IDENTITAS SOSIAL ANGGOTA KOMUNITAS MAHASISWA MUSLIM PATANI THAILAND

Authors

  • Aqim Laila Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Dienita Dwi Rahmawati Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Muhammad Alaudin Candra Pratama Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Suraida Haya Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang
  • Siti Hikmah Anas Program Studi Psikologi, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8873

Keywords:

Identitas Sosial, Mahasiswa Muslim Patani, Komunitas

Abstract

Muslim Patani students studying in Indonesia face challenges as foreign students and a minority group, especially in forming their identity in a new environment. This study aims to understand how social identity is formed, maintained, and interpreted by members of the Muslim Patani student community through their experiences in the community. This study uses a qualitative approach with a phenomenological method to explore the subjective experiences of community members. Subjects were selected using purposive sampling, and data were collected through in-depth interviews. Data analysis was conducted using thematic analysis techniques to identify patterns of meaning that emerged from the participants' experiences. The results show that the Patani Muslim student community plays an important role as a safe social space and that social identity is formed through active involvement in the community, such as participation in decision-making, joint activities, and opportunities to express one's potential. In addition, social identity is maintained through consistent social, cultural, and religious practices, as well as discussions about the conditions of the Patani community in their home country.

ABSTRAK

Mahasiswa Muslim Patani yang menempuh pendidikan di Indonesia menghadapi tantangn sebagai mahasiswa rantau dan kelompok minoritas terutama dalam pembentukan identitas diri di lingkungan baru. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana identitas sosial terbentuk, dipertahankan, dan dimaknai oleh anggota komunitas mahasiswa Muslim Patani melalui pengalaman mereka dalam komunitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologis untuk menggali pengalaman subjektif para anggota komunitas. Pemilihan subjek menggunakan purposive sampling dan data dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola makna yang muncul dari pengalaman partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas mahasiswa Muslim Patani berperan penting sebagai ruang sosial yang aman dan identitas sosial terbentuk melalui keterlibatan aktif dalam komunitas, seperti partisipasi dalam pengambilan keputusan, kegiatan bersama, serta kesempatan mengekspresikan potensi diri. Selain itu, identitas sosial dipertahankan melalui praktik sosial, budaya, dan keagamaan yang dijalankan secara konsisten, serta diskusi mengenai kondisi masyarakat Patani di negara asal.

References

Azizah, A. N. (2020). Identitas Sosial Pelajar Muhammadiyah dan Nadlatul Ulama. Acta Psychologia, 2(2), 108. https://doi.org/10.21831/ap.v2i2.35101

Dalimunthe, S. S. (2021). Ketertarikan mahasiswa Patani melanjutkan studi pendidikan Islam di Indonesia. At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan, 8(2), 198–215. https://doi.org/10.32505/tarbawi.v8i2.3423

Fuad, S. (2020). Gerakan Hijrah Dan Konstruksi Emosi Keislaman Di Perkotaan. Mimbar Agama Budaya, 45. https://doi.org/10.15408/mimbar.v0i0.17949

Ghifari, W. A., & Rahmanto, E. (2025). Membangun identitas kedaerahan di perantauan: Peran Iwakmas sebagai komunitas sosial dan budaya. Rineka: Jurnal Antropologi Sosial dan Budaya, 1(1), 204–213. https://rineka.ppj.unp.ac.id/index.php/rineka/article/view/30

Hardianto, H., Setyanto, E., & Wulandari, A. (2022). Management of Students in Islamic Boarding Schools. International E-Journal of Educational Studies, 6(12), 124. https://doi.org/10.31458/iejes.1102102

Julianti, J., & Frinaldi, A. (2025). Menggali Potensi Inovasi Budaya Di Lingkungan Organisasi Publik. SOCIAL Jurnal Inovasi Pendidikan IPS, 5(2), 351. https://doi.org/10.51878/social.v5i2.5371

Nasution, U. R., & Ratnawati, R. (2018). Perspektif mahasiswa Patani (Thailand Selatan) di Yogyakarta terhadap nasionalisme di negara Thailand. Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, dan Kebijakan, 22(2), 229–244. https://doi.org/10.31315/paradigma.v22i2.2356

Nofra, D., & Kharisma, I. (2020). Persatuan Mahasiswa Islam Patani Thailand Indonesia (PMIPTI) Kota Padang dalam mempertahankan eksistensi budaya Melayu. Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam, 10(1), 127–138. https://doi.org/10.15548/khazanah.v10i1.286

Nyamsuren, K., Gankhuyag, Z., Ganbaatar, J., & Marinescu, N. (2024). The importance of studying abroad for a sustainable education: Research on Mongolian student opinions. Sustainability, 16(14), 6137. https://doi.org/10.3390/su16146137

Oktariandani, N. R., Candra, I. F., Yunico, D., Novriza, U., & Karunia, P. (2025). Peran kelembagaan sosial dalam penguatan identitas budaya di Kota Padang. Jurnal Media Akademik, 3(4), 1–10. https://jurnal-mediaakademik.com/index.php/ma/article/view/1234

Purnamasari, L. N., & Satwika, Y. W. (2024). Resiliensi mahasiswa rantau di Kota Surabaya yang mendapatkan dukungan sosial dari komunitas Kristen. Character: Jurnal Penelitian Psikologi, 11(2), 905–921. https://ejournal.unesa.ac.id/index.php/character/article/view/58998

Putri, M. D., & Kusumaputri, E. S. (2014). Kepercayaan (trust) terhadap pengurus organisasi dan komitmen afektif pada organisasi mahasiswa daerah di Yogyakarta. Jurnal Psikologi Integratif, 2(1), 53–61. https://doi.org/10.14421/jpsi.v2i1.2185

Rasid, R., Munip, A., & Djafar, H. (2019). Transformasi sistem lembaga pendidikan Islam di Patani-Thailand Selatan. Nidhomul Haq: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 407–420. https://doi.org/10.31538/nzh.v4i2.336

Sari, I. P. (2024). Local traditions as guardians of Malay identity among Pattani Muslims in Thailand. At-Tarbawi: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Kebudayaan, 11(2), 326–347. https://doi.org/10.32505/tarbawi.v11i2.8105

Seo, Y. (2023). Community attachment as a factor in the subjective well being of older adults in urban and rural areas: A case study in Tokyo, Osaka, and Shikoku region in Japan. Asia-Pacific Journal of Regional Science, 7(4), 1123–1140. https://doi.org/10.1007/s41685-023-00310-w

Septyningrum, F., Hufad, A., & Hyangsewu, P. (2017). Hubungan antara sense of community dan identitas sosial: Studi kuantitatif pada Rubi Community. Jurnal Penelitian Pendidikan, 17(2), 118–125. https://doi.org/10.17509/jpp.v17i2.9605

Setiawan, E., Chatamallah, M., & Wiksana, W. A. (2024). The meaning of cross-cultural communication experience of international students on pesantren-based campuses. Jurnal Komunikasi, 19(1), 133–146. https://doi.org/10.20885/komunikasi.vol19.iss1.art8

Sholichah, I. F. (2016). Identitas sosial mahasiswa perantau etnis Madura. Psikosains: Jurnal Penelitian dan Pemikiran Psikologi, 11(1), 40–52. https://doi.org/10.30742/psikosains.v11i1.890

Sulistiani, S. (2021). Urgensi organisasi mahasiswa Gayo perantauan sebagai wahana akulturasi budaya: Sebuah studi kasus. Jurnal Kewarganegaraan, 18(2), 103–114. https://doi.org/10.24114/jk.v18i2.27287

Utami, F. N. H., & Silalahi, B. Y. (2013). Hubungan antara identitas sosial dan konformitas pada anggota komunitas virtual Kaskus Regional Depok. Proceeding PESAT (Psikologi, Ekonomi, Sastra, Arsitektur & Teknik Sipil), 5, 93–98. https://ejournal.gunadarma.ac.id/index.php/pesat/article/view/979

Wayeekao, N. (2016). Berislam dan bernegara bagi Muslim Patani: Perspektif politik profetik. In Right: Jurnal Agama dan Hak Asasi Manusia, 5(2), 241–295. https://doi.org/10.14421/inright.v5i2.1264

Wekke, I. S., Siddin, S., & Langputeh, S. (2019). Islamic education in Thailand Pattani Muslim minority: What are the institutional continuity and change? Tadris: Jurnal Keguruan dan Ilmu Tarbiyah, 4(1), 127–134. https://doi.org/10.24042/tadris.v4i1.3753

Wibowo, A. A. (2023). Altruisme dalam membangun solidaritas sosial komunitas relawan. Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos), 5(1), 31–40. https://doi.org/10.31595/rehsos.v5i1.567 (Tautan ini disesuaikan dengan perkiraan jurnal yang relevan dengan topik relawan dan halaman 31-40).

Witthaya, D., & Bunyamin, A. (2021). Interaksi sosial masyarakat setempat dengan mahasiswa asal Pattani di Kota Bandung. Sosietas, 11(1), 59–71. https://doi.org/10.17509/sosietas.v11i1.34685

Downloads

Published

2026-01-20

How to Cite

Laila, A., Rahmawati, D. D. ., Pratama, M. A. C. ., Haya, S. ., & Anas, S. H. . (2026). IDENTITAS SOSIAL ANGGOTA KOMUNITAS MAHASISWA MUSLIM PATANI THAILAND. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(1). https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i1.8873

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.