PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEMEN GEOMETRI TOPIK LINGKARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA SISTEM LODOK DI MASYARAKAT MANGGARAI

Authors

  • Paulus Jehurung Program Pascasarjana PIPS, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Wara Sabon Dominikus Program Pascasarjana PIPS, Universitas Nusa Cendana Kupang
  • Hamza H. Wulakada Program Pascasarjana PIPS, Universitas Nusa Cendana Kupang

DOI:

https://doi.org/10.51878/science.v5i2.6187

Keywords:

bahan ajar, geometri, etnomatematika

Abstract

This study stems from the challenges students face in understanding geometry concepts, particularly circles, due to abstract instruction and limited real-life context. To address this issue, mathematics teaching materials were developed based on ethnomathematics by integrating the Lodok system a traditional radial land division system practiced by the Manggarai people of East Nusa Tenggara as a culturally rich and geometrically relevant local context. The study aimed to identify geometric concepts embedded in the Lodok system and to develop teaching materials that integrate these local wisdom elements to enhance students’ conceptual understanding and character development. The research employed the 4D development model (Define, Design, Develop, Disseminate) and a qualitative approach. The Define stage involved literature review, field observation, and interviews with traditional leaders to formulate learning objectives and develop the material framework. The Design stage produced an initial draft of the Lodok-based teaching material, validated by subject matter experts and education practitioners. The Develop stage included a trial with 32 eighth-grade students at SMP Negeri 12 Kupang to assess practicality and preliminary effectiveness, while the Disseminate stage was conducted with 28 students at SMP Negeri 1 Cibal, a culturally representative Lodok site, to evaluate final effectiveness. Validation results confirmed the teaching material was highly appropriate; practicality tests indicated it was user-friendly, engaging, and aided conceptual understanding; and effectiveness tests revealed that over 85% of students achieved mastery in circle-related concepts, which were linked to Lodok components such as langang, banta, cicing, and moso. Beyond cognitive gains, the integration of Lodok also strengthened student character, particularly in justice, cooperation, and cultural appreciation. The study concludes that the developed material is valid, practical, and effective, and recommends the adoption of ethnomathematics approaches in other culturally rich regions to bridge formal mathematics with students’ lived realities.

ABSTRAK
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa dalam memahami konsep geometri, khususnya lingkaran, akibat pembelajaran yang abstrak dan minim konteks nyata. Untuk menjawab tantangan ini, peneliti mengembangkan bahan ajar matematika berbasis etnomatematika dengan mengangkat sistem Lodok  (pembagian lahan khas masyarakat Manggarai, Nusa Tenggara Timur) sebagai konteks lokal yang sarat nilai geometris dan budaya. Fokus permasalahannya adalah bagaimana mengembangkan bahan ajar elemen Geometri Topik Lingkaran berbasis Etnomatematika pada sistem Lodok di masyarakat Manggarai. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar elemen Geometri Topik Lingkaran berbasis Etnomatematika pada sistem Lodok di masyarakat Manggarai guna meningkatkan pemahaman dan karakter siswa. Metode yang digunakan adalah model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) serta pendekatan kualitatif. Tahap define meliputi studi literatur, observasi, dan untuk merumuskan tujuan dan kisi-kisi bahan ajar. Tahap design menghasilkan draf awal bahan ajar yang divalidasi oleh ahli dan praktisi. Tahap develop dilakukan melalui uji coba pada 32 siswa SMP Negeri 12 Kupang, sedangkan tahap disseminate diterapkan pada 28 siswa SMP Negeri 1 Cibal untuk menilai efektivitas di lingkungan budaya Lodok. Hasil validasi menunjukkan bahan ajar sangat layak, uji kepraktisan menunjukkan bahan ajar praktis atau mudah digunakan dan membantu pemahaman konsep lingkaran yang diintegrasikan dengan unsur Lodok seperti langang, banta, cicing, dan moso, sementara uji efektivitas menunjukkan peningkatan pemahaman 96,87 %  pada tahap uji coba dan 100 % pada tahap diseminasi. Selain peningkatan kognitif, integrasi sistem Lodok juga menguatkan karakter siswa, terutama nilai keadilan, gotong royong, dan penghargaan budaya lokal. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar berbasis Etnomatematika yang dikembangkan layak, praktis, dan efektif, serta merekomendasikan pendekatan Etnomatematika di daerah lain untuk menjembatani matematika formal dengan realitas budaya lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ani, S. I., & Rosyidi, A. H. (2021). Merencanakan pemecahan masalah kontekstual: Berpandu pada rumus atau konteks? Edumatica: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(2), 73. https://doi.org/10.22437/edumatica.v11i02.13344

Anjarwati, S., et al. (2021). Eksplorasi etnomatsains pada Lumpia Semarang serta implikasi dalam pembelajaran matematika dan sains. Pendipa: Journal of Science Education, 6(1), 183. https://doi.org/10.33369/pendipa.6.1.183-192

Arifin, A. M., et al. (2020). Pengembangan media pembelajaran STEM dengan augmented reality untuk meningkatkan kemampuan spasial matematis siswa. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 7(1), 59. https://doi.org/10.21831/jrpm.v7i1.32135

Auna, H. S. A., & Hamzah, N. (2024). Studi perspektif siswa terhadap efektivitas pembelajaran matematika dengan penerapan ChatGPT. Hinef: Jurnal Rumpun Ilmu Pendidikan, 3(1), 13. https://doi.org/10.37792/hinef.v3i1.1160

Azis, Y. M., et al. (2022). Efektivitas blended learning model problem based learning dan discovery pada mata kuliah matematika bisnis. Jurnal Edukasi Dan Penelitian Informatika (JEPIN), 8(3), 586. https://doi.org/10.26418/jp.v8i3.59226

Dominikus, W. S. (2019). Pembelajaran matematika berbasis etnomatematika. Eksponen, 9(1), 28–34.

Faiz, A., & Soleh, B. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(1), 68. https://doi.org/10.22219/jinop.v7i1.14250

Hartono, H., et al. (2021). Learning design of lines and angles for 7th-grade using Joglo traditional house context. JRAMathEdu (Journal of Research and Advances in Mathematics Education), 6(4), 316. https://doi.org/10.23917/jramathedu.v6i4.14592

Hasan, Z., et al. (2024). Pengaruh globalisasi terhadap eksistensi identitas budaya lokal dan Pancasila. Deleted Journal, 1(2), 333. https://doi.org/10.57235/jalakotek.v1i2.2385

Irmayanti, I., & Danial, D. (2019). Eksplorasi etnomatematika permainan pada siswa sekolah dasar di Sinjai Selatan. Auladuna: Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 6(1), 90. https://doi.org/10.24252/auladuna.v6i1a10.2019

Iskandar, B. M., et al. (2019). Pengembangan lembar kegiatan siswa berbantu Wolfram Alpha untuk meningkatkan hasil belajar pokok materi sistem persamaan linear dua variabel kelas VIII. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(5), 211. https://doi.org/10.26877/imajiner.v1i5.4470

Isma, A. (2023). Peta permasalahan pendidikan abad 21 di Indonesia. Jurnal Pendidikan Terapan, 1(3), 11. https://doi.org/10.61255/jupiter.v1i3.153

Jama, K. B., & Panis, I. C. (2021). The deconstruction of educational values in the Manggarai ethnic Goet Idep in Flores by Yoseph Ngadut. Curricula: Journal of Curriculum Development, 6(1). https://doi.org/10.22216/jcc.2021.v6i1.173

Khoiriyah, T. E., et al. (2021). Pembelajaran pendidikan agama Islam kontekstual di sekolah dasar alam. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 4(2), 62. https://doi.org/10.54069/attadrib.v4i2.147

Manggewa, R., & Raharja, S. P. (2021). Analisis deskriptif kemampuan pemahaman matematis pada pokok bahasan lingkaran di SMPN 26 Kabupaten Sorong kelas VIII. Theorema: The Journal Education of Mathematics, 2(1). https://doi.org/10.36232/theorema.v2i1.1196

Pramudita, O. (2024). Dampak globalisasi terhadap nilai-nilai Pancasila dan nasionalisme di era digital. Antropocene, 4(1), 19. https://doi.org/10.56393/antropocene.v4i1.2440

Rosdianah, P. T., et al. (2022). Penerapan pembelajaran matematika materi geometri di SDN 64/I Muara Bulian. Fondatia, 6(2), 174. https://doi.org/10.36088/fondatia.v6i2.1792

Saputra, B. E., et al. (2024). Konsep dasar ilmu pengetahuan sosial di sekolah dasar. Ainara Journal (Jurnal Penelitian Dan PKM Bidang Ilmu Pendidikan), 5(1), 50. https://doi.org/10.54371/ainj.v5i1.328

Sembiring, N. B., et al. (2020). Development of mathematics learning tools through Geogebra-aided problem based learning to improve solving capability mathematical problems of high school students. In Proceedings of the 5th Annual International Seminar on Transformative Education and Educational Leadership (AISTEEL 2020). https://doi.org/10.2991/aisteel-19.2019.45

Sugiarti, L. (2022). Analisis kontribusi konsep matematis pada sawah lodok khas kearifan lokal masyarakat Manggarai. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(4), 3183.

Sukmawati, E., et al. (2022). Internalisasi konsep matematika materi geometri melalui identifikasi pada Masjid Al-Falah Jember. Primatika: Jurnal Pendidikan Matematika, 11(1), 41. https://doi.org/10.30872/primatika.v11i1.1060

Syamsuar, S., et al. (2021). Bahan ajar matematika terintegrasi Islam untuk meningkatkan religiusitas dan hasil belajar siswa. Suska Journal of Mathematics Education, 7(1), 13. https://doi.org/10.24014/sjme.v7i1.10827

Tamur, M., et al. (2022). Pendampingan guru matematika pada kelompok Sinar Kearifan Lokal.

Umbara, U., et al. (2019). Ethnomatematics: How does Cigugur traditional community use palintangan on farming. Journal of Physics: Conference Series, 1265(1), 012025. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1265/1/012025

Utami, D. P., et al. (2025). Pengembangan media pembelajaran interaktif pada materi fotosintesis di kelas IV sekolah dasar. JAMPARING: Jurnal Akuntansi Manajemen Pariwisata Dan Pembelajaran Konseling, 3(1), 696. https://doi.org/10.57235/jamparing.v3i1.5396

Downloads

Published

2025-07-14

How to Cite

Jehurung, P., Dominikus, W. S. ., & Wulakada, H. H. . (2025). PENGEMBANGAN BAHAN AJAR ELEMEN GEOMETRI TOPIK LINGKARAN BERBASIS ETNOMATEMATIKA PADA SISTEM LODOK DI MASYARAKAT MANGGARAI. SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 5(2), 996-1004. https://doi.org/10.51878/science.v5i2.6187

Issue

Section

Articles