomes in Islamic elementary school. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam dan Multikulturalisme, 5(1), 469–485. https://doi.org/10.37680/scaffolding.v5i1.2667
Ayuhani, D., Purwandari, S., dan Hajron, K. H. (2022). Pengaruh model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition (AIR) terhadap motivasi belajar siswa. Urecol Journal. Part A: Education and Training, 2(1), 1–9. https://doi.org/10.53017/ujet.120
Bavishi, P., Birnhak, A., Gaughan, J., Mitchell-Williams, J., dan Phadtare, S. (2022). Active learning: A shift from passive learning to student engagement improves understanding and contextualization of nutrition and community health. Education Sciences, 12(7), Article 430. https://doi.org/10.3390/educsci12070430
Bondurant, L. (2024). Incremental growth through professional learning communities of math teachers engaged in action research projects. Education Sciences, 14(10), Article 1104. https://doi.org/10.3390/educsci14101104
Chow, B. W., Hui, A. N., Li, Z., dan Dong, Y. (2023). Dialogic teaching in classroom: Its effects on first graders with different levels of vocabulary knowledge. Language Teaching Research, 27(6), 1435–1456. https://doi.org/10.1177/1362168820981399
Crawford, R. (2025). Responding to the de-professionalisation of teaching: Empowering teachers to enhance their pedagogy through action research. Education Sciences, 15(3), Article 274. https://doi.org/10.3390/educsci15030274
Fuccio, R. D., Ponticorvo, M., Nadim, M. A., dan Limone, P. (2025). Exploring the effect of digital and multisensory educational materials on retention in primary school using Tangible User Interfaces. Interactive Learning Environments, 33(4), 2928–2938. https://doi.org/10.1080/10494820.2024.2427277
Hussaini, M. H. A., Kousar, S., Kousar, N., Batool, U., dan Munawar, N. (2024). Exploring effective strategies for student engagement and learning outcomes in elementary education. International Journal of Learning Reformation in Elementary Education, 3(2), 90–101. https://doi.org/10.56741/ijlree.v3i02.573
Kartika, H. I., Hermansyah, dan Selegi, S. F. (2023). The impact of the auditory, intellectually, repetition (AIR) model on social studies learning outcomes. Indonesian Journal of Primary Education, 7(1), 67–74. https://doi.org/10.17509/ijpe.v7i1.37002
Kim, S. K., dan Webb, S. (2022). The effects of spaced practice on second language learning: A meta-analysis. Language Learning, 72(1), 269–319. https://doi.org/10.1111/lang.12479
Latimier, A., Peyre, H., dan Ramus, F. (2020). A meta-analytic review of the benefit of spacing out retrieval practice episodes on retention. Educational Psychology Review, 33(3), 959–987. https://doi.org/10.1007/s10648-020-09572-8
Masitah, M., Purwaningsih, S., dan Siburian, J. (2023). Pengaruh penerapan model pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) dan motivasi terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Kota Jambi. BIODIK: Jurnal Ilmiah Pendidikan Biologi, 9(1), 110–115. https://doi.org/10.22437/bio.v9i1.19314
Nanda, M. D. (2021). Upaya meningkatkan sikap kedisiplinan pada mata pelajaran PPKn menggunakan model AIR (Auditory, Intellectualiy, Repetition) di sekolah dasar. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan STKIP Kusuma Negara III, 141–148.
Nasrudin, M. H., Dewi, D. A., dan Adriansyah, M. I. (2024). Implementasi nilai-nilai Pancasila dalam membentuk karakter anak sekolah dasar. PRIMER: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 9–15. https://doi.org/10.55681/primer.v2i1.270
Öztürk, B. (2023). The effect of cooperative learning models on learning outcomes: A second-order meta-analysis. Educational Policy Analysis and Strategic Research, 18(3), 7–26. https://doi.org/10.29329/epasr.2023.600.1
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. (2021). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 87. https://peraturan.bpk.go.id/Details/165024/pp-no-57-tahun-2021
Priatmojo, B., Maulana, M. A., Yurniwati, dan Sari, Y. (2023). The effect of implementation of Pancasila students' profile strengthening project in shaping environmental care attitudes elementary students. PRIMARY: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 12(3), 809–817. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v12i3.9802
Puspitasari, R., Budimansyah, D., Sapriya, dan Rahmat. (2023). Internalizing the character value of caring for the environment through the project to strengthen the profile of Pancasila students in elementary schools. IJORER: International Journal of Recent Educational Research, 4(6), 837–846. https://doi.org/10.46245/ijorer.v4i6.390
Ringgu, S. K., dan Nuhamara, Y. T. I. (2025). Perbandingan model pembelajaran Auditory, Intellectually, Repetition dan Problem Based Learning terhadap hasil belajar matematika peserta didik SMPN 1 Lewa Tidahu. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(3), 1181–1189. https://doi.org/10.37630/jpm.v15i3.3192
Riswanto, R., Afriani, Z. L., dan Adini, V. P. (2022). The effect of Auditory, Intellectually and Repetition (AIR) model on students’ reading comprehension. ENGLISH FRANCA: Academic Journal of English Language and Education, 6(2), 475–488. https://doi.org/10.29240/ef.v6i2.5624
Sianturi, Y. R. U., dan Dewi, D. A. (2021). Penerapan nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dan sebagai pendidikan karakter. Jurnal Kewarganegaraan, 5(1), 222–231. https://doi.org/10.31316/jk.v5i1.1452
Tarigan, P. S., Situmorang, R. W., dan Pandiangan, R. (2025). Implementasi PKN dalam menanamkan norma dan nilai Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 1692–1696. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.703
Wardhani, R. Y., Putri, E. S., Widodo, S. T., dan Rahayu, H. K. (2025). Implementasi diferensiasi pembelajaran untuk mengatasi kesenjangan kemampuan belajar pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas IV. YASIN: Jurnal Pendidikan dan Sosial Budaya, 5(6), 6764–6773. https://doi.org/10.58578/yasin.v5i6.8262
Wijaya, A. (2021). Peningkatan kualitas pembelajaran PPKn melalui pembelajaran model Auditory Intellectually Repetition (AIR) dengan media PowerPoint pada siswa kelas IV. Jurnal Pembelajaran dan Riset Pendidikan, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.28926/jpip.v1i1.1
Xu, E., Wang, W., dan Wang, Q. (2023). The effectiveness of collaborative problem solving in promoting students’ critical thinking: A meta-analysis based on empirical literature. Humanities and Social Sciences Communications, 10(1), Article 16. https://doi.org/10.1057/s41599-023-01508-1
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















