ANALISIS INDIKATOR NASIONAL MUTU (INM) RUANG ELANG RSUD AJIBARANG PERIODE FEBRUARI-APRIL 2026: STUDI KUANTITATIF DESKRIPTIF DENGAN PENDEKATAN RETROSPEKTIF
Keywords:
Indikator Nasional Mutu, Rumah Sakit, Keselamatan Pasien, Mutu Pelayanan, Ruang ElangAbstract
ABSTRACT
National Quality Indicators (INM) are used to monitor healthcare processes. This study aimed to describe four INM indicators in the Elang Ward of Ajibarang Regional Hospital from February to April 2026 and examine consistency and data characteristics. A quantitative descriptive design with a retrospective approach was used through a review of secondary INM records. The unit of analysis followed each indicator; therefore, the accumulated 3,646 observations/cases were not treated as the number of patients. Analysis included frequencies, achievement percentages, monthly data volume, average daily observations for doctor visits, and the mean and range of critical laboratory reporting times. The results showed that patient identification compliance, doctor visit timeliness, critical laboratory reporting, and fall-risk prevention each achieved 100% in February, March, and April 2026. Observation volumes differed, comprising 120 patient identification observations, 3,142 doctor visit observations, 295 critical laboratory results, and 89 high-risk fall patients. All critical laboratory results were recorded as reported within 30 minutes. These findings indicate consistent achievement of the measured processes but cannot establish overall hospital quality. The findings support INM monitoring with data validation, audits, and measurement linking indicators with patient safety outcomes.
ABSTRAK
Indikator Nasional Mutu (INM) digunakan untuk memantau proses pelayanan dan keselamatan pasien. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan capaian empat INM di Ruang Elang RSUD Ajibarang selama Februari–April 2026 serta menelaah konsistensi dan karakteristik data. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan pendekatan retrospektif melalui telaah data sekunder berupa rekapitulasi INM bulanan. Unit analisis disesuaikan dengan karakteristik setiap indikator, sehingga akumulasi 3.646 observasi/kasus tidak diperlakukan sebagai jumlah pasien. Analisis mencakup frekuensi, persentase capaian, distribusi volume data, rata-rata observasi harian pada indikator visite dokter, serta rata-rata dan rentang waktu pelaporan hasil kritis laboratorium. Hasil menunjukkan bahwa kepatuhan identifikasi pasien, kepatuhan waktu visite dokter, pelaporan hasil kritis laboratorium, dan pencegahan risiko pasien jatuh mencapai 100% pada Februari, Maret, dan April 2026. Volume pengamatan berbeda antarindikator, dengan 120 observasi identifikasi pasien, 3.142 observasi visite dokter, 295 hasil kritis laboratorium, dan 89 pasien risiko tinggi jatuh. Seluruh hasil kritis tercatat dilaporkan dalam waktu ≤30 menit. Temuan menunjukkan konsistensi capaian pada proses yang diukur, tetapi tidak dapat digunakan untuk menyimpulkan mutu pelayanan rumah sakit secara keseluruhan. Penelitian mendukung pemantauan INM berkala, disertai validasi data, audit, dan pengukuran yang mengaitkan indikator proses dengan luaran keselamatan pasien.
Downloads
References
Abubakar, W., Zainuddin, & Sulaiman, I. (2025). Relationship between nurses' knowledge level and patient identification implementation in the surgery and urology room of Toto Kabila Regional Hospital. Medical and Health Journal, 4(2), 250–256.
https://doi.org/10.20884/1.mhj.2025.4.2.14853
Adiwarna, A., Dewi, K. G. L., & Bernarto, I. (2026). Analisis komparatif capaian indikator mutu antar triwulan dan pengaruh ketepatan waktu pelayanan rawat jalan, pengendalian penundaan operasi elektif, serta kepatuhan waktu visite dokter terhadap kepatuhan clinical pathway di RS X Kota T tahun 2025. Journal of Economic, Business and Accounting (COSTING), 9(2), 1886–1904.
https://journal.ipm2kpe.or.id/index.php/COSTING/article/view/19671
Anugrahsari, S., Darmadjaja, D., Rosalina, I., & Djasri, H. (2021). Pencapaian indikator mutu nasional di rumah sakit pendidikan. The Journal of Hospital Accreditation, 3(1), 52–56.
https://jha.mutupelayanankesehatan.net/index.php/JHA/article/view/86
Ardini, W. A. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi keterlambatan entri data Sistem Informasi Indikator Mutu (SIIMUT) di RSUD Jenderal Ahmad Yani. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Indonesia (JIKMI), 4(1).
https://jurnal.umitra.ac.id/index.php/jikmi/article/view/1739/0
Chain, V., & Hariyati, R. T. S. (2023). Pelaporan indikator mutu keperawatan dengan penerapan berbasis teknologi dan sistem informasi. Journal of Telenursing (JOTING), 5(1). https://doi.org/10.31539/joting.v5i1.5014
Fauziah, V. N., Abdurrouf, M., & Issroviatiningrum, R. (2025). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam menerapkan pencegahan risiko jatuh di ruang rawat inap RSI Sultan Agung Banjarbaru. Quantum Wellness: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(3), 296–308.
https://doi.org/10.62383/quwell.v2i3.2301
Fitriani, E., Afandi, D., Herniwanti, Rany, N., & Jepisah, D. (2024). Penerapan Indikator Nasional Mutu (INM) untuk peningkatan mutu pelayanan dalam pencapaian standar akreditasi rumah sakit di RSUD Bangkinang. Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 517–529. https://doi.org/10.33024/jkpm.v7i2.12278
Gofur, A., Suratmi, & Atmaji, M. B. P. D. (2025). Hubungan pengetahuan dengan kepatuhan perawat dalam pelaksanaan Standar Prosedur Operasional (SPO) pencegahan risiko jatuh di ruang rawat inap RSUD Ngimbang. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 10(3). https://journal.um-surabaya.ac.id/JKM/article/view/27051
Gunarni, S., & Noor Hayati, S. (2026). Adherence to patient identification procedures among healthcare professionals in an Indonesian hospital: A cross-sectional study. Jurnal Keperawatan Komprehensif (Comprehensive Nursing Journal), 12(3), 445–455.
https://doi.org/10.33755/jkk.v12i3.1037
Hartono, B., Sulistyaningsih, A., Suherman, S., Daud, A. G., & Wizraa, I. (2024). Pengaruh lingkungan kerja, kepuasan kerja dan pendidikan terhadap implementasi sistem manajemen mutu di Rumah Sakit Umum Daerah Johar Baru, Jakarta Pusat tahun 2022. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 23(4), 308–312.
https://doi.org/10.14710/mkmi.23.4.308-312
Hidayat, R., Kurniawan, E., Rahayu, I. G., & Wiryanti, W. (2024). Analisis pelaporan nilai kritis hasil pemeriksaan laboratorium di Rumah Sakit Mayjend HM Ryacudu Kabupaten Lampung Utara. Jurnal Administrasi Rumah Sakit Indonesia, 10(2).
https://doi.org/10.7454/arsi.v10i2.1072
Kusuma, M. W., Herawati, F., Setiasih, S., & Yulia, R. (2021). Persepsi tenaga kesehatan dalam praktik kolaborasi interprofesional di rumah sakit di Banyuwangi. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 20(2), 106–113. https://doi.org/10.14710/mkmi.20.2.106-113
Kusumastuti, W., Octavia, A. Z., & Arso, S. P. (2024). Efektivitas peraturan dan kebijakan dalam pembelajaran organisasi pada sistem manajemen risiko di Rumah Sakit X Semarang. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 23(4), 300–307.
https://doi.org/10.14710/mkmi.23.4.300-307
Noprianty, R., Putri, R. A., & Manuopo, H. (2024). Compliance in filling surgical safety checklist at the central surgical installation. JAI (Jurnal Anestesiologi Indonesia), 16(3), 208–217. https://doi.org/10.14710/jai.v0i0.61515
Pratiwi, R. I., & Pujiyanto. (2024). Evaluation of critical value report of laboratory results based on national quality indicators at Bima General Hospital. Journal of Indonesian Medical Laboratory and Science, 5(2), 105–113. https://doi.org/10.53699/joimedlabs.v5i2.235
Pujilestari, A., Surya, N. T., Rahardjoputro, R., Zahro, K. M., & Saputri, A. N. H. (2024). Upaya peningkatan kepatuhan petugas terhadap ketepatan identifikasi pasien di RSUD Dr. Soeratno Gemolong Sragen. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(5), 769–774.
https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2718
Rosen, A. K., & Rivard, P. E. (2025). Moving the needle on measurement of patient safety: The evolving role of the Agency for Healthcare Research and Quality (AHRQ) Patient Safety Indicators. The Joint Commission Journal on Quality and Patient Safety, 51(3), 229–231. https://doi.org/10.1016/j.jcjq.2024.11.004
Situmorang, C. M., & Pramesona, B. A. (2025). Pengaruh ketepatan waktu visite dokter terhadap kepuasan pasien rawat inap peserta BPJS Kesehatan: Sebuah tinjauan pustaka. Jurnal Kesehatan dan Agromedicine, 12(2), 36–45.
https://juke.kedokteran.unila.ac.id/index.php/agro/article/view/3773
Tamondong-Lachica, D. R., Panganiban, L. C. R., Roberto, G. D., Calacday, C. R. D., & Mejia, A. D. (2024). Description of core performance measures and indicators of patient safety used by select government and private hospitals in the Philippines. Acta Medica Philippina, 58(1), 15–24. https://doi.org/10.47895/amp.vi0.6931
Wigati, P. A., & Fatmasari, E. Y. (2024). Pendidikan dan pelatihan pegawai sebagai faktor kunci keberhasilan penerapan total quality management (TQM) dalam pencapaian Indikator Nasional Mutu (INM) di RSGMP X. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 12(3), 299–306. https://doi.org/10.14710/jmki.12.3.2024.299-306
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2027 Siswadi Siswadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
CC Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0














