PENGARUH DIGITAL STORYTELLING INTERACTIVE TERHADAP KEMAMPUAN KOLABORASI SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPAS DI KELAS V SEKOLAH DASAR
DOI:
https://doi.org/10.51878/teaching.v6i3.14360Keywords:
Digital Storytelling Interactive, Kemampuan Kolaborasi, Pembelajaran IPAS, Sekolah DasarAbstract
ABSTRACT
Differences in learning experiences between groups provide a basis for examining how interactive digital storytelling operates in IPAS learning for fifth-grade elementary school students. This study was directed at analyzing the effect of this medium on students’ collaboration skills by comparing achievement before and after learning between the treatment group and the control group. A total of 86 students participated in this quantitative study using a quasi-experimental approach and a nonequivalent control group design, with 43 students assigned to each group. Collaboration skills were measured using a 20-item questionnaire on a four-point Likert scale administered as a pretest and posttest. Data processing included descriptive statistics, the Shapiro-Wilk test, Levene’s test, an independent samples t-test, N-Gain, and Cohen’s d, with the assistance of SPSS. Initial equivalence was reflected in mean pretest scores of 31.16 for the experimental group and 31.26 for the control group (p = 0.872). Following the learning intervention, the respective mean posttest scores reached 68.51 and 45.19 (p = 0.000), with an N-Gain of 0.76 categorized as high for the experimental group and 0.28 categorized as low for the control group. Cohen’s d of 2.10 fell within the very large category. This pattern indicates that the change was not limited to final achievement and that interactive digital storytelling was associated with greater improvement in students’ collaboration skills within the IPAS learning context examined.
ABSTRAK
Perbedaan pengalaman belajar antarkelompok menjadi dasar untuk melihat bagaimana digital storytelling interactive bekerja dalam pembelajaran IPAS kelas V sekolah dasar. Penelitian ini diarahkan untuk menganalisis pengaruh media tersebut terhadap kemampuan kolaborasi siswa melalui perbandingan capaian sebelum dan sesudah pembelajaran pada kelompok yang memperoleh perlakuan dan kelompok kontrol. Sebanyak 86 siswa terlibat dalam penelitian kuantitatif dengan quasi experiment dan desain nonequivalent control group design, masing-masing 43 siswa pada kelompok eksperimen dan kontrol. Kemampuan kolaborasi diukur menggunakan angket 20 pernyataan berskala Likert empat tingkat yang diberikan sebagai pretest dan posttest. Pengolahan data mencakup statistik deskriptif, Shapiro-Wilk, Levene, independent samples t-test, N-Gain, dan Cohen’s d dengan bantuan SPSS. Kesetaraan awal terlihat dari rata-rata pretest 31,16 pada kelompok eksperimen dan 31,26 pada kelompok kontrol (p=0,872). Setelah pembelajaran, rata-rata posttest masing-masing mencapai 68,51 dan 45,19 (p=0,000), dengan N-Gain kelompok eksperimen sebesar 0,76 berkategori tinggi dan kelompok kontrol 0,28 berkategori rendah. Cohen’s d sebesar 2,10 termasuk kategori sangat besar. Pola tersebut memberikan gambaran bahwa perubahan tidak hanya tampak pada capaian akhir. Temuan ini memperlihatkan bahwa digital storytelling interactive berkaitan dengan peningkatan kemampuan kolaborasi yang lebih tinggi dalam konteks pembelajaran IPAS yang diteliti.
Downloads
References
Astuti, R. B., Supeno, S., & Purwantiningsih, A. (2024). Validitas dan kepraktisan bahan ajar IPAS berbasis multirepresentasi untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi siswa sekolah dasar. Jurnal Pendidikan: Riset dan Konseptual, 8(4), 877–887. https://journal.unublitar.ac.id/pendidikan/index.php/Riset_Konseptual/article/view/1097
Barokah, A., Latifah, D. H., Dewi, M. P., Safitri, N. A., Guru, P., Dasar, S., & A. (2024). Studi literatur pengaruh penggunaan media pembelajaran sekolah dasar. 09, 5411–5416. https://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/JPDP/article/view/4268/0
Dewi, F., Justicia, R., Putri, S. U., & Bayuni, T. C. (2025). Needs analysis of TPACK development for pre-service early childhood education teachers in integrating technology into early literacy instruction. Atlantis Press SARL. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-392-4_14
Di Blas, N. (2022). Authentic learning, creativity and collaborative digital storytelling. Educational Technology & Society, 25(2), 80–104. https://www.jstor.org/stable/48660126
Fauziah, A. S., & Bayuni, T. C. (2026). Pengaruh digital storytelling interactive terhadap literasi sains pada pembelajaran IPAS di kelas V sekolah dasar. PENDIPA Journal of Science Education, 10(3), 1028–1034. https://journal.unib.ac.id/pendipa/article/view/52282
Handayani, J. A., Utami, C. T., Bayuni, T. C., Yuliyanto, A., & Kunci, K. (2026). Pelatihan pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial: Transformasi pendidikan di sekolah dasar Lampung Barat. BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(3), 201–206. https://jurnal.mifandimandiri.com/index.php/berbakti/article/view/897
Holifah, S. N., & Harjito, H. (2023). Komparasi keefektifan model pembelajaran collaborative problem solving dan cooperative problem solving dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah pada materi konsep mol. Chemistry in Education, 12(2), 112–124. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/4214382
Indriansyah, R. T. (2025). Peran media interactive flat panel display (IFPD) dalam meningkatkan motivasi dan kolaborasi belajar siswa. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 4(4), 493–501. https://urj.uin-malang.ac.id/index.php/dsjpips/article/view/19859
Janah, H., & Sunanto, L. (2025). Pengembangan e-modul terhadap kemampuan membaca dan keterampilan kolaborasi. Sinergi: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(2), 779–786. https://publikasi.ahlalkamal.com/index.php/sinergi/article/view/86
Korukluo?lu, P., & Yucel-Toy, B. (2022). Digital storytelling in online elementary science education: A case study on science and technology club activities. International Journal of Science Education, 44(17), 2541–2564. https://doi.org/10.1080/09500693.2022.2138727
Kusuma, A. A., Wulandari, A., & Widodo, D. E. (2026). Project-based learning integrated with digital storytelling to enhance critical thinking and collaboration skills in primary education. Journal of Educational Research and Pedagogical, 1(1), 25–34. https://www.jerpi.bin-foundation.org/index.php/jerpi/article/view/3
Martiani, M., Banat, A., Putra, A. R., Febrianti, M., & Sari, D. R. (2026). Kolaborasi akademisi dan sekolah dalam meningkatkan keterampilan coding siswa di SD Negeri 126 Rejang Lebong. Jurnal Dehasen Mengabdi, 5(1), 1–8. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jdm/article/view/10263
Muammar, M. (2024). Analisis kemampuan kolaborasi siswa dalam belajar di sekolah dasar. EL-Muhbib: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Pendidikan Dasar, 8(2), 304–312. https://doi.org/10.52266/el-muhbib.v8i2.3431
Mulbar, U., & Abbas, N. F. (2025). Scientific-based digital storytelling to enhance science literacy and environmental awareness in junior high school students. 15(September), 47–58. https://newjournal.lppmunindra.ac.id/index.php/formatif/article/view/640
Peshevska, M., & Koceska, N. (2024). The effect of digital storytelling on primary school students. International Journal of Computers in Education, 7(1), 18–26. https://dergipark.org.tr/en/pub/ijce/article/1394828?issue_id=85703
Petousi, D., Katifori, A., Servi, K., Roussou, M., & Ioannidis, Y. (2022, August). History education done different: A collaborative interactive digital storytelling approach for remote learners. Frontiers in Education, 7, Article 942834. https://doi.org/10.3389/feduc.2022.942834
Puspitasari, H. R., Widiarti, N., & Subali, B. (2025). Digital storytelling for enjoyable and effective learning in the technological era (2020–2025). Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 14(2). https://doi.org/10.21070/pedagogia.v14i2.1905
Raditya, K. A., Gading, I. K., & Agustiana, I. A. T. (2023). Model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbantuan media PowerPoint untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi dan hasil belajar IPA siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal Media dan Teknologi Pendidikan, 3(2), 84–93. https://ejournal.undiksha.ac.id/index.php/JMTP/article/view/63116
Setiawan, A., Susanto, T. B., & Putri, P. V. A. (2025). Implementasi multimedia interaktif untuk meningkatkan interaksi dan kolaborasi siswa dalam pembelajaran digital di kelas IV sekolah dasar. Journal of Education for All, 3(4), 132–139. https://www.mediaarrahman.com/ojs/index.php/edufa/article/view/364
Setyawati, V. R. (2024). Interactive learning via digital storytelling in ELT at elementary school: Systematic review. Journal of English Teaching, Applied Linguistics and Literatures (JETALL), 7(1), 55–68.
https://ppjp.ulm.ac.id/journal/index.php/jetall/article/view/18379
Sirajuddin, M., Murniviyanty, L., & Irawan, D. B. (2025). Pengembangan media digital storytelling pada pembelajaran bahasa Indonesia SDN 158 Palembang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3), 290–302. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/28813
Utami, N. K. D. S. (2026). Pemanfaatan media interaktif Google Sites pada pembelajaran IPAS kelas IV sekolah dasar. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(1), 703–709. https://www.jiip.stkipyapisdompu.ac.id/jiip/index.php/JIIP/article/view/10413
Wirda, W. (2025). Pemanfaatan digital storytelling dalam mengajarkan nilai-nilai sosial budaya pada siswa SD. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Mahasiswa dan Akademisi, 1(3), 78–88. https://www.jurnal.yayasanmeisyarainsanmadani.com/index.php/intelektual/article/view/84
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













