TANGGUNG JAWAB WALI BAPTIS DALAM PENDAMPINGAN IMAN ANAK DI PAROKI TIGALINGGA
DOI:
https://doi.org/10.51878/educational.v6i3.11743Keywords:
Wali Baptis, Pendampingan Iman, Perkembangan Iman Anak, Gereja KatolikAbstract
This study aims to analyze the understanding and implementation of the responsibilities of godparents in accompanying the faith development of children at the Parish of Saint Mary of Mount Carmel Tigalingga. This research employs a qualitative approach with a descriptive research design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, involving godparents, godchildren, parents, and the parish priest as informants. Data analysis was conducted through the stages of data reduction, data display, and conclusion drawing, using triangulation techniques to ensure data validity. The results of the study indicate that the implementation of godparents’ responsibilities in accompanying children’s faith development has not been optimal. In general, godparents do not provide personal guidance in the form of teaching prayers, catechesis, or nurturing the spiritual life of the child. Although godparents are actively involved in church life and demonstrate Christian values through their example, this is not accompanied by a personal relationship with the godchildren, resulting in an insignificant impact on the children’s faith development. Furthermore, the absence of structured formation programs from the parish contributes to the weak implementation of this role. In practice, children’s faith development is more influenced by the family and the church community. This study concludes that there is a gap between the Church’s teaching regarding the responsibilities of godparents and its implementation in practice. Therefore, continuous formation for godparents and the strengthening of personal relationships with godchildren are necessary to ensure effective faith accompaniment.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman dan pelaksanaan tanggung jawab wali baptis dalam pendampingan iman anak di Paroki Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel Tigalingga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan wali baptis, anak baptis, orang tua, serta pastor paroki sebagai informan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan menggunakan teknik triangulasi untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan tanggung jawab wali baptis dalam pendampingan iman anak belum berjalan secara optimal. Wali baptis umumnya tidak melakukan pendampingan secara personal dalam bentuk pengajaran doa, katekese, maupun pembinaan kehidupan iman anak. Meskipun wali baptis aktif dalam kehidupan menggereja dan memberikan keteladanan hidup Kristiani, hal tersebut tidak diiringi dengan relasi personal dengan anak baptis sehingga tidak berdampak signifikan terhadap perkembangan iman anak. Selain itu, tidak adanya program pembinaan yang terstruktur dari pihak paroki turut memengaruhi lemahnya pelaksanaan peran tersebut. Dalam praktiknya, perkembangan iman anak lebih banyak dipengaruhi oleh keluarga dan komunitas gereja. Penelitian ini menyimpulkan bahwa terdapat kesenjangan antara ajaran Gereja mengenai tanggung jawab wali baptis dan pelaksanaannya di lapangan. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang berkelanjutan bagi wali baptis serta penguatan relasi personal dengan anak baptis agar pendampingan iman dapat terlaksana secara efektif.
Downloads
References
Adi, P. H., & Wijaya, A. I. K. D. (2024). Persepsi orang muda Katolik terhadap reksa pastoral sebagai sarana perwujudan iman. Credendum, 6(2), 161–173. https://doi.org/10.34150/credendum.v6i2.790
Fatwa, M. (2026). Pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam membangun pribadi santri di Pondok Pesantren Darul Amanah Kendal. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 6(1), 537–547. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9593
Gulo, R., & Marbun, R. (2025). Pembentukan iman generasi muda Kristen di era 5.0: Sinergi teologis-pedagogis antara gereja dan orang tua. Kharisma: Jurnal Ilmiah Teologi, 6(2), 1–16. https://doi.org/10.54553/kharisma.v6i2.354
Hartati, T. N., Diana, N., & Susanti, A. (2026). Islamic parenting dalam pembentukan karakter religius anak: Perspektif pendidikan Islam. MANAJERIAL: Jurnal Inovasi Manajemen dan Supervisi Pendidikan, 6(2), 470–479. https://doi.org/10.51878/manajerial.v6i2.10767
Hipir, S. O. R. (2025). Optimalisasi peran saksi perkawinan dalam pengembangan iman keluarga muda Katolik. Jurnal Pastoral Kateketik, 2(1), 66–76. https://doi.org/10.70343/y3f2gs69
Indonesia, S. T. T. K. B., Herman, S., Senjaya, S., & Indonesia, S. T. T. K. B. (2024). Panduan transenden guna mendorong kesejahteraan spiritual melalui pastoral konseling. Jurnal Teologi, 13(2), 174–196. https://doi.org/10.24071/jt.v13i02.7029
Marbun, P. (2020). Strategi dan model pembinaan rohani untuk pendewasaan iman jemaat. Jurnal Ilmiah Religiosity Entity Humanity (JIREH), 2(2), 151–169. https://doi.org/10.37364/jireh.v2i2.42
Meka, M., Fono, Y. M., & Pare, P. Y. D. (2025). Pendampingan iman anak dalam keluarga dan komunitas. Pengabdian Masyarakat Sumber Daya Unggul, 3(3), 110–114. https://doi.org/10.37985/pmsdu.v3i3.1165
Montjai, D. N., Lumika, J. C., Hamel, J. E., & Senduk, S. K. (2025). Peran pastoral dalam memperbaiki hubungan keluarga: Waktu bersama yang terabaikan. Tentiro, 2(1), 8–17. https://doi.org/10.70420/tentiro.v2i1.136
Pratiwi, M. V. P., & Ardijanto, D. B. K. (2020). Pemahaman wali baptis tentang peran dan tanggung jawab serta pelaksanaannya. Credendum, 2(2), 156–167. https://doi.org/10.34150/credendum.v2i2.923
Pratiwi, T. D., & Tarihoran, E. (2025). Peran pembina dalam pendidikan iman anak di era digital. In Theos: Jurnal Pendidikan dan Theologi, 5(5), 196–204. https://doi.org/10.56939/intheos.v5i5.3108
Purba, A., & Nainggolan, A. M. (2021). Pola asuh orang tua Kristen terhadap anak dalam menghadapi tantangan kemajuan zaman. Montessori: Jurnal Pendidikan Kristen Anak Usia Dini, 2(1), 1–18. https://doi.org/10.51667/mjpkaud.v2i1.593
Rannu, R., & Sari, R. N. (2023). Dinamika tantangan iman generasi muda masa kini dan strategi pastoral untuk mendorong pertumbuhan kerohanian. Skenoo: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen, 3(2), 121–136. https://doi.org/10.55649/skenoo.v3i2.62
Sihombing, I. N. I. (2023). Terapan pendidikan etika Kristen dalam moral peserta didik. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(6), 8052–8061. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i6.4256
Sigalingging, J., & Raranta, J. E. (2022). Peran pendidikan agama Kristen (PAK) dalam keluarga terhadap pembentukan mental, spiritual, dan karakter anak. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(6), 7426–7436. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i6.4103
Sigiro, M. A. (2024). Peran krusial orang tua terhadap perkembangan iman anak Katolik. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan dan Agama, 5(2), 2218–2226. https://doi.org/10.55606/semnaspa.v5i2.2237
Simanullang, E. L., & Fajariyanto, T. C. (2025). Peran dan tanggung jawab wali baptis dalam pelaksanaan sakramen baptis di Stasi Santo Rafael Saitnihuta. Regula Fidei: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 10(2), 243–257. https://doi.org/10.33541/rfidei.v10i2.303
Soediro, M. B. A., & Juntak, J. N. S. (2025). Peran family altar dalam perkembangan iman remaja pemuda di Gereja Bethany Pasar Legi Surakarta. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(2), 207–218. https://doi.org/10.51878/academia.v5i2.6227
Sole, A. S., & Stevanus, K. (2025). Dari mimbar ke kehidupan sehari-hari: Pengaruh nyata gaya hidup gembala terhadap jemaat. Angelion: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 6(2), 90–106. https://doi.org/10.38189/jan.v6i2.1016
Tafonao, T., Gulo, Y., Situmeang, T. M., & Ditakristi, A. H. V. (2022). Tantangan pendidikan agama Kristen dalam menanamkan nilai-nilai Kristen pada anak usia dini di era teknologi. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(5), 4847–4859. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i5.2645
Tangel, I., Boiliu, E. R., & Triposa, R. (2025). Model kolaborasi orang tua dan pelayan anak dalam pertumbuhan iman anak usia pra remaja di GKII Imanuel Amborawang Darat. Tri Tunggal, 3(4), 71–86. https://doi.org/10.61132/tritunggal.v3i4.1555
Tarigan, P. D. B., & Fajariyanto, T. C. (2026). Implementasi makna sakramen Ekaristi dalam kehidupan keluarga Katolik di Stasi Santo Tarsisius Namo Puli Paroki Santo Yosef Delitua. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 6(1), 371–381. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8868
Tibo, P. (2020). Konseling pastoral keluarga sebagai pendekatan pastoral praksis dalam mengatasi problematik keluarga Katolik di Paroki Kristus Raja Wolotolo Kevikepan Ende Keuskupan Agung Ende. Jurnal Reinha, 8(1), 93–141. https://doi.org/10.56358/ejr.v8i1.5
Widyawati, F., & Kanja, L. (2023). Peran katekis-awam dalam mengemban tri-tugas pada lima bidang karya gereja di Paroki Roh Kudus-Ru’a, Keuskupan Ruteng. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 6(1), 1–11. https://doi.org/10.37329/kamaya.v6i1.2153
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














