HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL TEMAN SEBAYA DENGAN HOMESICKNESS PADA MAHASISWA PERANTAU DI KOTA BANJARMASIN
DOI:
https://doi.org/10.51878/paedagogy.v6i3.14045Keywords:
Dukungan Sosial Teman Sebaya, Homesickness, Mahasiswa PerantauAbstract
Migrant students are faced with the demands of adapting to a new academic and social environment due to being separated from their families and home surroundings. Peer social support is considered an important factor in helping students cope with homesickness. This study aims to determine the relationship between peer social support and homesickness among migrant students in Banjarmasin City. This study employed a quantitative correlational design. The research subjects consisted of 133 migrant students selected through purposive sampling. The research instruments used a homesickness scale developed by Sinantia et al. (2024) and a peer social support scale developed by Ningsih & Astuti (2024). Data were collected online using Google Forms, which was distributed through WhatsApp and Instagram. Data analysis was conducted using the Pearson product-moment correlation technique. The results showed a significant negative relationship between peer social support and homesickness (r = -0.415; p < 0.001). These results indicate that the greater the peer social support migrant students receive, the lower their homesickness, and vice versa. The findings suggest that peer social support plays an important role in helping migrant students adapt to a new environment and reduce feelings of longing for home and family.
ABSTRAK
Mahasiswa perantau dihadapkan pada tuntutan adaptasi terhadap lingkungan akademik dan sosial yang baru akibat terpisah dari keluarga dan lingkungan asal. Dukungan sosial teman sebaya dipandang sebagai salah satu faktor penting dalam membantu mahasiswa menghadapi homesickness. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan homesickness pada mahasiswa perantau di Kota Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 133 mahasiswa perantau yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan skala homesickness yang disusun serta dikembangkan oleh Sinantia et al. (2024) dan skala dukungan sosial teman sebaya yang disusun serta dikembangkan oleh Ningsih dan Astuti (2024). Pengumpulan data dilakukan secara daring melalui Google Forms yang disebarkan melalui WhatsApp dan Instagram. Analisis data dilakukan menggunakan teknik korelasi Pearson product-moment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan sosial teman sebaya dan homesickness (r = -0,415; p < 0,001). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan sosial teman sebaya yang diterima mahasiswa perantau, semakin rendah tingkat homesickness yang dialami, demikian pula sebaliknya. Temuan ini menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya berperan penting dalam membantu mahasiswa perantau beradaptasi dengan lingkungan baru serta mengurangi perasaan rindu terhadap rumah dan keluarga.
Downloads
References
Aisyah, R. F., Kartika, R., Alvionita, M., Mahendra, S. P., Islami, H. F., Martasari, T., & Azzahra, F. (2025). Dinamika daptasi sosial dan budaya mahasiswa perantau asal pedesaan program studi pendidikan sosiologi di UNP. Social Empirical: Prosiding Berkala Ilmu Sosial, 2(2), 589–598. https://doi.org/10.24036/scemp.v2i2.326
Allo, T. B., & Soetjiningsih, C. H. (2025). Psychological well-being dan kesepian pada mahasiswa baru yang merantau. Jurnal Psikologi Malahayati, 7(1), 155–164. https://cibinstitute.id/index.php/medicnutricia/article/view/854
Amala, I. F., Milanisti, J. M., Cahyani, A. P., Muyassaroh, M., Nurdiana, A. S., Aprilliani, A. N., Masruroh, N., Octaviana, H., Khoirunnisa, T. W., Fitriani, P., & Pranata, S. (2025). Gambaran homesickness pada mahasiswa baru. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 21(2). https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa
Anggraini, W. P., Ponimin, P., & Wisesa, A. M. (2025). Ekspresi dampak homesickness pada mahasiswa rantau dalam penciptaan seni lukis. Journal of Language, Literature, and Arts, 5(4), 408–418. https://doi.org/10.17977/um064v5i42025p408-418
Archer, J., Ireland, J., Amos, S., Broad, H., & Currid, L. (1998). Derivation of a homesickness scale. British Journal of Psychology, 89, 205–221. https://doi.org/10.1111/j.2044-8295.1998.tb02681.x
Azwar, S. (2017). Metode penelitian psikologi (2nd ed.). Pustaka Belajar.
Chinnappan, D., & Vigraanth. (2023). Attachment styles, perceived social support and homesickness among outstation students. The International Journal of Indian Psychology, 11(2), 1–7. https://doi.org/10.25215/1102.117
Christensen, L. B., Johnson, R. B., & Turner, L. A. (2019). Research methods: Design and analysis (13th ed.). Pearson.
Istanto, T. L., & Engry, A. (2019). Hubungan antara dukungan sosial dan homesickness pada mahasiswa rantau yang berasal dari luar Pulau Jawa di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya kampus Pakuwon City. Jurnal Experientia, 7(1), 19–30. https://doi.org/10.33508/exp.v7i1.2120
Ningsih, Y. R., & Astuti, K. (2024). Dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik pada mahasiswa rantau di Yogyakarta yang sedang mengerjakan skripsi. In Prosiding Seminar Nasional (pp. 347–355). Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Yogyakarta. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/SEMNAPSI/article/view/4152
Nisa, M. N. K., Santi, D. E., & Ananta, A. (2023). Homesickness pada mahasiswa rantau tahun pertama: Apakah berhubungan dengan cultural intelligence dan happiness? JIWA: Jurnal Psikologi Indonesia, 1(2), 304–313. https://doi.org/10.30996/jiwa.v1i2.9914
Novella, G. (2025). Perbedaan homesickness mahasiswa rantau tahun pertama antara laki-laki dan perempuan di Universitas Negeri Padang. Detector: Jurnal Inovasi Riset Ilmu Kesehatan, 3(1), 69-76. https://doi.org/10.55606/detector.v3i1.4698
Orah, K. D., & Purnawinadi, I. G. (2025). Penyesuaian diri dan homesickness pada mahasiswa rantau. Nutrix Journal, 9(2), 388–398. https://doi.org/10.37771/nj.v9i2.1409
Pakpahan, I., Elfira, N., & Wahyuni, H. (2026). Hubungan antara dukungan sosial teman sebaya dengan homesickness pada mahasiswa rantau jurusan ilmu pendidikan angkatan 2024 di Universitas Jambi. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 11(02), 150–158. https://doi.org/10.23969/jp.v11i02.44113
Palimbu, B. L., Minarni, M., & Taibe, P. (2025). Homesickness pada mahasiswa perantau di Makassar: Sebuah tinjauan deskriptif. Jurnal Psikologi Karakter, 5(1), 51–57. https://doi.org/10.56326/jpk.v5i1.5588
Pradnyani, N. M. D., Kamayani, M. O. A., Yanti, N. L. P. E., & Sawitri, N. K. A. (2024). Hubungan dukungan sosial teman sebaya dengan rasa kesepian pada mahasiswa yang sedang merantau di Universitas Udayana. Community of Publishing in Nursing, 12(5), 525–533. https://doi.org/10.24843/coping.2024.v12.i05.p05
Purnama, I., Rahmawati, V., Saraswati, D. O., Ramadona, M., Langit, L., Reftantia, G., ... & Aidillah, E. (2026). From home to campus: The homesickness and adaptation experience of migrant students. Priviet Social Sciences Journal, 6(6), 201-215. https://doi.org/10.55942/pssj.v6i6.1960
Rohmatun. (2024). Derita mahasiswa rantau: Homesickness mahasiswa rantau ditinjau dari dukungan sosial teman sebaya. PSISULA : Prosiding Berkala Psikologi, 6, 332–339. https://doi.org/10.30659/psisula.v6i0.39250
Sarafino, E. P., & Smith, T. W. (2017). Health psychology : Biopsychosocial interactions (9th ed.). Wiley.
Sinantia, V., Nariswari, A. T., Ramadhani, I. D., Alghifari, M. M., Tjarliman, K. A., & Qisthi, Y. K. (2024). Konstruksi alat ukur homesickness pada mahasiswa perantau. Jurnal Empati, 13(02), 186–194. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/view/43890
Stroebe, M., Schut, H., & Nauta, M. (2015). Homesickness: A systematic review of the scientific literature. Review of general psychology, 19(2), 157-171. https://doi.org/10.1037/gpr0000037
Sumayya, S. A., Abdullah, M. N. A., & Mujayapura, M. R. R. (2025). Analisis homesickness pada mahasiswa baru: pengaruh gender, jarak tempat tinggal, dan dukungan sosial di kota bandung. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 8(2), 5917–5922. https://doi.org/10.31004/jrpp.v8i2.44112
Triyaningsih, Nabila, U. E., Fitriana, A. Z., Kalpataru, A., Pranata, S., & Sarinti. (2026). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi homesickness mahasiswa rantau. Medic Nutricia: Journal Ilmu Kesehatan, 22(1). https://doi.org/10.5455/mnj.v1i2.644xa
Venesia, V., & Suryadi, D. (2025). The relationship between social support and homesickness among non-local students in Jakarta’s private universities. International Journal of Application on Social Science and Humanities, 3(3), 59–69. https://doi.org/10.24912/ijassh.v3i3.35096
Xu, A., Baysari, M. T., Stocker, S. L., Leow, L. J., Day, R. O., & Carland, J. E. (2020). Researchers’ views on, and experiences with, the requirement to obtain informed consent in research involving human participants: a qualitative study. BMC medical ethics, 21(1), 93. https://doi.org/10.1186/s12910-020-00538-7
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Syifa Safitri, Dicky Listin Quarta, Julaibib Julaibib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.















