PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI BERBASIS MULTIKULTURAL

Authors

  • Ahmad Nur Islakh Universitas Darul Ulum Islamic Centre Semarang
  • Pujianto Pujianto Universitas Darul Ulum Islamic Centre Semarang
  • Ida Zahara Adibah Universitas Darul Ulum Islamic Centre Semarang

DOI:

https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.6440

Keywords:

Peran kepala sekolah, Kurikulum PAI, Pendidikan Multikultural

Abstract

Indonesia is a country rich in ethnic, cultural, and religious diversity, which requires an educational system that fosters tolerance and inclusivity. Islamic schools (madrasahs) have a strategic role in shaping student character through an Islamic Religious Education (PAI) curriculum responsive to multicultural values. This study aims to analyze the role of school principals in developing a multicultural-based PAI curriculum. The research uses a descriptive qualitative approach through literature review of relevant academic sources. The results show that principals act as visionary leaders who integrate local values, collaborate with community figures, and design learning materials that reflect the diversity of Islamic traditions. Challenges include limited teacher training and resistance to pluralistic values. Supporting factors include stakeholder collaboration, use of local wisdom, and policy support. Therefore, adaptive and transformative leadership becomes essential to realizing inclusive, contextual, and peaceful Islamic education in a multicultural society.

ABSTRAK
Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman suku, budaya, dan agama, sehingga membutuhkan sistem pendidikan yang menumbuhkan toleransi dan inklusivitas. Madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa melalui kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) yang responsif terhadap nilai-nilai multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam mengembangkan kurikulum PAI berbasis multikultural. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui kajian pustaka terhadap sumber-sumber akademis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah berperan sebagai pemimpin visioner yang mengintegrasikan nilai-nilai lokal, berkolaborasi dengan tokoh masyarakat, dan merancang materi pembelajaran yang mencerminkan keberagaman tradisi Islam. Tantangan yang dihadapi antara lain terbatasnya pelatihan guru dan resistensi terhadap nilai-nilai pluralistik. Faktor pendukung antara lain kolaborasi pemangku kepentingan, pemanfaatan kearifan lokal, dan dukungan kebijakan. Oleh karena itu, kepemimpinan yang adaptif dan transformatif menjadi penting untuk mewujudkan pendidikan Islam yang inklusif, kontekstual, dan damai dalam masyarakat multikultural.

References

Affandy, S. (2019). Penanaman nilai-nilai kearifan lokal dalam meningkatkan perilaku keberagamaan peserta didik. Atthulab: Islamic Religion Teaching and Learning Journal, 2(2), 69–93. https://doi.org/10.15575/ath.v2i2.3391

Aka, B. (2025). Analisis efektivitas program pelatihan di BPSDM Provinsi Jawa Timur (Studi kualitatif terhadap persepsi peserta dan implementasi hasil pelatihan di tempat kerja). Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(3), 869. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i3.6173

Amin, M. (2019). Kepemimpinan dalam Islam. Resolusi: Jurnal Sosial Politik, 2(2), 99-106. https://doi.org/10.32699/resolusi.v2i2.1034

Apriyani, N., et al. (2025). Peran madrasah sebagai institusi pendidikan Islam. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1274. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.4086

Asrofi, A., et al. (2025). Ihwal pendidikan di era modern: Pendidikan karakter dan pembelajaran di era industri. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 486. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4858

Atiqullah. (2014). Managemen dan kepemimpinan pendidikan Islam.

Barsihanor. (2021). Manajemen pendidikan Islam. Management of Education: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 7(2), 26–52. https://doi.org/10.18592/moe.v7i2.5429

Barsihanor, B., et al. (2021). Implementation of multicultural education in growing tolerance between students in State Elementary School 2 Komet Banjarbaru. Elementary: Islamic Teacher Journal, 9(1), 1. https://doi.org/10.21043/elementary.v9i1.9709

Dalimunthe, I. S., & Siregar, M. (2023). Rekontekstualisasi isi kandungan kitab Ta’lim Muta’allim dalam membentuk akhlak belajar santri di masa kini. JKIP: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan, 4(1), 208–219.

Fadilah, L. N., et al. (2025). Kontribusi ilmu pengetahuan Islam dalam pembentukan karakter untuk meningkatkan mutu pendidikan. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 496. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.4707

Fauzan, I., & Muslimin. (2018). Efektifitas metode sorogan dalam meningkatkan minat belajar santri di Madrasah Diniyyah Haji Ya’qub Lirboyo Kediri. Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 8(1), 69–80.

Hanan, A. L., et al. (2025). Peran kompetensi kepala sekolah dalam membangun budaya inklusif di sekolah dasar. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(1), 277. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i1.4216

Hanipudin, S. (2019). Pendidikan Islam di Indonesia dari masa ke masa. Tarbiyatuna: Jurnal Pendidikan Islam, 1(1), 39–53.

Harefa, A. T., & Lase, B. P. (2024). Peran pendidikan dalam mengurangi stigma dan diskriminasi terhadap siswa dari kelompok minoritas sosial. Journal of Education Research, 5(4), 4288. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1479

Hayudiyani, M., et al. (2022). Kepemimpinan pembelajaran dalam implementasi kebijakan digital school. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 7(2), 66. https://doi.org/10.17977/jptpp.v7i2.15190

Hefni Zain. (2013). Pengembangan pendidikan Islam multikultural berbasis manajemen sumber daya manusia. Tadrîs, 8(1), 108–124.

Hidayat, A., & Sugiarto, L. (2020). Strategi penangkalan & penanggulangan radikalisme melalui cultural reinforcement masyarakat Jawa Tengah. Jurnal USM Law Review, 3(1), 135. https://doi.org/10.26623/julr.v3i1.2203

Insani, Z. N., et al. (2025). Implementasi pembelajaran pendidikan agama Islam dalam dimensi bernalar kritis melalui proyek pada kurikulum merdeka. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(2), 620. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.4859

Ismail, I., et al. (2018). Pengembangan kompetensi mahasiswa melalui efektivitas program magang kependidikan. Edumaspul: Jurnal Pendidikan, 2(1), 124–132. https://doi.org/10.33487/edumaspul.v2i1.48

Liata, K. F. N. (n.d.). Multikultural dalam perspektif sosiologis.

Maryam, M., et al. (2024). Penerapan teori multiple intelligences dalam menumbuhkan nilai-nilai keberagamaan peserta didik di Rumah Sekolah Cendekia Kabupaten Gowa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1195. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3765

Maujud, F. (2018). Implementasi fungsi-fungsi manajemen dalam lembaga pendidikan Islam (Studi kasus pengelolaan Madrasah Ibtidaiyah Islahul Muta’allim Pagutan). Jurnal Penelitian Keislaman, 14(1), 31–51. https://doi.org/10.20414/jpk.v14i1.490

Mushofa, M. (2023). Kandungan kitab Ta’lim Muta’alim dan relevansinya dengan pendidikan kontemporer. Indonesian Journal of Education and Social Sciences, 2(1), 22–33. https://doi.org/10.56916/ijess.v2i1.355

Muslim, M., & Tang, M. (2024). Implementasi konsep dasar pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam multikultural di Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu Ar-Rahmah Makassar. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 188. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2829

Purba, F. J. (2020). Penggunaan metode diskusi dalam meningkatkan hasil belajar. Jurnal Inovasi Pembelajaran Fisika (INPAFI), 8(1), 26.

Purwasih, G. D. (2019). Penanaman nilai pendidikan multikultural pondok pesantren di Kabupaten Tulungagung. Akademika: Jurnal Pendidikan, 2(1), 112–123.

Razali M. T. I. S. (2015). Inovasi kurikulum dalam pengembangan pendidikan. Edukasi, 1(July), 216–228.

Rusli, S. M., et al. (2024). Keteladanan guru dan moralitas peserta didik studi guru pendidikan agama Islam di Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu Insan Cendikia Makassar. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 4(4), 472. https://doi.org/10.51878/cendekia.v4i4.3551

Salim, D. N., et al. (2018). Upaya meningkatkan pemahaman konsep siswa melalui penerapan metode demonstrasi pada mata pelajaran IPA. Jurnal Cakrawala Pendas, 4(2), 9–16.

Sherly, et al. (2020). Merdeka belajar di era pendidikan 4.0. In Merdeka belajar: Kajian literatur (hlm. 184–187).

Sinagula, U. S. H., et al. (2025). Penerapan manajemen sumber daya manusia dalam membentuk profesionalisme guru di SMP IT Al-Fityan Gowa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 5(1), 408. https://doi.org/10.51878/learning.v5i1.4555

Sopiali, A. A., & Utomo, H. H. (2020). Pengembangan manajemen pemasaran jasa di pondok pesantren. Tarbawi: Jurnal Pendidikan Islam, 17(1).

Sukma, A. N., et al. (2025). Landasan spiritual dalam etos belajar perspektif Al Qur’an dan hadist. Cendekia: Jurnal Ilmu Pengetahuan, 5(2), 790. https://doi.org/10.51878/cendekia.v5i2.5709

Surya, P., & Rofiq, M. H. (2021). Internalisasi nilai karakter jujur dalam proses pembelajaran di kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Unggulan Hikmatul Amanah Pacet Mojokerto. Munaddhomah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 31–37. https://doi.org/10.31538/munaddhomah.v2i1.65

Susilawati, B., et al. (2024). Peran guru pendidikan agama Islam dalam membentuk konsep diri positif (self concept) pada peserta didik. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 459. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3164

Syafar, D. (2017). Teori kepemimpinan dalam lembaga pendidikan Islam. Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(1), 147–155.

Syahrul, G. (2020). Manajemen bisnis pendidkan (Cetakan 1). Asyara Media Indonesia.

Wekke, I. S., et al. (2018). Religion and culture encounters in Misool Raja Ampat: Marine ritual practice of Sasi Laut. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 156, 12039. https://doi.org/10.1088/1755-1315/156/1/012039

Wibowo, F. P. (2018). Pengaruh komunikasi, konflik, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap produktivitas karyawan. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 12(2), 211–228.

Zulhijra, Z., et al. (2024). Pembelajaran PAI berbasis active learning. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1017. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3486

Downloads

Published

2025-07-28

How to Cite

Islakh, A. N., Pujianto, P., & Adibah, I. Z. . (2025). PERAN KEPALA SEKOLAH DALAM PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI BERBASIS MULTIKULTURAL. LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2), 982-992. https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.6440

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.