ANALISIS KEPEMIMPINAN PEREMPUAN DI TIMUR TENGAH BERDASARKAN HUKUM ISLAM
DOI:
https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9970Keywords:
Kepemimpinan perempuan, hukum Islam, Timur Tengah, genderAbstract
This study aims to examine the dynamics of women's leadership in the Middle East from the perspective of Islamic law by highlighting the interplay between historical, normative, and social dimensions. This research employs a qualitative approach through library research, utilizing relevant academic sources analyzed using content analysis techniques. The findings indicate that women's leadership in Islam is not rigid but evolves contextually in response to socio-political conditions. Historically, women have had opportunities to assume leadership roles under certain circumstances, while normatively, scholars hold diverse interpretations regarding its legitimacy. Socio-cultural factors, particularly patriarchal values, remain significant barriers to women’s leadership. Nevertheless, contemporary developments demonstrate increasing female participation in public spheres, supported by individual competence and shifting societal perspectives. This study concludes that women's leadership in Islam should be understood through an integrative framework that considers public benefit, justice, and ongoing social transformation.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dinamika kepemimpinan perempuan di kawasan Timur Tengah dalam perspektif hukum Islam dengan menekankan keterkaitan antara aspek historis, normatif, dan sosial. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, melalui penelaahan berbagai sumber ilmiah yang relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan perempuan dalam Islam tidak bersifat statis, melainkan berkembang secara kontekstual sesuai dengan kondisi sosial dan politik. Secara historis, perempuan memiliki peluang untuk memegang kekuasaan dalam situasi tertentu, sementara dalam aspek normatif terdapat perbedaan interpretasi di kalangan ulama mengenai legitimasi kepemimpinan perempuan. Di sisi lain, faktor sosial budaya seperti dominasi nilai patriarki masih menjadi kendala dalam implementasinya. Namun demikian, perkembangan kontemporer memperlihatkan peningkatan partisipasi perempuan dalam ruang publik yang didukung oleh kompetensi individu dan perubahan paradigma masyarakat. Penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan perempuan dalam Islam perlu dipahami secara integratif dengan mempertimbangkan prinsip kemaslahatan, keadilan, serta dinamika sosial yang terus berkembang.
Downloads
References
Abror, M. (2020). Kepemimpinan wanita perspektif hukum Islam. TERAJU: Jurnal Syariah dan Hukum, 2(01), 53–63. https://doi.org/10.35961/teraju.v2i01.89
Affiah, N. D. (2017). Islam, kepemimpinan perempuan, dan seksualitas. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Amir, A. N. (2020). Kepimpinan wanita menurut perspektif Hamka. Jurnal Manthiq, 2, 60–73. https://doi.org/10.29300/mtq.v5i2.4384
Arifin, M., & Rosyidah, A. (2024). Peran wanita dalam kepemimpinan Islam (sejarah dan prospek masa depan). JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman, 2(1), 61–70. https://doi.org/10.66187/jipski.v2i1.257
Azis, Z. A., Patoni, A., & Maunah, B. (2024). Karakteristik kepemimpinan transformasional. JIPSKi: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Studi Keislaman, 2(1), 71–84. https://doi.org/10.66187/jipski.v2i1.211
Bedong, M. A. R., & Ahmad, F. (2018). Kepemimpinan wanita di dunia publik (kajian tematik hadis). AL-MAIYYAH: Media Transformasi Gender dalam Paradigma Sosial Keagamaan, 11(2), 214–231. https://ejurnal.iainpare.ac.id/index.php/almaiyyah/article/view/656
Cahayaningsih, I. P. (2020). Peran kepemimpinan wanita di era modern. Al Yasini: Jurnal Keislaman, Sosial, Hukum dan Pendidikan, 5(1), 168–181. https://doi.org/10.55102/alyasini.v5i1.3793
Hidayah, S. N., & Munastiwi, E. (2019). Pemimpin akademik atau manajerial? Aspirasi, harapan dan tantangan perempuan untuk menjadi pemimpin di lembaga pendidikan tinggi Islam. PALASTREN: Jurnal Studi Gender, 12(2), 455–486. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/Palastren/article/view/5628
Husna, A., Wilaela, W., & Nst, S. (2022). Hak dan kedudukan perempuan dalam perjalanan sejarah sebelum dan setelah datangnya Islam. Madinatul Iman, 1(2), 85–106. https://madinatul-iman.com/index.php/jurnal/article/view/16
Khoer, F. I., Gustiawati, S., & Yono, Y. (2022). Kepemimpinan perempuan dalam perspektif hukum Islam. As-Syar'i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 4(1), 42–49. https://doi.org/10.47467/as.v4i1.536
Kusnawawati, E. T. (2022). Women's leadership in creating a healthy cultural climate for early childhood education. IJORER: International Journal of Recent Educational Research, 3(1), 88–99. https://doi.org/10.46933/DGS.vol9i11-30
Meirison, M. (2019). Sejarah kepemimpinan wanita di Timur Tengah dalam tinjauan hukum Islam (analisa terhadap Syajar al Durr). Kafaah: Journal of Gender Studies, 9(1), 50–62. http://dx.doi.org/10.15548/jk.v9i1.231
Meizara, E., Dewi, P., & Basti, B. (2016). Analisis kompetensi kepemimpinan wanita. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4(2), 175–181. https://doi.org/10.22219/jipt.v4i2.3518
Nuroniyah, W. (2019). Perempuan Arabia dalam lingkaran perkawinan di era pra-Islam: Sebuah kajian sejarah untuk memahami posisi perempuan dalam sistem perkawinan Islam. Yinyang: Jurnal Studi Islam, Gender dan Anak, 14, 175–200. http://ejournal.uinsaizu.ac.id/index.php/yinyang
Nurmayani, N., Rahmadhani, A., Hasibuan, H. T., Fisal, M., & Bangun, R. R. R. B. (2025). Kepemimpinan wanita di dunia pesantren: Antara tradisi dan inovasi. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2(4), 6334–6340. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/2947
Nuruzzaman, M. A., Umam, M. S. K., Mazidah, C., & Ridwan, A. (2023). Women's contributions in Islam: Tracing their journey from historical contexts to modern digital educational environments. Social Studies in Education, 1(1), 23–40. https://doi.org/10.15642/sse.2023.1.1.22-40
Pakpahan, G. K. R., & Lumintang, O. (2024). Partisipasi perempuan dalam pendidikan di masyarakat Timur Tengah kuno. Diegesis: Jurnal Teologi, 9(1), 1–30. https://doi.org/10.46933/DGS.vol9i11-30
Rohmatullah, Y. (2017). Kepemimpinan perempuan dalam Islam: Melacak sejarah feminisme melalui pendekatan hadits dan hubungannya dengan hukum tata negara Yuminah. Jurnal Syariah, 17(1). https://doi.org/10.18592/sy.v17i1.1491
Saeful, A. (2021). Kepemimpinan perempuan dalam hukum Islam: Telaah atas hadist kepemimpinan perempuan. Syarie: Jurnal Pemikiran Ekonomi Islam, 4(2), 108–124. https://ejournal.ibi.ac.id/Syarie/article/view/271
Saiddaeni, S. (2023). Women’s domestic role based on Islamic teachings (classical fiqih) and local culture. Ulumul Syar'i: Jurnal Ilmu-Ilmu Hukum dan Syariah, 12(1), 1–13. https://doi.org/10.52051/ulumulsyari.v12i1.213
Salleh, S. M. (2025). Peranan kerajaan Terengganu memperkasakan libatsama wanita dalam petadbiran Islam negeri. AL-HIKMAH, 1(1), 34–53. https://unissa.edu.bn/journal/index.php/al-hikmah/article/view/1003
Sumardi, D. (2016). Tradisi pemikiran hukum Islam dinasti Timur Tengah. Mahkamah: Jurnal Kajian Hukum Islam, 1(1). http://dx.doi.org/10.24235/mahkamah.v1i1.593.g517
Utami, H. P., & Muhid, A. (2025). Dakwah di panggung politik: Peran perempuan legislator dalam menyuarakan pesan Islam. Hikmah, 19(1), 23–40. http://jurnal.uinsyahada.ac.id/index.php/Hik/article/view/15613/6587
Vincent, Y. (2020). Dinamika sejarah Timur Tengah: Kejayaan, kontroversi dan keruntuhan (Vol. 1). Yoseph Vincent Panggabean.
Wardani, M. (2024). Kepemimpinan perempuan dalam politik Islam: Analisis historis, teologis, dan sosio-politik. Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory, 2(2), 1286–1297. https://doi.org/10.62976/ijijel.v2i2.644















