KETERLIBATAN KELUARGA MUDA DALAM PROSES REGENERASI MAJELIS GEREJA DI GEREJA KRISTEN JAWA BAHTERA KASIH PEPANTHAN TEJOSARI

Authors

  • Daniel Imanuel Nugroho Universitas Kristen Teknologi Solo
  • Eliana Setyani Universitas Kristen Teknologi Solo

DOI:

https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9780

Keywords:

Keluarga Muda, Keterlibatan Pelayanan, Kepemimpinan Gereja, Regenerasi Kepemimpinan

Abstract

ABSTRACT

The participation of young families in church ministries is not always accompanied by readiness to assume leadership roles. At Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bahtera Kasih, particularly in the Tejosari Pepanthan, young families actively engage in various non-structural ministries such as Sunday school, hospitality, singing ministry, and other church activities; however, they are reluctant to serve as church elders. This situation raises concerns regarding leadership regeneration, which may affect the sustainability of church governance and ministry. This study aims to analyze the forms of young families’ involvement and to identify the factors underlying their reluctance to enter church leadership positions. The research employed a qualitative case study approach using interviews, observations, and documentation. The research subjects included young families actively involved in church ministries as well as church administrators engaged in congregational development. Data were analyzed thematically to identify patterns of participants’ experiences and perceptions. The findings reveal that reluctance to serve as elders is influenced by low self-confidence, limited time due to work and family responsibilities, feelings of inferiority toward senior elders, and limited understanding of liturgy. These findings indicate that active ministry participation does not automatically translate into readiness for ecclesiastical leadership without adequate guidance. Therefore, churches need to develop structured mentoring and capacity-building programs for young families to support sustainable leadership regeneration.

ABSTRAK

Partisipasi keluarga muda dalam pelayanan gereja tidak selalu diikuti dengan kesiapan menerima peran kepemimpinan. Di Gereja Kristen Jawa (GKJ) Bahtera Kasih Pepanthan Tejosari, keluarga muda aktif dalam berbagai pelayanan non-struktural seperti sekolah minggu, konsumsi, singer, dan kegiatan gereja lainnya, namun belum bersedia menjadi majelis. Kondisi ini menimbulkan persoalan regenerasi kepemimpinan yang dapat memengaruhi keberlanjutan tata kelola pelayanan gereja. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk keterlibatan keluarga muda serta mengidentifikasi faktor yang mendasari keengganan mereka memasuki jabatan kemajelisan. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian melibatkan keluarga muda yang aktif dalam pelayanan serta pengurus gereja yang terlibat dalam pembinaan jemaat. Data dianalisis secara tematik untuk menemukan pola pengalaman dan persepsi partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keengganan menjadi majelis dipengaruhi oleh rendahnya rasa percaya diri, keterbatasan waktu akibat tuntutan pekerjaan dan keluarga, rasa minder terhadap majelis senior, serta keterbatasan pemahaman liturgi. Temuan ini menegaskan bahwa keterlibatan pelayanan belum otomatis menghasilkan kesiapan kepemimpinan gerejawi tanpa pembinaan yang memadai. Implikasinya, gereja perlu mengembangkan pendampingan terstruktur dan program penguatan kapasitas bagi keluarga muda guna mendukung regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alvin, A., Prihanto, J., & Hermanto, Y. P. (2025). Strategi Gereja Dalam Meningkatkan Partisipasi Pemuda Untuk Mengikuti Komunitas Pemuridan. LOGIA: Jurnal Teologi Pentakosta, 7(1), 1-16. https://doi.org/10.37731/log.v7i1.323

Aprilia, A. (2024). Spiritualitas Personal Pelayan Dalam Membangun Spiritualitas Jemaat. Jurnal Lentera Nusantara, 4(1), 96-113. https://doi.org/10.59177/jln.v4i1.327

Aprina, M. (2022). Strategi Pelayanan Gerejawi bagi Generasi Muda di Gereja Kristen pasundan Purwakarta (Doctoral dissertation, Universitas Kristen Duta Wacana). http://repository.ukdw.ac.id/id/eprint/7352

Benaja, S., Suharto, D., & Lontoh, J. (2025). Korelasi Pembinaan Warga Gereja Dan Materi Pembinaan Bagi Pertumbuhan Rohani Jemaat Di Gereja Gerakan Pentakosta Immanuel Bogor Berdasarkan Efesus 4: 11-16. Jurnal Silih Asuh: Teologi dan Misi, 2(1), 46-65. https://journal.sttkb.ac.id/index.php/SilihAsuh/article/view/70

Gabriel, G., & Catherine, O. (2025). The Effectiveness of Church Youth Ministry in Fostering The Faith and Engagement of The Millennial Generation. Ministries And Theology, 2(2), 46-54. https://doi.org/10.35335/ygvtb448

Gilly. (2023). Pelayanan Kaum Muda Berbasis Keluarga sebagai Pendekatan yang Kontekstual di Indonesia. Jurnal Pelayanan Kaum Muda, 1(1), 59–73.

https://doi.org/10.47901/jpkm.v1i1.564

Jafar, E. S., & Adelia, N. (2025). Analysis of Causes, Impacts, and Strategies of Post-Divorce Wife's Psychological Recovery Overview Family Psychology. Kalosara: Family Law Review, 5(1), 97-106.

https://ejournal.iainkendari.ac.id/index.php/kalosara/article/view/11767

Kusumahadi, H., & Sugiyarto, I. (2025). Kajian Penerapan Model Teologi Kontekstual. Jejak digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(5), 3261-3271. https://indojurnal.com/index.php/jejakdigital/article/view/832

Manullang, M., Panjaitan, S., Sihombing, G. D., & Padang, M. M. I. P. (2025). Menggali Potensi: Pembinaan Talenta Dan Minat Dalam Jemaat Muda. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(1), 1585-1597.

https://publisherqu.com/index.php/pediaqu/article/view/1761

Maretio, Y. D. (2025). Peran Kepemimpinan Visioner Terhadap Keterlibatan Kaum Muda Dalam Gereja Katolik. FELIX: Jurnal Teologi dan Pastoral, 5(1). https://doi.org/10.57079/feli.v5i1.150

Munthe, H. P., Salawati, A., Caroles, N., & Pangindahen, S. (2025). Peranan Gembala Terhadap Pertumbuhan Iman Pemuda. MATA GURU: Jurnal Pendidik dan Tenaga Kependidikan, 1(2), 1-16.

https://journal.gknpublisher.net/index.php/mataguru/article/view/36

Nuurmahsa, N. L., & Maghfiroh, F. (2025). Dinamika Fear of Intimacy pada Individu Dewasa Awal dengan Latar Belakang Orang Tua Bercerai: Sebuah Studi Kasus. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(4), 1305-1313. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i4.7013

Pollard, Z., & Maree, J. G. (2025). Applying life-design counseling to young adults experiencing unmastered psychosocial developmental tasks. Australian Journal of Career Development, 34(2), 194-207. https://doi.org/10.1177/10384162251345633

Putri, A. P., Diana, R., & Enjelita, F. (2025). Strategi Gereja dalam Mengembangkan Komunitas Digital sebagai Sarana Pembinaan Pemuda. Proceeding National Conference of Christian Education and Theology, 3(1), 64–76.https://doi.org/10.46445/nccet.v3i1.1099

Samangilailai, N. E., Gea, L. T., & Topayung, S. L. (2025). Pemuda Dan Panggilan Kepemimpinan Dalam Pelayanan Gereja. Jurnal Ilmu Pendidikan Keagamaan Kristen: Arastamar, 1(2), 13-27.

https://jurnal.stakagj.ac.id/index.php/Arastamar/article/view/33

Simamora, A., Nugroho, A. E., & Jonathans, K. R. (2025). Pastoral Leadership and Congregational Engagement in Faith Growth: A Study of 1 Peter 5: 2. ARUMBAE: Jurnal Ilmiah Teologi dan Studi Agama, 7(1), 25-33. https://doi.org/10.37429/arumbae.v7i1.1520

Tarore, R. N., Tanasyah, Y., Basuki, E., & Setiawan, R. (2023). Karakter Kepemimpinan Pemuda Kristen: Peran Pendidikan Agama Kristen Gereja Meningkatkan Kepemimpinan Spiritualitas. Indonesian Journal of Religious, 6(2), 129-140. https://doi.org/10.46362/ijr.v6i2.58

Teek, Y., Ruindungan, L. M., & Labito, A. M. (2024). Minat Pemuda Gereja untuk Menjadi Anggota Majelis Jemaat. Jurnal Misioner, 4(2), 434-454. https://doi.org/10.51770/jm.v4i2.191

Titi, S. (2025). Strategi Pembinaan Rohani untuk Meningkatkan Keaktifan Pelayanan Kaum Muda di Gereja GKSI Air Upas, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat. Karya Nyata: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 2(4), 12-22. https://doi.org/10.62951/karyanyata.v2i4.2441

Wantini, W., Perawironegoro, D., Hopid, A., & Sama-Alee, A. (2025). The Impact of a Spiritual Well-Being program on Preventing Quarter Life Crisis in Association Muhammadiyah Thailand Students. Jurnal Pendidikan Progresif, 15(2), 1188-1206. https://doi.org/10.23960/jpp.v15i2.pp1188-1206

Wattimury, W. A., & Heidemans, G. A. (2020). Pentingnya peran aktif pemuda sebagai tulang punggung gereja dalam pelayanan di jemaat gki syaloom klamalu. EIRENE: Jurnal Ilmiah Teologi, 5(2), 242-261. https://doi.org/10.56942/ejit.v5i2.8

Downloads

Published

2026-03-17

How to Cite

Nugroho, D. I., & Setyani, E. (2026). KETERLIBATAN KELUARGA MUDA DALAM PROSES REGENERASI MAJELIS GEREJA DI GEREJA KRISTEN JAWA BAHTERA KASIH PEPANTHAN TEJOSARI. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan , 6(2), 978-985. https://doi.org/10.51878/cendekia.v6i2.9780

Issue

Section

Articles