IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LAHAN BASAH SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI

Authors

  • Farah Dhafiya Universitas Lambung Mangkurat
  • Aslamiah Aslamiah Universitas Lambung Mangkurat

DOI:

https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.14545

Keywords:

Pembelajaran Kontekstual, Lahan Basah, Perkembangan Anak Usia Dini, Lingkungan Belajar

Abstract

The utilization of the surrounding environment as an early childhood learning medium has not been optimally explored in wetland-area early childhood centers. This study aims to describe the implementation of wetland-based contextual learning and examine its potential in optimizing early childhood development. A qualitative case study design was applied to five children aged 4–5 years at PAUD Cempaka Putih through participatory observation, checklists, anecdotal records, and portfolios. Specific results show that religious-moral, physical-motor, and cognitive aspects developed very optimally and evenly through concrete activities such as counting frogs and imitating jumping movements. However, expressive language and socio-emotional aspects showed diverse dynamics, where some children required gradual scaffolding to speak confidently before groups and regulate emotions during unintentional physical conflicts. In conclusion, the implementation of wetland-based contextual learning effectively optimizes holistic child development, yet it requires continuous individualized stimulation strategies. This local ecosystem-based learning proves capable of providing concrete learning experiences that support the success of early childhood developmental stimulation within early education institutions.

ABSTRAK

Pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai media belajar anak usia dini belum terekspos optimal pada lembaga PAUD daerah rawa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran kontekstual berbasis lahan basah serta mengkaji potensinya dalam mengoptimalkan perkembangan anak. Metode kualitatif studi kasus diterapkan pada lima anak usia 4–5 tahun di PAUD Cempaka Putih melalui observasi partisipatif, checklist, catatan anekdot, dan portofolio. Hasil spesifik menunjukkan aspek nilai agama-moral, fisik-motorik, dan kognitif berkembang sangat optimal serta merata melalui aktivitas menghitung jumlah kodok dan menirukan gerakan melompat. Namun, aspek bahasa ekspresif dan sosial-emosional menunjukkan dinamika beragam, di mana sebagian anak memerlukan pendampingan bertahap untuk berani berbicara di depan kelompok serta mengelola regulasi emosi saat timbul konflik fisik tidak disengaja. Kesimpulannya, implementasi pembelajaran kontekstual berbasis lahan basah efektif mengoptimalkan perkembangan anak secara holistik, tetapi tetap memerlukan strategi stimulasi individual yang berkelanjutan. Pembelajaran berbasis ekosistem lokal ini terbukti mampu menghadirkan pengalaman belajar konkret yang mendukung keberhasilan stimulasi seluruh aspek perkembangan anak secara berkelanjutan di lembaga pendidikan anak usia dini.

 

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abustang, P. B., Triana, H., & Supena, A. (2023). Identifikasi dan penanganan emotional-social disorder (ESD) anak di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 260–275. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4339

Ahmad, F. S., & Lailiya, W. N. (2026). Peningkatan pengetahuan dasar pertanian pada anak-anak di Thailand melalui kegiatan penanaman, pemupukan, dan hidroponik sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(3), 15974–15982. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i3.4714

Ali, A. M. H., Fauziah, P. Y., & Latif, M. A. (2023). Eksplorasi lingkungan dalam pembelajaran anak di lembaga PAUD. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5575–5584. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5181

Amini, S., Hasibuan, R., & Bachri, B. S. (2024). Collaborative learning melalui jump rope game pada kemampuan motorik sosial emosional anak. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(2), 488–495. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i2.722

Cici, C., & Supriadi, S. (2024). Inovasi dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini. Bouseik: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 23–44. https://doi.org/10.37092/bouseik.v2i1.738

Firdausiyah, N., & Manshur, U. (2025). Membangun kecerdasan emosional siswa melalui pendekatan pembelajaran kooperatif. Irfani, 21(1), 232–245. https://doi.org/10.30603/irfani.v21i1.6749

Fitri, D. A. N., Suryana, D., Mahyyudin, N., & Nurhafiza. (2025). Peran guru dalam melaksanakan asesmen perkembangan anak secara berkelanjutan di pendidikan anak usia dini. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 1738–1751. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i2.1586

Ilahi, N., & Prastowo, A. (2022). Asesmen autentik dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(3), 1450–1462. https://doi.org/10.1234/jpaud.v6i3.2022

Khairunnisa, N., & Mahyuddin, N. (2022). Asesmen autentik di lembaga PAUD pada era revolusi industri. Jurnal Family Education, 2(4), 319–325. https://doi.org/10.1234/jfe.v2i4.2022

Kusuma, W. S., & Sutapa, P. (2020). Dampak pembelajaran daring terhadap perilaku sosial emosional anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1635–1643. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.940

Mukhlis, A., Elvira, M., & Santoso, S. T. P. (2024). An environmental education learning model for early childhood: Achieving sustainable development. Al-Athfal: Jurnal Pendidikan Anak, 10(1), 19–35. https://doi.org/10.14421/al-athfal.2024.101-03

Nafisah, A., & Yulisetiani, S. (2023). Model pembelajaran case method berbasis kontekstual lingkungan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 6876–6884. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4741

Nisfa, N. L., Latiana, L., Pranoto, Y. K. S., & Diana, D. (2022). Pengaruh pendekatan pembelajaran project based learning (PjBL) terhadap kemampuan sosial dan emosi anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5982–5995. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.3032

Novitawati, Auliya, A. F. S., Fitria, F., & Doddyansyah, M. R. (2025). Bimbingan teknis penerapan STEAM dalam pembelajaran berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan kreativitas anak usia dini. Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat, 6(2), 1360–1370. https://doi.org/10.1234/jmpm.v6i2.2025

Nurkhasyanah, A. (2020). Optimalisasi psikologi perkembangan anak dalam lingkungan keluarga. JAPRA: Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 3(2), 1–12. https://doi.org/10.15575/japra.v3i2.8809

Sormin, D. F. A., Juli, A. T., Manik, N. T., & Syahrial, S. (2025). Eksplorasi pengaruh interaksi sosial di lingkungan sekolah terhadap perkembangan emosional siswa kelas V Sekolah Dasar 060875. Dinamika Pembelajaran, 2(3), 74–87. https://doi.org/10.62383/dilan.v2i3.1836

Suniati, Puspitasari, & Nurraihan, S. (2025). Teknik observasi pada anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 1(1), 17–24. https://doi.org/10.1234/jpaud.v1i1.2025

Ulfah, M., & Lessy, Z. (2025). Asesmen autentik untuk menilai karakter anak usia dini dalam kegiatan outing class. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 1193–1203. https://doi.org/10.37985/murhum.v6i1.436

Wardhani, W. D. L., Misyana, M., Atniati, I., & Septiani, N. (2021). Stimulasi perilaku sosial anak usia dini melalui media loose parts (bahan lepasan). Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1894–1904. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.694

Yaswinda, Putri, D. M. E., & Irsakinah. (2023). Pembelajaran sains berbasis pemanfaatan lingkungan untuk peningkatan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 94–103. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.2842

Downloads

Published

2026-08-17

How to Cite

Dhafiya, F., & Aslamiah, A. (2026). IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBASIS LAHAN BASAH SEBAGAI UPAYA OPTIMALISASI PERKEMBANGAN ANAK USIA DINI. TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, 6(3), 2698–2705. https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.14545

Issue

Section

Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.