ANALISIS PROGRAM PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER JIWA NASIONALISME DI KELAS 4 SD NEGERI 6 SUWAWAL
DOI:
https://doi.org/10.51878/learning.v5i2.6439Keywords:
Pendidikan Karakter, Nasionalisme, SD Negeri 6 Suwawal, Program Penguatan Pendidikan Karakter, Program 5SAbstract
This research aims to describe the implementation and impact of the Nationalism Character Education Strengthening Program in Grade IV at SD Negeri 6 Suwawal, as well as to identify supporting and inhibiting factors in its execution. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected via in-depth interviews and questionnaires involving both teachers and students. The study analyzed three core activities: cleaning the school environment, singing and playing national songs, and the implementation of the 5S program (Smile, Greet, Salute, Be Polite, and Show Courtesy). The findings indicate that the school cleaning activity not only creates a clean and conducive learning environment but also fosters a sense of pride and love for the country among students. Moreover, the activity of singing and playing national songs has proven effective in internalizing patriotism, honoring national heroes, and strengthening cultural identity. Meanwhile, the 5S program contributes to developing disciplined, courteous, and mutually respectful behaviors between students and teachers, indirectly reinforcing nationalistic character values. The study underscores that the success of the program largely depends on the active involvement of all stakeholders and the consistent implementation of activities accompanied by periodic evaluations. This research offers significant contributions to the development of character education strategies at the elementary level and advocates for reinforcing national values from an early age to meet the challenges of globalization. Consequently, integrating such activities into the curriculum can serve as an effective model for shaping young citizens with a strong national identity and loyalty to their homeland.
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi dan dampak program Penguatan Pendidikan Karakter Nasionalisme di kelas IV SD Negeri 6 Suwawal serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dan kuesioner yang melibatkan guru serta peserta didik. Adapun kegiatan yang dianalisis meliputi tiga program inti: pembersihan lingkungan sekolah, penyanyian dan pemutaran lagu nasional, serta program 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pembersihan lingkungan sekolah tidak hanya menciptakan suasana belajar yang bersih dan kondusif, tetapi juga membangkitkan rasa bangga dan cinta tanah air di kalangan peserta didik. Penyanyian dan pemutaran lagu nasional terbukti efektif dalam menginternalisasi nilai-nilai patriotisme, menghargai jasa para pahlawan, dan memperkuat identitas budaya. Sementara itu, penerapan program 5S membantu membentuk perilaku disiplin, sopan, dan saling menghormati antar siswa serta guru, yang secara tidak langsung mendukung pembentukan karakter nasionalisme. Temuan penelitian juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat dipengaruhi oleh keterlibatan aktif seluruh pihak dan konsistensi pelaksanaan aktivitas yang disertai evaluasi berkala. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan strategi pendidikan karakter di sekolah dasar dan mengusulkan agar nilai-nilai nasionalisme terus diperkuat sejak usia dini untuk menghadapi tantangan globalisasi. Dengan demikian, integrasi kegiatan-kegiatan tersebut dalam kurikulum dapat menjadi model efektif dalam membentuk generasi muda yang memiliki identitas bangsa yang kuat dan loyal terhadap tanah air.
References
Agustiyarini, D. P., & Santoso, G. (2023). Perilaku dalam menjalankan keinginan agar tujuannya tercapai. Jurnal Pendidikan Transformatif (Jupetra), 02(02), 45–49.
Annisa, H., et al. (2024). Berkurangnya rasa nasionalisme dalam pelaksanaan upacara bendera pada anak usia sekolah dasar. Primer: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(1), 53–65. https://doi.org/10.55681/primer.v2i1.287
Ardiansyah, R. (2019). The role of teachers in the development of national characters in religion based school: A case study in SD Muhammadiyah 3 Nusukan Surakarta Indonesia. Social Humanities and Educational Studies (SHEs) Conference Series, 2(1), 366. https://doi.org/10.20961/shes.v2i1.38435
Arti, D., et al. (2024). Penguatan nilai-nilai karakter melalui pendidikan agama Islam. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(3), 671. https://doi.org/10.51878/learning.v4i3.3183
Astamal, A., et al. (2021). Pembentukan karakter peduli sosial pada peserta didik di SMAN Payakumbuh. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(1), 79–84.
Atika, N. T., et al. (2019). Pelaksanaan penguatan pendidikan karakter membentuk karakter cinta tanah air. Mimbar Ilmu, 24(1), 105. https://doi.org/10.23887/mi.v24i1.17467
Efendi, A., & Zulfahmi. (2021). Pengaruh globalisasi terhadap nilai nasionalisme generasi muda. Iuris Studia: Jurnal Kajian Hukum, 2(1), 26–33. https://doi.org/10.55357/is.v2i1.75
Erina, Y. (2021). Upaya guru dalam menanamkan sikap nasionalisme pada anak usia 5-6 tahun di TK Miftahul Huda Tribudisyukur Kecamatan Kebun Tebu Kabupaten Lampung Barat [Skripsi, Universitas Islam Negeri Raden Intan].
Hariyanto, H. (2021). Peranan pendidikan kewarganegaraan terhadap pembangunan karakter bangsa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 1(1), 95. https://doi.org/10.51878/learning.v1i1.205
Kiska, N. D., et al. (2023). Peran profil pelajar Pancasila untuk membentuk karakter peserta didik sekolah dasar. Journal on Education, 5(2), 4179–4188. https://doi.org/10.31004/joe.v5i2.1116
Maharani, O., et al. (2024). Implementasi discovery learning berbasis etnopedagogi dalam pembelajaran di sekolah dasar: Potensi kearifan lokal untuk pembentukan karakter siswa. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(4), 1206. https://doi.org/10.51878/learning.v4i4.3762
Maulani, M., et al. (2022). Internalization of the character of nationalism through learning in schools: Implementation and challenges. Journal of Education Research and Evaluation, 6(1), 53. https://doi.org/10.23887/jere.v6i1.38300
Mekarisce, A. A. (2020). Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian kualitatif di bidang kesehatan masyarakat. Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan Masyarakat, 12(3), 145–151. https://doi.org/10.52022/jikm.v12i3.102
Mintargo, W. (2018). Functions and meanings of Indonesian patriotic songs. Proceedings of the 1st International Conference on Religion, Education, and Arts (INCREA 2018). https://doi.org/10.2991/reka-18.2018.88
Mubarok, M., & Yusuf, M. (2024). Manajemen kurikulum pendidikan agama Islam multikultural di sekolah menegah atas Islam terpadu Ar-Rahmah dalam menumbuhkan kesadaran siswa terhadap keberagaman masyrakat. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(2), 199. https://doi.org/10.51878/learning.v4i2.2830
Munif, M. (2017). Strategi internalisasi nilai-nilai PAI dalam membentuk karakter siswa. Edureligia: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(2), 1. https://doi.org/10.33650/edureligia.v1i2.49
Purbonuswanto, W., & Darmowiyono, M. (2022). Penanaman nasionalisme melalui pembelajaran budaya lokal di sekolah dasar Solafide Semarang. JPI (Jurnal Pendidikan Indonesia): Jurnal Ilmiah Pendidikan, 8(1). https://doi.org/10.20961/jpiuns.v8i1.62506
Romiadi, R. (2024). Inovasi dalam pengelolaan iklim dan budaya sekolah melalui gerakan penguatan pendidikan karakter di SMP Negeri 1 Lahei. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 1. https://doi.org/10.51878/learning.v4i1.2716
Sabil, H., et al. (2021). Problem-based learning model in classroom management with scaffolding techniques on learning outcomes and student independence. International Journal of Elementary Education, 5(4), 657. https://doi.org/10.23887/ijee.v5i4.39621
Setiawati, S., et al. (2020). The practice of “5 S” in the effort to develop early childhood prosocial behavior. Proceedings of the 5th International Conference on Early Childhood Education (ICECE 2020). https://doi.org/10.2991/assehr.k.201209.199
Simbolon, S. E., et al. (2023). Membangun karakter siswa melalui budaya di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Bidang Pendidikan, 29(1), 52. https://doi.org/10.24114/jpbp.v29i1.42437
Siswanto, E. (2020). Implementation of character education in planting student nationalism in the era of independent learning. Social Humanities and Educational Studies (SHEs) Conference Series, 3(2), 308. https://doi.org/10.20961/shes.v3i2.46252
Susanti, A., et al. (2024). Penanaman nilai religius melalui program infaq. Learning: Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, 4(1), 25. https://doi.org/10.51878/learning.v4i1.2743
Utami, S. W. (2019). Penerapan pendidikan karakter melalui kegiatan kedisiplinan siswa. Jurnal Pendidikan (Teori dan Praktik), 4(1), 63. https://doi.org/10.26740/jp.v4n1.p63-66
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













