ANALISIS FAKTOR-FAKTOR PEMBENTUK IKLIM KELAS KONDUSIF: STUDI KASUS PEMBELAJARAN IPS KELAS VII SMP
DOI:
https://doi.org/10.51878/social.v6i3.13788Keywords:
Iklim Kelas Kondusif, Pembelajaran IPS, Manajemen KelasAbstract
ABSTRACT
A conducive classroom climate is a fundamental element in supporting the quality of Social Studies (IPS) learning, particularly for seventh-grade students who are adapting to the learning environment at the secondary school level. This condition suggests that the learning atmosphere is shaped not only by teachers’ instructional competence but also by the interaction of various interrelated factors within the classroom. This study aimed to identify the factors that contribute to a conducive classroom climate in Social Studies learning at SMP Negeri 2 Kota Malang. A qualitative approach with a case study design was employed. Data were collected through questionnaires, interviews, observations, and documentation, and were analyzed using an interactive analysis model with source triangulation to ensure the trustworthiness of the findings. The results revealed five key factors that contribute to a conducive classroom climate: positive teacher–student relationships, varied instructional methods, a supportive physical classroom environment, positive peer interactions, and consistent classroom discipline and rules. Among these factors, teacher–student relationships emerged as the most influential because they provide the foundation for effective communication, active participation, and meaningful student engagement throughout the learning process. These findings highlight that fostering a conducive classroom climate requires an integrated approach that combines pedagogical, social, and environmental dimensions to support more effective, participatory, and student-centered Social Studies learning.
ABSTRAK
Terwujudnya iklim kelas yang kondusif menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung kualitas pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), terutama pada peserta didik kelas VII yang sedang beradaptasi dengan lingkungan belajar di jenjang sekolah menengah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa suasana belajar tidak hanya dipengaruhi oleh kemampuan guru dalam mengajar, tetapi juga oleh berbagai faktor yang saling berkaitan di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk iklim kelas kondusif pada pembelajaran IPS di SMP Negeri 2 Kota Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain case study melalui pengumpulan data menggunakan angket, wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis secara interaktif serta divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian mengungkap lima faktor utama pembentuk iklim kelas, yaitu hubungan guru dan siswa, variasi metode pembelajaran, kondisi lingkungan fisik kelas, interaksi antarsiswa, serta disiplin dan aturan kelas. Di antara kelima faktor tersebut, hubungan guru dan siswa muncul sebagai faktor yang paling menentukan karena menjadi dasar bagi berkembangnya komunikasi, partisipasi, dan keterlibatan siswa selama proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pengembangan iklim kelas yang kondusif memerlukan pengelolaan pembelajaran yang memadukan aspek pedagogis, sosial, dan lingkungan belajar secara terpadu sehingga dapat mendukung terciptanya pembelajaran IPS yang lebih efektif, partisipatif, dan berpusat pada peserta didik.
Downloads
References
Akinyemi, I. A., Gbesoevi, E. S., & Afolabi, S. A. (2024). Exploring classroom environment as a predominant factor affecting students' academic performance in Lagos State Junior Secondary Schools, Nigeria. Journal of Education and Learning Research, 1(2), 70–81. https://doi.org/10.62208/jelr.1.2.p.70-81
Amalia, L., Wahyuli, S., & Tamami, K. (2024). Menguatkan literasi Bahasa Inggris melalui program pembelajaran kolaboratif untuk siswa sekolah menengah pertama. Larisa Pengabdian Multidisiplin, 2(2), 01–05.
https://ejournallarisa.academytlp.com/index.php/Pengabdian/article/view/130
Darmawan, D., A'inun, M. M. S., Rizqi, D. P., Ramdhani, R. A., & Rohim, U. A. R. (2026). Membangun lingkungan belajar kondusif melalui manajemen kelas yang efektif. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 4(3), 1172–1187. https://ejournal.yayasanpendidikandzurriyatulquran.id/index.php/ihsan/article/view/7007
Dutta, V., & Sahney, S. (2022). Relation of principal instructional leadership, school climate, teacher job performance and student achievement. Journal of Educational Administration, 60(2), 148–166. https://doi.org/10.1108/JEA-01-2021-0010
Elisabeth, M. P., & Ivory, I. (2025). Pentingnya hubungan guru dan murid pada pembelajaran di SMP X Sidoarjo. Jurnal EMPATI, 13(5), 426–435. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/47878
Hanafi, A., & Yasin, M. (2023). Upaya memperkuat hubungan sosial dalam kehidupan bermasyarakat. Jurnal Ilmu Pendidikan & Sosial (Sinova), 1(2), 51–62. https://doi.org/10.71382/sinova.v1i2.19
Hanifah, S., & Kurniati, E. (2024). Eksplorasi peran lingkungan dalam masa transisi pendidikan anak usia dini ke sekolah dasar. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(1), 130–142. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i3.1757
Husna, M., Utami, Y. L., Elrfhentri, F., Septiani, N., & Khosi'in, K. I. (2025). Hubungan antara fasilitas dan lingkungan fisik sekolah terhadap motivasi belajar siswa. Ainara Journal, 6(2), 302–312. https://doi.org/10.54371/ainj.v6i2.851
Juniardi, M. A., & Rizqa, M. (2024). Meta analisis pengaruh iklim kelas terhadap motivasi belajar siswa. Dirasah: Jurnal Studi Ilmu dan Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 466–476. https://doi.org/10.58401/dirasah.v7i2.1114
Kurniasari, D., Puspitasari, S., Fitria, S. S. A. L., Firdaussiyah, A., Sihombing, Y. J., & Astuti, D. P. (2025). Peran perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan kemampuan guru mengelola kelas pada pembelajaran IPS. Tut Wuri Handayani: Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 4(2), 87–97.
https://jurnal.risetilmiah.ac.id/index.php/jkip/article/view/740
Li, C., Dewaele, J. M., Pawlak, M., & Kruk, M. (2025). Classroom environment and willingness to communicate in English: The mediating role of emotions experienced by university students in China. Language Teaching Research, 29(5), 2140–2160. https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/13621688221111623
Mangngi, W. A., Bekuliu, D. A., & Papadja, A. (2026). Pengaruh manajemen kelas terhadap interaksi sosial peserta didik di UPTD SMP Negeri 5 Kupang. Jurnal Inovasi Pembelajaran dan Teknologi Modern, 10(1).
https://journal.fexaria.com/j/index.php/jiptm/article/view/801
Maras, F. (2025). Strategi guru IPS dalam mengatasi perbedaan gaya belajar siswa di SD Negeri 4 Weda. Jurnal Dinamis, 1(2), 25–33. https://e-journal.unkhair.ac.id/index.php/dinamispips/article/view/412
Marjuki, M. (2021). Analisis kepribadian guru dan iklim kelas dalam meningkatkan disiplin siswa. Jurnal Darma Agung, 29(2), 358–369. https://jurnal.universitasdarmaagung.ac.id/jurnaluda/article/view/4783
Meiliani, R., & Mariyati, Y. (2025). Pengaruh lingkungan fisik sekolah terhadap motivasi belajar dan perilaku siswa di sekolah dasar. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(04), 468–482. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/36582
Ompusunggu, M. N., Sihombing, S., & Sinaga, A. T. I. (2023). Pengaruh konsentrasi belajar dan lingkungan belajar terhadap hasil belajar siswa Ilmu Pengetahuan Sosial kelas VIII di SMP Negeri 7 Pematangsiantar Tahun Ajaran 2023/2024. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(6), 3040–3052. https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/6708
Rohmaniah, D. S., Mudrikah, K. A., Ardani, M. H., Maulana, M. I., Hoiriyah, Y. N. M., & Mu'alimin, M. A. (2025). Strategi penciptaan iklim kelas kondusif melalui pengelolaan kelas dan penguatan etos kerja guru dalam meningkatkan kinerja pembelajaran. Harmoni Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan, 2(3), 120–136. https://doi.org/10.62383/hardik.v2i3.1757
Saingo, Y. A. (2023). Mewujudkan iklim belajar kondusif melalui sinergitas kepala sekolah dan guru Pendidikan Agama Kristen di Sekolah Menengah Kejuruan Kristen Soe. Jurnal Abdiel: Khazanah Pemikiran Teologi, Pendidikan Agama Kristen dan Musik Gereja, 7(2), 152–171. https://doi.org/10.37368/ja.v7i2.596
Soro, S. H., Suherman, M., Abuy, A., & Masrukoyah, E. (2024). Penerapan metode pembelajaran berbasis kolaboratif dalam meningkatkan keaktifan belajar siswa (Studi kasus siswa SMP Negeri 1 Warungkondang). EDUKASIA Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 2423–2430. https://doi.org/10.62775/edukasia.v5i1.1310
Ulya, A., Astuti, R. W., & Islamiyyah, S. S. A. (2023). Konsep dasar IPS dan implementasinya di sekolah. Jurnal Gentala Pendidikan Dasar, 8(2), 225–237. https://online-journal.unja.ac.id/gentala/article/view/29970
Wang, X., Gao, Y., Wang, Q., & Zhang, P. (2025). Fostering engagement in AI-mediated Chinese EFL classrooms: The role of classroom climate, AI literacy, and resilience. European Journal of Education, 60(1), e12874.
https://onlinelibrary.wiley.com/doi/abs/10.1111/ejed.12874
Yusup, P. M., & Mastoah, I. (2025). Efektivitas pembelajaran IPS berbasis game edukasi untuk meningkatkan keterlibatan dan berpikir kritis siswa. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 11(2), 231–247.
https://journal.stkipsubang.ac.id/index.php/didaktik/article/view/5806
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















