HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DENGAN PERILAKU PENGELOLAAN SAMPAH DI KAMPUNG YATURAHARJA ARSO X
DOI:
https://doi.org/10.51878/science.v5i2.4875Keywords:
Pengetahuan, Perilaku, Pengelolaan SampahAbstract
ABSTRAKSustainable waste management is one of the crucial issues in maintaining cleanliness, environmental health, and quality of life of the community, with unique and often more complex challenges in rural areas that may have limited infrastructure. This study specifically aims to determine and analyze in depth the relationship between the level of community knowledge and the manifestation of their behavior in daily waste management in Yaturaharja Arso X Village, Keerom Regency, Papua. To achieve this goal, this study adopted a quantitative method with a cross-sectional study design to investigate the phenomenon at one point in time. Primary data collection was carried out by distributing structured questionnaires to 45 respondents, who were heads of families or household representatives, selected using purposive sampling techniques based on representativeness and permanent domicile criteria. The questionnaire instrument was designed to measure variables of knowledge levels related to types of waste, impacts, and management methods, as well as variables of waste management behavior. Data analysis revealed a positive and statistically significant relationship between the level of community knowledge regarding the principles of proper waste management and their daily behavior. It was found that respondents with higher knowledge scores consistently demonstrated more responsible practices in terms of sorting organic and inorganic waste, selecting safe disposal methods, and general household waste management efforts, including simple reduction and recycling. In conclusion, these findings underscore that increasing community knowledge and awareness through targeted education programs can be an important and effective intervention strategy in efforts to realize better and more sustainable community-based waste management in rural areas.
Pengelolaan sampah yang berkelanjutan menjadi salah satu isu krusial dalam menjaga kebersihan, kesehatan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat, dengan tantangan yang unik dan seringkali lebih kompleks di wilayah pedesaan yang mungkin memiliki keterbatasan infrastruktur. Penelitian ini secara spesifik bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis secara mendalam hubungan antara tingkat pengetahuan masyarakat dengan manifestasi perilaku mereka dalam pengelolaan sampah sehari-hari di Kampung Yaturaharja Arso X, Kabupaten Keerom, Papua. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan desain studi cross-sectional guna menginvestigasi fenomena pada satu titik waktu. Pengumpulan data primer dilakukan melalui penyebaran kuesioner terstruktur kepada 45 responden, yang merupakan kepala keluarga atau perwakilan rumah tangga, dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria keterwakilan dan domisili tetap. Instrumen kuesioner dirancang untuk mengukur variabel tingkat pengetahuan terkait jenis sampah, dampak, dan cara pengelolaan, serta variabel perilaku pengelolaan sampah. Analisis data mengungkapkan adanya hubungan positif dan signifikan secara statistik antara tingkat pengetahuan masyarakat mengenai prinsip-prinsip pengelolaan sampah yang benar dan perilaku sehari-hari mereka. Ditemukan bahwa responden dengan skor pengetahuan yang lebih tinggi secara konsisten menunjukkan praktik yang lebih bertanggung jawab dalam aspek pemilahan sampah organik dan anorganik, pemilihan metode pembuangan yang aman, serta upaya pengelolaan sampah di tingkat rumah tangga secara umum, termasuk pengurangan dan daur ulang sederhana. Kesimpulannya, temuan ini menggarisbawahi bahwa peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat melalui program edukasi yang tepat sasaran dapat menjadi strategi intervensi yang penting dan efektif dalam upaya mewujudkan pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang lebih baik dan berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Downloads
References
Ajzen, I., & Fishbein, M. (2005). The influence of attitudes on behavior. Dalam D. Albarracín, B. T. Johnson, & M. P. Zanna (Eds.), The handbook of attitudes (hlm. 173–221). Lawrence Erlbaum Associates Publishers.
Amyati, & Endartiwi, S. S. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap kepala keluarga dengan pengelolaan sampah keluarga di Prenggan Kotagede Yogyakarta. Jurnal Kesmas Untika Luwuk : PublicHealth Journal, 13(2), 54–61. https://doi.org/10.51888/phj.v13i2.128
Barr, S. (2007). Factors influencing environmental attitudes and behaviors: A U.K. case study of household waste management. Environment and Behavior, 39(4), 435–473. https://doi.org/10.1177/0013916505283421
Efendi, N. et al. (2025). Implementasi pembiasaan karakter peduli lingkungan melalui kegiatan ekstrakurikuler pada siswa kelas rendah sekolah dasar. Indonesian Research Journal on Education, 5(2), 540–542.
Fielding, K. S. et al. (2012). Theory of planned behaviour, identity and intentions to engage in pro-environmental behaviour. Journal of Environmental Psychology, 28(4), 318–326.
Geiger, S. M. et al. (2019). A systematic review of interventions for promoting pro-environmental behaviors in households: A comprehensive meta-analysis. Journal of Environmental Psychology, 62, 91–111.
Getahun, T. et al. (2021). Assessment of open waste burning and its perceived health impacts in communities of major cities in Ethiopia. Environmental Science and Pollution Research, 28(39), 55175–55189. https://doi.org/10.1007/s11356-021-14673-w
Kelana, A. H. et al. (2025). Analisis dampak pembuangan sampah terhadap lingkungan di sekitar Sungai Acai Kota Jayapura. Journal of Innovation Research and Knowledge, 4(9), 7229–7240.
Kollmuss, A., & Agyeman, J. (2002). Mind the gap: Why do people act environmentally and what are the barriers to pro-environmental behavior? Environmental Education Research, 8(3), 239–260. https://doi.org/10.1080/13504620220145401
Marpaung, D. N. et al. (2022). Analisis faktor penyebab perilaku buang sampah sembarangan pada masyarakat Desa Kluncing, Banyuwangi. Preventif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(1), 47–57. https://doi.org/10.22487/preventif.v13i1.240
Nanda, M. et al. (2024). Hubungan tingkat pendidikan dan pengetahuan dengan perilaku ibu rumah tangga dalam mengelola sampah rumah tangga di Lingkungan 4 Belawan Sicanang. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran (JRPP), 7(3), 9111–9117.
Nguyen, T. T. H. et al. (2021). Public perception and behavior towards household solid waste management: A case study in Hanoi, Vietnam. Environmental Science and Pollution Research, 28(1), 859–870.
Nurhidayah, M. et al. (2024). Pengelolaan sampah sayuran menjadi pupuk kompos di SMA Muhammadiyah Kota Jayapura. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(7), 1125–1134.
Nurhidayah, M. et al. (2025). Gerakan menanam pohon untuk mengatasi penurunan debit air di Kali Kampwolker Kota Jayapura. J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 4(8), 1233–1244.
Okot-Okumu, J., & Nyenje, R. (2011). Municipal solid waste management under decentralisation in Uganda. Habitat International, 35(3), 502–509. https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2011.01.003
Periathamby, A. et al. (2011). Evolution of solid waste management in Malaysia: Impacts and implications of the solid waste and public cleansing management bill. Journal of Material Cycles and Waste Management, 13(2), 96–106.
Pitri, S. E. et al. (2024). Gambaran pengetahuan, sikap dan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga di RW 13 wilayah kerja Puskesmas Tanjung Hulu. Journal of Environmental Health and Sanitation Technology, 3(1), 41–45. https://doi.org/10.30602/jehast.v3i1.292
Sari, N., & Mulasari, S. A. (2017). Pengetahuan, sikap dan pendidikan dengan perilaku pengelolaan sampah di Kelurahan Bener Kecamatan Tegalrejo Yogyakarta. Jurnal Medika Respati, 12(2), 74–84.
Setyowati, R., & Mulasari, S. A. (2013). Pengetahuan dan perilaku ibu rumah tangga dalam pengelolaan sampah plastik. Kesmas: National Public Health Journal, 7(12), 562. https://doi.org/10.21109/kesmas.v7i12.331
Sorkun, M. C. (2018). Exploring the knowledge-practice gap in household waste management: The case of Turkey. Journal of Cleaner Production, 182, 1061–1071. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2018.02.086
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













