IMPLEMENTASI PENDIDIKAN AKHLAK DALAM MEMBENTUK KARAKTER SANTRI DIPONDOK PESANTREN IMAM AL-BUKHARI FIRDAUS
DOI:
https://doi.org/10.51878/teacher.v6i2.10786Keywords:
Implementasi, Pendidikan Akhlak, Karakter Santri, Pondok PesantrenAbstract
The moral decline of the younger generation is a major challenge for Islamic educational institutions today. This study aims to explain the implementation of moral education at the Imam Al-Bukhari Firdaus Islamic Boarding School in an effort to shape the noble character of its students. Using qualitative methods with a phenomenological approach, this study explores the direct experiences of the subjects through stages of observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data analysis was carried out through data reduction, presentation, and drawing conclusions to obtain a holistic understanding. The results show that moral education is implemented as an integrated value system in all daily activities of the students, not just a formal class program. This implementation is carried out through routine habits, continuous supervision, and real examples from teachers who are determining factors for success. The use of the classic book Washoya Al-Aba' Lil Abna' provides concrete guidance in developing adab (good manners) towards Allah, teachers, and fellow human beings. The findings reveal a significant increase in the students' discipline, politeness, and social responsibility through a dynamic process of internalization of values. The main conclusion confirms that the character of students is formed naturally through a religious environment that consistently prioritizes adab (good manners) above knowledge. Moral education at this Islamic boarding school has succeeded in becoming a spiritual foundation that equips students to contribute positively to the lives of the wider community while also becoming a strong moral fortress in facing the increasingly challenging currents of globalization for future generations.
ABSTRAK
Kemerosotan moral generasi muda menjadi tantangan besar bagi lembaga pendidikan Islam saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan implementasi pendidikan akhlak di Pondok Pesantren Imam Al-Bukhari Firdaus dalam upaya membentuk karakter mulia para santri. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, penelitian ini menggali pengalaman langsung para subjek melalui tahapan observasi, wawancara mendalam, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan simpulan guna memperoleh pemahaman holistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan akhlak dilaksanakan sebagai sistem nilai terintegrasi dalam seluruh aktivitas keseharian santri, bukan sekadar program formal kelas. Implementasi tersebut dilakukan melalui pembiasaan rutin, pengawasan berkelanjutan, serta keteladanan nyata dari para pengajar yang menjadi faktor penentu keberhasilan. Penggunaan kitab klasik Washoya Al-Aba’ Lil Abna’ memberikan panduan konkret dalam membangun adab terhadap Allah, guru, dan sesama manusia. Temuan mengungkapkan adanya peningkatan signifikan pada kedisiplinan, kesopanan, dan tanggung jawab sosial santri melalui proses internalisasi nilai yang dinamis. Simpulan utama menegaskan bahwa karakter santri terbentuk secara alami melalui lingkungan religius yang konsisten mengedepankan adab di atas ilmu. Pendidikan akhlak di pesantren ini berhasil menjadi fondasi spiritual yang membekali santri untuk berkontribusi positif dalam kehidupan masyarakat luas sekaligus menjadi benteng moral yang kuat menghadapi arus globalisasi yang kian menantang bagi generasi masa depan.
Downloads
References
Abdinigrum, A. R., & Supriyadi, S. (2023). Penguatan watak kewarganegaraan santri di Pondok Pesantren Al-Munawwir Komplek R Krapyak Yogyakarta. Jurnal Kewarganegaraan, 20(1), 13–13. https://doi.org/10.24114/jk.v20i1.41016
Amadi, A. S. M. (2023). Pendidikan di era global: Persiapan siswa untuk menghadapi dunia yang semakin kompetitif. Educatio, 17(2), 153–164. https://doi.org/10.29408/edc.v17i2.9439
Amin, M., Amrullah, A. M. K., & Kawakip, A. N. (2022). Kepemimpinan spiritual kiai dalam meningkatkan kompetensi membaca dan memahami kitab kuning di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Pondok Wuluh Leces Probolinggo. Re-JIEM (Research Journal of Islamic Education Management), 5(1), 91–103. https://doi.org/10.19105/re-jiem.v5i1.5440
Anas, A., & Astutik, A. P. (2021). Management of Islamic boarding school curriculum integration in improving the quality of madrasah education. Halaqa: Islamic Education Journal, 5(1), 63–71. https://doi.org/10.21070/halaqa.v5i1.1325
Anshari, R. Z. A. M. R. (2025). Pendidikan karakter sebagai pondasi membangun generasi berintegritas di era digital. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.15754894
Ardiansyah, D., & Basuki, B. (2023). Implementasi nilai-nilai kesalehan sosial di pondok pesantren dalam menghadapi era society 5.0. Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(2), 64–81. https://doi.org/10.60132/jip.v1i2.16
Bahiyah, Q. E., Muzaki, I. A., & Hakim, A. (2026). Internalisasi nilai-nilai akhlak melalui keteladanan guru dalam pembelajaran pendidikan agama Islam. Riwayat: Educational Journal of History and Humanities, 9(1), 2983–2993. https://doi.org/10.24815/riwayat.v9i1.649
Fahruddin, M. (2025). Manajemen pendidikan karakter religius. Peradaban: Journal of Interdisciplinary Educational Research, 3(1), 32–45. https://doi.org/10.59001/pjier.v3i1.299
Herdilah, H., Septiliani, N. A., Septimia, L., Rodiyah, S., & Tadi, T. (2023). Paradigma baru sumber daya manusia dalam konteks global. Jurnal Syntax Admiration, 4(1), 60–83. https://doi.org/10.46799/jsa.v4i1.526
Hidayat, N., & Bujuri, D. A. (2020). The implementation of character education in Islamic boarding school. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 23(1), 127–127. https://doi.org/10.24252/lp.2020v23n1i11
Humaira, H., & Amin, M. A. (2026). Membumikan nilai-nilai tauhid pada siswa SMP IT. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(2), 1139–1151. https://doi.org/10.51878/learning.v6i2.9693
Istiana, A., & Pamungkas, J. (2023). Implementasi nilai karakter disiplin pada kegiatan ekstrakurikuler drumband. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(5), 5863–5671. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i5.5213
Khasani, F. (2026). From knowledge transfer to wisdom cultivation: Reorienting Islamic education in the age of artificial intelligence (AI) and post-truth. Journal of Modern Islamic Studies and Civilization, 4(1), 79–91. https://doi.org/10.59653/jmisc.v4i01.2205
Kultsum, U., Fauzi, A., & Safuri, B. (2025). Peran pesantren dalam pembentukan karakter santri: Tinjauan aspek psikologis. Jurnal Al-Murabbi, 10(2), 1–12. https://doi.org/10.35891/amb.v10i2.6163
Lailaturrahmawati, L., Januar, J., & Yusbar, Y. (2023). Implementasi pembiasaan shalat berjama’ah dalam membentuk karakter kedisiplinan siswa. Educativo: Jurnal Pendidikan, 2(1), 89–96. https://doi.org/10.56248/educativo.v2i1.110
Mastur, Mu’aidi, Sabaruddin, S., & Badaruddin, B. (2022). Seni tilawah Al-Qur’an dalam pembentukan karakter. AL-WIJDÃN: Journal of Islamic Education Studies, 7(1). https://doi.org/10.58788/alwijdn.v7i1.1523
Maulana, A. F., & Fihayati, Z. (2025). Inovasi dalam pembentukan karakter: Melalui nilai karakter religius, integritas, dan mandiri di SD Muhammadiyah 2 Krian. Educatio, 20(2), 419–430. https://doi.org/10.29408/edc.v20i2.30672
Muchtar, F. F., Rahman, M. C., Azhar, M. N., Ishaq, S. S. K., Wahyudin, D., & Caturiasari, J. (2024). Peran pendidikan karakter dalam menghadapi era digital. Jurnal Sinektik, 7(2), 165–174. https://doi.org/10.33061/js.v7i2.9173
Mujahid, I. (2021). Islamic orthodoxy-based character education: Creating moderate Muslim in a modern pesantren in Indonesia. Indonesian Journal of Islam and Muslim Societies, 11(2), 185–212. https://doi.org/10.18326/ijims.v11i2.185-212
Munif, M., Rohmah, K., & Rozi, F. (2026). Internalization of Islamic values in shaping student discipline in pesantren-based madrasahs. MANAZHIM, 8(1), 119–136. https://doi.org/10.36088/manazhim.v8i1.6056
Natsir, A. F. A., Laelah, A., & Jufri. (2025). Peran pendidikan agama Islam dalam pembentukan karakter generasi Z. Jurnal Andi Djemma: Jurnal Pendidikan, 9(1), 19–29. https://doi.org/10.35914/4xszgp49
Nisa, A., Erhamwilda, E., & Khambali, K. (2023). Implementasi program etika untuk membentuk akhlakul karimah santri di pondok pesantren. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 105–112. https://doi.org/10.29313/jrpai.v3i2.2976
Prihatmojo, A., & Badawi, B. (2020). Pendidikan karakter di sekolah dasar mencegah degradasi moral di era 4.0. DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik, 4(1), 142–142. https://doi.org/10.20961/jdc.v4i1.41129
Rahmania, R., Parhiyangan, A. P., Izzatunnajiah, Suptiani, Y., & Azmi, N. (2025). Pentingnya pendidikan karakter di sekolah: Membangun generasi yang beretika dan bertanggung jawab. Semesta, 3(1), 28–33. https://doi.org/10.70115/semesta.v3i1.235
Ramdliyah, N. (2020). Revitalisasi pembinaan pendidikan karakter santri untuk memperbaiki degradasi moral generasi milenial. Al-Tarbawi Al-Haditsah: Jurnal Pendidikan Islam, 5(2). https://doi.org/10.24235/tarbawi.v5i2.6562
Ridlo, M. R. A., Nasution, N., & Kasdi, A. (2022). Model pendidikan karakter KH Mas’ud Al-Mudjenar dalam pembinaan perilaku santri di Pondok Pesantren Darul Mustaghitsin Lamongan. MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan Dan Pengajaran, 8(1), 147–166. https://doi.org/10.30653/003.202281.223
Rusmiati, E., Alfudholli, M. A. H., Shodiqin, A., & Taufiqurokhman, T. (2022). Penguatan moderasi beragama di pesantren untuk mencegah tumbuhnya radikalisme. ABDI MOESTOPO: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 5(2), 203–213. https://doi.org/10.32509/abdimoestopo.v5i2.2162
Salim, N. A., Zaini, M. A. A., Wahib, A., Fauzi, I., & Asnawan, A. (2024). Fostering moderate character of santri: Effective hidden curriculum strategy in Islamic boarding schools. Nazhruna: Jurnal Pendidikan Islam, 7(2), 357–372. https://doi.org/10.31538/nzh.v7i2.4676
Sarbaitinil, S., Rudagi, R., Rahmat, I., Elfemi, N., & Isnaini, I. (2023). Expressing philosophical discourse in pencak silat as a pillar of character education and strengthening social ties in society. Journal of Pragmatics and Discourse Research, 3(2), 150–162. https://doi.org/10.51817/jpdr.v3i2.301
Setiani, Y., Musyarofah, M., Semi, S., & Hanafi, I. R. (2025). Pemahaman tentang budaya kepesantrenan terhadap perubahan dimensi kehidupan masyarakat. ACADEMIA: Jurnal Inovasi Riset Akademik, 5(3), 382–392. https://doi.org/10.51878/academia.v5i3.7614
Shafwan, M. H., & Mahmudin, T. (2024). Pengembangan metode pembelajaran berbasis ruqyah syar’iyyah untuk peningkatan kemampuan spiritual siswa di SD Muhammadiyah 17 Surabaya. Studia Religia: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 8(1), 164–175. https://doi.org/10.30651/sr.v8i1.22502
Sitorus, L., & Lasso, A. H. (2021). Pendidikan karakter peduli lingkungan melalui pembiasaan dan pembudayaan di sekolah menengah pertama. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(5), 2206–2216. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i5.755
Syafi’i, S. (2020). Urgensitas sanad sebagai modal sosial pesantren dalam deradikalisasi Islam. The International Journal of Pegon: Islam Nusantara Civilization, 3(2), 161–190. https://doi.org/10.51925/inc.v3i02.25
Syam, A. R., Ulfatin, N., & Maisyaroh, M. (2020). Strategy for establishment santri leadership character. Istawa: Jurnal Pendidikan Islam, 5(1), 39–39. https://doi.org/10.24269/ijpi.v5i1.2197
Wijatmiko, A., Qolili, K., Utomo, P. K., Kusumajaya, F. A., Fardany, N. H., & Yusuf, A. R. (2026). Konstruktivisme sebagai resistensi terhadap krisis refleksi generasi Z di era digital. LEARNING: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 6(1), 525–536. https://doi.org/10.51878/learning.v6i1.9266
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 TEACHER : Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













